ayo2 yg udah nonton 3D-ny bisa di review
Printable View
ayo2 yg udah nonton 3D-ny bisa di review
Baru nonton tadi. Kalo dirangkum di satu kalimat, Transformers 3 adalah film tentang pembuktian cinta. Cinta Sam Witwicky ke pacarnya, dan cinta Autobots ke bumi dan manusia :D.
Ceritanya boring tapi battlenya boleh lah..
banyak yang bilang ceritanya boring tapi efeknya keren abiez..
mana neh yang ngereview masa gak ada yah..? trus 3D nya gimana tuh,.?
btw, berhubung filmnya uda rilis, gw asumsi uda lumayan banyak yang nonton...gw ada beberapa pertanyaan nih (moga-moga ada yang berkenan membantu kasih jawaban) :luck:
Spoiler for :
^ coba jawab
Spoiler for spoilerrr:
Haaa .... jadi penuh spoiler...
Spoiler for spoilerrr:
Heh, baru sadar kenapa namanya NEST.
Taktik tempurnya, buat meng-eliminasi Decepticon yang notabene jauh lebih gede dan ber-armor, persis kayak gerombolan semut tentara(Army Ants/Lagionary Ants/Marabunta). ::elaugh::
Sangat - sangat Stealth Punny.... :lololol:
Belom lagi sepanjang film, seinget gue the Baddies selalu nyebut manusia dengan sebutan insect.
Jujur aja,
aku cukup suka...
Lepas dari beberapa bloopers (ayolah.. jangan jadi sok kritikus dengan hanya memperhatikan kelemahan-kelemahannya saja... yang bagus juga diperhatikan dong), film ini lebih baik daripada Transformer 2: Revenge of the Fallen.
Aku pernah berada di Chicago selama dua hari, jadi adegan di Chicago ( misalnya di upper Wacker Drive) buatku benar-benar mengesankan.
Tim NEST di sini juga bukan sekedar pajangan tetapi benar-benar layak jadi sekutu dari Autobots.
Menurutku, sebenarnya cerita dan dialognya sudah lumayan hanya saja sang sutradara, penyunting, dan para aktornya (yeah.. si Shia La Beouf terutama) bukan mereka yang biasa menangani film drama sehingga jadi tidak berkesan. Dialog-dialognya jadi tampak terpotong-potong dan seperti disalin-rekat (copy-paste) dengan paksa. Pengjangkaan (timing) antara dialog karakter CGI dengan karakter manusia kurang pas. Di sisi ini, Transformer yang pertama jauh lebih unggul.
Karakter Carly yang diperankan Rosie, sebenarnya punya potensi. Terbukti ketika. Sayang sekali, baik skenario maupun sutradara tidak memanfaatkan potensinya lebih jauh sehingga sekedar pengganti Megan Fox. Bahkan, Carly versi komik adaptasi jauh lebih baik dibandingkan versi film.Spoiler for Carly keren di sini:
Untuk penggambaran Cybetron, walau keren, sayangnya tidak konsisten dengan film pertama.
Dialog antara orang tua Sam Witwitcky dengan putranya tetap membosankan seperti dua film pertamanya. Versi komik jauh lebih unggul dengan menghilangkan dialog tersebut.
Seymour (John Turturo) tetap menarik perhatian seperti dua film pertamanya. Bahkan kini dia punya sidekick yang dijuluki Dutch.
Gaya pengambilan gambar, kembali ke gaya Transformer yang pertama, yakni lebih fokus pada manusia. Jadi seringkali pertempuran diambil dari sudut pandang manusia yang lebih kecil dibanding para robot. Yang sering jadi masalah, dibandingkan film yang pertama, gambar-gambar yang ketiga ini lebih banyak yang out of focus sehingga tampak kabur (blur).
@ kunderemp: liat komik adaptasinya dmn? ada link nya gak?
klo soal 3Dnya mnurut gw sih ga jauh beda sama yang non 3Dnya.
Spoiler for masih harus di spoiler?:
Spoiler for soal Megatron:
Kalo saya bilang sih, scene terbaik itu ketika tidak ada manusianya.
kok bisa dobel sih post gw ::elaugh::
setahu gw,
Spoiler for spoiler yg aneh:
Baru ntn yg 3D kemaren malem..bagus juga endingnya biasa saja masih berpotensi sekuel cuma ngelawan siapa yah?