sebenarnya saya sempat berada di posisi seperti si cewe ini (walopun saya bukan valedictorian)
waktu lulus sma, saya juga sempat mengalami pencarian jati diri itu, ngga tau mau dibawa kemana arah hidup ini, dll. saya merasa pendidikan formal aja rasanya tidak cukup untuk mempersiapkan hidup. apalagi kalo orientasi sekolah itu cenderung ke arah nilai/grades. dan sepertinya juga agak kaku dengan jenjang2nya.

jaman itu saya ngiri banget dengan tradisi gap year yang ada di inggris - di mana anak lulus sekolah (sma, ato a'level), mereka mengambil 1 tahun off (gap year) untuk travel ato berkecimpung di dunia masyarakat dewasa. kurasa kalo anak diberi ruang seperti itu, untuk mencari "jati diri" ato industri yang ingin ditekuninya, mungkin akan memberikan perspektif yang berbeda saat kuliah nanti. my logic is, kalo saya dari kecil sampe sma hanya mengenal dunia sekolah saja dan tidak dunia nyata di luar, bagaimana saya tau jurusan apa yang ingin saya tekuni saat kuliah nanti? apakah jurusan kuliah yang diambil itu berdasarkan hitungan kancing? ato diktean ortu?

i dont know. yang pasti jaman setelah lulus sma, saya sempat mengalami dilema itu.