Bener gak... katanya aplikasi BBM bakal tersedia buat android??
Kalau beneran, bisa nyambung ama BB dunk ya?
Bener gak... katanya aplikasi BBM bakal tersedia buat android??
Kalau beneran, bisa nyambung ama BB dunk ya?
"Mille millions de mille milliards de mille sabords!"
Ijin split ya pak Barista, biar terkesan ada topik baru dari om Alip
ini beritanya, dalam bahasa inggris diposting dua hari yang lalu.
The BlackBerry Messenger app is coming to Android and iPhone.
BlackBerry to launch BBM for Android, iPhone
AFP Relaxnews | 16 May, 2013 10:46
BBM is one of the reasons why, despite recent misfortunes, BlackBerry still has a firm foothold in the youth market.
The free messaging service is the ideal feature for people who can't afford large data plans and, when combined with a real QWERTY keyboard, the BlackBerry becomes the perfect smartphone for high school students.
A real keyboard means that messages can be quickly and surreptitiously touch-typed.
BBM – or BlackBerry Messenger – supports group as well as one-to-one chats and supports image and audio as well as text messages.
"For BlackBerry, messaging and collaboration are inseparable from the mobile experience, and the time is definitely right for BBM to become a multi-platform mobile service,” said Andrew Bocking, executive vice-president of Software Product Management and Ecosystem at BlackBerry.
“BBM has always been one of the most engaging services for BlackBerry customers, enabling them to easily connect while maintaining a valued level of personal privacy. We're excited to offer iOS and Android users the possibility to join the BBM community."
However, as good as BBM is even without a real keyboard, it is no longer unique. iPhone users have iMessage for sending free text messages, and paid apps such as WhatsApp bring the same features to both iOS and Android phones for a small initial fee.
Therefore, some will argue that BlackBerry's move, though a good one, is coming two years too late.
However, by offering the app to other platforms, BlackBerry is ensuring that consumers both young and old who are tempted by BlackBerry can buy a handset, knowing that friends and family without BlackBerry devices will be able to message them free of charge.
saus
BlackBerry Messenger atau yang lebih dikenal BBM adalah produk paling laris dari Blackberry selama 5 tahun belakangan ini. Namun, ketimbang membuatnya sebagai aplikasi sendiri, Blackberry lebih memilihnya untuk digunakan sebagai sebuah fitur yang terintegrasi dengan perangkatnya.
Dalam dinamikanya ini, akhirnya Blackberry pun sadar. Mereka memutuskan untuk membuka layanan ini di platform lain seperti iOS dan Android.
Bagi banyak kalangan, ini disangka merupakan langkah bunuh diri. Banyak yang memprediksikan bahwa Blackberry akan musnah secara perlahan akibat hal ini.
Namun, Thorsten Heins, CEO BlackBerry, bukannya orang bodoh. Sosok yang berhasil membangkitkan kembali gelora perusahaan asal Kanada ini memang memiliki visi jenius di balik langkah membuka BBM di iOS dan Android.
Memang, BBM yang baru ini akan terlihat lebih wah dari yang sudah ada selama ini. Pengguna bisa melakukan group chat bahkan hingga lebih dari 30 orang dan bisa bertukar berbagai data. Hal ini yang jarang dimiliki oleh aplikasi serupa.
Ditambah lagi, saat ini Blackberry telah melakukan klaim bahwa mereka memiliki lebih dari 60 juta pengguna. Ini merupakan awal yang tepat untuk mengeluarkan BBM.
Diperkirakan, 60 juta orang ini akan mengajak temannya yang menggunakan iOS dan Android untuk turut memasang BBM di perangkat mereka. Bisa dibayangkan, jika setiap orang dari pengguna Blackberry ini mampu mengajak satu saja dari teman mereka, maka akan sudah ada 120 juta pengguna BlackBerry dalam waktu singkat.
Hitungan ini pun masih sangat kasar dan bisa dibilang merupakan skenario terburuk. Jika saja tiap 60 juta orang ini mampu mengajak lebih dari satu orang, maka bukannya tidak mungkin keberadaan BBM akan mampu mengalahkan aplikasi sejenis.
Hal ini sangat cepat jika kita bandingkan dengan Viber. Aplikasi instant messaging multi platform ini harus bersusah payah lebih dulu untuk mendapatkan 200 juta penggunanya.
Terlebih, BBM saat ini sendiri menerapkan teknologi berbeda dari yang ada sebelumnya di perangkat Blackberry 7 ke bawah. BBM terbaru tak menggunakan server terpusat sehingga akses lalu lintas data dan obrolan pun tak mungkin bisa terjadi lag ataupun ngadat seperti yang terjadi dalam BBM versi lawas.
Lalu, jika BBM ada di iOS dan Android, apa gunanya beli BB?
Tentu saja masih ada.
Meskipun disebut sebagai produk terbaik dari BlackBerry, BBM bukannya satu-satunya yang dibuat oleh BlackBerry. Masih ada BES (Blackberry Enterprise Service) yang masih memanjakan para pengguna BlackBerry.
Patut diingat, Blackberry sendiri awalnya dibuat sebagai perangkat bagi para pengusaha. Oleh karenanya, berbagai fiturnya pun sebenarnya lebih mirip ke arah ini.
Dalam peluncuran produk BlackBerry 10 di awal tahun ini, BlackBerry sendiri semakin mempertegas ranah yang akan mereka ambil ini. Hal ini terlihat dari apa yang ditawarkan oleh Z10 dan Q10 yang lebih menguntungkan untuk mereka para pengusaha.
BlackBerry mungkin sadar mereka tak akan mampu mengungguli kejayaan Android. Mereka lebih memilih untuk mengembangkan pasar sendiri meskipun tidak akan bisa berada di posisi puncak dalam persaingan smartphone dunia.
saus
oia IOSnya ini buwat iphone. ga berlaku buat ipad deh keknya.
ternyata menggunakan syarat dan ketentuan yang berlaku
ada alasan buat upgrade tuh bagi pengguna android yg OSnya masih di bawah Jelly BeanBlackBerry Messenger (BBM) hanya untuk smartphone Android dan iPhone, bukan untuk perangkat tablet.
"Pada titik ini, BBM adalah untuk iPhone dan smartphone Android, dan sistem operasi iPhone yang menjalankannya harus iOS 6 dan di atasnya," tegas Vivek Bhardwaj, kepala pengembangan software BlackBerry di sela-sela acara BlackBerry Live di Orlando, AS, seperti dinukil Slashgear.
Selain mendukung iPhone yang menjalankan iOS 6, BBM juga akan mendukung smartphone Android yang menjalankan Jelly Bean atau versi diatasnya.
saus![]()
yg namanya perusahaan it harus siap dengan perubahan yg sangat cepat.
nokia pernah merajai perangkat selular kemudian pernah hampir kolaps, motorolla, aol, dll
sebetulnya semua perusahaan harus siap menghadapi perubahan dan tantangan baru, cuma diperusahaan it perubahannya lebih cepat.
permission granted
anw, sudah dibahas sama saya, kupo dan epsie kemaren, saya terus terang cukup senang, meski tidak begitu tertarik untuk menggunakan BBM di android
cuman.... mengutip filem Iron Man 2, "if you make God bleed, then everyone will stop believe in Him"
jadi, sekarang BB sudah tidak invincible lagi, benteng terakhir telah jatuh, and...... i do believe that harga 5,9jt untuk Z10 sekarang, mungkin akan turun drastis saat aplikasi BBM keluar
that's the end for RIM's devices
sebaliknya, RIM sebagai app developer, akan tetap berdiri, walaupun toh banyak app messaging yang JAUH lebih mumpuni beredar (dan diiklankan secara gencar) akhir2 ini
gw ngobrol2 sama pedagang hp di roxymas.
menurut dia butuh waktu lama buat mematikan bb di indonesia.
kalo kita liatnya ke komunitas pengguna internet seperti di forum ini, ya semua pasti menjagokan android.
tapi coba lihat tante2, om2, orang2 glodok, abg2, mbak2 penjaga warung... bisa make bb aja udah bagus banget, apalagi disuruh make android yg musti donlot2 app segala.
mungkin nantinya memang akan kesitu, tapi mungkin butuh satu dua tahun lagi baru bb mati secara tuntas.
coba deh jalan2 ke roxymas, acc hp apa yg paling dominan disana?
Masih gak abis pikir sih kenapa gitu BB ngasih BBM utk android dan iPhone. BBM gak pake android dan apple aja lama bener nyampenya.
Apalagi BBM dikasih buat iPhone n andro. Anyway.. Mirip kasus instagram yang tadinya eksklusif buat apple tiba2 bisa dipake android.
Tapi kenyataannya pengguna apple tetep banyak dan gak mati sampe sekarang![]()
jadi kesimpulannya di negara ini orang-orang pada pake BB dikarenakan BBM-nya ya? Bukan karena design BB?
CURE SUNSHINE WA KAKKOSUGIRU.
pengguna awal BB pasti pakai BB karena fungsi,
dibandingkan desain, karena kebutuhan profesi
utama fitur push mail, tapi setelah BB berubah
jadi piranti sosial dan push mail pun di piranti
lain lancar, BBM jadi fitur utama.
butuh waktu lama untuk mematikan BB? ga juga
kalau mati dari sananya (RIM) yang terus merugi
secara global dan akhirnya berhenti, pengguna
mau ga mau akan berpindah![]()
dari bb nya sendiri justru lagi nyiapin peluncuran model2 baru, model yg versi murah.
Q5 ? bijimane murah, masuk sini sekitar 3jutaan paling
IMO keunggulan bbm ada di komunitas penggunanya yg sangat luas (di indonesia).. jadi lebih mudah terkoneksi dengan mereka. tanpa kekuatan komunitas itu sebetulnya saya lebih pilih pakai whatsapp atau YM saja ...
iya katanya rp 3-4 jt an.. tapi speknya lumayan sih, touch screen, procie dual core, ram 2gb
CNN dibilang Q5 emang murah, baru launching di orlando doank. menurut gw sih di Indo bakalan gak laku2 banget. Secara sekarang yg lg happening samsung, apple n experia![]()
^ haha ya mungkin ya kupo, melihat org Indo sering kaget kalo ngeliat barang baru. But gw liat designnya gak menarik, 3,1 inch terus mirip curve gitu.
Gw rasa masuk indo jadi dibikin mahal kali ya, di jual disana mah murah aja![]()
jangankan scroll wheel, yg sekarang aja saya gak suka kok
saya lebih demen d-pad, lebih nyaman kemana-mana, yg make ini tinggal nokia ya
CURE SUNSHINE WA KAKKOSUGIRU.
Aplikasi bbm ada di android atau iphone...era bb tamat??
yg pasti bakal turun pasarnya.. kalau tamat atau tidak.. entahlah...
saya ada teman cewe agak gaptek.. mau beli bb karena sering dimintai no pin sama teman kantor dan bos nya, udah saya kasih tahu beli android saja.. bentar lagi bisa bbm an... tetep ga mau.. diterangin panjang lebar untung ruginya.. tetep aja pengennya beli bb.. ya udah... terserah dia
kayaknya yg kasus seperti dia ini masih cukup banyak di indonesia... jadi menurutku pemakai handset bb bakal masih tetap masih ada, minimal untuk berapa tahun kedepan.