Kalo untuk versi lagu Indonesia ada juga yg cukup mengena dgn trit ini. Kalo lagu milik Chapin diatas melihatnya dari sisi ayah, sebaliknya kalo lagu lokal ini melihatnya dari sisi seorang anak yg sangat mengagumi dan merindukan ayahnya tapi terpaksa harus memendam rasa rindunya itu krn beban kesibukannya.
Saya selalu pilih lagu ini sbg salah satu lagu favorit kalo pas lagi kerokan eh karaokean. Kebetulan sosok pemeran dlm klip nya, meskipun bentuk face nya beda dgn ayah saya tapi, guratan2 wajahnya sangat bapakku banget.
Oh ya, lagunya berjudul "Ayah" dan dibawakan oleh Ebiet G. Ade. Berikut liriknya: (Mudah2an ndak bikin mak jleb Spears lagi...)
AYAH
Di matamu masih tersimpan selaksa peristiwa
Benturan dan hempasan terpahat di keningmu
Kau nampak tua dan lelah, keringat mengucur deras
Namun kau tetap tabah, hmmm…
Meski nafasmu kadang tersengal
Memikul beban yang makin sarat
Kau tetap bertahan
Engkau telah mengerti hitam dan merah jalan ini
Keriput tulang pipimu gambaran perjuangan
Bahumu yang dulu kekar, legam terbakar matahari
Kini kurus dan terbungkuk, hmmm…
Namun semangat tak pernah pudar
Meski langkahmu kadang gemetar
Kau tetap setia
Ayah....dalam hening sepi kurindu
Untuk...menuai padi milik kita
Tapi kerinduan tinggal hanya kerinduan
Anakmu sekarang banyak menanggung beban
![]()
![kopimaya [dot] kom - Secangkir Kehangatan di Dunia Maya - Powered by vBulletin](images/misc/vbulletin4_logo.png)



Reply With Quote