Page 1 of 3 123 LastLast
Results 1 to 20 of 48

Thread: Terapi air urin

  1. #1
    pelanggan setia serendipity's Avatar
    Join Date
    Mar 2011
    Location
    Jakarta
    Posts
    4,769

    Lightbulb Terapi air urin

    Ketemu tulisan seorang pecandu eh peminum air urin

    okey check it out

    Pengalaman Pribadi Jaman Dulu

    Jaman noroyono tahun 70-80’an, di majalah bulanan Intisari saya membaca artikel yang menakjubkan: satu keluarga berdomisili di Magelang terdiri atas Bapak-Ibu dan dua anak belasan tahun adalah pelaku therapi air seni. Minum uyuh masing-masing secara rutin! Bapak asli Indonesia, Ibu berkebangsaan Jepang. Kesan saya saat itu: nggilani! Minum uyuh sendiri: huek, huuueeekkkk! Memang saat itu, jika ada tetangga, saudara dan ataupun kenalan yang terkena penyakit belek/mata ada juga di antaranya yang menggunakan uyuh sendiri di pagi hari untuk penyembuhannya. Dan memang terbukti manjur! Bukan diminum, tapi diusapkan ke mata! Tapi pengobatan dan pemeliharaan kesehatan dengan minum uyuh?! Terima kasih!



    Th 1998-2001: Kecapekan di Lahan, Acheh Timur

    Sebagai pekerja di perkebunan kelapa sawit, irama dan lingkungan kerja semestimya menyehatkan jiwa-raga. Udara relatif bersih dari polusi, kesempatan berolah fisik sudah didapat sejak jam 05.00 pagi, irama kerja dan irama biologis tubuh senantiasa mengikuti pola keteraturan yang relatif stabil. Mestinya segar bugar, sehat jasmani rohani adalah kesempatan sekaligus peluang yang terbuka sedemikian lebarbesarnya. Tidak demikian rupanya bagi saya!. Lain harapan (dan peluang), lain pula kenyataan dan derita yang menimpa! Walau telah berupaya hidup sehat: sarapan juice aneka buah plus madu semangkok gajah tiap hari, banyak minum air putih, kenyataannya saya tidak merasa benar-benar fit dan segar-waras.

    Memang saya tidak berolah raga secara rutin. Masih makan kerang, jeroan, bakso, mie dan daging seberapa banyak seberapa suka. Di lahan badan terasa mudah capek. Setelah jalan kaki sekian kilometer, keringat enggan keluar, jika keluarpun rasanya seperti keringat buntet, tidak menyegarkan malah menyebalkan. Setelah berjalan kaki naik turun bukit, giliran di mobil baru berjalan beberapa menit, nyalakan pendingin kepala sudah terangguk-angguk dan sekejap kemudian terkulai, mata terpejam. Tidur. Tertidur kecapekan. Entah berapa kali, Satpam penjaga menghormati saya yang tertidur dari lahan dan ataupun kantor menuju rumah. Di garasi, si Man baru membangunkan saya.

    Setiap malampun, saya bukannya menikmati tidur nyenyak. Minimal satu kali mesti terbangun untuk berkemih. Dua tiga kali terbangun, juga bukan hal yang aneh. Perjalanan pagi hari dari rumah ke kantor Divisi, +/- 8 km juga minimal sekali mesti berhenti untuk menyirami sawit. Kalau ke Medan, mesti ada botol kosong. Berkemih sambil menyetir di keramaian, itu bisa saya lakukan. Ada isteri di samping. Saat tersesak, demikian mendadak, lagi jauh pula lokasi peturasan maka botol kosong itu jadi andalan. Gak ada yang tercecer tumpah, aman!

    Satu lagi ketidaknyamanan yang saya rasakan: keringat di kepala begitu mudahnya jadi butiran dan lembaran tipis kerak sindap (ketombe). Sekali digaruk, dua tiga kali diulang, maka butiran sindap memenuhi permukaan baju di pundak dan punggung! Tidak peduli dua hari sekali keramas!



    Awal April 2004: Mempertanyakan Kembali: Apakah Jijik Itu?

    Saat liburan Paskah di Sampit, Kalimantan Tengah pada April 2004, ke Plasa Sampit masuk toko buku, sebuah buku Terapi Auto Urin menyita perhatian saya. Kamis beli buku. Jumat selesai baca. Sabtu pagi saya sudah mempraktekkan minum air seni sendiri. Pengalaman, kesaksian dan penelusuran serta kajian ilmiah yang disajikan penulisnya yaitu seorang Doktor Pathology dan Mycotoxicology: Dr. Iwan T Budiarso, memacu semangat saya untuk segera memulai hal baru (bagi saya) tapi rupanya sudah sedemikian lama dan jauh maju di beberapa tempat di dunia ini (India, Cina, Taiwan, Jepang, Amerika Serikat dan Jerman). Beliau sembuh dari derita sakit jantung oleh terapi auto urin. Disebutkan oleh Dr. Iwan, urin mengandung mineral, vitamin, enzim, hormon, asam amino, antibodi, antigen, allergen, garam dan nutrien lainnya.

    Sejauh ini, lanjut Dr. Iwan, ada sepuluh hipotesa cara kerja terapi auto urin, yaitu:

    • Pertama, penyerapan dan penggunaan kembali nutrien.

    • Kedua, penyerapan kembali hormon. Misalnya, kortikosteroid yang dapat mencegah infeksi, rematik dan asma. Atau, melationin sebagai obat penenang dan anti kanker.

    • Ketiga, penyerapan kembali enzim.

    • Keempat, penyerapan kembali urea. Urin mengandung 25-30 gram urea per hari.

    • Kelima, memberi efek kekebalan.

    • Keenam, memberi efek bakterisida dan virusida.

    • Ketujuh, sebagai terapi garam yang berguna untuk memperlancar metabolisme, menyingkirkan kelebihan gula darah, dan mengeluarkan zat-zat toksik dari cairan dan jaringan tubuh.

    • Kedelapan, memberi efek diuretika, yakni untuk menstimuler ginjal, meningkatkan produksi air seni, membersihkan ginjal serta ‘mencuci’ gula darah dan zat-zat toksik.

    • Kesembilan, sebagai gambar hologram. Biofeedback-nya memberikan gambaran keadaan tubuh. Meminum urin akan mengoreksi dan memulihkan keseimbangan fisiologi tubuh yang terganggu penyakit.

    • Dan, kesepuluh, memberi efek psikologis. Terapi ini dianggap sebagai penyembuhan dari dalam tubuh secara mekanistik dan holistik pada tingkat energi.

    (Dikutip dari: http://www.indonesiamedia.com/2001/m...hatan-0501.htm)

    Dengan melaksanakan therapi auto urin, saya juga mempertanyakan ke diri sendiri: apakah rasa jijik itu? Jawabannya tergantung situasi dan kondisi saja. Tergantung pribadi lepas pribadi pada nilai, keyakinan, dogma, ukuran, norma, kepatutan yang secara umum bisa saja lain dibanding saat bersendiri. Apakah ini kemunafikan? Di depan orang bilang jijik, di dalam kamar bilang ciamik?! Saya hanya berpendapat: sejauh mendapat manfaat, dan tidak merugikan orang lain, kenapa tidak?! Tubuh saya sendiri, urin saya sendiri, apa yang dirisaukan orang lain? Dan kenapa pula mesti risau? Saya percaya bahwa masing-masing pribadi dengan sepenuh perangkat organ tubuhnya adalah unik spesifik. Yang bagi seseorang bermanfaat, bagi orang lain bisa saja sampah dan menjijikkan. Apakah urin/uyuh/air seni/air kencing itu obat? Bukankah ia racun? Ya!. Ya dan ya!. Bagi saya itulah jawabnya! Uyuh saya adalah obat yang mengobati beberapa kelemahan saya. Uyuh saya adalah racun yang sukses meracuni beberapa penyakit yang telah membuat saya menderita.



    Manfaat yang Diperoleh: Perbaikan, Penyembuhan dan Eng Ing Eng…….

    Sejak April 2004 tersebut saya rutin meminum air seni mulai pagi hari, siang saat di lapangan dan malam hari sesuka-suka semau saya. Mulai sekitar tiga bulan sesudahnya, efek perbaikan terasa dan secara pasti saya nikmati. Saya tidak mudah capek. Keringat mengucur deras dan sangat menyegarkan. Saat inspeksi lapangan, hembusan dan desau angin sangat merdu bagi telinga saya. Saya tidur nyenyak. Ketombe lenyap. Sedemikian semangatnya saya, maka kualitas, frekuensi dan durasi aktivitas biologis semakin membahagiakan kami berdua suami-isteri. Ibarat laju mobil, dulu sering mogok: sopir pening, penumpang muring-muring (mumet marah gak tentu arah), sekarang tokcer kecepatan penuh, bolak-balik trip, penumpang nyaman, sopir bertenaga dan ….eng ing eeeeennngggggggg.



    Percobaan, Pengamatan, Pendapat dan Pemahaman Pribadi

    Dengan berlalunya waktu, saya terkejut saat berbagi cerita dengan seorang kolega. RH, wong Medan keturunan Minang telah bertahun-tahun didera penyakit kulit di sekujur kakinya. Sembuh karena terapi auto urin. Dia pernah juga menyarankan pada seorang Mandornya yang menderita seperti RH. Sembuh juga. Satu kesempatan mudik ke Solo, saya jumpa teman sepermainan yang juga sembuh dari sakit kencing manis oleh terapi auto urin. Banyak jalan menuju perbaikan tubuh, sangat unik dan berbeda antara satu individu dengan individu lain. Saya percaya bahwa racun tubuh dikeluarkan melalui padatan tinja dan sebagian butiran keringat, sedang yang keluar dalam bentuk urin/uyuh/air seni/air kencing adalah bukan racun.


    Guna menguji ulang rasa jijik, saya mendokumentasikan urin selama tiga hari.

    • Hari pertama, saya ada makan siang daging dan kerang.

    • Hari kedua dan ketiga hanya makan sayuran dan telor saja

    Gelas 1 berisi urin, Gelas 2 berisi air putih. Apa yang saya makan, menentukan rasa dan penampilan urin. Mulai gambar 2, tampak bahwa urin dan air putih relatif sukar dibedakan penampilannya. Itulah faktanya: bahwa urin terdiri atas 95 % air dan 5% larutan lain yang (dapat) bermanfaat.










    apa ada anak yg udah berani mempraktekannya?

    Read more: http://baltyra.com/2012/09/04/terapi...#ixzz2V7PVv11h

  2. #2
    eeewwwwww... back tu nature ye.. saya persilahkan sama yang lain..
    #mundurkaburangkat sendal

  3. #3
    Chief Cook GiKu's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    10,315
    go organic

  4. #4
    dokter RSJ - KM ancuur's Avatar
    Join Date
    May 2011
    Location
    RSJ - KM Jabatan:____ Dokter Jiwa
    Posts
    15,694
    katanya klo sakit gigi kumur pake air urin bisa sembuh dan gak bakal sakit lagi

  5. #5
    ★★★★★ itsreza's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Posts
    10,216
    Sudah pernah. Reduce Reuse Recycle & Eat Lele

  6. #6
    Chief Cook GiKu's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    10,315
    tema ini termasuk paporit si reja

  7. #7
    pelanggan setia hajime_saitoh's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Location
    Mataram Lombok NTB
    Posts
    2,004
    Quote Originally Posted by ancuur View Post
    katanya klo sakit gigi kumur pake air urin bisa sembuh dan gak bakal sakit lagi
    yang bagus tu kumur pake air hangat daun sirih...
    lha bukannya urin itu yang 5% itu adalah kandungan samapah ato racun kan???

    ---------- Post Merged at 01:46 PM ----------

    Quote Originally Posted by itsreza View Post
    Sudah pernah. Reduce Reuse Recycle & Eat Lele
    kalo lele khan beda... itu sudah diolah dan digest dengan sistem pencernaan lele.. sama aja dengan makan sayur ato buah yang dipakein pupuk kotoran kuda ato kotoran2 hewan ternak lainny7a......

  8. #8
    dokter RSJ - KM ancuur's Avatar
    Join Date
    May 2011
    Location
    RSJ - KM Jabatan:____ Dokter Jiwa
    Posts
    15,694
    Quote Originally Posted by hajime_saitoh View Post
    yang bagus tu kumur pake air hangat daun sirih...
    lha bukannya urin itu yang 5% itu adalah kandungan samapah ato racun kan???
    mungkin racunnya 5% itu yg melawan racun di gigi

  9. #9
    Barista AsLan's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    9,288
    urin mengandung urea yg sangat mematikan bagi bakteri.

    pembokat gw kalo sakit mata obatnya urin, udah gw beliin obat tetes antibiotik tetep aja lebih percaya urin.

    ---------- Post Merged at 12:52 PM ----------

    urin mengandung urea yg sangat mematikan bagi bakteri.

    pembokat gw kalo sakit mata obatnya urin, udah gw beliin obat tetes antibiotik tetep aja lebih percaya urin.

    ---------- Post Merged at 12:55 PM ----------

    o ya, urin yg sudah kena udara terbuka diatas 10 menit menjadi beracun karena reaksi dengan oksigen, ati2 loh, pasien yg ngompol misalnya, harus rutin dibersihkan.

    selain itu, urin itu haram bagi yg muslim.

  10. #10
    dokter RSJ - KM ancuur's Avatar
    Join Date
    May 2011
    Location
    RSJ - KM Jabatan:____ Dokter Jiwa
    Posts
    15,694
    Quote Originally Posted by AsLan View Post
    o ya, urin yg sudah kena udara terbuka diatas 10 menit menjadi beracun karena reaksi dengan oksigen, ati2 loh, pasien yg ngompol misalnya, harus rutin dibersihkan.
    iya pernah baca dimana lupa..
    konon kumurnya pakai urin yg ketika kita bangun tidur,
    trs ke kamar mandi bawa gelas kali.. begitu crottt, eh critt eh serrrr.. kita langsung kumur

  11. #11
    pelanggan setia serendipity's Avatar
    Join Date
    Mar 2011
    Location
    Jakarta
    Posts
    4,769
    Quote Originally Posted by AsLan View Post
    o ya, urin yg sudah kena udara terbuka diatas 10 menit menjadi beracun karena reaksi dengan oksigen, ati2 loh, pasien yg ngompol misalnya, harus rutin dibersihkan.

    selain itu, urin itu haram bagi yg muslim.
    menurut buku yg gw baca sih jangan lebih dari 5 menit.

    tetangga gw sempet penglihatannya 90% ilang. kalo jalan ngeraba doank. Nyokap saranin minum urin dan dia sembuh dalam itungan 3 bulan

    ajaib emang nih obat murah meriah dan gampang didapet


    5 Hari ini lagi nyoba rutin ikutin terapi ini. efeknya awal-awal emang bervariasi. Kalao gw pribadi efeknya:

    - diare 3 hari, untung gw gak panikan. gak langsung minum obat. hari ketiga diarenya berenti sendiri

    - pusing. keleyengan sih awalnya. tapi gak ampe minum parasetamol. cukup dibawa tidur aja kepalanya

    - ini efek yg agak shock ya.. BAB ada darahnya, tp ini cuma sekali doank. Karna di proses ini racun dan bakteri dikeluarin dan diuraikan

  12. #12
    pelanggan setia red>,<hair's Avatar
    Join Date
    Mar 2011
    Location
    kanatakara
    Posts
    2,824
    temen gw ada noh yg cuci muka pke urine, katanya bwt alus muka n g jerawatan
    katanya dah dr smp -muka dia dlu bnyak bkas jerawat-
    [MENTION=657]Alethia[/MENTION] : beneran haram? Tmen gw muslim sualnya

    Anugurihiitusomi

  13. #13
    ★★★★★ itsreza's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Posts
    10,216
    Urin itu dikategorikan sebagai najis.

    Pakai urine, kulit wanita pasti semakin mulus mengkilat

  14. #14
    pelanggan setia Alethia's Avatar
    Join Date
    Jan 2012
    Posts
    4,059
    knp nanyanya ke gw red?
    gw kan suster rsj
    nooh tanya ama [MENTION=239]ancuur[/MENTION]r
    Jangan kamu bilang dirimu kaya, bila tetanggamu memakan bangkai kucingnya.
    -Rendra

  15. #15
    Barista AsLan's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    9,288
    Bagi yg minat mau mulai terapi urin, noh urinnya lily dijual katanya

  16. #16
    pelanggan setia Yuki's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Location
    Buitenzorg
    Posts
    6,366
    ngebayanginnya aja udah mau muntah

    dulu pernah nonton JAV yang.....u know lah, tak perlu saya bahas kan? Itu saya nyaris sedikit lagi udah megap-megap pengen muntah di depan layar laptop, udah sampe uek uek
    CURE SUNSHINE WA KAKKOSUGIRU.

  17. #17
    dokter RSJ - KM ancuur's Avatar
    Join Date
    May 2011
    Location
    RSJ - KM Jabatan:____ Dokter Jiwa
    Posts
    15,694
    Quote Originally Posted by Alethia View Post
    knp nanyanya ke gw red?
    gw kan suster rsj
    nooh tanya ama [MENTION=239]ancuur[/MENTION]r
    [MENTION=115]red>,<hair[/MENTION] [MENTION=657]Alethia[/MENTION]
    gue kan dokter jiwa bukan dokter urin

  18. #18
    pelanggan setia red>,<hair's Avatar
    Join Date
    Mar 2011
    Location
    kanatakara
    Posts
    2,824
    td d henpon kirain yg bilang haram ale ternyata um [MENTION=25]AsLan[/MENTION] to






    maafken suster [MENTION=657]Alethia[/MENTION] n pak dokter [MENTION=239]ancuur[/MENTION]

    Anugurihiitusomi

  19. #19
    Barista AsLan's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    9,288
    iya katanya haram, itu isu yg saya dengar waktu di RSJ KM

  20. #20
    Barista kupo's Avatar
    Join Date
    Dec 2012
    Location
    Jog Ja karta
    Posts
    3,849
    bukannya kalau urin kandungannya berubah ubah, sesuai makanan dan minuman yg di konsumsi, kalau kandungannya ga sama berarti kadang manjur kadang ga manjur dong..

Page 1 of 3 123 LastLast

Tags for this Thread

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •