saya sih disesuaikan dengan pandangan islam.
anak itu amanah. ga ada kewajiban anak bayar jasa ortu.
sampai anak baligh (buat anak laki2) dan anak menikah (buat anak perempuan) masih tgg jawab ortu.

anak laki2 wajib menjaga istri, anak, ibunya dan saudara perempuan nya (bila belom menikah).
menjaga ibunya itu bukan sebuah bentuk asuransi, tapi emang kewajiban secara hukum islam.
jadi saya ga mau memperdebatkan soal ini karena ini menyangkut keyakinan.

kepada ortu kewajiban nya adalah menghormati, tapi bukan berarti setelah dewasa ga punya pendapat sendiri.

secara praktiknya, kalau saya tetap punya pendapat pribadi, ortu memberikan saran lebih sebagai teman, sama seperti kita ke dokter ga ada kewajiban kita manut kalau kita ga sepakat.

kadang ortu minta tolong ini itu (karena rumah dekat) aku anggap sebuah bentuk berkeluarga dan saling mengikat silaturahim bukan sebuah intervensi.
di sini, sama tetangga aja kita akrab kok, saling bantu. masa sama ortu sendiri lu lu gue gue.
ortu sendiri juga banyak bantu kami di awal2 hidup.
tapi ada batasan juga, misal pola asuh anak, pilihan investasi, dll saya ama suami punya pandangan sendiri. dan mereka sejauh ini bisa maklum