Results 1 to 20 of 45

Thread: [islam] Berharap mendapatkan hadiah....

Hybrid View

Previous Post Previous Post   Next Post Next Post
  1. #1
    pelanggan setia kandalf's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    6,050
    Quote Originally Posted by PERMANDYAN View Post
    dari ketiga pendjabaran diatas, adakah hoekoem ataoe hadis, ataoe apalah sebagai pendoekoengnja...(?)
    Quote Originally Posted by Asum View Post
    Website yang dirujuk Asum sudah cukup bagus walau sayang tidak ada penggunaan cetak tebal untuk mempertegas point-pointnya.

    Pada intinya sih begini:
    Di masa Rasulullah, tidak ada yang benar-benar persis undian berhadiah seperti ini. Maka jatuhnya mencari keadaan serupa (qiyas), dalam hal ini yang dekat dengan kasus undian adalah berjudi (maisyir) dan jual beli yang tidak jelas apa yang didapat (gharar).

    Jadi yang disebut oleh thin.king dan di situs yang dirujuk oleh Asum adalah,
    undian berhadiah boleh dengan syarat tidak menyerupai dua hal tersebut. Jadi kenapa undian mengeluarkan biaya disebut haram, karena
    1. mengeluarkan uang untuk sesuatu yang belum tentu didapat atawa tidak jelas (gharar)
    2. dan akhirnya, sifatnya ya.. kayak judi.

    Nah, kadang kan ada yang berargumentasi kalau undian seperti SDSB zaman dulu itu membuat banyak pembangunan berjalan, siaran bola dari luar bisa ditayangkan di TVRI. Nah, dulu juga pernah ada yang nanya Rasulullah mirip-mirip seperti ini dan jawabannya tercatat di Al-Baqarah (2:219) yang kukutip berikut (bukan ayat penuh)..

    yas-aluunaka 'ani alkhamri waalmaysiri qul fiihimaa itsmun kabiirun wamanaafi'u lilnnaasi wa-itsmuhumaa akbaru min naf'ihimaa......

    Mereka bertanya kepadamu tentang khamar dan judi. Katakanlah: "Pada keduanya terdapat dosa yang besar dan beberapa manfaat bagi manusia, tetapi dosa keduanya lebih besar dari manfa'atnya" ...

  2. #2
    pelanggan tetap Asum's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    1,217
    Quote Originally Posted by kandalf View Post
    ... dulu juga pernah ada yang nanya Rasulullah mirip-mirip seperti ini dan jawabannya tercatat di Al-Baqarah (2:219) yang kukutip berikut (bukan ayat penuh)..

    yas-aluunaka 'ani alkhamri waalmaysiri qul fiihimaa itsmun kabiirun wamanaafi'u lilnnaasi wa-itsmuhumaa akbaru min naf'ihimaa......

    Mereka bertanya kepadamu tentang khamar dan maysir (judi). Katakanlah: "Pada keduanya terdapat dosa yang besar dan beberapa manfaat bagi manusia, tetapi dosa keduanya lebih besar dari manfa'atnya" ...
    Tambahan dan penjelasan yang bagus akh kandalf
    أَلَا سَأَلُوا إِذْ لَمْ يَعْلَمُوا ؟ فَإِنَّمَا شَفَاءُ الْعِيِّ السَّؤَالُ
    ”Mengapa mereka tidak bertanya jika tidak mengerti ? Sesungguhnya obat dari kebodohan adalah bertanya” (Sunan Abu Dawud no.336)

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •