Subuh,
butuh kesendirian.
Printable View
Subuh,
butuh kesendirian.
Open up the sky,
in your glittery sight
let me watch my self drowning
try to reach you up.
shadows, honey
is it all i got?
lovers means
crossing
two pavements
before eternity last
Sarang
kita pinjam kisah
dari pahat dinding batu
Rama Shinta
Buddha, Dharma
telanjang dada
terkadang kita adalah wayang
terperosok di alinea kejam
Dalang, yang kau kira Tuhan
mungkin manusia jadi guyonan monyet di kerangkeng
kekebasan kan tak semurah harga kacang
habis usia saja!
kembalilah ke sarang
nanti kuukirkan di nisanmu
kisah yang mungkin ditiru anak cucu kita
Perawan
Rindu kian menua
luka berulir basah ke lautan
tak peduli pada kesakitan
ia menangguk lagi asin gelombang
---------- Post Merged at 08:21 PM ----------
Aku memekik
kau yang tuli
agar ketiadaan menyeretmu ke laut diam.
---------- Post Merged at 08:22 PM ----------
Karang
"berhenti menggerus imanku, aku tidak sekuat itu"
---------- Post Merged at 08:23 PM ----------
Umang-umang
"Gelombang, kau kemanakan rumahku?"
Perempuan Dinding kaca dadanyaSetipis setangguhWujudku,TerkadangSemedi-kuMengangguKatanya surga dipenuhi perempuan,Ah, doaku lebih baik padam.Aku diselundupkan dari celah rahim.Menjelma,Bukan sepenuhnya perempuan."Lalu kau apa?" Seorang bertanya Aku adalah lekuk dan tangkupPada gairah yang tidak bertuan.
Waktu menambahkan digit di atas liar catatanku,
malam-malam lekang
Tuhan bertanya lewat lingkar mataku kian hitam
"Adakah yang belum kau tuliskan?"
"Masih banyak Tuhan"
Pagi mengangkat dagu
angkuh
berkilauan ia berkata : "toh, manusia begitu-begitu saja, apalagi yang ingin tulis?' ia melirik
"aku sedang tak tertarik bicara denganmu" catatanku kututup seakan takut ia intip.
"kau membosankan!" katanya sambil pergi dalam cahaya kuning kemerahan.
catatanku kusimpan,
namamu, kekasihku... belum lagi kutemukan.
peduli setan dengan uban!
rembulan biru. yang tertutup mendung
mendung untuk didayung, menikmati malam yang suntuk
dunia runtuh untukku
meninggalkan guratan biru jiwa yang beku
... rintik mulai turun
mengajakku membuka diri bersama air mata yang terkunci
untuk turut menangis bersama langit
---------- Post Merged at 11:34 PM ----------
Selalu ada sebab hujan berhenti dan mata sembab.
Katamu kewarasan wajib dipertahankan, soal remeh temeh harus dilakoni pelan-pelan. Makan, tidur, bangun, mandi, kerja.
Memangnya aku naga, lepas dari neraka?
Kian hari lubang di jiwaku kian mengangga, rasanya ingin kutelan kebohonganmu bulat-bulat.
Taut itu masih ada,
Ada bingkaibingkai yang tak akan menangisi perjalanan.
Kami terbahak, saling memekik, bahkan mencekik leher.
Medio 2004 .. Bukubuku saku yang terbang ke Kairo.
Ayu yang akan selalu ayu parasmu.
Membawa keluar dari ruang hampa.
Sajaksajak gagah masa lalu membahana singkat tadi.
Menyelinap usai pertunjukkan SIPA.
Kerling nakal dan senyum itu masih sama.
Lalu siapakah? Dan apakah gerangan?
Semoga besok tidak diamuk ayah.
Dan roda baja itu membawaku kembali ke barat.
Velvet rose bleeding
Rainbow overwhelm the sky
Vision of you die.
--
Gloomy... Gloomy Eyes
Gently rain pours in my glass,
Uninvited scars
My butty is bigger than the trouble
I float like a bubble
and take a trip around the world
Liberty!
Death sings so pretty
Tak ada ingin , tak ada harap
Yang tampak mulai mengabur
Semua dingin dan beku
Hening lah yang tertinggal
MUNGKIN
Mungkin kau bukan untukku
Mungkin aku bukan yang terbaik
Mungkin akan ada orang lain untuk kita
Mungkin mungkin mungkin
Sejuta kemungkinan kupikirkan
Dalam tiap harapku tuk bersamamu
Maybe...
I wasn't born to make you happy
Candu itu Rindu.
Kopi panas mengepul, menguarkan aroma nikmat.
Kau memaksaku menghisap sebatang rokok, lagi dan lagi.
Aku kehabisan katakata pada setiap penggalan Ode 100 kata.
Kau hapus semua dengan kepulan asapmu.
Sebab kau adalah candu,
Setangkup rindu yang terlanjur menyelinap dalam pikiranku.
terinspirasi dari thread : http://www.kopimaya.com/forum/showth...ndu-kopi-rokok
detik berganti menit
menit berganti jam
jam berganti hari
hari berganti bulan
bulan pun berganti tahun
tak ada yang aku harapkan
karena aku cukup bahagia
melihatmu bahagia
Beralamat di ujung kepul asap
sampai ke putaran terahir episode rindu
candu yang menggiringku padamu.
Dewi Nikotin yang hina,
aku mengutukmu dengan segala cintaku!
Ay ay..bru gabung ni. Mw posting puisi english, g papa y :p
---------- Post Merged at 10:29 AM ----------
Jukai 樹海,Sea of Trees
The sea of trees, the land of death
Here is the place where a painful massacre is set
Take a look at the bones of empty flesh
Fading insanity, burning into ashes
Many people come to erase the memories greedily
But many souls have been taken for the sake of their purity
If you once walk the path of Jukai
Remember to see the truth, and don’t you dare to hide
---------- Post Merged at 10:29 AM ----------
agaknya aku mulai mikir yang bukan2 di pukul sekian dini hari.
nampaknya saat sedang bergembira tiba2 kegembiraan yg diluapkan akan menghilang dan meninggalkan spasi kosong untuk diisi dgn hal2 yag tidak menyenangkan.
tp aku tidak mau menahan kegembiraan, memang untuk apa? biarkan saja mengalir, silih berganti seperti malam yang didatangi fajar.
bisik2 menyelidik,
ucapan2 getir,
rasa sepi yang menghampiri,
Mama... terkadang aku ingin kembali menjadi anak kecil, bertualang dalam duniaku sendiri.
Mama... aku ingin pelukanmu yang dulu
Mama...
Mama...
Ah! Aku harus bangkit! Orang dewasa punya tanggung jawab sendiri2 bukan? Paling tidak itulah yang dikatakan semua orang.
atau... apakah itu gunanya kekasih?
Masing-masing dari kita butuh waktu untuk mengetahui apakah masih ada rindu jika lama tidak bertemu.
kalau langkahku menuju kesana, adakah tangan yang menangkapku disana
sesak, luka, gila
bukan susunan batako beratap yang kucari
senyum melegakan sesak, menghapus luka, mewaraskan gila
aku tidak pulang malam ini
aku duduk ditrotoar mengusir sepi
ditemani derumu di depan sana
mari bersulang ombak
buih bir dalam gelasku tidak kalah oleh buihmu,
mari telan pahitnya hidup
Asa september
ketika mentari mengintip di ufuk timur
di suatu pagi awal bulan september
beriring embun berteman jingga
seraya serentak berkata
"selamat ulang tahun bunda"
berjuta asa mengiringi doaku untukmu
beribu makna tersirat di dalam kalbu
jadilah ibu terbaik untuk anak-anakku
dan berdiri tegaklah selalu menjadi pendamping hidupku
jangan ragukan setiap hentakkan langkahku
karna disetiap hembusan nafasku tertulis namamu
trus menatap kedepan walau aral melintang
erat tangan berpegang agar kita tau arti menang
01 september 2013
indra nasution
berdiri tinggi melukis langit
memahat ukiran hati bebatuan cadas
tak bergeming badai d depan
demi satu keyakinan
berdamping peri semerbak harum
tak lelah ucap mengiring doa
tetap memandang air yg bening
pantulan diri pengukur dosa
---------- Post Merged at 01:49 PM ----------
berdiri tinggi melukis langit
memahat ukiran hati bebatuan cadas
tak bergeming badai d depan
demi satu keyakinan
berdamping peri semerbak harum
tak lelah ucap mengiring doa
tetap memandang air yg bening
pantulan diri pengukur dosa
Bunga daisy kuning tersapu debu
membisu dalam bisik-bisik ragu
memperhatikan wanjah wajah sendu, palsu
wajah menatap tiap gerbong yang berlalu
lalu disini ada aku
aku terdiam tak bertemankan satu individu
menggaruk kepala menyembunyikan malu
apa yang kurasa tak lagi baru
menyandar pada tiang yang dicat abu
mengenakan earphone mendengarkan lagu
menatap gerbong lain yang datang menderu
untuk kemudian menghampirinya dengan mantap, semantap nada ketukan sepatu
:iamdead:
hari kembali abu abu
kembali membawa rindu
ditempat kenangan ini ada aku
mengingatmu selalu
dalam luka
aku rindu kamu
pada senyum, mata, dan kehangatan dalam kedua lenganmu
kalau kupejamkan mata rasanya baru kemarin
meski sebenarnya sudah 3 tahun berlalu
tidakkah aku boleh mengemis pada kesempatan?
demi luka
demi rindu
demi mimpi
demi kenangan
demi cinta.
Seneng.. Akhirnya nanchan nulis lagi...
iya nih, udah lama bgt ga nulis. lagi galau :D
______________________________________
pandangannya tepat dimata
kuberanikan diri bertanya
apakah cinta?
apakah suka?
apakah luka?
kau diam dengan bisu yang pura pura
kau diam dengan tuli yang pura pura
seolah olah perkataanku bukan tanya, tapi koma
kamu bertanya
hatiku terbuat dari apa?
sehingga memandangmu lurus dalam doa
aku adalah pohon kecil
berdaun hijau
teguh tumbuh di horizon yang asing dan dingin
APHRODITE
wanita itu ular.
dalam mulutnya ada lidah bercabang.
sesekali dia akan melata dengan perutnya, terus bergerak utk mencari pengganjal v4gina.
mungkin kita satu jiwa
jiwa yang pecah
lantas terdampar
entah kapan, suatu saat kita akan bertemu dan memandang bintang
sembari menggenggam tangan kau akan berujar :
"pernahkah kau bermimpi tentang rumah kita di lain dimensi?"
dan aku melihat jawabannya di binar matamu yang memantulkan jutaan bintang di langit, jutaan mentari yang tak akan habis sampai aku mati.
Untuk hari hari yang berwarna jingga
Penuh tanya
Pertanyaan hampa
Aku tak tau kapan pagi
Meski berdiri menerpa badai dipinggir pantai
Mencari hingar bingar menghapus sepi
Semua kembali jingga
Kembali putus asa
Kembali berduka
Bagaimanapun hari ini tidak lagi sama, meski tetap berwarna jingga
Bagus-bagus puisinya
belia dan banyak pelanggan, itulah dia
dan di "hentakan nafsu atas ranjang" dia memejamkan mata melaknat dunia
aku ingin tahu apa yg difikirkannya,
apa kamu tahu?
impian itu jauh
seperti menapaki jalur yang tabu
dan aku mengikutimu seakan tak ada jalan lain untuk ditempuh
#eaaaa ::hihi::
---------- Post Merged at 08:57 AM ----------
impian itu jauh
seperti menapaki jalur yang tabu
dan aku mengikutimu seakan tak ada jalan lain untuk ditempuh
ciumanmu yang kini cuma menjadi kabar burung, meninggalkan aku menjadi jurnalis untuk menulis fiktif.
kau ingat malam itu?
kembang api dan tahun baru.
tagihan hotel dan aku yg sendirian di lobby tamu.
menunggumu.
mungkin kita tidak satu atap.
tapi kita satu langit.
kau tahu betapa romantisnya itu?
kau dan aku seperti bintang2 yang jauh.
kelip2nya seakan menggunakan kode morse untuk mengatakan : "hey, kawan! apakah kau merindukanku?"
seberapa kuat batu melawan rindu? tak bisa kupastikan karena biasa melawan tinju
Munkin diantara jarak jarak yang terbentang, ada rindu yang tersesat diantara ilalang
romantis sekali.kawan kita ternyata jogo berpuisi