Top 10 most livable cities (unchanged in 2013 from 2012):

1. Melbourne, Australia, 97.5

2. Vienna, Austria, 97.4

3. Vancouver, Canada, 97.3

4. Toronto, Canada, 97.2

=5. Calgary, Canada, 96.6

=5. Adelaide, Australia, 96.6

7. Sydney, Australia, 96.1

8. Helsinki, Finland, 96.0

9. Perth, Australia, 95.9

10. Auckland, New Zealand, 95.7
saus
Melbourne kayaknya pantas lah jadi the most livable city. Dalam pandangan umum tentunya. Kejuaraan tenis bergengsi ada di sini. Seri MotoGP deket banget tinggal nyabrang. Museum, pertunjukan seni klasik, bangunan kuno, Victoria market, pertunjukan seni jalanan, grafiti... Tourist centrenya pas di Federation square yang asyik buat nongkrong. Pantesan teman-temanku kalo udah ke Melbourne nggak mau ke tempat lain lagi. Padahal dunia ini kan luas

One day in Melbourne:
Lagi jalan sendiri di downtown, terus terdengar percakapan dalam bahasa Indonesia. Mendongak ke depan, kayaknya memang orang Indo. Terus ada suara lain lagi. Noleh ke samping kiri kanan, percakapan Indo juga. Sekalian aja noleh ke belakang, orang Indo juga. Buset dah...ini Melbourne apa Jakarta sih? Nggak berasa lagi di luar negeri jadinya.

Kalo aku prinsipnya masih sama. A place is only as good as the people you meet.
Having said that, my most livable city is apparently somewhere else.


Dan sebagus apa pun sebuah kota, aku berharap tidak terikat erat secara emosional sehingga saat jatah di sana habis perginya tidak berat.