Ethnic cleansing itu tidak mungkin diselesaikan dgn genocide. Ini mungkin yg terjadi dgn etnic2/bangsa2 yg sudah tidak exist lagi dan terganti dgn etnic baru.
Ethnic cleansing itu tidak mungkin diselesaikan dgn genocide. Ini mungkin yg terjadi dgn etnic2/bangsa2 yg sudah tidak exist lagi dan terganti dgn etnic baru.
Hitler should have done it that way from the 1st place...
Serious mode: ON,
Bagaimana kita mendefinisikan etnis? Apa bedanya antara ras dan etnis? Apakah asimilasi etnis suatu hal yang alami? Perlukah kita mempertahankan identitas ke-etnis-an tertentu?
"Mille millions de mille milliards de mille sabords!"
etnis adalah suku, sedangkan ras dibagi berdasarkan benua, bener gak?
CURE SUNSHINE WA KAKKOSUGIRU.
Kata “ras” berasal dari bahasa Prancis-Italia “razza” yang artinya pembedaan variasi penduduk berdasarkan tampilan fisik (bentuk dan warna rambut, warna mata, warna kulit, bentuk mata, dan bentuk tubuh. Umumnya ras dibagi menjadi 3: mongoloid, kaukasian dan negroid.
Selain itu pengertian ras kadangkala mengacu pada pemilikan perangai, pemilikan kualitas perangai/sikap kelompok tertentu, menyatakatan kehadiran penduduk dari geografis tertentu. Bisa juga ras mengacu pada tanda-tanda aktivitas sebuah kelompok yang mempunyai gagasan, ide dan cara berpikir tertentu. Ras juga sering dikaitkan dengan masalah keturunan, keluarga,klan dan hubungan kekeluargaan sebuah kelompok
.
Tapi secara umum Ras adalah pengelompokan berdasarkan cirri biologis, bukan berdasarkan cirri-ciri sosiokultural. Dengan kata lain, ras berati segolongan penduduk suatu daerah yang mempunyai sifat-sifat keturunan tertentu berbeda dengan penduduk daerah lain.
A.L. Krober membagi ras di dunia menjadi:
a). Ras Mongoloid (Berkulit Kuning), yaitu penduduk asli wilayah Eropa, sebagian Afrika, dan Asia. Mereka bisa dibagi menjadi: Asiatic Mongoloid, Malayan Mongoloid, American Mongoloid.
b). Ras Negroid (Berkulit Hitam), yaitu penduduk asli wilayah Afrika dan sebagian Asia. Mereka bisa dibagi menjadi: African Negroid, Negroto, Melanesian
c). Ras Kaukasoid (Kulit Putih), yaitu penduduk asli wilayah Eropa, sebagian Afrika, dan Asia. Mereka bisa dibagi menjadi: Nordic,Alpine, Mediteranian, Indic.
d). Ras Khusus Yang Tidak Dapat Diklasifikasikan, ras ini antara lain : Bushman, Veddoid, Australoid, Polynesian, Ainu.
Penduduk indonesia (Jawa, Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, bali, dan lain-lain) sebagian masuk ras Mongoloid, tepatny
sambelnengkene mas
Menarik pertanyaannya nih.
Kayaknya ini menyangkut harga diri dan kebanggaan (dan mgk kesombongan) etnis masing2 ya. Mgk dari latar belakangnya terbentuknya etnis ini. Ada yg dengan latar belakang perjuangan yg heroik sampe terbentuknya etnis yg membuat mereka begitu membanggakan etnisnya. Shg yg namanya sesepuh, yg lebih banyak mengetahui, menjadi patokan dari tradisi. Banyak kan etnis2 yg membuat kitab2 suci sbg dasar dari tradisi etnis tsb. Mgk karena latar belakang yg luar biasa itu lah yg membuat keturunan2 dari etnis ini mempertahankan tradisinya.
Tapi justru ketika sebuah etnis mulai menganut ajaran lain yg melenyapkan batas antara etnisnya dgn etnis2 yg lain dgn menganggap hanya satu bangsa yaitu bangsa manusia, maka secara alami hilang lah etnis tsb. Atau sudah berganti identitas sbg bangsa lain yg kemungkinan lebih besar. Kita bisa liat contoh bangsa arab lah.
Apa perlu mempertahankan identitas ke-etnis-an tertentu, menurut gw sih ga perlu2 jg. Karena kita semakin kemari menuju satu etnis. Coba suatu saat, tidak ada suku jawa lagi, yg ada suku indonesia.. entah mungkin apa enggak.. Sejauh ini sih kita berusaha mengatakan kita ini bangsa indonesia.
whoaaa.... tema yg kek gini, gak pernah bisa gampang didiskusikan di Jerman.
Any views or opinions presented above are solely those of the author. Thus the author may disclaim accuracy on warranties and liabilities they may cause including loss of intellectual properties, economical benefit, and coordinated mental responses.