Pengamat Nilai Arcandra Tahar 'Stateless'
Jakarta, CNN Indonesia -- Mantan Menteri ESDM Arcandra Tahar dinilai tak memiliki kewarganegaraan terkait dengan persoalan hilangnya status kewarganegaraannya di Amerika Serikat (AS) dan Indonesia usai pemberhentiannya menjadi menteri.
Peneliti Hukum Internasional Hikmahanto Juwana mengatakan warga negara AS akan kehilangan kewarganegaraannya ketika dilantik menjadi pejabat di negara lain. Ketika dilantik menjadi menteri ESDM, paparnya, maka kewarganegaraan Arcandra di AS akan hilang.
Sebaliknya, kata Hikmahanto, Indonesia juga tak mengenal yang namanya dwikewarganegaraan. Ketika dia mengucap sumpah setia kepada negara lain, otomatis kewarganegaraanya pun hilang.
"Jadi secara teknis dia sekarang stateless (tak memiliki kewarganegaraan)," kata Hikmahanto saat dihubungi CNNindonesia.com, Selasa (16/8).
Berdasarkan penelusuran CNNindonesia.com, aturan terkait itu adalah yang tertera pada the Immigration and Nationality Act. Pada Pasal 349 dijelaskan bahwa warga negara AS akan kehilangan kewarganegaraannya jika menerima, melayani, dan atau melakukan tugas di bawah pemerintahan negara lain.
Hikmahanto mengungkapkan aturan untuk melepas status kewarganegaraan Amerika Serikat di antaranya adalah dilantik sebagai pejabat di negara lain adalah salah satunya. Dengan dilantiknya Arcandra pada Juli lalu, dia menyatakan, otomatis kewarganegaraan Arcandra hilang.
-------------
Reckless? I doubt it. He knew what he was doing. He thought he could get away with it because he was so special. He has a PhD, he is the genius who has been awarded 3 offshore related patents. Indonesia should be so lucky to have him back and bend some rules for him.
Mental begini jadi mentri?God help us all!
![kopimaya [dot] kom - Secangkir Kehangatan di Dunia Maya - Powered by vBulletin](images/misc/vbulletin4_logo.png)



God help us all!
Reply With Quote