...bersama kesusahan ada kemudahan...
“Aku Rela di Penjara asalkan bersama buku, karena dengan buku aku bebas.” ― -Mohammad Hatta
“Aku Rela di Penjara asalkan bersama akses internet, karena dengan internet aku bebas.” ― -cha_n
My Little Journey to India
sometimes kalo saya dianter sopir , ya sopir saya temenin saya kan. ga ada yang berani nyeletuk.
ga semua begitu sih , suka nyuitin , tapi... emang ada beberapa yang begitu.
ya ntar seiring waktu aja , saya membiasakan diri disana.
thanks all![]()
- I'm such a very lucky woman and have a very lucky life -
gw juga sering disuitin
oleh tukang parkir... prriiit... priiit...
biasa aja tuh, gak sampe lapor komnas ham.
There is no comfort under the grow zone, and there is no grow under the comfort zone.
Everyone wants happiness, no one wants pain.
But you can't make a rainbow without a little rain.
Protes dong sama tukang ikan eh.. iklan. If the ad sent the wrong message to the males out there karena merendahkan harkat dan martabat perempuan, cewek-cewek di Indonesia harus berani protes supaya suit menyuit ndak menjadi kebiasaan yang dimaklumi. Ndak protes kan berarti menerima.
cek aja web kpi. kalo ga salah udah ditarik iklannya. kalau belum ntar tulis ke kpi deh.
soal protes mah udah sering bertebaran. tp memang ga mudah merubah mindset.
tapi minimal yang merasa lebih berpendidikan -harapannya- bisa lebih punya empati, minimal tidak membenarkan, apalagi malah menertawakan perempuan yang dilecehkan.
sering banget kejadian, perempuan dilecehkan di kendaraan umum, malah ditertawakan.
ada lagi temanku, anaknya sekitar 10 tahun dilecehkan tetangganya, eh bapaknya malah malu buat melaporkan. ibunya jua ga berdaya buat membela anaknya. si anak harga dirinya hancur, ortunya malah malu. bego banget, yang harusnya malu ya orang yang melecehkan dong. kok malah korban.
kasus di sini ga beda jauh, si lily sebagai korban tindak pelecehan, curhat eh malah dibilang bego, lebay. yang ngomong kayak gitu musti periksa kejiwaan deh.
...bersama kesusahan ada kemudahan...
“Aku Rela di Penjara asalkan bersama buku, karena dengan buku aku bebas.” ― -Mohammad Hatta
“Aku Rela di Penjara asalkan bersama akses internet, karena dengan internet aku bebas.” ― -cha_n
My Little Journey to India
pernah.
Was one of them, malah...![]()
Ada sekuriti ?sekarang seringnya saya ngurusin kerjaan ini sendiri , saya ke kantor , nungguin kuli angkut barang , ato ke pelabuhan ngecek barang di kontainer.
dan seringnya ada kuli yang kurang ajar kadang , manggil - manggil , suit - suit , dan nyeletuk yang ga menyenangkan lah.
Kalo masih ada yang suit2, jangan suka keluyuran sendirian dulu.
Dan, di kawal orang tua, sebetulnya, just will make it worse. Sorry.
Hm. Gue nggak ngerasa diem, pura2 nggak denger bakal menyelesaikan masalah. Pake 'ketajaman mulut', seperti, maaf, cara perempuan juga, sepengetahuan gue cuma bakal memperkeruh suasana.biasanya saya ya diem aja , pura - pura ga denger , padahal dalem hati , udah pengen manggil si Shaka ato BundaNa suruh mengeluarkan ketajaman mulutnya.![]()
Thing is, mentalitas orang2 kayak gini, setau gue, maaf, adalah 'pack mentality'. Basically, they see you as a weaker creature to be bullied. So iya, seperti kayak kata cha_n, menunjukkan bahwa kamu adalah pack leader mereka bisa menyelesaikan masalah. Walaupun, gue nggak menyarankan jalur kekerasan kayak cha_n, ... paling nggak sebelum kamu bisa ninju orang dengan baik dan benar...![]()
Dan, BTW, mentalitas kayak gini nggak ada hubungannya dengan level pendidikan yang pernah di alami orang, lho.
So, pertanyaan berikutnya, kamu punya power atas orang2 ini ? (i.e. kamu berkuasa atas gaji mereka)
Kalo nggak punya power, bagaimana dengan mengadukan masalah ini ke atasan kamu ? Bilang aja, kamu merasa keselamatan dan keamanan kerja kamu terganggu kalau ada yang suit2 dan celetak/tuk kurang ajar, karena kamu khawatir 'suit2 dan celetak/tuk' tadi bisa mengalami eskalasi kalau di biarkan.
Honestly, I'm a guy, and I'm worried.
Last edited by TheCursed; 13-06-2013 at 03:22 AM.
A proud SpaceBattler now.
[MENTION=199]jojox[/MENTION] : saya sih lebih suka menghadapi dari ignore member, buat apa? ini diskusi kan? kalau gak terima ya sanggah aja atau abaikan, gak usah dijawab...cuek ajah...kalau pengen fight untuk terus berdebat ya teruskan, toh cuma mengungkapkan pendapat kan? santai ajah kali
okeh BTT...sebenernya sih saya nangkepnya [MENTION=854]lily[/MENTION] udah mudeng kog mau ngapain, alternatif paling aman emang cuekin...toh selama ini baru sebatas siulan, tapi kalau udah berani pegang2 ada baiknya memikirkan untuk sewa bodyguard pas berhadapan sama mereka, ly
Haduh gile aje, jangan main hajarlah.. aku tidak menyarankan main hajar pake tangan sendiri. realistis itu harus.
waktu aku berani nampol copet di bis misalnya itu karena sudah kuprediksi, bis banyak orang, aku teriak kasih tahu dia copet, selain itu di depan bis ada polisi ngatur lalu lintas. walo ya dipikir2 sekarang tetep aja konyol sih.
dari pada pakai cara fisik, mending pendekatan lain aja lah. apalagi dalam kasus lily, si pekerja banyak, lily sendiri. main fisik mah kita pasti kalah.
...bersama kesusahan ada kemudahan...
“Aku Rela di Penjara asalkan bersama buku, karena dengan buku aku bebas.” ― -Mohammad Hatta
“Aku Rela di Penjara asalkan bersama akses internet, karena dengan internet aku bebas.” ― -cha_n
My Little Journey to India
bener bangetThing is, mentalitas orang2 kayak gini, setau gue, maaf, adalah 'pack mentality'.
Honestly, I'm a guy, and I'm worried.
hati2 ya
...bersama kesusahan ada kemudahan...
“Aku Rela di Penjara asalkan bersama buku, karena dengan buku aku bebas.” ― -Mohammad Hatta
“Aku Rela di Penjara asalkan bersama akses internet, karena dengan internet aku bebas.” ― -cha_n
My Little Journey to India
Ini kan bentuk keisengan pekerja kasar dari jaman jebot. Dulu jaman kerja di project in the middle of nowhere mbok juga kenyang dengan suat-suit, cetat-cetut, bahkan ndak jarang mereka melolong-lolong.
Mbok cuwekin saja, sudah resiko and it was part of the job. Tinggal kitanya (cewek) yang harus bisa menunjukkan that it does not bother us and it does not scare us either.
saya sering ke proyek... kok ga pernah disuitin ya??![]()
Sori blom baca lengkap...
Ini ceritanya gimana sih?
Lily disuitin abang2 apa lily yg nyuitin abang2 ?
Kalo lily nyuitin tukang bangunan itu mah pelecehan seksual terang2an... Tapi mungkin saja dipicu oleh cara berpakaian si abang tukang bangunan Jųƍă yg sering bertelanjang dada dimuka umum, jadi harus dilihat dari kasus per kasus...![]()
Any views or opinions presented above are solely those of the author. Thus the author may disclaim accuracy on warranties and liabilities they may cause including loss of intellectual properties, economical benefit, and coordinated mental responses.
Mbok waktu itu kerja sama orang Prancis yang JV sama perusahaan Endonesia jadi buruh-buruhnya ya orang Endonesia juga.
Kalau di sini buruh-buruhnya sopan, ngangguk dan nyapa G'day!
Welp, it helps to asses the threat level.
Bisa di abaikan, atau harus jalan dengan 'mata di belakang kepala'.
Terkait dengan pack mentality yang gue sebut sebelumnya, serta lolongan yang di sebut Simbok... it helps to determine of its howls from a pack of Wolves, or just Siberian Huskies. Or it's from wolves, but you are in a very good term with an even bigger predators(i.e. howls form wolves, but currently you are riding a Panzerbjorn).
Dari sekilas aku baca sih, Simbok di kondisi yang kedua. So, yeah, it's quite safe to ignore them.
A proud SpaceBattler now.