Begini detailnya.
Adegannya dibuka dengan pertarungan tokoh utama melawan tiga orang Cina. Pertarungan pertama kita abaikan karena memang dari jarak jauh dan sangat singkat.
Pertarungan kedua, lawan melakukan gerakan awal yang biasa kita lihat di demonstrasi permainan tongkat di Wushu. Tapi ketika sudah mulai kontak, tokoh utama berhasil memasukkan tongkat ke punggung lawan ketika badan lawan menghadap ke samping dan kemudian tokoh utama mengarahkan lawan jatuh telungkup.
Pertarungan ketiga, lawan awalnya agak ogah-ogahan menunjukkan gerakan standar demonstrasi tongkat dan diakhir dengan gaya santai memanggul tongkat. Kemudian tongkatnya dipegang seperti memegang pedang dan ditarik ke belakang. Tokoh utama langsung memegang tongkat seperti memegang katana di depan. Yang terjadi kemudian adalah seperti pertarungan pedang tetapi begitu tokoh utama berada di samping lawan, langsung pegangan tokoh utama berubah seperti memegang tongkat dan memasukkan tongkat di belakang lutut lawan. Tokoh utama kemudian melempar lawan hingga terjungkal ke belakang. Setelah lawan jatuh, tokoh utama langsung mengancam.
Kemudian pertarungan Mako melawan tokoh utama.
Tahap 1. Mako melakukan putaran tongkat tetapi diakhiri dengan sikap santai dan tongkat di pegang tangan kanan dan ke belakang punggung. Sebaliknya Raleigh memutar tongkat dengan satu tangan kemudian diakhiri dengan posisi seperti memegang katana di depan. Melihat Mako hanya diam, Raleigh menarik 'katana'-nya ke belakang kemudian kaki bergeser maju dan Mako masih hanya diam. Raleigh bergeser lagi, Mako masih diam. Raleigh akhirnya melancarkan serangan dari atas dan Mako tidak melakukan perlawanan.
Tahap 2. Mako menyingkirkan tongkat yang melintang di depan mukanya dan langsung melakukan posisi mengancam.
Tahap 3. Mako menarik tongkat dan seakan-akan memasukkan katana ke dalam sarungnya tapi di saat yang sama, Raleigh langsung menyerang Mako dengan posisi tangan lebar seperti memegang tongkat.
Tahap 4. Mako masih posisi seakan2 memegang katana yang tersarungkan, Raleigh menarik tongkat dengan tetap dalam posisi memegang lebar. Kemudian masing-masing menyerang. Mako seakan-akan menyerang dengan katana yang sedang tersarung dengan seakan-akan sambil menarik katana dari sarungnya sementara Raleigh tetap konsisten seakan-akan memegang tongkat. Adu serangan diakhiri dengan Mako berada di posisi unggul walau pegangan Mako lebih mirip seakan-akan katana-nya bergagang sangat panjang.
Tahap 5. Mako menarik tongkat dan dalam posisi memegang tongkat seakan-akan siap menusukkan 'tombak'. Raleigh langsung menyerang dengan satu tangan dengan posisi seakan-akan memegang katana tapi terbalik. Mako bertahan dan kemudian balas menyerang dan posisi tangan Raleigh langsung defensif dengan cara memegang tongkat. Mako berhasil memasukkan tongkat ke belakang pertahanan Raleigh dan menjatuhkannya. Raleigh berhasil langsung posisi setengah berdiri siaga tetapi Mako sudah berada di posisi unggul.
Tahap 6 langsung bertarung tanpa posisi pasang dan diakhiri dengan Raleigh melempar Mako ke bawah.
Tahap 7, Mako memutar tongkat sehingga Raleigh langsung siaga kemudian baru saling beradu tongkat dari pukul sampai nusuk sampai akhirnya Mako bergulung ke bawah, langsung menyerang bawah lutut Raleigh hingga terjatuh dan kemudian mengunci kaki Raleigh.