gw kumpulin disini yah, gw taruh di FB, males scroll, post di blog, males buka blog :lololol:
http://www.markforrester.co.za/wp-co...utumn_reds.jpg
*)Sedang terobsesi musim gugur
Printable View
gw kumpulin disini yah, gw taruh di FB, males scroll, post di blog, males buka blog :lololol:
http://www.markforrester.co.za/wp-co...utumn_reds.jpg
*)Sedang terobsesi musim gugur
Daun2... apa yang kutunggu?
Aku berharap lagu melankolis dinyanyikan oleh para peri kebun
Sambil memetik pucuk2 daun yang ranum
Di musim gugur, di bangku taman yang lowong
Yang terisi oleh khayal-khayal kosong
Dan anjing2 yang sedang mengonggong
Aku tidak sedang menulis apa2
Selain goresan kata2 tanpa makna
Suatu perasaan abstrak yg tak terjelaskan
Menunggu desah dan gelisah
Menunggu senja untuk mengantarku ke ajal
Akankah dia datang?
#KISAH YG JANGGAL
Bulan biru penyimpan buluh perindu
Bergelayut di bayang2 jalang
Mencium
Mereguk
Memeluk
Mencumbu
Memainkan dawai gairah para pekerja seksual
Tak tertawan oleh cawan para pecundang
Kisah2 menawan yg dibaca oleh mata yg muram
Senja...
Kuharap akhir kisah ini tak perlu menunggu
Karena sepi selalu bersembunyi di bayang2 yg baru
Hingga puas kurangkai dentum2 nafsu
Serta untaian huruf para penghulu
Untaian huruf penyatu rahim2 pembawa bayi
Menunggu guratan2 kerasnya rumah tangga yg terlukis di dinding
Hingga para pria hidung belang di sudut2 kota
Hingga para pelacur murahan dan tante girang di ranjang
Hingga manusia2 kesepian yg menangis tiap malam
aku tidak tahu
aku masih belum tahu
katakan padaku...
apa yg kaudamba?
#IBUKU
kukisahkan kisah yg mencekik
tentang ibuku yg sedang mencanting
ditemani lilin, terangi gubuk reyot dimalam yg dingin
masih kuingat rintik2 gerimis memukul dinding
ibu terus mencanting
kuingat saat2 ayah pergi tinggalkan kami
membuang keluarganya demi istri lain
kulihat air mata ibu menitik
ibu terus mencanting
ibu menangis...
#AMARAH
darah sang perawan aliri selokan
bunyi gigi begemeletuk penuh amarah
cakar dan taring yang tajam menyerang
sayap2 yg berjatuhan
hingga melingkar, telan daku
keterus maju, berusaha berlabuh
dia membisu, wajah yang kuyu
sayap2 yg rapuh
tertusuk, durimu
racun fikirku
#Malaikat Musim Gugur
daun2 yg ditabuh angin
menambah dramatis jln yg membentang
begitu jauh & panjang
kuharap ada malaikat yg menuntunku
... tuntun aku keluar dr belantara musim gugur
ah, itu tak mungkin!
sebaiknya aku trs berjalan
berjalan menuju tujuan yg tak pasti
#Kutulis Sambil Makan
kumakan nasi, sesuap demi sesuap,
dengan lauk sederhana ala kadarnya,
suap terakhir terasa berbeda, aku kenyang,
kupikir aku tdk pernah kenyang,
aku memerlukan bulir2 nasi untuk isi ulang,
...
mungkin Tuanku paham,
bahwa jiwa ini membutuhkan penganan untuk mengeyangkan,
dan beberapa teguk air untuk usir dahaga,
sama seperti sesuap nasi dan seteguk air yg kusantap,
kuharap aku kenyang.
#Untukmu Darling
Hai darling
Apakah kau ingat bagaimana kita bermimpi?
Ditempat sunyi menunggu pagi, kita bernyanyi
Habiskan waktu bersama sambil bermimpi
kau bilang :
"Kita akan punya rumah darling"
"Kita akan punya anak yg sangat manis"
"Kita akan membangun masa depan bersama, itu untukmu, darling"
Kini darling, aku bermimpi
Ditempat sesak dan sendiri
Dengan segelas kopi arsenik*, yang akan membawaku terus bermimpi
Bermimpi untuk terus bersamamu di tempat lain
Silahkan saja kalau kau tertawa genit dengan kekasihmu yang lain
Karena darling, kau tak perlu khawatir kini...!
Karena aku adalah wanita mandiri
Selamat tinggal, darling!
*Glek!, tubuh Ratih terkapar dengan mulut yg berbusa, busa2 yang tidak mengatakan apa-apa, hanya tindakannya-lah yang berbicara, tindakan atas pencarian cinta sejati yang buta
Bolehkah itu kusebut kebodohan?
Bolehkah itu kusebut pembuktian?
atau, bolehkah kusebut itu perjuangan?
(*Arsenik = racun, warangan, yg biasa digunakan untuk membersihkan keris)
#RATIH
Ratih namanya
dengan kisah cintanya yg hambar
trus melajang hingga usia senja
menunggu sesuatu yg tak kunjung datang
Ratih
jalanmu tertatih-tatih
tanpa suami di sisi
kau tak kunjung kawin
katamu kau wanita karir
ataukah itu hanya utk menutupi harga diri?
ikutan ah.. X_X
beda sama Ratih temenku...
Wanita berkarir..
Jebolan sosilog univ beken
Seorang istri yang serba ada..
Rumahnya di bilangan kebon jeruk..
Terkadang muncul di tv..
Berkenalan ketika aku masih di tokyo
Dia sempat tinggal beberapa tahun di london
Pernah ketemuan di bilangan menteng
Sekarang sudah mempunyai momongan
Tapi terkadang masih suka genit ::doh::
Semoga dia rukun2 selalu...
Bersama swami dan anak2 tercintanya..
amien...
^ Ratih yang bahagia ::ngakak2::
wahai peri musim gugur, bolehkah aku turut?
kuharap aku dapat merontokkan daun2ku
agar aku dapat menikmati gugurnya jiwa2 yg lesu
agar aku dapat menikmati awal yg baru
wahai peri musim gugur, tak pernahkah kau jemu?
skrg aku merasa jemu...
seakan terkurung dan terkungkung
juga penjara yg disebut tubuh
aku ingin tak berwujud!
wahai peri musim gugur, sudikah kau ajari aku?
agar aku lepas dari belenggu
kuharap aku melebur bersama daun2 musim gugur
supaya aku merasa hidup!
Rasa jemu yg menjamur di ubun2
Di antara hujan & mendung
Terdengar suara guntur yg sahut menyahut
Menambah dramatus pemandangan langit mendung
Hai wanita duyung yg mengapung diantara langit mendung
Kalian sungguh beruntung!
Mengapung bebas diantara badai dan guntur
Tak peduli aturan para pengatur
Disini aku jemu
Tolong bawa aku pergi mendayung mendung
Menali badai dan guntur
Agar aku tak perlu merasa suntuk!
*menyimak thread GKDR
(Goresan Kuas di Dinding Retak)
nyimak bayar ::hihi::
'mendayung mendung" aah..aku suka
ihihihi, ayo jemari si dinda diukir lagi
masa pendek2 non?
kurang inspirasi kali yey? ::hihi::
katanya keliaran itu akan semakin liar jika dikurung dengan ketat, seperti binatang marah dan lapar yang di masukkan di kandang sempit, jadi binatang itu takluk, tapi tak menyerah dan tak akan pernah jinak
jadi, agak menghemat kata kata ::hihi::
mengingat bayangmu yang jauh
pada waktu yang kian sempit
dadaku nyaris terbelah
perih melolong sengit
rinduku membuncah
merobek langit
kutitip puisi rindu
pd nyanyi angin sendu
agar hati tak kian pilu
berharap kaupun rindu..
walau kini sudah tiada arti bagiku X_X
kangen ma istri ke berapa pakde? ::hihi::
DEWI mantanku .
kau begitu menggoda iman
waktu terasa cepat bersamamu..
wajahmu yg selalu senyum..
pelukannya yg hangat
membuat hati mencair bagai air..
kecupanmu bagaikan tetesan embun pagi..
geloramu yg selalu memburu..
mebuatku menjadi pejantan tangguh X_X
kadang aku merindukanmu..
merindukan kegilaanmu X_X
bojong kenyot, 15 agustus 2007
awww.. jgn aku dipukuli.. peluklah aku Dewi X_XQuote:
Originally Posted by nerissa
you two! get a room! ::medusa::
berjalanlah ke balik gunung
pintal-lah kabut yang menyambut
mencium, mencumbu tubuh bumi yg ranum
apakah kau tahu, hidup?
disinilah drama
kisah yang beruntaian menjalin jerat2 kehidupan
dan masa2 yang terhambur sia sia
apakah kau tahu, hidup?
dan inginkan
lampaui batas penjerat jiwa
resah dan desah buru impian yang bahkan tak tahu
nafasku terus memburu...
apakah kau tahu, hidup?
---------- Post added at 09:02 AM ---------- Previous post was at 08:57 AM ----------
gerimis malam itu
sesaat bulan baru yg muncul malu2
mencumbu mendung
kisahkan malam yang baru
jiwaku melanglang menuju kota baru
kota yg mungkin tak terpaut waktu
hiruk pikuk dan hidup yg penuh
guntur pun menyahut
akupun tersadar dari lamun...
#DUIT
jiwa2 yg cacat.
terpapar cacar.
cacar yang mewabah.
menjangkiti.
menginfeksi.
sebuah epidemi.
mencekik pembuluh nadi.
menuntun pada tragedi.
sejarah yg salah.
kita yg salah.
namun masa lalu tak dapat ditukar.
inilah peradaban.
apa daya?
lapar mengambil jeda
keringat dan peluh nafas memburu
menghitam di wilayah asing itu
peperangan yang bernas
melawan bayang raksasa dibalik dua timbun karung beras
mengulum bunga dan bintang, pada mimpi bocah kehilangan tangan
jd teringat bocah2 yg dijual ke luar negeri utk dijadikan pemecah batu, perbudakan terselubung -_-
tangan mereka byk yg cacat
*lupa negara mana...
keep on writing mus
semangaat!
kantuk tak bisa meruap begitu saja
kerling mengeja deret katakata
tentang hari bernama kerja
Dear diary,
ah, kau tetap sama saja, duduk dengan sikap malu2, tp apakah benar begitu?
aku tahu saat kau menatapku, sedangkan aku sibuk mengabaikanmu, meski aku juga ingin menyapamu, ah! kau tetap saja malu2...
mungkin aku terlalu angkuh, ataukah kau yg terlalu pemalu? atau mungkin pengecut? seakan2 kita tak saling kenal, meski kita sama2 tahu. Aku bisa tahu hanya dgn sorot matamu.
huh! mari sama2 membisu!
ataukah kau menunggu waktu utk mendukungmu?
nb : ini bkn puisi ::hihi::
kisah ini abu abu
seperti film2 horror jaman dulu
mungkin kisahku seperti itu
tenggelam dalam lamun
mencari hari, petualangan baru
dimanakah cinta sejatiku?
lalu aku terbangun,
semua semu,
impianku luruh,
bahagiaku bergemuruh,
lalu runtuh,
air mataku pun jatuh,
aku tersedu2,
kemana aku harus mengadu?
mengadu pada angin yang berhembus
agar hati galaumu pupus
jangan sampai bermuka tirus
menikmati derita dalam tangis
katakanlah wahai adam..
Sampaikan padanya hatimu yang menangis
berikan padaku galaumu
bersama kita mengurai tangis
biar kan usai cerita..
@angin_berbisik :
akulah semu
cintaku pun tak berwujud
tak ada hati yang kulabuhi
aku tertawan dalam siksa yang mencandu
ada rindu dalam sajak2ku yang tak akan pernah kau tahu
karena, wahai angin, aku bosan berwujud
ilusi adalah duniaku
kau tak akan pernah pahami
wahai angin,
kubisikkan terimakasihku padamu
inem.........
cucianmu gak pernah beres...
klo mau nyuci.. mbok ya kantong2 diperiksa dolo
lighter duponku masa dicuci... oh mai got...
mungkin aku yang salah...
tapi dirimu juga salah.. gak priksa2 dolo....
oh inem....
ruang komputerku mbok ya dirapihin nduK...
alasan takut pegang sana sini....
aku menyesal memarahimu..
gara2 kau tumpahkan kopi ke keyboard..
tapi ya sudahlah.. itu masa laluku yg kelam...
tapi tanpamu.... tanpamu...
rumahku jadi kotor ndukkkk...
cepatlah pulang.. sayang.. cucian menantimu ::cabul::
note: sialan pembokat minta cuti seminggu.. ada sodaranya yg meninggal RIP sodaramu Inem ::maap::
tetap saja inem dirindu
dgn jabatan pembokat yg tak bisa dibanggakan
kau bantu majikanmu
meskipun kau hanya babu
jasamu itu perlu
orang2 butuh kamu
wahai pembantu
*didedikasikan untuk Inem si pembantu
---------- Post added at 12:02 AM ---------- Previous post was at 12:00 AM ----------
bakal repot ya pakde? ga ada si inem ::hihi::
inem....
tadi dirimu menelpon istriku...
katanya dikau akan mulai lagi bekerja besok...
alhamdulillah inem...
kita semua rindu padamu..
karena sentuhan tanganmu dan goyangan kakimu
cukup mendambakan kebersihan rumahku...
tanganmu yg lincah lembut.. selalu kami rindukan..
inem.. semoga di pejalanan kamu selamat...
karena klo tidak selamat aku juga akan sedih..
sedih krna aku harus cari pembokat laen ::doh::
kembalilah sayangku... aku selalu menunggumu...
mukamu yang innocent selalu membuatku rindu ::cabul::
inem walau dirimu sudah tua.. tapi tangan2mu masih muda ::doh::
baiklah inem..
akan kutunggu kehadiranmu besok..
cucian setumpuk sayang... cucian deh loe ::arg!::
dari bosmu...
::maap::
melanglang buana menuju kota sebelah,
sembari menggenggam harapan segenggam,
kutulis kisah ini dipinggir jalan, melihat mobil yg lewat.
huharap batu harapan ini tidak remuk oleh bosan yang melanda,
kuharap tanggal tanggal segera mati oleh harapan yg kuharap
sebelum penat melanda
sebelum aku merasa bosan
sebelum aku rindu rumah
segeralah seminggu sudah!!!
Jalan setapak dibalik hutan
Ditemani ilalang dan semak belukar
Aku berjalan menjejak tanah yang tak jelas terlihat
Ditemani bayang2 malam
Ditemani sinar lembut sang reembulan
Jalan setapak di balik hutan mulai lenyap
Jejak2ku dimakan oleh rumput liar
Aku tersesat!
*)dikisahkan seorang anak manusia yg hilang ditelan hutan
sesak merayap,
warga desa berteriak "Dimana kau, wahai anak manusia?"
tak ada jawaban...
dikisahkan seorang anak manusia yg hilang ditelan hutan
dia tak pernah kembali ke desa
hilang, lenyap
tersesat diantara kisah yang lain
waktu yang lain...
hari yang lain...
dunia yg lain...
---------- Post added at 04:07 PM ---------- Previous post was at 04:03 PM ----------
yooo, mari kita menari bersama bayang2 hutan
diiringi sang rembulan,
para monster, berhentilah menerkam!
mari kita berdansa! ;)
aku ingin bersajak, namun fikirku tersedak pilu
kuharap bunga2 harapan berkembang
agar tak lagi hati ini merasa jenjang
terkapar keras
ataukah ini hanya angan?
atau bahkan telah lenyap?
ribuan merpati yg kulayangkan terbang
kuharap salah satu dari mereka singgah kerumahmu
menyampaikan kabar dariku, bahwa aku sdg pilu
pilu merindukanmu