apa asal-muasalnya?
bgmn terbentuknya?
faktor apa yg membentuknya demikian?
*im monitoring
Printable View
apa asal-muasalnya?
bgmn terbentuknya?
faktor apa yg membentuknya demikian?
*im monitoring
definisikan dulu apa yang disebut budaya dan berbudaya dan kebudayaan?
Apakah sebuah penggunaan alat-alat sederhana seperti kapak batu bisa dianggap kebudayaan? Karena toh, ada beberapa hewan yang juga memiliki kemampuan membuat dan menggunakan alat-alat bantu.
^ cara berpakaian. role pria dan wanita. bentuk pemerintahan. tata cara bersosialisasi. etika. tradisi.
Asaalnya dari manusia-manusia yg tercerahkan, yg spiritualnya lebih maju dibanding manusia awam dilingkungannya
Awalnya manusia hanya 2 orang yaitu Adam dan Hawa.
Pada awal mula kehidupan mereka, banyak hal2 dasar yg diajarkan/diberikan oleh Tuhan secara langsung misalnya bahasa, membuat api, mengasuh anak, cara bertani, beternak dll
Saat itu Tuhan masih tinggal bersama2 manusia di bumi.
Kemudian keturunan mereka semakin banyak (saat itu incest masih diperbolehkan).
Maka Tuhan memerintahkan manusia untuk menyebar keseluruh penjuru bumi, Tuhan juga membuat orang2 ini memiliki bahasa2 yg berbeda.
Sejak itu manusia mulai mengembara dan menetap di wilayah2 masing2.
Karena tiap kelompok kecil ini melakukan incest, maka terjadilah berbagai macam ras, tiap ras kehilangan beberapa sifat keturunan.
Akhirnya sekarang kita bisa melihat bahwa orang2 tinggal di wilayah yg berbeda, berbahasa yg berbeda, kulit warna yg berbeda dan budaya yg berbeda.
Aku coba inget" lagi baca"an yg dulu....
Hmmm .... kalo ga salah budaya itu lahir pertama" karena usaha bertahan hidup dari kelompok manusia.
Penemuan" mereka tentang bagaimana baiknya peranan dijalankan dimulai dari pemeliharaan hidup.
Terus beranjak ke pilihan akan berburu atau bercocok tanam.
Masing" pilihan kemudian mengantar mereka menjadi nomaden atau tinggal di suatu tempat.
Dari sini mereka beradaptasi bagaimana membangun kediaman.
Wahaha .... panjang ... sori deh, sampe sini aja dulu ...
@Serenade
gw kasi clue buat inget2...
lalu dilanjutkan di ayat berikutnya...Quote:
Kejadian
4:1 Kemudian manusia itu bersetubuh dengan Hawa, isterinya, dan mengandunglah perempuan itu, lalu melahirkan Kain; maka kata perempuan itu: "Aku telah mendapat seorang anak laki-laki dengan pertolongan TUHAN."
4:2 Selanjutnya dilahirkannyalah Habel, adik Kain; dan Habel menjadi gembala kambing domba, Kain menjadi petani.
Quote:
Kejadian
4:20 Ada itu melahirkan Yabal; dialah yang menjadi bapa orang yang diam dalam kemah dan memelihara ternak.
4:21 Nama adiknya ialah Yubal; dialah yang menjadi bapa semua orang yang memainkan kecapi dan suling.
4:22 Zila juga melahirkan anak, yakni Tubal-Kain, bapa semua tukang tembaga dan tukang besi. Adik perempuan Tubal-Kain ialah Naama.
so... manusia tidak diciptakan dengan tingkat kebudayaan level 0
manusia diberi tugas untuk membudidayakan bumi dengan modal dasar yg cukup.
Adanya manusia yg hidup di gua dengan peralatan yg sangat sederhana itu terjadi karena penyebaran manusia keseluruh dunia menyebabkan banyak kelompok2 yg terpencil dan terhilang dari jalur kebudayaan yg sudah ada.
Misalnya kalo kamu terdampar di sebuah pulau terpencil, maka mau tidak mau kamu akan memulai kehidupan yg mirip dengan orang2 gua.
^
Ah, itu buat kita di forum khusus ...
Yang di sini yg mnrt dunia aja ::hihi::
Kalo manusia ga punya otak, atau otaknya sekecil anjing, mgk sama budayanya dgn budaya anjing. Jadi budaya ada semenjak manusia punya akal dan nurani yg bisa memanipulasi kenyataan dalam dunia nyata.
Adapun perbedaan kebudayaan dipengaruhi oleh perbedaan2 kondisi alam di sekitarnya.
saya membayangkan seorang bayi yg bahkan tidak paham siapa dirinya.
apakah ketidaktahuan itu adalah salah satu faktor utk survive?
^ makasih tambahan pertanyaannya.
*im monitoring ;D
^yeeeeeeee elu yang jawab :P
Berdasarkan film 2001: A Space Odyssey, peradaban bermula sejak turunnya monolit ke bumi ::maap::
Justru ketidaktauan itu faktor utama untuk survive.
Karena ketidaktauannya itu adalah bentuk pasrah yg sebenarnya. Nah, kalo sudah pasrah maka segala sesuatu akan dipenuhi, diatur Tuhan. Jadi soal survive doang mah kecil... *jentikkan jari* lha wong yg ngatur langsung Tuhan
walaupun ane sekolah teknik tapi dapat juga pelajaran Ilmu Budaya Dasar (IBD) 2 SKS , kalau anak sekarang ada pelajaran itu tidak ?
bayi pun lambat laun akan tumbuh dan menjadi dewasaQuote:
saya membayangkan seorang bayi yg bahkan tidak paham siapa dirinya.
so....?
mungkin, berasal dari rasa ingin tau. rasa ingin lebih dan kurang. manusia gitu kan. binatang setauku kalau sdh kenyang, ga ingin makan lagi. manusia beda. setelah kenyang, dia ingin yang lain lagi. setelah memakan daun, dia ingin tau rasanya makan daging, telur dsb. Manusia kalau sdh punya atap buat berteduh, ingin selimut, ingin suasana hangat, dll.
lalu munculnya kebiasaan. dari kebiasaan menjadi kultur, menjadi jadi yang lainnya. berkembang tapi bukan bunga. Manusia.:D
faktor kodrat/bawaan.
sdh diinject/diinstall dgn program seperti itu sejak lahir, jadi stlh si bayi tumbuh kembang menjadi dewasa, barulah dia merealisasikan apa yg sdh diprogramkan ke dlm dirinya.
hanya saja, krn sdh mengalami bebagai format sana sini (reinkarnasi), si bayi tdk tahu apa saja yg sdh diinject ke dlm blue printnya sbg manusia (*kita menyebutnya amnesia)
Baru nemu dari vivanews....
Kita mengenal Bumi sebagai asal, tempat tinggal. Namun, penelitian terbaru para ilmuwan menguak, manusia dan segala mahluk di dalamnya mungkin adalah pendatang di planet biru. Ini terkait dengan asal-usul kehidupan di Bumi. Para ilmuwan berteori, mikroba ekstraterresterial mungkin telah membawa kehidupan di Bumi, setelah menempuh perjalanan di luar angkasa selama jutaan tahun.
Teori tersebut berdasarkan kalkulasi yang menunjukkan, kemungkinan besar fagmen batuan dari sistem tata surya lain mendarat ke Bumi. Beberapa dari mereka bisa jadi mengandung mikroorganisme, demikian ditulis ahli dalam jurnal Astrobiology. Penelitian menunjukkan, mahluk sejenis kumbang yang dalam kondisi dormant alias tidak aktif tapi masih bernyawa, bisa selamat dalam perjalanan panjang ruang angkasa, meski berada dalam tingkat radiasi kosmik yang tinggi.
Tak hanya menuju bumi, mahluk hidup sederhana itu mungkin juga telah melakukan perjalanan dari Bumi ke planet lain di luar Tata Surya. Proses tersebut disebut sebagai lithopanspermia. Yang juga bisa berarti alam semesta dipenuhi kehidupan serupa di Bumi."Studi kami mengungkap lithopanspermia mungkin terjadi, ini mungkin makalah pertama yang* mendemonstrasikan soal itu," kata peneliti utama, Dr Edward Belbruno, dari Princeton University, Amerika Serikat. "Jika mekanisme ini benar, maka ia memiliki implikasi terhadap kehidupan di alam semesta secara keseluruhan. Itu bisa terjadi di manapun. Erupsi gunung berapi dahsyat, tabrakan meteor, dan tubrukan antar benda langit membuat fragmen batuan dari sebuah planet terbang ke luar angkasa.
Diduga, saat saat Tata Surya masih muda, dan Matahari jauh lebih dekat dengan para tetangganya dibanding sekarang, sejumlah puing-puing bisa jadi dipertukarkan antar planet yang mengorbit ke bintang berbeda. Puing itu melakukan perjalanan relatif lambat, memberi peluang untuk tertangkap oleh gravitasi planet di dekatnya.Untuk mengurai teori ini, para peneliti menggunakan program komputer untuk melakukan simulasi gugus bintang di mana Matahari lahir. Mereka menemukan, fragmen batu yang terlontar dari Tata Surya dan tetangga terdekatnya, dengan perbandingan antara lima sampai 12 dari 10.000 puing bisa ditangkap planet yang lain. Selama periode 10 juta hingga 90 juta tahun, diperkirakan antara 100 triliun dan 30 kuadriliun* benda dengan bobot lebih dari 10 kilogram telah melaui proses transfer seperti ini
Ilmuwan menduga, organisme yang sampai di Bumi menemui sebuah lingkungan yang ditutupi air. Bumi memiliki air di permukaannya sejak Tata Surya baru berusia 288 juta tahun, membuat planet biru siap untuk menerima mikroba alien. Untuk diketahui, klaster tempat lahir matahari perlahan pecah saat Tata Surya berusia 135 juta hingga 535 juta tahun
Penulis lain, Dr Amaya Moro-Martin, astronom dari* Centro de Astrobiologia, Spanyol mengatakan, studi mereka berhenti ke tahap di mana material padat yang terlontar dari suatu planet, tiba di planet kedua.
Sementara, dia menambahkan, proses lithopanspermia bisa terjadi jika material itu mendarat di planet di mana kehidupan bisa berkembang. "Studi kami tidak membuktikan lithopanspermia benar-benar terjadi, tetapi menunjukkan bahwa itu adalah kemungkinan yang terbuka," kata dia. Para ilmuwan telah mempresentasikan penelitiannya dalam ajang 2012 European Planetary Science Congress di Madrid. (Sumber: Daily Mail | umi)
---------- Post Merged at 12:58 PM ----------
Ternyata ngak rapi juga mohon::maap::
maklum gaptek... kalo ada yg baik hati ... tolong ya...::maap::::maap::::maap::
^ ayam dan telur itu bahasan 'wong edan'. jgn ikutan bun, ntar ikutan 'edan'
^jika simulasi biomineralisasi yang dilakukan oleh peneliti dari University of Sheffield bisa dianggap akurat dan tepat, maka jawabannya adalah ayam ::maap::
http://www.republika.co.id/berita/tr...terjawab-sudah
http://blog-lalu.blogspot.com/2012/0...ang-telah.html
gw merasa postingan saya tdk scr sains kok.
tp kalo anda anggap saya membahas sains ya monggo :)
Mau cerita soal feminisme kek,
mau cerita soal kolonialisme kek
mau cerita soal budaya peradaban kek
itu kan ada ilmunya sendiri, ada sainsnya sendiri.
Social Science, di antaranya antropologi, arkeologi.
Bahkan ketika ilmu itu belum seperti sekarang, orang-orang seperti Herodotus, itu punya landasan berpikirnya sendiri, punya metode penyelidikannya sendiri, membandingkan cerita satu dengan cerita lain.
Oh iya, coba baca tentang Deioces, pendiri kerajaan Media.