Originally Posted by
Δx Δp ≥ ½ ħ
kemungkinan selalu ada saja. Cuman gak semua benda mati bisa bisa jadi minyak bumi. prosesnya rumit dan panjang. Pertama, perlu sumber material yg banyak--pmakaman terlalu sedikit suplainya, bahkan kalau sejuta orang sekaligus dikubur. Daerah yg ideal itu seperti bekas rawa, hutan, delta sungai (dimana bangkai2 sering dihanyutkan dan mengendap). pengendapannya memakan waktu jutaan tahun, harus pada suhu dan temperatur yg pas (jika gak sesuai, maka bukan senyawa hidrokarbon yg tercipta), jika suhu dan temperatur terlalu tinggi, maka jasad tsb jadi 'gosong', jika kurang, bakal jadi pembusukan biasa gak jadi minyak.
Setelah terurai jd senyawa hidrokrbon (minyak), cairan stb harus mengalir (minyak lebih ringan drpd air, jd "mengambang" dan mengalir ke atas). agar gak berpencar kemana-mana harus ada lapisan yg kedap "seal" sehingga minyak berkumpul dan terperangkap. baru bisa dibor dan dialirkan ke luar