Originally Posted by alip
Cantik sekali bahwa di pertempuran ini ditunjukkan Hajime Saito yang sibuk mencari "Hitokiri Battosai", Kenshin Himura. Perang adalah perang, tapi bagi kaum Samurai, perang adalah personal. Kadang sekedar keinginan untuk berhadapan dengan lawan yang tangguh. Scene pertempuran ini ditutup dengan Kenshin meninggalkan pedangnya, simbol dari diakhirinya kehidupan seorang pembantai dan budaya samurai secara keseluruhan, disaksikan oleh Saito yang cuma berdiri terdiam. Ini-pun adalah simbol yang apik. Kehormatan melarang Saito menyerang Kenshin, gambaran dari mentalitas seorang samurai, di sisi lain keraguan menunjukkan pengakuan Saito akan jaman yang berubah. Bahasa simbolis yang indah.
Bagi yang mengerti, adegan ini punya makna yang lebih dalam lagi. Saito adalah tokoh nyata samurai tangguh yang mewakili organisasi pembela Shogun, Shinsengumi, sedangkan Hitokiri adalah julukan bagi empat pembunuh legendaris kekaisaran. Dua pendekar paling tangguh dari dua kubu yang berseberangan berhadapan dalam pertempuran, yang justru berakhir dengan kekalutan pikiran masing-masing.
Teman saya tanya, "loh, kenapa dia nggak nyerang?"... jawab saya "diem lu, ntar aku terangin..."