Quote:
Originally Posted by
startsmart
Siapa bilang, Justru banyak musliim yg beriman yg milih Foke karena perintah nabi (baca : ketua) partai mereka.. kalau muslim disini banyak milih Jokowi, udah pastilah Jokowi kagak menang tipis, cuma beda 3% suara kalau tdk salah... justru banyak orang2 intelek yg turun gunung selain karena faktor Jokowi, juga karena faktor Ahok selain karena sudah terkenal karena track recordnya dan ternyata dalam ajang debat di berbagai media, Ahok mampu mememperlihatkan kualitasnya.. sampai-sampai Metro TV membuat diskusi khusus untuk membahas Ahok...
kalau yang loe maksud banyak itu lebih dari 3, ya
memang banyak muslim yang memilih Foke... tapi
tetap lebih banyak muslim yang memilih Jokowi,
buktinya Jokowi menang :)
bah, sejak kapan MetroTV jadi ukuran kebenaran?
Quote:
ya, aku hanya ingin mengcounter pendapatmu bahwa kemenangan Jokowi bukan smata-mata karena Jokowi, tetapi karena ada peranan Ahok yg cukup signifikan. Karena jika memang hanya karena faktor Jokowi semata, apakah seandainya Jokowi dipasangkan dengan Tukul Arwana, jokowi akan tetap menang?
Emang Jokowi kok..., dan jokowi tidak sebodoh itu
mau maunya dipasangkan dengan Tukul Arwana.
Quote:
Ahok itu udah mulai familiar saat ia mulai masuk Televisi di Kick Andy karena prestasinya dapat penghargaan pemimpin bersih dan salah satu tokoh mudah yang mengubah di Indonesia. Kalau di Kas kus, nama AHok sudah tidak awam lagi para membernya...
loe nonton ngga siaran Kick Andy tentang Ahok
yang pertama? atau baru nonton ulangannya?
Quote:
Bukan beda Asas, tapi beda kepentingan...
Ahok kan bukan orang Gerindra, orang Golkar lagi, bahkan orang sering menyebutnya kutu loncat, kalau Gerindra berpikir pendek, udah pasti tdk pakai Ahok karena mereka tahu di masa yg akan datang, Ahok pasti bakal meloncat ke tempat lain, tetapi prinsip Ahok jelas, dia bukan mengabdi (berkeyakinan) pada partai dan menabikan sangat ketua Umum, tetapi ia mengabdi kepada Tuhannya, dan setia pada bangsa negara dan rakyatnya..
wah, loe menuduh PKS menabikan ketua umum
ya?
Quote:
Mendagrinya aja yg melakukan kekafiran besar, Ahok minta cuti untuk jadi Cagub tidak di beri izin karena ini cara halus menjegal seorang pemimpin yg anti suap dan pro rakyat...
Ahok itu cuma selisih 14.000 suara, seandainya saja muslim2 yg jadi petugas pemilu di Bangka Belitung tidak melakukan perbuatan kafir (curang), Ahok saat ini gubernur Bangka Belitung, bahkan ketika Ahok menggugat ke MA (Waktu itu MK belum ada) Ahok juga hampir menang sampai akhirnya Ahok mengalah, sekali lagi ya.. MENGALAH.. MENGALAH, karena calon-calon muslim yg berprilaku kafir itu mengancam akan ada pertumpahan darah jika sampai dia menang di MA, padhaal waktu itu Gusdur sudah siap menurunkan 2000 banser untuk melawan muslim2 yg berprilaku kafir disana.. tetapi Ahok di jiwa besarnya... dia bukan pengincar jabatan, dia hanya ingin mensejahterahkan masyarakat... akhirnya Ahok mengalah.. ada hikmahnya.. seandainya saja Ahok jadi Gubernu bangka belitung, mungkin terobosan soal transparansi dalam mengelola pemeirntahan mungkin dampaknya tidak seperti saat ini, orang-orang tiap malam sibuk menungguin hasil kerja AHok dan Jokowi..
ups, loe ngomong ngga berdasarkan fakta, cuma
asumsi saja :)
Quote:
hanya dalam waktu 18 bulan, Ahok mampu melakukan banyak perubahan yg berarti di sana.. mengaspal jalan2 sampai ke pelosok, menggratiskan anak-anak SD sampai SMA bahkan yg pinter di beri beasiswa kuliah... kesehatan gratis lewat asuransi, bahkan hampir mau buat terobosan orang2 tua disana yg sudah renta dapat dana tunjangan (sejenis pensiun) 150.000/orang setiap bulannya.... ahok pernah mengajak berkelahi seorang kepaal sekolah yg tetap ngotot mau mungut bayaran dari para siswa untuk bangun pagar... dan ternyata Ahok berbuat baik pada orang disekitarnya sudah dilakukannya jauh sebelum dia jadi seorang politikus (dapat dilihat dari cerita2 pengalaman pribadi AHok di rapat2 dengan Birokrat kafir (korup) jakarta).. dan di Jakarta ia juga selalu aktif dalam kegiatan2 sosial di gereja
good for him :)
Quote:
Bahkan banyak muslim2 yg beriman (khususnya) dari pendukung HNW dan Foke yg masih menyangkal jika Ahok adalah sosok brilian dan istimewa bagi bangsa dan negara ini, seorang non muslim yang sangat Islami
loe sudah menghitung satu-satu? kok yang menang
Jokowi-Ahok?
---------- Post Merged at 06:36 AM ----------
Quote:
Originally Posted by
startsmart
Siapa bilang, Justru banyak musliim yg beriman yg milih Foke karena perintah nabi (baca : ketua) partai mereka.. kalau muslim disini banyak milih Jokowi, udah pastilah Jokowi kagak menang tipis, cuma beda 3% suara kalau tdk salah... justru banyak orang2 intelek yg turun gunung selain karena faktor Jokowi, juga karena faktor Ahok selain karena sudah terkenal karena track recordnya dan ternyata dalam ajang debat di berbagai media, Ahok mampu mememperlihatkan kualitasnya.. sampai-sampai Metro TV membuat diskusi khusus untuk membahas Ahok...
kalau yang loe maksud banyak itu lebih dari 3, ya
memang banyak muslim yang memilih Foke... tapi
tetap lebih banyak muslim yang memilih Jokowi,
buktinya Jokowi menang :)
bah, sejak kapan MetroTV jadi ukuran kebenaran?
Quote:
ya, aku hanya ingin mengcounter pendapatmu bahwa kemenangan Jokowi bukan smata-mata karena Jokowi, tetapi karena ada peranan Ahok yg cukup signifikan. Karena jika memang hanya karena faktor Jokowi semata, apakah seandainya Jokowi dipasangkan dengan Tukul Arwana, jokowi akan tetap menang?
Emang Jokowi kok..., dan jokowi tidak sebodoh itu
mau maunya dipasangkan dengan Tukul Arwana.
Quote:
Ahok itu udah mulai familiar saat ia mulai masuk Televisi di Kick Andy karena prestasinya dapat penghargaan pemimpin bersih dan salah satu tokoh mudah yang mengubah di Indonesia. Kalau di Kas kus, nama AHok sudah tidak awam lagi para membernya...
loe nonton ngga siaran Kick Andy tentang Ahok
yang pertama? atau baru nonton ulangannya?
Quote:
Bukan beda Asas, tapi beda kepentingan...
Ahok kan bukan orang Gerindra, orang Golkar lagi, bahkan orang sering menyebutnya kutu loncat, kalau Gerindra berpikir pendek, udah pasti tdk pakai Ahok karena mereka tahu di masa yg akan datang, Ahok pasti bakal meloncat ke tempat lain, tetapi prinsip Ahok jelas, dia bukan mengabdi (berkeyakinan) pada partai dan menabikan sangat ketua Umum, tetapi ia mengabdi kepada Tuhannya, dan setia pada bangsa negara dan rakyatnya..
wah, loe menuduh PKS menabikan ketua umum
ya?
Quote:
Mendagrinya aja yg melakukan kekafiran besar, Ahok minta cuti untuk jadi Cagub tidak di beri izin karena ini cara halus menjegal seorang pemimpin yg anti suap dan pro rakyat...
Ahok itu cuma selisih 14.000 suara, seandainya saja muslim2 yg jadi petugas pemilu di Bangka Belitung tidak melakukan perbuatan kafir (curang), Ahok saat ini gubernur Bangka Belitung, bahkan ketika Ahok menggugat ke MA (Waktu itu MK belum ada) Ahok juga hampir menang sampai akhirnya Ahok mengalah, sekali lagi ya.. MENGALAH.. MENGALAH, karena calon-calon muslim yg berprilaku kafir itu mengancam akan ada pertumpahan darah jika sampai dia menang di MA, padhaal waktu itu Gusdur sudah siap menurunkan 2000 banser untuk melawan muslim2 yg berprilaku kafir disana.. tetapi Ahok di jiwa besarnya... dia bukan pengincar jabatan, dia hanya ingin mensejahterahkan masyarakat... akhirnya Ahok mengalah.. ada hikmahnya.. seandainya saja Ahok jadi Gubernu bangka belitung, mungkin terobosan soal transparansi dalam mengelola pemeirntahan mungkin dampaknya tidak seperti saat ini, orang-orang tiap malam sibuk menungguin hasil kerja AHok dan Jokowi..
ups, loe ngomong ngga berdasarkan fakta, cuma
asumsi saja :)
Quote:
hanya dalam waktu 18 bulan, Ahok mampu melakukan banyak perubahan yg berarti di sana.. mengaspal jalan2 sampai ke pelosok, menggratiskan anak-anak SD sampai SMA bahkan yg pinter di beri beasiswa kuliah... kesehatan gratis lewat asuransi, bahkan hampir mau buat terobosan orang2 tua disana yg sudah renta dapat dana tunjangan (sejenis pensiun) 150.000/orang setiap bulannya.... ahok pernah mengajak berkelahi seorang kepaal sekolah yg tetap ngotot mau mungut bayaran dari para siswa untuk bangun pagar... dan ternyata Ahok berbuat baik pada orang disekitarnya sudah dilakukannya jauh sebelum dia jadi seorang politikus (dapat dilihat dari cerita2 pengalaman pribadi AHok di rapat2 dengan Birokrat kafir (korup) jakarta).. dan di Jakarta ia juga selalu aktif dalam kegiatan2 sosial di gereja
good for him :)
Quote:
Bahkan banyak muslim2 yg beriman (khususnya) dari pendukung HNW dan Foke yg masih menyangkal jika Ahok adalah sosok brilian dan istimewa bagi bangsa dan negara ini, seorang non muslim yang sangat Islami
loe sudah menghitung satu-satu? kok yang menang
Jokowi-Ahok?