angan yg ada, pupus sudah.
ego telah menang.
angan yg ada, pupus sudah.
ego telah menang.
because, imagination is a part of reality-
tak ingin memimpikan apapun
karena memang tak ingin bermimpi
tapi,bukan berarti tak ingin ada harapan
meski kapanpun tak muncul mentari.
Tak ingin tangan memunggut bulan
karena memang tak ingin menggapainya.
Tapi,bukan berarti tak suka bayangan
sinarnya yg terlampau indah,
hingga malu menusuk dahaga.
Penulis Sastra, Penyayang Hewan, PNS biasa
"Sedekah Aja "
Sastra - > Dear Diary Inspirasi
Kucing - > Semua Tentang Kucing
PNS - > Sukses Mengabdi Pada Negara
Seandainya aku lelaki, pasti kau kunikahi
Tapi aku bukan lelaki
Seandainya aku pengemis
Tentu aku tak butuh harga diri untuk mencintaimu
Lagipula, siapa yang mau peduli pada pengemis?
Ah, seandainya kau...
benar-benar nyata
Jangan kamu bilang dirimu kaya, bila tetanggamu memakan bangkai kucingnya.
-Rendra
Bapak
Bawakan aku batu, dari jauh nafasmu,
Menggapai ke dasar hangat tubuhmu
Berjam-jam kuhabiskan dikamar ragu,
bagaimana menggali luka dan memikulnya di punggungku.
Terlampau lekas
Hentak kakimu disini, baru saja
Lalu tiba tiba hari menghitung diri
Dan semua ingatan tak beraturan
--
Jangan kamu bilang dirimu kaya, bila tetanggamu memakan bangkai kucingnya.
-Rendra
I come to you from confronting disagree.
Nights where genital display constantly.
Thought the best act if Juliet killed Pope
and Santa misleading day.
--
Incurable mind reads unwritten; women, voices, absence.
Frozen in.
Packing a journey
To Eldorado.
- - - Updated - - -
Story Telling Lesson
1.Once upon a time, there was a little girl who wrote in the sand 'take my dreams, O sea'.
Since then the little girl was never seen again. she has grown into a mature woman, working hard with low wages in the capital, and she never again remember, how it feels to have a dream.
2.There was a little boy, his mother advised him to hang hopes high as the stars.
Each after the rain, he climbed into the attic room above, telling stories, dreams, hopes to the stars.
Until one night, he was surprised to see a falling star.
Since then the little boy had never believed in anyone.
Jangan kamu bilang dirimu kaya, bila tetanggamu memakan bangkai kucingnya.
-Rendra
Lampu. Tanah.
Jalanan. Basah.
Tanya mengalir, tak leluasa.
--
Pohon. Tanda baca.
Kuda. Menara.
Aku menuju entah.
--
Venus.mata.
Lukisan. Rantai Besi.
Penjara dua dimensi.
--
Lipstik. Topi.
Lirikan. Jendela.
Tak pernah menyapa.
Topi! Topi!
Heiii .. Topiii!
Jangan lari! Tunggu!
You naughty hat..
Dont sit!
Kiss me!
--
Jangan kamu bilang dirimu kaya, bila tetanggamu memakan bangkai kucingnya.
-Rendra
My insanity climbing out a tree
temporary brings me into the deepest sanctuary
humming and kissing a liberty
Oh my youth...
have you spotted fear occupy the wine cup?
once we're eighty
we will pleaded for a pity
to die like a rose
painted in the hedge
Keep pouring..
Keep pouring me to the wind
I wanna win!
Jangan kamu bilang dirimu kaya, bila tetanggamu memakan bangkai kucingnya.
-Rendra
I want it as much as i can't have it.
Spread over horizon
Complexion the unknown
Haunts.
- - - Updated - - -
Suatu hari aku pernah benar-benar merasa sepi
“Ma, aku mendapatkan promosi sebagai Manager area yang baru, dan akan segera berangkat ke Manila untuk mengikuti pelatihan”
“Selama di Jakarta, apa kamu sudah temui pamanmu? Apa kamu ingat, adik bapakmu yang tinggaldi Tangerang?”
“Iya, aku akan kesana setelah kembali dari Manila Ma”
“Ha? Kemana kamu bilang? Mama kan bilang kamu harus ke rumah pamanmu!
Dia punya kenalan yang anaknya sekarang sudah jadi Perwira!
Ingat Ra, mama sudah jenuh mendengar gunjingan orang!”
“Klik”
.....
Bening,
Pernah bicara dengan muara?
Aku pernah…
Bahkan sampai hanyut ke hulu
Air penuh di kerongkonganku,
Paru-paruku menggembung
Lalu..
Permukaan air terlihat diatas kepalaku, seperti lingkaran malaikat
Bening
Ya, seperti itu rasanya
Kamu pernah menggambar sepi?
Aku pernah,
Waktu itu dinding kamarku masih putih…
Lalu Sepi mengajakku belajar mewarnai
‘cess...cesss…’ sedikit perih
Tapi kata Sepi, warna merah paling baik menutupi warna putih…
Lalu, ada relief-relief sepi di lengan kiriku
Gurat saling silang, lucu sekali
Kapan-kapan kau akan kuceritakan soal anjing di depan restoran
Tapi aku harus menelepon mamaku dulu
Ah, sial
Ada wanita yang tergeletak ranjangku
Kenapa…
dia mirip denganku?
Jangan kamu bilang dirimu kaya, bila tetanggamu memakan bangkai kucingnya.
-Rendra
Tanah lempung dari sol sepatu menempel di ubin putih ruang kerjaku, seperti dosa dari masa lalu menyeruak menuntut balas.
Lusinan kertas terdorong angin semilir. Sambil mengangkat gagang telepon, di kaca jendela kulihat bayangan tanah lempung, kertas beterbangan, membentuk diriku yang sekarang.. wanita setengah gila yang terkikik-kikik dengan gagang telepon...sambil mengetuk-ngetuk ujung pulpen, memalingkan muka dari wajah sendiri.
Jangan kamu bilang dirimu kaya, bila tetanggamu memakan bangkai kucingnya.
-Rendra
'Please do take care!' you said..as your shadow fading up, i try not to lose my faith...for a while.
Jangan kamu bilang dirimu kaya, bila tetanggamu memakan bangkai kucingnya.
-Rendra
You should vanish faster than my pain...
how could i not look your eyes screaming for life,
tasty red blood, set demon free
keep your heart biting fast,
fear me
kiss me!
drink all insanity in me!
Jangan kamu bilang dirimu kaya, bila tetanggamu memakan bangkai kucingnya.
-Rendra
Entah bagaimana caranya.
Daun itu tak boleh gugur.
Ranting itu tak boleh patah.
Meski mentari terik menyengat.
Hujan pun terkadang membandai.
Kau punya siapa?
Dia tak punya siapasiapa.
Diam hanyalah gelisah tanpa kata.
galau! LOL
waktu yg hilang.
kenangan lari terbang.
ke awang-awang
getir, menatap kedepan, remang-remang
waktu merayap tenang
ingin kebelakang, tidak bisa! aku lekang!
pelan... mati menjelang
jiwaku terbang
angan melayang
aku dirumah.
because, imagination is a part of reality-
saat kau merindukan sesuatu
saat kau bukanlah sesuatu
saat kau cumalah benda dari tanah lempung
saat kau diinjak2 oleh sepatu baru
saat kau melihat keatas sedangkan semua acuh
...
saat kau sudah selesai dengan semua itu
SAAT
KAU
HIDUP
because, imagination is a part of reality-
#Stalking
karena aku tidak polos lagi
karena aku tidak berhujan ria sambil bugil
karena cinta memang adiktif
karena nafsu tak punya akhir
karena dunia maya memang efektif
karena jarak yg musti dilalui
karena ibuku yg melacur tiap hari
karena guruku yg suka menampar murid
karena berita yg kubaca tiap pagi
karena film kartun yg kutonton tiap hari
karena aku hidup tiap detik
karena sarapan yg kumuntahkan tadi pagi
karena perih dalam hati tak terobati
karena teman2ku begitu baik
karena aku suka mengetik
karena dunia sudah sinting
KARENA
AKU
SAKIT
*ketawa sinting
---------- Post Merged at 11:15 PM ----------
#Stalking
karena aku tidak polos lagi
karena aku tidak berhujan ria sambil bugil
karena cinta memang adiktif
karena nafsu tak punya akhir
karena dunia maya memang efektif
karena jarak yg musti dilalui
karena ibuku yg melacur tiap hari
karena guruku yg suka menampar murid
karena berita yg kubaca tiap pagi
karena film kartun yg kutonton tiap hari
karena aku hidup tiap detik
karena sarapan yg kumuntahkan tadi pagi
karena perih dalam hati tak terobati
karena teman2ku begitu baik
karena aku suka mengetik
karena dunia sudah sinting
KARENA
AKU
SAKIT
*ketawa sinting
because, imagination is a part of reality-
Semilir angin menyejukkan suasana pagi ceria…
Mentari selalu menyinari dunia tanpa henti…
Begitupun dirimu selalu terlihat cantik…
Cinta dan setiamu penyemangat nurani…
Sayangmu penghangat hati…
Arti hadirmu menambah indah waktu yang kulalui…
Senyum dan candamu mewarnai pelangi duniaku….
Ceriamu meramaikan sepi-sepi hariku….
Entah..apalah makna hidupku tanpamu….
Bertahanlah tuk selalu ada disisiku...
Karna hidupku tiada berwarna jika tak melihatmu…
Lidahku kan terasa kelu..jika tiada hari tanpa memujimu….
bojong kenyot juli 7, 1777![]()
Take my lips deep to your throat..turn the sense into flame. Scream so pretty, walk from me never..
Jangan kamu bilang dirimu kaya, bila tetanggamu memakan bangkai kucingnya.
-Rendra
Aku buta cahaya, tak peka purnama sedang menyabit dirinya.
Aku adalah daun renta beterbangan ke segala entah.
Lalu kau dengan mata berkaca menebar basah duka.
Sejak kapan cinta berjangkit bagai kusta,
di tubuhmu yang kusesap sekali saja?
Jangan kamu bilang dirimu kaya, bila tetanggamu memakan bangkai kucingnya.
-Rendra
Erase, Write, Delete, Write.
Slice it!
Pedengaranku terhalang pekik sendiri
Laba-laba menjaring pelangi
Tanah kering tertancap duri bunga
Matahari yang lelah
Jangan kamu bilang dirimu kaya, bila tetanggamu memakan bangkai kucingnya.
-Rendra