si reja ngomongin apa ya waktu itu?
*balik ke page satu*
ah sudahlah
***
Saya bukan penggemar mobil. Tapi, mobil di atas menarik karena merupakan perwujudan mobil masa depan. Tesla kabarnya mau masuk ke Indonesia dengan harga 1,8 M. Nah, siapa tu yang bakal beli mobil tanpa bensin? Dijamin nggak pusing dengan gonjang-ganjing kenaikan BBM. Cuma mungkin rada bingung gimana ngecharge nya. Bayangan saya sih kudu punya cadangan batre minimal satu kalo dalam kota, minimal tiga kalo ke luar kota.
Kerenan mana sama mobilnya Ricky Elson yang menurut Dahlan Iskan sedang masuk proses produksi? Si Selo...
Lantas kalau pasar mobil listrik terbuka berkat kedatangan Tesla, apakah Selo dan Gendhis ikut terdongkrak? Semoga ya. Mungkin bagi orang lain Dahlan Iskan sia-sia saja mencoba bikin mobnas listrik. Alasannya buanyak dan sangat masuk akal. Tapi orang kalo visioner ya memang mesti begitu. Ngeliatnya bukan sekarang, tapi jauh ke depan. Dan merebut pasar dalam negeri tidak perlu saingan sama mobil Jepang, Korsel, Eropa dan AS. Industri mobil isi bensin mereka sudah stabil. Ini nih yang mesti direbut, pasar mobil listrik, mumpung baru Tesla seorang yang tenar.
Ngomong-ngomong soal Tesla, kabarnya di luar AS negara terbesar konsumen Tesla adalah Norway. Tanya kenapa, kok negeri sekecil itu melalap Tesla kayak makan gorengan. Best selling car, sama dengan yang bakal masuk ke Indonesia yaitu model S. Lakunya cepat banget. Ternyata Norway saat ini sedang gencar-gencarnya melakukan subsidi massal untuk kendaraan listrik. Sebagai salah satu negeri paling hijau dan indah di dunia, kendaraan listrik adalah padanan yang pas. Subsidinya membuat harga Tesla jauh lebih murah ketimbang kendaraan sejenis yang bukan listrik. Jadi di sana ada demand dari konsumen untuk green car, ada subsidi besar-besaran, ada pula sediaan listrik melimpah dari pembangkit hidro. Klop.
Dan itulah kenapa Tesla tidak akan booming di jalanan Indonesia dalam waktu dekat. Paling dibeli orang buat gengsian. Pembeda kaum menengah dan kaum jetset.
Eh, menjawab pertanyaan di atas, menurut saya kerenan si Selo. Cuma warnanya kurang sreg. Walaupun warna mobil kayak begitu sebenarnya yang disarankan untuk menghindari pencurian. Masih seputar mobil, saya sebenarnya juga tertarik dengan uji coba mobil tanpa sopir baru-baru ini dari pabrikan mobil Jerman. Driverless car juga termasuk konsep mobil masa depan. Coba saja digabung, jadinya mobil listrik + otonom. Wew...saat itu terjadi saya masih sempat lihat nggak ya?
Kapan itu pernah tanya-tanya harga sepeda listrik. Mahal sih tapi kalo ndak punya mobil listrik ya minimal sepedanya deh![]()
![kopimaya [dot] kom - Secangkir Kehangatan di Dunia Maya - Powered by vBulletin](images/misc/vbulletin4_logo.png)






Reply With Quote

