gw kira,

Pancasila tuh masih diperlukan, masih mencerminkan kehidupan indonesia. Masih relevan. Tidak usang. One can't simply kill ideas. Cuman terabaikan aje. Gak papa, itu kan normal, kadang indonesia suka sibuk dengan demokrasi, korupsi, dan MDGs. Fokusnya terpecah2, bukan berarti Pancasila dan konstitusi diubah serta merta. Selama belum dicabut/ubah/amandemen lewat MPR, yho masih berlaku.

Kekhawatiran penulis si Edy ini kan gak terbukti, wong ndak ada usaha membahayakan kebijakan dasar si pancasila ini.
Gak bisa dong maksa orang kudu hapal, paham, mempraktekan, setubuh dengan Pancasila. Ini kan negara bebas,
private citizen yang mau milih ideologi manapun boleh. Tapi, secara, dasar pemerintahan dan hukum kita kan Pancasila, so..
arah pembangunan tatanan masyarakat kita yho seperti bunyi butir2 sila-sila itu. Yang suka, simpatik, dan sepakat yho
akan lebih enak hidup di Indo. Yg gak suka, pengin ubah dasar negara dengan charter anarkis, komunis atau jihadis, yho akan mendapatkan masalah. PKI kita kubur, separatis GAM kita rampas bendera kasih dana otsus, OPM Papua kita kasih pelor dan dana 6 trilyun otonomi, tikus-tikus teroris kita tumis timah.

So, Pancasila dalam bahaya : HOAX.

Yang ada hanya gap pembangunan. Di praktek lapangan memang banyak contoh yg belum terlalu pancasilais kyak intoleransi beragama, konflik sara, kecurangan pilkada, korupsi berjemaah, penetapan Upah sepihak tanpa musywarah, pendampingan hukum utk org tidak mampu, Bantuan langsung masyarakat, kompensasi BBM, etc. Selalu akan ada 'gap' antara ideologi dan realita.

Yang kita punya ini ideologi yg bagus, tapi realita yang buruk. Itu saja.

Sekarang, kembalikan Fokusnya pada upaya2 untuk nutup gap/ketimpangan ini, bukan lagi meratapi dasar pancasila yg terabaikan, bergundah gulana dicuekin sebangsa setanah air.... ha ha ha ha ha....

China kejar tayang menguasai bisnis dan pasar dunia, sementara kita ribet dengan 6,4% pertumbuhan ekonomi, ....
dan banyak yg memprihatinkan Pancasila? give me a break. ini 2013. bukan 1800. deymn...