makhluk drmn tuh bro? dr forum sebelahkah?
Printable View
makhluk drmn tuh bro? dr forum sebelahkah?
Wah, dah mau diputar toh. Tapi dah diborong calo ya? ;))
Bukan dari 'forum sebelah', King Lampas. Bukan Kaskus, NeoKG, dkk.
Tapi komunitas movie blogger dan movie freakz.
Yang gue sebal, oke lah, ngeborong itu wajar.. Tapi kalau tahu jumlah kursi yang tersedia kurang lebih 150 dan mau beli 110 tiket buat komunitasnya itu termasuk brengsek walaupun dia trus menawarkan pada orang lain. Apalagi ternyata emang 120 tiket.
Ngakak...
gue baca kaskus, ngelihat komentar para kaskuser yang sebal banget ada yang borong 130 tiket.. Kakakakakak..
http://www.kaskus.us/showthread.php?t=6575675&page=75
Quote:
yang available dijual cuma 150, karena sisanya buat undangan...
nah kayaknya sih dia udah ngomong dulu ke ticketing kalo 130 dari 150 tiket dia booking...
gua udah amati tindak tanduknya dari awal....
jadi antrian segitu panjang cuma buat perjuangan 20 tiket
We love you, Gareth!!!
Dari Twitter-nya Gareth Evans
Quote:
1. We have agreed to hold an extra screening of THE RAID on the 20th November, to run alongside the current screening. #INAFFF
2. The time and auditorium details will be confirmed later this week. Tickets will be available to buy on 12th November @INAFFF
3. To make sure everyone has a fair chance at getting a ticket I've asked for purchases to be limited to 4 tickets per customer maximum.
parah tuh emang..gila aja, beli sih beli, tapi udah kelewatan kalo mpe ratusan gitu..
gw jauh jauh dateng dari Bogor, cuman kebagian capeknya doang?? blitz dalam hal ini mustinya juga lebih aware..
Nih pilem cuma bakal ditayangin di blitz yak? :(
^
ga kayaknya, tapi kan pemutaran perdana emang di blitz pas event bergengsi yang setahun sekali itu...
btw, banyak film menarik dari INDONESIA ternyata!!! thriller kayaknya? gw liat di forum sebelah..
cuman masih kesel ama pihak blitz ama tukang borong yang seenak udel bikin orang BT ::doh::::doh::::doh::
Sebentar... mestinya antrian dibuka lagi tanggal 12 tetapi kok ada isu bahwa sudah habis yah?
sial tuh para calo kampret ::arg!::
Masih januari..masih lama tenang aja
Bukan calo deh kayaknya, tapi emang penonton betulan
temen gw ngantri dr jam 9 lebih aja udah gak dapet tiket, soale ludes dalam 50 menit
yg ngantri banyakkkk banget..., kalo gak perantau ya kaskuser ato folower twiternya om gareth
Salah kalau ngantri dari jam 9, soalnya Grand Indonesia itu baru buka pukul 10 sementara orang-orang sudah mengantri dari pukul 7.30. Perlukah kutunjukkan foto orang2 yang datang pertama? Ada yang jauh2 datang dari Medan dan Kalimantan. =))
---------- Post added at 05:23 PM ---------- Previous post was at 05:08 PM ----------
Spoiler for Loket belum dibuka, lampu belum dinyalakan, petugas kebersihan masih bersih-bersih, para pecinta The Raid sudah ada:
Spoiler for Koper dari Kalimantan dari Bandara langsung ke Blitz demi mengantri tiket The Raid:
---------- Post added at 05:25 PM ---------- Previous post was at 05:23 PM ----------
Yang kloter pertama itu, 130 tiket habis diborong oleh dua orang dari sebuah komunitas (yang gak perlu disebut di sini demi kenyamanan - dan aku juga udah disumpah ama orang Merantau Films untuk tidak ribut dengannya). Tapi tadi aku ketemu si pemborong. Hehehehe.. Sempat foto-foto pula.
Jadi, kloter pertama emang habis kurang dari 10 menit.
Makanya aku dan kawan2 (dan juga para penggemar film lainnya) protes ke Merantau Films dan akhirnya Gareth Evans protes ke Blitz dan panitia Inaff. Akhirnya dibuka deh kloter kedua.
---------- Post added at 05:38 PM ---------- Previous post was at 05:25 PM ----------
Eh iya ternyata.. Kloter kedua, tiket habis dalam waktu 50 menit. Tapi itu lebih baik daripada kloter pertama, tiket habis kurang dari sepuluh menit (atau lima menit malah?) karena pemborongan 130 tiket.. hehehehe...
Spoiler for Orang2 pertama yang dapat tiket kloter kedua THE RAID setelah selesai beli:
congratz om kunderemp ::maap::
sebagai orang biasa , paling dapet yg di bioskop biasa ::arg!::
kereeeeeeeeeeeeennnn selamat ya, dapet juga akhirnya
barusan dari blitz.. ngeliat neh pelem bakal diputer tanggal 20 ini..
tapi ngeliat komen2 diatas jadi ragu dapet tiket neh.. ::grrr::
IMHO saia memilih untuk bersabar, selain karena kendala kota, juga karena mending menunggu untuk dapet kualitas yang lebih (DVD, gw lebih suka nonton dirumah hehehehehe)
yang penting adalah, sangatlah membanggakan takala melihat semua atensi ini bisa ditimbulkan oleh film indonesia dengan genre yang tidak pernah terlihat sebelumnya di indo
salut Mr.Evans !!!
ah udahlah...gw ga mungkin juga dateng pagi pagi ::doh::
nunggu di bioskop aja, sekalian review dong dari sesepuh disini, siapa tau pas gw nonton pas bioskop biasa, ada yang disensor.
tapi kemaren maren nonton RUMAH DARA, mantepan yang ga disensor ::bye::
Coba rayu2 Puspita di http://www.facebook.com/pages/The-Ra...86478764723408
Ada lombanya di situ.
Isunya sih, masih ada tiket2 yang belum pasti diberikan pada siapa. Coba aja.
buat yang gak dapet tiket... tenang aja... ada kawan.. saiyah juga sabar aja nunggu januari.. :D
Sabar nunggu DVD originalnya keluar... moga-moga gak lama dan gak pake sensor... <nggak pernah sempet ke bioskop> ;D
Tadi malem nonton screening film ini di closing INAFF, kebetulan dapet invitation.. ini sedikit review dari saya:
Ini film action Indonesia terbaik yang pernah saya tonton. Bahkan buat saya ini film Indonesia terbaik tahun 2011. Jauh melampaui ekspektasi saya, ketika melihat trailernya. Trailernya nggak ada apa2nya, karena film ini sangat mengandalkan ritme. Pacing. Grafik ketegangan, emosi, dan juga combo.. rentetan jurus dan pukulan yang indah sekaligus mematikan. Itu yang kita dapat sepanjang film, yang tentunya gak bisa terakomodasi di trailernya.
Semua kekurangan yang ada di film ini (hanya sedikit, terus terang saja.. seperti dialog yang kurang natural, dsb) semuanya termaafkan dan tertutupi oleh keelokan action para pemainnya. Cerita sebenernya hanya pelengkap, tetapi berhasil melengkapi dengan sempurna, jadinya nggak cuman jotos sana jotos sini tanpa juntrungan. Realisme cukup terjaga, meskipun beberapa adegan yang luar biasa dimunculkan untuk efek awesomeness, tapi nggak cliche or corny at all.
Pemain yang buat gue paling berkesan adalah oom Ray. Disitu dia bener2 jadi villain yang berkharisma, dan dengan screen time yang sangat singkat, mampu melengkapi film action ini dengan kualitas akting yang jempolan. Pujian juga patut dilayangkan pada sang pemeran karakter "Mad Dog". Untuk yang ini, silakan liat sendiri nanti.. total bad ass.
Semua gerakan fightingnya nggak membosankan, koreografi tertata dengan baik, dan soundnya nggak mengganggu. Pacing film ini juga mengalir dengan baik.
Intinya film ini harus ditonton. Ini adalah film yang akan menjadi tolak ukur film action Indonesia selanjutnya. Bravo the Raid! :nangis4:
Spoiler for Tiket invitation dan tiket yang buat pemenang kuis perantau:
Spoiler for Para Perantau dan aktor The Raid dari polisi tukang baca koran, jagoan golok dari Indonesia Timur, polisi naif, dan tentu saja koreografer Iko dan Yayan:
Singkat kata, aku sangat terkejut melihat pertumbuhan pesat tingkat kemampuan Merantau Films. Dari efek suara, efek visual, koreografi, ritme film, musik latar benar-benar sempurna. Semua kekurangan seperti kagoknya dialog aktor benar-benar bisa dimaafkan.
The Raid sudah tidak bermain di level Indonesia atau Asia Tenggara. The Raid sudah bermain di level Internasional.
Film-film terbaik Donnie Yen seperti Flashpoint atau SPL sudah dikalahkan oleh The Raid. Apalagi sekedar film-film level Tony Jaa.
Mainan bawah (ground fighting), kombinasi clinching dan pistol, permainan kunci dan anti kuncian, permainan pisau, tangkapan melayang 'ala Silat Harimau yang dieksekusi di saat yang tepat, lemparan ke sana kemari. Ouch.. Benar-benar indah, kejam, dan menakjubkan, membuat para penonton bertepuk tangan.
Ngomong2, tadi aku sempat bertanya pada Joe Taslim, "Bang Joe, seberapa besar peran anda dalam perencanaan koreografi The Raid". Dan Joe bilang, "Koreografi murni hanya dilakukan oleh Iko dan Yayan. Saya sekedar follow mereka. Walaupun ada bagian di mana saya melakukan bantingan (sambil memeragakan), semua yang di film murni silat".
^ Walaah, tau anak2 KM pada kesana tadi ketemuan deeeh.. ::doh::
alur ceritanya gimana? lebih baik dari yang sebelumnya ga?
Jiaah...
Kan aku udah beberapa kali posting tentang The Raid di sini.
Puspita sempat nelpon Takumi pula.
Emang kalau nonton Die Hard mikirin alur ceritanya?
Ini film laga, Ibu Cha_n, bukan film drama untuk merebut Academy Awards.
Tapi ingat kata grandpa Alip di awal-awal yang bilang kalau di dunia nyata, tim nyerbu gedung tanpa backup itu melanggar prosedur?
Yup. Di film ini, tim-nya Iko juga melanggar prosedur. Dan ada penjelasannya kenapa tim ini melanggar prosedur (tapi dialognya kaku.. tapi sekali lagi, termaafkan ketika melihat adegan aksinya).
Sebenarnya, waktu baca2 resensi dari luar negeri, aku sempat turun harapan waktu mendengar akan ada adegan slow-motion. Hah? Adegan gerakan lambat? Euuuggghhhh... (membayangkan film-film Zack Snyder yang kubenci). Namun di film ini, adegan slow-motion-nya justru sangat tepat sasaran.
Kelemahannya emang di dialog dan akting misalnya penggunaan kata 'anda' yang seharusnya pakai kata 'engkau', 'kau', atau bahkan 'elo' agar lebih luwes.
Tapi Ray Sahetapi di sini sangat tidak mengecewakan. Waktu mendengar Ray Sahetapi yang berperan sebagai Tama, aku percaya bahwa dia pasti akan bermain bagus (dan aku bilang begitu ke beliau setelah film usai) dan ternyata memang mantab.
Oh iya, waktu pertama film dibuka dengan adegan Iko meninju sansak, aku agak kecewa karena efek suaranya tidak pas, tidak senada dengan visual yang ditampilkan. Namun setelah itu, semua efek suaranya sangat mantabh, dari suara pisau menusuk leher, suara parang dibenturkan ke dinding, suara pukulan mendarat ke tubuh lawan, suara senapan baik dari lantai atas, dari depan, dari balik dinding.
Iya sempat di telpon walau bentar hehe...
Semoga trailer baru cepat rilis deh... mengobati rasa kecewa karena jadwal rilis di undur...
Thanks bro narpati/kandalf atas reviewnya.. hehehe ... semoga nanti pas nonton rasa kecewa bisa terobati..
Joe Taslim senyum senyum tuh di facebooknya ::hihi:: pada puas semua...
gpp,ga dapet tiket, ya resiko dah jauh jauh nonton di blitz dari bogor ::doh::
yang penting siap sedia buat April 2012 (diundur lagi ama Mr. Evans ternyata).
ebuset.. makin lama aja ya.. ::doh::
Udah kpengen ngajakin temen2 nonton.. ga rame hype sendirian.. ::grrr::
Dan gue dilarang menyebut2 The Raid di rumah karena keluarga marah2.
^dan Kandalf pun merasa tidak punya tempat di rumahnya.. ia pun akhirnya memilih untuk hengkang dan bekerja pada seorang drug lord yang bermarkas di sebuah rumah susun.. ::oops::
Kenapa di marahin Boss ? Ada yang merasa tersinggung(baca: tersaingi) ? ::ngakak2::
BTW, kira2 berapa lama waktunya sebelum para pabrikan pilem kancut itu ngeh akan keberadaan genre macam The Raid ini ?
Dan kira2 berapa lama waktunya sebelum mereka bakalan sukses meng-kancutisasi genre ini ? Seperti yang sebelumnya juga mereka sukses lakukan terhadap genre macam pilem 'Ada Apa Dengan Cinta' dan 'Jalangkung'....
And BTW lagi, kapan Blu-Ray-nya keluar ?
^
paling bentar lagi udah beredar versi KW2 nya buatan KKD atau Nayato ::doh::
^ gitu2 penontonnya buanyaaakk.. untung gede.. haha. Bisa 15ribu orang tuh yang nonton film2nya, sementara film kayak sang penari atau catetan si Boy aja cuman 5ribuan yang liat.