-
Setau saya dulu j-league memakai aturan penalty shoot out bukan karena buat meningkatkan stamina
para pemain. Jepang itu mirip Amerika, olahraga favorit mereka yang pertama adalah baseball, sepakbola
sendiri hanya menempati peringkat kesekian, karena biasanya dalam setiap pertandingan sepakbola hanya
terjadi skor yang kecil, bahkan gak jarang draw, ini yang menurut mereka membosankan, makanya dibuat
aturan seperti itu. Dulu di MLS aturannya lebih 'aneh' lagi, bukan penalty shoot out, tapi bola ditaruh di
tengah lapangan lalu si pemain diberi waktu beberapa detik buat menggiring bola lalu menceploskannya
ke dalam gawang..
Apakah aturan2 di atas bisa meningkatkan stamina..? Mungkin saja. Lalu apakah salah mengadopsi sistem
j-league di Liga Indonesia..? Nggak salah. Tapi kalo saya ditanya apakah setuju jika sistem itu diterapkan
di LI..? Maka jawabannya enggak! Menurut saya sih pakai saja aturan2 yang berlaku secara internasional,
nggak perlu neko2.
Lalu kenapa sepakbola Jepang bisa sukses..? Salah satunya seperti yang dibilang tuscany, mereka menggunakan
science, mereka menggunakan teknologi2 modern dalam metode pelatihan para pemainnya, ditambah lagi karakter
masyarakat di sana yang terkenal disiplin dan pekerja keras.
Tags for this Thread
Posting Permissions
- You may not post new threads
- You may not post replies
- You may not post attachments
- You may not edit your posts
-
Forum Rules