saya mengangkat wajah dan menyadari bahwa saya berada dalam ruangan besar tanpa jendela. Tangan dan kakiku terikat erat dan mulutku disumpal dengan kain. Sebuah sosok melangkah ke depan dari kegelapan. Waktu cahaya lampu menimpa wajahnya, napasku tertahan karena terperanjat. Ia adalah...
![kopimaya [dot] kom - Secangkir Kehangatan di Dunia Maya - Powered by vBulletin](images/misc/vbulletin4_logo.png)



Reply With Quote
