Originally Posted by
purba
Ada yg tahu, seperti apa penghinaan yg dilakukan oleh Aan? Apakah sekedar mengatakan god does not exist? Atau sekedar mendeklarasikan Ateis Minang?
Kemudian istilah Minang. Apakah istilah tsb baru ada setelah Islam masuk bagian barat Sumatera atau sebelumnya memang sudah ada? Jika istilah Minang adalah hasil dari pengaruh Islam di bagian barat Sumatera tsb, bolehlah orang Minang sekarang keberatan atas deklarasi Aan tsb karena deklarasi tsb ahistoris. Tapi jika istilah Minang sudah ada sebelum Islam masuk ke wilayah tsb, artinya orang-orang Minang masih Hindu atau animisme sekalipun, maka keberatan orang Minang sekarang tsb justru aneh dan lucu. Lha mereka pun melakukan hal yg sama seperti Aan di masa lalu.
Semboyan adat basandi syarak, syarak basandi kitabullah pun adalah hal baru. Ini bisa dibuktikan dari sistem matrilineal Minang. Islam tidak mengenal sistem tsb. Artinya apa? Minang sudah ada sebelum Islam datang ke wilayah tsb. Ini, lagi-lagi menunjukkan tipikal Islam yg mau menang sendiri. Semboyan tsb merupakan penjajahan Islam terhadap Minang. Jadi, penolakan deklarasi Ateis Minang lebih karena ke-Islam-an itu sendiri, bukan karena ke-Minang-an.
:))