Contoh kasus kehidupan sehari2.
Di sebuah kota kecil, [MENTION=19]danalingga[/MENTION] misalnya butuh duit buat beli rumah sekitar 1M. Dia sudah ngincer rumah milik bang [MENTION=249]Alip[/MENTION] yang punya tabungan di bank A.
Kemudian danalingga pun memutuskan utk meminjam uang untuk melunasi rumahnya sehingga dia bisa menempati rumah baru tsb yg kebetulan di bank A juga.
Karena kerjaan danalingga jelas, maka bank A memutuskan untuk meminjami dana 1M. Dana musti mengisi sebuah perjanjian dimana dia berjanji akan mengembalikan 1M plus bunga.
Dgn mentransfer 1M ke rekening danalingga maka dana memiliki 1M, dia hanya butuh mentransfer 1M tsb ke Alip. Sehingga dana bisa menikmati rumah barunya.
Setelah menerima 1M, Alip pun memiliki 1M di rekeningnya di mana dia juga memiliki rekening di bank A. Mungkin disetorkannya 1M ke deposito di bank A.
Perjalanan 1M pun mengalir dari bank A ke bank A kembali. Tinggal sekarang danalingga empot2an mengembalikan 1M plus rente/bunga.
Kalau diperhatikan, dari manakah sebenarnya 1M dari bank A ini berasal?
Jaman modern, bank memiliki hak menciptakan uang. Uang yg diciptakan bank adalah uang yg berasal dari niat seseorang untuk meminjam dan mengembalikannya kemudian ditambahkan bunga.
Jadi dalam kasus danalingga, nilai uang yang telah diciptakan bank adalah janji dalam bentuk perjanjian yg telah dicanangkan oleh danalingga untuk bekerja keras mengembalikan uang pinjaman yg telah diciptakan dan bersama bunga yang tidak pernah diciptakan. Itulah mengapa makin banyak gembel di amerika.
https://www.youtube.com/watch?v=b6_SLwReMqo