conte bakal di ancam 6 bulan untuk kasus Calcioscommesse , jika dinyatakan bersalah :iamdead:
Printable View
conte bakal di ancam 6 bulan untuk kasus Calcioscommesse , jika dinyatakan bersalah :iamdead:
resmi ....
::arg!:::iamdead:::doh::Quote:
TuttoSport :
Conte has accepted a plea bargain. He will be banned for 3 months & will return on 1st Nov. Official on Wednesday. (Via @juventus_FC_fan)
For those asking, during his ban, Conte will miss the Supercoppa final, 3 CL games & 10 league games before he returns.(via: @Juventus_FC_fan )
milos krasic ke fenerbahce dengan transfer 7m
http://s1-02.twitpicproxy.com/photos...jpg?key=446297
https://p.twimg.com/AzYNp9jCEAA0Qt9.jpg
good luck krasic .....
thx atas kontribusinya ...
:jempol:
Bonucci Terancam 3 Tahun
Hukuman berat menanti Leonardo Bonucci. Buntut keterlibatannya dalam skandal Scommessopoli, bek
Juventus itu terancam larangan tampil selama tiga setengah tahun.
Hukuman tiga setengah tahun merupakan tuntutan dari Jaksa Federal yang menginvestigasi kasus
Scommessopoli ini Stefano Palazzi. Palazzi menilai Bonucci terlibat dalam pengaturan skor laga
Udinese-Bari di Serie A pada musim 2010/2011 silam sewaktu masih berkostum Bari.
Satu lagi pemain Juventus yang terancam sanksi berat adalah Simone Pepe. Pepe dituntut larangan
bertanding selama setahun atas keterlibatannya kala masih memperkuat Udinese juga di laga Udinese-Bari.
Palazzi juga menuntut bekas striker Bologna yang kini merumput di klub MLS Montreal Impact Marco Di
Vaio atas keterlibatannya dalam pengaturan skor Bologna-Bari dengan hukuman setahun.
Pesepakbola-pesepakbola terkenal Negeri Pizza lain yang tengah menanti hukuman adalah tiga pemain Siena
yaitu Emilio Belmonte (empat tahun), Giuseppe Vives (tiga setengah tahun), dan Daniele Portanova
(setahun).
Juga trio Bari, antara lain Simone Bentivoglio, Stefano Guberti, dan Salvatore Masiello (hingga tiga
setengah tahun). Namun, sanksi terberat menanti bekas presiden Lecce Pierandrea Semeraro yang terancam
lima tahun larangan berkecimpung dalam dunia sepak bola.
okezone.com
kenapa tiap juve meraih kesuksesan selalu kesandung kasus......::doh::
yang conte ini kesannya mengada2. gara2 ada pemain siena mengaku kalo conte tau soal pengaturan langsung aja conte dituduh bersalah. padahal 23 pemain siena lain menyangkal kesaksian yang 1 orang itu.
sungguh terlalu.....::takmungkin::
Pengacara Conte Serang Carobbio
Pengacara Antonio Conte, Antonio De Rensis, mulai melakukan pembelaan terhadap kliennya. Salah aksinya, De Rensis menyerang mantan pemain Siena, Filippo Carobbio, yang pernyataannya menyudutkan Conte.
Conte akan menghadapi pengadilan atas kasus pengaturan skor pada musim 2010-11, saat ia masih melatih Siena. Dia dituduh mengetahui dua upaya pengaturan skor, tapi tak melaporkannya ke pihak berwenang.
Dalam sebuah pertemuan dengan para pemain, Conte dituduh menyampaikan informasi bahwa pertandingan lawan Novara dan Albinoleffe sudah disetujui hasilnya. Carobbio mengaku dia mendengar pernyataan Conte itu. Sementara 23 pemain yang juga ada dalam pertemuan itu menyatakan tak pernah mendengar pernyataan Conte tersebut.
"Tak ada bukti. Hanya ada pernyataan dari satu orang yang bertentangan dengan lainnya. tak ada panggilan telepon yang mengintervensi, tak ada bukti, tak ada aliran uang, tak ada apa pun," kata De Rensis.
"Saya di sini untuk menyatakan bahwa Carobbio tak kredibel. Ketika kami menghadapi tuduhan dan tak ada b ukti lain dari kasus ini, kami harus melihat testimoni dengan hati-hati," lanjutnya.
De Rensis juga mengatakan, "ketika Carobbio diinterogasi pada 19 Januari, dia tak menyebut Conte, dia juga tak ingat apakah ada katerlibatan darinya. Dia hanya ingat pada 29 Februari ketika diinterogasi oleh pengadilan federal. Tuduhannya bertentangan dengan sejarah Conte. Fakta bahwa Carobbio mendapat hukuman 20 bulan membuktikan bahwa ia punya kepentingan untuk menyeret orang lain."
"Pengadilan mengatakan bahwa Carobbio kredibel dan Carlo Gervasoni juga kredibel. Tapi, satu orang mengatakan hitam, satu orang lain mengatakan putih untuk satu hal yang sama. Carobbio berbohong tentang beberapa aspek. Dia mengatakan tak punya kontak lagi dengan sindikat judi meski ia terbukti melakukan serangkaian telepon dengan menggunakan SIM card Mesir. Lalu, kenapa Anda begitu tertarik mempercayainya?" gugat De Rensis.
---------- Post Merged at 12:59 PM ----------
btw, good luck buat krasic di klub baru nya
si Carobbio ini emang sukanya cuma nge-troll ::arg!::
damn you figc ::arg!::
plea bargain di tolak ::takmungkin::
resmi conte di ban 10 bulan ::arg!::::arg!::::arg!::
Quote:
RT "@carlogarganese: OFFICIAL: Disciplinary judgements: 10-month ban for Conte. Bonucci and Pepe acquitted."
berita dari football-italiaQuote:
Putusan resmi FIGC: Sanksi 10 bln utk Conte. Bonucci & Pepe dilepaskan dari tuntutan
masih bisa banding sih 2x ::arg!::Quote:
http://www.football-italia.net/sites...ds-490ai_4.jpg
Antonio Conte has been handed an initial 10-month ban from the Disciplinary Commission, but Leonardo Bonucci and Simone Pepe are acquitted.
Meanwhile, Lecce and Grosseto have been relegated to Lega Pro for their alleged direct involvement in fixing matches for betting profits.
Conte is alleged to have known about two attempted match fixes during the 2010-11 season when he was in charge of Siena.
His original plea bargain of a three-month suspension and €200,000 fine was rejected by the Commission and he could not agree terms on a new plea bargain, so opted to take it to trial.
Subsequently, the Commission have handed him a 10-month suspension from the game, up to June 9, 2013. This was five months less than the figure prosecutor Stefano Palazzi had suggested and Conte can appeal the ruling on August 20 in front of the Federal Court of Justice.
Conte’s assistant Coach Angelo Alessio has been handed an eight-month ban.
However, it is better news for Juve’s Bonucci and Pepe, as the Commission acquitted them of all charges because of inconsistencies found in the testimonial of Andrea Masiello. The current Atalanta player had alleged Bonucci’s direct involvement and Pepe’s knowledge of the attempted fix of Bari’s May 2010 match against Udinese, with Bonucci initially facing a three-year, six-month suspension and Pepe a one-year ban.
The Commission has also acquitted Udinese, Marco Di Vaio, Salvatore Masiello, Daniele Padelli, Giuseppe Vives and Nicola Belmonte of charges in this case, but Belmonte still faces six months out for charges relating to his alleged involvement in a Cesena-Bari fix.
Elsewhere, Lecce, who were relegated last season on the field in Serie A, have been demoted to the Lega Pro alongside Grosseto. The Salentini will also be given a €30,000 fine and six-point penalty to begin 2012-13 with, and Grosseto a three-point penalty.
Grosseto’s President Piero Camilli and Lecce’s former President Giovanni Semeraro have both been handed five-year bans too, for the belief that they knew about attempted fixes involving their teams.
Bologna have been handed a €30,000 fine and Ancona a €10,000 fine, whilst Novara must begin their Serie B campaign on -2 points.
All those with sentences can launch an appeal in front of the Federal Court of Justice on August 20, six days before the Serie A campaign is due to begin.
There were also numerous plea bargains during the course of the week. Among the clubs are Siena (-6 points and €100,000 fine), Bari (-5 and €80,000), Albinoleffe, Sampdoria, Torino and Varese (all -1 and €30,000) and Portogruaro (€5,000).
Among the players and individuals to take plea bargains are sporting director Angelozzi (four months), Bentivoglio (13 months), Carobbio (six months added to the previous 20 months), Da Costa (three months and €30,000), D’Urbano (five months and 10 days), Esposito (three months and 10 days), Faggiano (four months) and Garlini (nine months added to the previous three years).
Also with plea bargains are Gervasoni (four months added to the previous six years and eight months with proposed lifetime ban), Larrondo (three months, 20 days and €30,000), Andrea Masiello (two years, two months and €30,000), Mutti (four months), Parisi (two years and €10,000), Passoni (six months and 15 days added to the previous 14 months), Poloni (six months added to the previous 12 months), Marco Rossi (20 months and €20,000), Sala (two years), Sanfelice (four months), Savorani (five months and 10 days), Stellini (two years, six months and €50,000).
mesti cari pelatih baru nih.....::takmungkin::
^^^ kayaknya cuma caretaker , tapi asisten nya juga kena ban ::doh::
menang 4-2 ama napoli di super copa lewat perpanjangan waktu
ketolong ama 2 kartu merah napoli juga sih IMO....
pertahanan juve sering bikin blunder. bahkan 2 gol napoli juga gara2 blunder pertahanan juve. ironis, coz juve punya pertahanan tangguh musim lalu. operan2 pendek ala juve juga jarang terlihat. dan masalah striker jelas belum terpecahkan. semoga bukan pertanda buruk untuk musim ini....
kwado asamoah terlihat menjanjikan btw....
Wasit FC Raih Super Coppa
http://img821.imageshack.us/img821/540/69638889.jpg
Setelah melakoni 90 menit penuh drama, Juventus berhasil menaklukkan sembilan pemain Napoli untuk
merengkuh gelar Supercoppa Italia kelimanya. Bianconeri menang 4-2 (2-2) di masa perpanjangan waktu.
Laga panas pun langsung tersaji. Juve dan Napoli sama-sama menampilkan permainan menyerang. Sama-sama
bermain ngotot kedua kesebelasan tak jarang terlibat kontak fisik yang membuat wasit kerap meniup
peluit tanda pelanggaran.
Setelah saling jual beli serangan, Napoli akhirnya memecah kebuntuan lewat aksi Cavani pada menit ke-
27. Lolos dari jebakan offside, Cavani sempat gagal menaklukkan Gianluigi Buffon pada kesempatan
pertama. Akan tetapi, bola rebound hasil tendangannya yang ditepis, kembali mampu dikuasai Cavani untuk
kemudian mengecoh kiper nomor satu Italia ini.
Tersengat gol Cavani, Juve langsung memberikan respon dengan meningkatkan intensitas serangan.
Hasilnya, sepuluh menit berselang Juve sukses menyamakan kedudukan lewat gol spektakuler pemain
anyarnya, Kwadwo Asamoah.
Memanfaatkan umpan silang Vidal, gelandang yang baru diboyong dari Udinese ini melepaskan sepakan voli
kaki kiri yang menghujam deras gawang Morgan De Sanctis.
Namun kedudukan imbang 1-1 tidak bertahan lama. Pasalnya, empat menit berselang, atau menit ke-41, I
Partenopei kembali mengungguli Si Nyonya Tua. Memanfaatkan kesalahan Leonardo Bonucci ketika hendak
membuang bola, Goran Pandev mampu menggiring bola ke kotak penalti untuk kemudian melepaskan tembakan
chip yang melewati penjagaan Buffon. Skor 2-1 untuk Napoli menutup paruh pertama laga.
Memasuki paruh kedua laga, pertandingan kembali berlangsung ketat. Napoli membuka peluang lebih dulu
lewat Cavani yang menerima umpan jauh. Memenangi duel dengan Lucio, sayang, tendangan striker
internasional Uruguay ini masih menyamping di sisi gawang Buffon.
Tak lama berselang, Juve memiliki peluang emas untu menyamakan kedudukan melalui Mirko Vucinic. Striker
yang masuk di babak kedua ini, sukses mengecoh De Sanctis, namun sayang tendangannya kea rah gawang
kosong masih mampu diblok Paolo Cannavaro.
Setelah beberapa kali melakukan percobaan, Juve akhirnya sukses menyamakan kedudukan 2-2 lewat eksekusi
penalti Arturo Vidal pada menit ke-72. Hadiah penalti diberikan wasit Mazzoleni menyusul dijatuhkannya
Vucinic di kotak terlarang.
Skor imbang membuat pertandingan kian sengit. Kontak fisik yang berujung adu mulut antar pemain pun tak
terhindarkan. Bahkan, dalam sebuah insiden, Juan Carlos Zuniga dan Stephan Lichsteiner harus menerima
kartu kuning lantaran terlibat adu mulut.
Memasuki akhir-akhir laga, petaka menyambangi Napoli. Pada menit ke-85, Goran Pandev mendapat kartu
merah. Dilanjutkan pada masa injury time, Zuniga juga diusir dari lapangan lantaran menerima kartu
kuning kedua, akibat melanggar Giovinco.
Tak lama berselang, giliran sang allenatore Walter Mazzarri yang juga harus menyaksikan perjuangan anak
asuhnya dari ruang ganti, menyusul protes keras terhadap keputusan wasit.
Dengan sembilan pemain plus tanpa didampingi pelatih, Napoli harus meladeni Juventus di masa tambahan
waktu, setelah pada waktu normal skor 2-2 tidak berubah.
Di 15 menit pertama perpanjangan waktu, Juve yang unggul jumlah pemain terus menekan, sementara Napoli
terus mencoba memberikan perlawanan, lewat skema serangan balik.
Terus menekan, Juve akhirnya berbalik unggul 3-2. Tendangan bebas Andrea Pirlo salah diantisipasi oleh
Christian Maggio, di mana sundulannya justru membuat bola meluncur deras ke gawang sendiri.
Juve yang terus menekan berhasil menambah keunggulan menjadi 4-2, lewat gol Mirko Vucinic. Umpan
Asamoah, disambut sebuah sentuhan brilian Claudio Marchisio kepada Vucinic yang tak terkawal di depan
gawang. Tanpa kesulitan, bomber Montenegro ini membobol gawang De Sanctis.
Masuk 15 menit terakhir, Juve masih mendominasi penuh jalannya laga. Berbagai peluang berhasil
diciptakan para pungawa I Bianconeri. Namun, hingga laga tak ada gol tambahan tercipta. Juve menang 4-
2, sekaligus membalaskan dendam atas kekalahan mereka atas Napoli pada ajang yang sama di tahun 1990.
Namun Kemenangan Juve ini sedikit tercoreng dengan sedikit dibantunya Juve oleh sang pengadil di
lapangan. Terlihat wasit berpihak kepada kubu Juve. Apakah ada lagi permainan Calciopoli ? Kita tunggu
saja
Susunan Pemain:
Juventus: Buffon; Barzagli, Bonucci, Lucio; Lichtsteiner/Padoin (89’), Vidal, Pirlo, Marchisio,
Asamoah; Matri/Vucinic (46’), Giovinco
Napoli: De Sanctis; Campagnaro, Cannavaro/F.Fernandez (67’), Britos; Maggio, Behrami, Inler,
Hamsik/Gargano (67’), Zuniga (kartu merah/90+3); Pandev (kartu merah/85’) , Cavani
udah jatuh tertimpa tangga......:iamdead:
udah conte kena hukuman, masih dituduh calciopoli gara2 wasit ngasi 3 kartu merah buat napoli. zuniga gw ga liat pas dikartu merah sih, cuman kalo ga salah dia udah kena kartu kuning plus dapet peringatan keras dari wasit pas mau ngajak berantem pemain juve pas dia di tackle ama pirlo
kalo pandev kayaknya gara2 menghina hakim garis.....
Alonso ke Juve ?
Xabi Alonso dikabarkan menolak opsi perpanjangan kontrak yang di tujukan kepadanya. Alonso yang masih
memiliki kontrak sekitar 2 tahun lagi dikabarkan tidak ingin memperpanjang kariernya di Santiago
Bernabeu.
Hal ini langsung menimbulkan spekulasi bahwa Alonso akan hengkang dari Santiago Bernabeu. Nama-nama
seperti Juventus, Milan, Inter dikabarkan berada di garis terdepan untuk mendapatkan servis pemain
Spanyol ini.
Dan kubu Juventus menjadi yang paling terdepan untuk mendapatkan servis Xabi Alonso. Namun agen FIFA
Enrico Bronzetti menyarankan agar Juve tidak membeli pemain Spanyol. Di sebabkan ketidak mampuan para
pemain Spanyol untuk beradaptasi di Italia.
Gile lah Juve ini...jgn nambah terus oi...urusi dulu tuh manager ;D
Tim yg sekarang aja tinggal dipoles kompaknya dah ::up::
^
kalo ada sektor yang perlu diperbaiki, itu adalah striker......
mestinya juve fokus cari striker mumpuni....jangan malah nambah pemain tengah
^^^ belakang juga pas coppa kemaren agak busuk , lucio + bonucci kurang nutup masih agak telat turun ::arg!::
cavani serem ::grrr::
lagi ngincer llorente ama udin dzeko , moga aja si udin deh , llorente tipe ngopi di depan ::ungg::
ah iya...pas super copa kemaren lini belakangnya cupu abis
^^^ 2x kena counter , jebol :takmungkin:
masih ada match pemanasan , ::hohoho::Quote:
TrofeoBerlusconi : Milan Vs Juventus; San Siro - Milan; Senin dinihari 20/8 pkl 01.45 WIB; LIVE di ANTV.
Tambahan belakang cmn ada opa lucio ;D
dan kemaren lucio ga bisa sinkron ama bek juve yang lain....
kehadirannya di lapangan jadi antara ada dan tiada
^ itu antara ada dan tiada....bek bayangan...shadow defender ;D
Negredo Dalam Radar Juve
http://img.ihere.org/uploads/2dac5367fa.jpg
Setelah gagal mendapatkan Robin Van Persie, Juventus mengalihkan bidikan kepad abomber Spanyol Alvaro
Negredo. Negredo dinilai sangat cocok untuk memenuhi skuad La VecchiaSignora.
Kubu Nyonya Tua sebenarnya masih berharap mendatangkan striker jangkung Athletic Bilbao. Akan tetapi,
manajemen Juve enggan membayar €20 juta demi Llorente.
Namun peluang mendapatkan Llorente sangat sulit, mengingat saingan Juve merupakan klub-klub besar yang
memiliki dana segar seperti Arsenal.
Negredo didatangkan ke Sevilla dari Real Madrid tiga tahun lalu dengan nilai transfer mencapai €15
juta. Bersama Sevilla, Negredo tercatat telah menyarangkan 45 gol dalam 103 pertandingan La Liga.
pas lawan napoli ga ada chiellini juga sih......
tapi kalo pas ga ada chiellini pertahanan jadi amburadul ya kondisinya sangat mengkhawatirkan ::grrr::
ga mungkin selalu berharap chiellini fit terus sepanjang musim...apalagi juve ikut 3 kompetisi sekaligus
^^^ chie masih cedera , :iamdead:
Pilih Juve apa PSG
http://img.ihere.org/uploads/0af5b9fb12.jpg
Paris Saint-Germain masih belum berhenti untuk berburu di bursa transfer. Setelah mendapatkan 2
punggawa Milan dan juga Lucas Moura Januari nanti. PSG kini mengincar pemain Juve.
Adalah Stephan Lichtsteiner yang menarik perhatian klub ibu kota Prancis tersebut. Kabarnya, PSG siap
mengajukan penawaran sebesar 15 juta euro demi memboyong bek kanan asal Swiss itu.
Namun Lichsteiner kabarnya masih memilih Juventus untuk musim ini. I amerupakan salah satu proyek
jangka panjang Juve.
Tetapi tidak menutup kemungkinan Lichsteiner untuk meninggalkan Juve. Tinggal sekarang semua keputusan
ada di Juve dan Lichsteiner sendiri. Pilih Juve apa PSG Steph ?
http://img.ihere.org/uploads/54bd601daf.jpg
Juventus tidak berhenti untuk terus beraktifitas di lantai bursa transfer. Kali ini yang jadi incaran
adalah bek Serbia Nikola Maksimovic.
Pemain muda berusia 20 tahun ini diindikasikan sebagai salah satu incaran Antonio COnte untuk
merealisasikan proyek regenrasi Juventus.
Ditambah pula permainan mengesankan yang di tampilkannya bersama Red Star Belgrade membuat Conte
kepincut untuk merekrutnya.
meneng di berluscos cup 3-2 ::hohoho::
cuma nonton ampe 1-1 , selebihnya tidoor :iamdead:
---------- Post Merged at 09:04 PM ----------
meneng di berluscos cup 3-2 ::hohoho::
cuma nonton ampe 1-1 , selebihnya tidoor :iamdead:
Apa Kata Vidal
http://img.ihere.org/uploads/ba4c6a487c.jpg
Gelandang Juventus Arturo Vidal menyatakan klubnya tersebut masih belum mengeluarkan performa terbaik
di pramusim.
Penampilan terakhir Juv ekala merebut Trofeo Berlusconi beberapa waktu lalu masih belum menunjukkan
penampilan terbaik.
Vidla mengakui bahwa beberpaa punggawa belum diturunkan oleh pelatih pengganti Conte. Vidal mengakui
bahwa Juve akan mampu berprestasi lebih baik dari musim lalu. Ia menargetkan Treble WInners atau
setidaknya dua gelar berupa scudetto dan Trofi Liga Champions.
Meskipun terhitung berat di Liga Champions, namun VIdal mengaku tetap optimis. Ditanya mengenai rival
terberat kala merebut scudetto, Vidal justru mengaku bahwa MIlan dan Inter masih menjadi lawan tangguh.
Vidal mengatakan meskipun MIlan ditinggal beberapa punggawanya, namun tetap mampu menampilkan performa
yang cukup menawan. Ini dibuktikan dengan susah payahnya Juve mengalahkan Milan di ajang Trofeo
Berlusconi. Ditambah lagi Milan masih mempunyai mental juara yang kuat.
@brondong: beknya bener2 memprihatinkan ya......
meski yang dipasang kebanyakan pemain cadangan, tapi kok parah gini....::takmungkin::
padahal musim lalu pertahanan juvew termasuk yang terbaik
^yups tim yg tak terkalahkan + paling sedikit kebobolan but ...
we'll see on
http://a5.sphotos.ak.fbcdn.net/hphot...70120771_n.jpg
::hohoho::
buset....giornata 1 ketemu ama parma lagi?
moga2 bawa hoki kayak musim lalu.....::ngakak2::
Llorente Memaksa ke Juve
http://img.ihere.org/uploads/d755ec3bb7.jpg
Fernando Llorente di kabarkan "memaksa" Athletic Bilbao untuk menjualnya. Dan Llorente memilih Juve
sebagai pelabuhan berikutnya.
Llorente memang musim ini tidka akan memperpanjang kontraknya. Dan kondisi ini dimanfaatkan oleh
sejumlah klub seperti City, Hotspurs dan juga Juve.
Spekulasi kepergian Llorente dari San Mames kian memanas setelah pelatih Marcelo Bielsa tak
mengikutsertakannya dalam partai pertama La Liga Spanyol 2012/13 kontra Real Betis weekend lalu.
Dan hal ini semakin menguatkan bahwa Llorente akan menuju pintu keluar San Mames. Dan ia mengaku
tertarik untuk bermain di Italia
[Calcioscommesse] Sidang Banding – Carobbio Menghindari Konspirasi Internasional
just have read this , :iamdead: ::doh::Quote:
Seperti yang telah kita ketahui bersama, kemarin telah diselenggarakan sidang banding pertama kasus Calcioscommesse. Antonio Conte & Angelo Alessio sebelumnya telah dikenai skorsing 10 bulan & 8 bulan akibat mengetahui namun tidak melaporkan tentang kegiatan ilegal betting saat keduanya masih berada di Siena. Dalam sidang banding yang diadakan di Roma ini, Conte beserta tim pengacaranya memperjuangkan agar semua tuduhan dicabut.
Usai memenangkan Trofeo Berlusconi Minggu malam, Conte tinggal di Milan dan pada senin pagi pukul 07.00 berangkat menuju ke Roma. Setelah melakukan pertemuan dengan tim pengacaranya, Conte tiba di pengadilan Roma pada pukul 13.30 atau sekitar 30 menit sebelum persidangan di mulai. Ditemani oleh tim pengacaranya yang terdiri dari Giulia Bongiorno, Antonio De Rensis dan Luigi Chiappero. Conte tampak santai dan menebar senyum ke puluhan wartawan yang sudah menunggu di luar. Sekilas tentang tim pengacara Conte, Antonio De Rennis adalah pengacara pribadi Conte, Luigi Chiappero merupakan pengacara dari Juventus dan yang paling fenomenal adalah Giulia Bongiorno. Giulia memang baru saja bergabung dengan tim pembela Conte usai komisi disiplin menjatuhkan skorsing 10 bulan beberapa waktu lalu. Namun pengacara wanita ini sangat terkenal di Italia. Bahkan The Guardian bahkan menyebutnya sebagai satu-satunya wanita yang ditakuti oleh Berlusconi.
Giulia Bongiorno Saat Tiba di Pengadilan Roma Kemarin
Kembali ke persidangan Roma. Persidangan dimulai pukul 14.00 CET dan diawali dengan pembelaan kasus-kasus lain sedangkan giliran Conte tiba pukul 17.00 waktu setempat. Dalam persidangan kemarin Beppe Marotta & Angelo Alessio juga hadir untuk memberi semangat kepada sang Alenatore.
Awalnya penulis tidak mengerti dengan alur sidang banding di Italia ini. Dimana masing-masing pembela hanya diberikan waktu masing-masing 5-10 menit untuk melakukan pembelaan. Tidak ada pemanggilan saksi atau bukti baru yang diajukan. Thanks to @fidanzata1897 yang memberikan pencerahan, bahwa keadilan di sini bersifat subjektif. Dimana hakim yang berbeda dapat memberikan vonis yang berbeda pula meskipun berdasarkan kepada bukti & saksi yang sama. Para pengacara, walaupun tidak memberikan bukti baru, namun tetap berkesempatan untuk menegaskan poin-poin penting dalam pembelaannya. Hanya saja perlu dicatat bahwa persidangan ini dilangsungkan di Federal Court. Jadi memang diselenggarakan oleh Pengadilan Negeri namun penyelenggaranya tetap FIGC, jadi hakim-hakimnya tetap ditunjuk oleh FIGC. Untuk pertanyaan yang bersifat teknis persidangan bisa diajukan langsung kepada rekan kami @Fidanzata1897. Kita kembali ke jalannya persidangan banding.
Setelah sempat diskorsing, baru pada pukul 18.38 tim pembela Conte diberi kesempatan menyampaikan pembelaan. Yang pertama kali berbicara adalah Giulia Bongiorno. Dalam kesempatan ini Giulia berusaha memaparkan fakta untuk merusak kredibilitas Carobbio dimata hakim.
Pernyataan Giulia saat melakukan pembelaan di atas sangat jelas. Dengan menuduh Conte & Staff maka skandal ini akan fokus pada lingkup lokal, bukan konspirasi internasional. Giulia mengambil contoh skandal illegal betting yang mencuat di Turki tahun lalu. Saat itu banyak sekali tokoh yang dijebloskan ke penjara dimana tuntutan paling berat dikenakan kepada anggota organisasi konspirasi kejahatan internasional. Tuntutan jaksa di Turki bahkan ada yang sampai 42 tahun penjara. Ini sebagai acuan bahwa Carobbio terlibat dalam sebuah kejahatan serius dan untuk meringankan hukuman serta melokalisir kasus (tingkat lokal klub dan bukan konspirasi internasional) maka Carobbio menyeret nama Conte dan Staff.Quote:
“Strategi pembelaan yang dilakukan Carobbio sangat jelas sekali. Carobbio ingin menghindari hukuman akibat konspirasi kejahatan internasional dan mengalihkannya ke Sporting Fraud (Kecurangan Olahraga) yang bersifat lokal. Sebagai perbandingan, untuk kasus yang sama di Turki, pelaku konspirasi kejahatan internasional dijatuhi hukuman 13 tahun penjara. Carobbio ingin menghindari hal ini sehingga menuduh Conte dan rekan-rekannya untuk memperkecil peran Carobbio serta lingkup dalam skandal ini” Giulia Bongiorno
Tidak hanya itu, Giulia Bongiorno juga memanfaatkan kesempatan ini untuk menyerang system pengadilan di Italia, khususnya kepada Jaksa penuntut Stefano Palazzi.
Dari pembelaan yang dilakukan oleh Tim pengacara Conte di atas, logika-logika sudah dipaparkan sebagai pembelaan bahwa Conte tidak terlibat. Lebih jauh dalam persidangan kemarin Palazzi juga melakukan blunder saat membela diri dimana Ia mengatakan tidak melibatkan 23 pemain yang ada di kamar ganti Siena karena mereka bisa saja beralasan sedang ada di kamar kecil. Sedangkan para staff Conte semuanya tidak boleh meninggalkan ruangan hingga pasti tahu mengenai skandal ini. Jadi menurut Palazzi bisa saja ke semua 23 pemain itu pergi ke kamar kecil dalam waktu yang bersamaan.Quote:
“Bagi komisi disiplin dan jaksa penuntut, Carobbio adalah Tuhan, yang tidak pernah berbohong dan pernyataannya dapat dipercaya 100%.”
“Saya punya banyak pengalaman di dunia persidangan dan satu-satunya cara untuk melakukan pembelaan adalah dengan melakukan pemeriksaan tandingan (cross-check). Disini Gervasoni sudah diintegorasi sebanyak 450 pertanyaan dan mengatakan bahwa Carobbio telah berbohong. Tapi temuan ini ditolak begitu saja oleh pengadilan. Tidak hanya itu, pengadilan membuat dalil sendiri dengan hanya mengandalkan logika bahwa jika Stellini (salah satu coach bawahan Conte) menerima plea bargain dan mengakui kesalahannya maka sudah pasti Conte juga terlibat. Sebuah logika bahwa jika bawahan terlibat maka atasan pasti terlibat. Pengadilan tinggi bahkan sudah mengakui bahwa ini adalah sebuah kesalahan logis.”
“Conte sama sekali tidak mengetahui adanya skandal ini, karena kejahatan seperti ini selalu tersentralisasi. Jika benar Conte tahu untuk apa dia membicarakannya di depan semua pemain?. Kami juga punya bukti bahwa Conte tidak mengetahui hal ini. Stellini adalah orang yang mendatangi Carobbio untuk menawarinya terlibat dalam skandal ini, tapi saat itu Stellini berkata kepada Carobbio: “Tenang saja, saya tidak akan mengatakan apapun kepada Conte” untuk menenangkan Carobbio.”
Giulia Bongiorno
Memang jika dilihat dari jalannya persidangan banding kemarin, tim pengacara Conte sudah melakukan tugas dengan baik. Terutama fakta bahwa Carobbio ingin menghindari tuntutan terlibat dalam konspirasi kejahatan internasional agar tidak dijatuhi hukuman penjara dalam waktu yang lama.
Kini semuanya kita kembalikan lagi ke Hakim Komisi Disiplin yang baru akan mengumumkan hasil sidang banding pada hari rabu.
Hari ini giliran Bonucci & Pepe yang hadir di persidangan Roma untuk menghadapi sidang banding. Kali ini Palazzi yang tidak puas dengan putusan bebas yang diterima Bonucci & Pepe hingga mengajukan banding. Kita tunggu saja kelanjutan dagelan calcioscommesse ini hari rabu mendatang.
ngajuin banding , tapi di tolak , dan conte :Quote:
Conte: I'm innocent and want to return to the Juventus bench for Serie A opener
The 43-year-old has once again stressed that he did not do anything illegal, and expects to be acquitted to return to the dugout
Antonio Conte has maintained his innocence in the Scommessopoli scandal and wants to return to the Juventus bench for Saturday's Serie A opener against Parma.
The successful coach was handed a 10-month suspension for his failure to report two instances of attempted match-fixing during his time in charge of Siena, but Conte refuses to accept his punishment and has lodged an appeal.
The former Italy international is hopeful that his ban will be scrapped, and expects the judges to acquit him based on the evidence presented during a hearing on Monday.
"This entire situation is really painful for me. The accusations are not based on anything. It will be very hard for me to forget all this. This is an act of injustice and I'm confident that the judges will acquit me after reading the evidence," Conte stated to La Gazzetta dello Sport.
"I am innocent and I have a clear conscience. I am very calm and feel confident. I hope to return to the bench for this weekend's game against Juventus."
Conte initially negotiated a plea bargain with prosecutor Stefano Palazzi, but the disciplinary committee rejected the proposal for a three-month ban.
"I agree with the judges on one thing: 90 days wasn’t a suitable punishment - the right one is zero.
"Even if today I had the certainty of a three-month ban, my answer would have been 'no'. I didn’t do anything illegal and I didn’t fail to report anything."
Conte missed Juventus' 4-2 Supercoppa Italiana win over Napoli due to the suspension.
Quote:
“Now I’ll talk”
If I could go back in time I would not accept a plea bargain because I’m innocent
City Tolak Juve
http://img.ihere.org/uploads/b36eee4a00.jpg
Setelah dipastikan gagal mendapatkan penyeran g Belanda Robin Van Persie, Juve mengalihkan perhatian
menuju Fernando Llorente. Namun proses yang berbelit-belit yang dilakukan Athletic Bilbao membuat Juve
kembali membidik sasaran lama Edin Dzeko.
Dzeko memang sudah lama dikait-kaitkan dengan Juventus. Namun seiring beredarnya rumor Juve tertarik
RvP, membuat kabar tersebut hilang begitu saja. Namun saat ini rumor bahwa Juve tertarik mendatangkan
Dzeko kembali mencuat.
Namun tawaran Juve ke pihak Manchester City kabarnya ditolak oleh pelatih Roberto Mancini. Mancio
mengatakan masih membutuhkan tenaga Edin Dzeko menyusul cederanya Sergio Aguero di pekan perdana EPL.
Dan Macio baru akan melepas Dzeko jika striker pengganti berhasil di dapatkan. Sementara City sendiri
terlihat ogah-ogahan beraktifitas di bursa transfer. Hanya nama Jack Rodwell yang masuk kedala skuad
Mancio musim ini.
menang 2-0.......::hohoho::
ga terlalu konsen nonton pertandingannya, tapi juve mainnya ga sebagus musim kemaren
tadi nonton babak 2 doank ::hohoho::
dan semua gol terjadi di babak ini ::hihi::
asamoah mantab nih , mungkin bakal jadi "pembelian" terbaik musim ini ....
pirlo , marchi , vidal bener2 pegang lini tengah , tapi katanya babak pertama kacrut ::grrr::
tapi bener2 butuh striker murni + target man ...
soal bek , lucio cedera :iamdead:
Vidal Gagal, Vidal Vital
http://img.ihere.org/uploads/a6cae34603.jpg
Juventus berhasil membuka petualangan mereka di Serie A dengan meraih poin maksimal. Meski tanpa
diperkuat oleh Antonio COnte yang biasanya mendampingi tim kuda zebra di pinggir lapangan, anak-anak
Turin ini bermain gemilang.
Namun Parma yang ditinggal pangerannya Sebastian Giovinco ke kubu seberang tidak mau menyerah. Parma
tetap membeirkan perlawanan sengit kepada Juventus.
Nama Arturo Vidal menjadi pusat perhatian di laga malam itu. Ia nyaris menjadi pesakitan saat tendangan
pinaltinya berhasil di blok Mirante dengan sempurna. Namun Vidal mempunyai mental yang cukup baggus.
Meskipun gagal melakukan tendangan pinalti, namun VIdal mampu memberikan inspirasi bagi kemenangan
Bianconeri atas Parma dengan skor 2-0. Dan membuat langkah Juve untuk menyusuri Serie A cuku mantap.