mungkin jangan cari counter Agoda, tapi counter hotelnya yah...
dan mintakan transfer airport to hotel v.v. krna cari transport di
airport harganya beragam, klo gak biasa kita bisa kena yg mahal..
BTW rupiah sih, tapi tetep aja hrs hemat bekal![]()
daku liat jalannya ini kok ude mual2 serasa mabok perjalanan yak
itu perlintasan dari mana ke mana sih?
kalau naik flight udah bisa skip kelok sembilankah?
pernah ngobrol ama temen yang asalnya dari minangkabau,
kata dia di sana bagus banget.. .
Kelok Sembilan itu jalul dali Pekanbalu ke Payakumbuh-Bukittinggi. Dulu bagus banget ketika masih olisinil (jalan kecil belliku menulluni bukit di sisi kili foto. Konsep jalan Belanda yang uphold the natule. Jalan layang balu membawa konsep beat the natule
dan sungai ditengah itu dulu jelnih, sekalang kuning menampung lumpul ployek
Kila-kila 5 menit dali Kelok Sembilan, ada desa kecil Lubuk Bangku, dulu monil Sinal Liau dali Dumai-Pekanbalu mesti belmalam disana, dali jam 02.00-05.00... wuih kata ayah suasannya lomantis, apalagi bagi pasangan muda/pengantin balu... lealisasi dali Lagu SEPANJANG JALAN KENANGAN teljadi disini... dengan suhu yang dingin menyegalkan.
"Teh Manih Ciek, Da" kalimat impian ayah dali kecil untuk diucapkan disini![]()
aku dulu juga sering lewat kelok sembilan ini, berhubung rumah nenek di pekanbaru dan kampung di payakumbuh, tapi dah lama ga pulang. ternyata jadi begini ya? itu kok kesannya makin ribet ya?
...bersama kesusahan ada kemudahan...
“Aku Rela di Penjara asalkan bersama buku, karena dengan buku aku bebas.” ― -Mohammad Hatta
“Aku Rela di Penjara asalkan bersama akses internet, karena dengan internet aku bebas.” ― -cha_n
My Little Journey to India
di padang ada paketan tur ga sih?![]()
A kid at heart
sekedar informasi : kira2 20 km dari bukit tinggi menuju ke payakumbuh ada nama daerahnya piladang, itu ada puluhan ikan yg mirip ikan mas tapi gede2 sekitar 1 M-1.5M, katanya ikan wasiat yg ga boleh dimakan, itu juga tempat wisata yg bagus menurut gw apalagi kalo bawa anak kecil![]()
you meet someone
you two get close
its all great for awhile
then someone stops trying
Talk less, awkward conversations, the drifting
No communication whatsoever
Memories start to fade
Then the person you know become the person u knew
That how it goes. Sad isn't it?
Wah.. bagus banget, Zha. Thanks for the info.
Katanya itu dekat rumah Buya Hamka, ya?![]()
thanks mbok, sebenarnya aku pengen main ke padang bukittinggi juga, katanya bagus. sayangnya dari pekanbaru saya kudu lewat kelok9 sementara saya ga tahan perjalanan jauh dengan mobil (mabuk darat), jadi rencana airfare ajalah, tapi bingung mau nyari tur. ga ada kenalan di padang dan belum pernah jajal kesana.
klo ada yang punya rekomendasi tur tolong pm yah![]()
A kid at heart
Loh, [MENTION=945]Bi4rain[/MENTION] ini di Pekanbalu? Pekanbalunya mana? Lumah Kakek di Umban Sali lho![]()
pekanbaru kota zha. umban sari dimana ya...karena aku bukan asli pekanbaru jadi suka bingung klo ditanyain daerah, apalagi disini sering dobel, nama jalan sama nama daerahnya suka sama, padahal beda kodepos.
wah, bisa main kesini dong...
A kid at heart
Pekanbalu kota dimana? Senapelan, Tangkelang, Pasal Bawah, Boom Balu? Pasal Pusat?
Umban Sali sudah dekat Stadion Lumbai atau Politeknik Chevlon![]()
wah dekat tuh... sayang ngga mudik tahun ini... mungkin tahun depan
kalau dari Pekanbalu banyak kok tlavel yang ke Bukittinggi, dan ngga bikin mual, kelok sembilan juga selu, kalena memang mobilnya beljalan pelan saat melewatinya![]()
tahun depan zha? hmm....
deket ini mah...gampang urusan kok
banyak kan kecelakaan yang terjadi saat di kelok ini? I'll feel safer by plane, lebih sayang nyawa daripada uang![]()
A kid at heart
kelok sembilan ini telkenal, sehingga mayolitas supir justlu akan sangat belhati-hati saat melewati jalul ini. lagi pula saat ini sudah ada jalan layang balu yang menggantikan jalul lama kok ...
jalul udala Sultan Syalif Kasim II - Minangkabau? keknya sulit mencali ailline yang cuma mengudala 10 menit![]()
ada jalan layang baru? sepertinya aku kudu mengumpulkan info lagi![]()
A kid at heart
kekeke...
seumur-umur gw bolak balik Duri-Pekanbaru-Bukit
tinggi, gw belum pernah nemuin ada penumpang
yang muntah di Kelok Sembilan... semua penum
pang selalu antusias menyaksikan keindahan dan
kekhasan Jalur Kelok Sembilan, bahkan dimalam
hari sekalipun.
Bahkan orang tua akan membangunkan anaknya
yang tertidur, "Nak, sebentar lagi Kelok Sembilan".
kalau dulu masih ada "Lobang Kalam" terowongan
sepanjang 2km" yang menjadi satu lagi obyek khas
jalur Pekanbaru-Bukittinggi, sayang sekarang su
dah tenggelam oleh PLTA Koto Panjang.
dan itu kondisi bisnya Ekonomi 2-3, mobilnya pun
masih MB O306 mesin depan![]()