Quote:
Originally Posted by
sheva
yang terhormat @
purba,
saya perhatikan sejak awal thread anda terus menerus melancarkan kritik dan serangan terhadap jokowi..
Wah.. ada pemerhati purba... ::cabul::
Quote:
saya bukanlah pendukung pak jokowi maupun pak prabowo,
Mengapa anda sampai tidak bisa mendukung salah satu calon presiden? Apa kesulitannya? Apa yg membuat anda tidak tertarik dgn salah satu calon presiden?
Quote:
tapi sebagai masyarakat yang awam terhadap perpolitikan, saya merasa tergelitik untuk mengajukan beberapa pertanyaan kepada anda..
Silakan saja.
Quote:
1. jika anda merasa jokowi sangatlah buruk dan tidak layak menjadi presiden, bisakah anda jelaskan apa kelebihan dari calon presiden pilihan anda? misalnya jika anda mendukung pak prabowo, apakah kelebihan pak prabowo dibandingkan calon presiden yang lain, sehingga saya sebagai masyarakat yang bodoh ini bisa tertarik memilih calon presiden yang sama dengan anda?
Anda bertanya kelebihan Prabowo thd Jokowi? Pertama, Prabowo lebih tua dari pada Jokowi. Kedua, Prabowo lebih kaya dari pada Jokowi. Ketiga, Prabowo lebih gemuk dari pada Jokowi. What else...? ::hihi::
Quote:
2. mari kita berandai-andai.. anda sekarang bekerja sebagai seorang supervisor di perusahaan besar dan telah menanda-tangani kontrak selama 2 tahun untuk bekerja di posisi tsb.. 6 bulan setelah anda bekerja, atasan anda (seorang kepala bagian) mengundurkan diri.. kemudian anda dipromosikan untuk menduduki jabatan atasan anda tersebut.. apakah yang anda lakukan? menerima jabatan sebagai kepala bagian (dengan alasan karena kesempatan emas tidak akan datang 2 kali), atau tetap menduduki jabatan sebagai seorang supervisor (dengan alasan anda menghormati kontrak kerja anda yang berlaku selama 2 tahun)? mohon di jawab dengan jujur..
Sorry, saya tidak begitu paham jadi bawahan/atasan seperti cerita anda di atas.
Pertama, ada tanda tangan kontrak dlm suatu perusahaan, kemudian ada promosi dlm perusahaan tsb? Apakah itu mungkin?
Kedua, seandainya saya sudah menandatangani kontrak, saya harus konsisten dgn kontrak tsb. Tidak bisa kontrak dilanggar begitu saja, tanpa ada konsekuensi hukumnya. Itu yg saya pahami ttg kontrak.
Quote:
jika pada akhirnya anda memilih pilihan ke 1, berarti anda melakukan hal yang sama dengan jokowi yaitu mengundurkan diri dari jabatannya sebagai walikota untuk menjadi gubernur..
Anda yakin analogi anda ttg kontrak di perusahaan tsb sama dengan kasus Jokowi?
Btw, sejauh yg saya tahu, para pendukung Jokowi selalu menganalogikan tindakan Jokowi sekarang dgn mekanisme pindah jabatan di suatu perusahaan. Anda malu menyebut diri anda sebagai pendukung Jokowi, hah?
Quote:
3. saya juga ingin anda menjawab jujur untuk pertanyaan saya yang terakhir.. selama anda hidup di dunia ini, tentu anda pernah membuat sebuah janji kepada orang lain.. Nah, pertanyaan saya, apakah anda selalu memenuhi janji anda tersebut, dan tidak pernah mengingkari semua janji yang anda buat?
jika ternyata anda pernah ingkar janji, berarti anda sama dengan jokowi, yang saat menjadi gubernur mengatakan bahwa dia tidak akan maju sebagai calon presiden..
Berarti anda setuju bahwa Jokowi ingkar janji?
Sayangnya, saya tidak pernah ingkar janji dlm pekerjaan saya. Jadi, saya jauh lebih mulia dari pada Jokowi.
Quote:
lantas jika anda melakukan dosa yang sama dengan pak jokowi, mengapa anda terus-menerus mengkritiknya?
Sayangnya, saya tidak melakukan dosa seperti yg dilakukan Jokowi. Jadi, saya terus menerus mengkritik Jokowi.
Quote:
tapi anda tidak pernah mengkritik diri anda sendiri?
Tidak pernah? Memang saya belum sempat membuat topik di forum Renungan. Someday lah... ::hihi::
Quote:
sekali lagi saya tekankan, saya bukanlah pendukung jokowi atau prabowo.. jika anda tidak percaya, silahkan cek postingan-postingan saya sebelumnya, apakah saya pernah memberi dukungan ke salah satu calon presiden tersebut (kecuali jika anda percaya bahwa saya berasal dari tahun 2120, dan menganggap kalau jokowi akan benar-benar menang)
Tuhan saja saya tidak percaya, apalagi anda? ::ngakak2::
Btw. Jawaban2 saya tidak sama 'kan dgn jawaban2 kandalf. ::oops::