barca sptnya udah setengah kaki disemifinal
euforia milan berlebihan
*termasuk aq* ::arg!::
diperempat final barca lawan galatasaray kan?
Printable View
barca sptnya udah setengah kaki disemifinal
euforia milan berlebihan
*termasuk aq* ::arg!::
diperempat final barca lawan galatasaray kan?
diundi lagi bro
ooo... kirain lngsung lawan gitu...
Just like I said, gw ngarepnya Barca bisa ketemu Juve di Final. Tapi... mitosnya sih alo di UCL siapa tim yang bisa menyingkirkan MU biasanya jadi juara UCL. Tau deh masih relevan apa enggak -_- *ngelirik ulQuote:
Originally Posted by Kingform
Btw tadi liat di tipi, Malaga sama Bayern Muenchen lolos. Habis ini dundi lagi ya...siapa ketemu siapa ya... ::oops::
Sayang arsenal kalah selisih gol..
Bayern ama malaga yang melaju..taunnya spanyol nich ada barca,madrid ama malaga..bisa all spanish final??..pengundiannya kapan yah..
nyaris aja arsenal bikin keajaiban
kekalahan pas main di emirates emang terlalu telak sih
Habis sudah wakil inggris...PSG ama galatasary bisa jadi tin kejutan nich..
Iya nih Arsenal keren gitu maennya, sayang banget gak lolos. Btw Arsenal sama Liverpool kok panasnya baru sekarang-sekarang yah? mirip mesin diesel :cengir:
Dortmund v Malaga
Madrid v Galatasaray
::hohoho::
tidak begitu berat lah.
skenarionya clasicrot di wembley ini mah
juve ketemu muenchen ::doh::
moga2 bisa lolos ke babak selanjutnya
yah kalo gini mah "big team" bakal melaju mudah :sigh:
kirain bakal crash antara 'big team' jadi bisa memberi kesempatan underdog buat melaju :sigh:
Juve ketemu Muenchen tuh ndong, gimana? :evilgrin:
Barca vs psg bole lah big match..,hehehehe...madrid vs galatasaru ajamh reunian mourinho ama drogba..
Menang Dortmund maksudnya? :cengir:
Hehehe daripada belain Madrid gw mending belain Juve deh, jadi ntar bisa dikalahin sama Barca di final :ninja:
Biasanya abis ini udah gak diundi lagi kan???..
harusnya sudah nggak diundi lagi....capek juga kalo tiap babak musti ngundi mulu...
Setau gue bukannya udah sekalian diundi pas kemaren yah..
Abis ini diundi lagi gan, moga ada elclasico (again)
Hala Madrid!! ::hohoho::
Review 1st leg yoook...
PSG vs Barca 2-2, kayaknya di 2nd leg Barca yang bakal menang :mikir:
Muenchen vs Juve 2-0, :nunjuk: kesian si mak ndut kalah di kandang Muenchen. Bakal berat tuh di Turin ::takmungkin::
Madrid vs Galatasaray 3-0, superb banget Madrid
Malaga vs Dortmund 0-0, ini nih yang masih sama-sama punya peluang
nudel :gebuk:
tunggu saja, juve akan menang 4-0 di turin ::hohoho::
Barca bs psg....masih 50:50
Juve vs muenchen..muenchen diatas angin..
Galatasary vs madrid..hanya keajaiban yang bikin madrid tersingkir..
Malaga vs dortmund..50:50..
Galatasaray vs Madrid 3-2 ---> Real Madrid lolos dengan agregat 5-3
Dortmund vs Malaga 3-2 ---> Borussia Dortmund lolos dengan agregat 3-2
Siapa yang tumbang berikutnya? Juve and PSG? ::oops::
di kandang Galatasaray
Spoiler for galatasaray:
di kandang Dortmund
Spoiler for dortmund:
yayyy... Madrid ama Dortmund lolos dua"nya. ::hohoho::
gile bener dortmund...lolos lewat 2 gol di injury time!
Quote:
Dua Gol "Injury Time" Dortmund Hancurkan Impian Malaga
Dua gol Borussia Dortmund saat injury time babak kedua memusnahkan impian Malaga melangkah ke semifinal Liga Champions. Laga di Stadion Signal Iduna Park, Selasa atau Rabu (10/4/2013) dini hari WIB, berakhir untuk kemenangan tuan rumah Dortmund.
Sebelum laga ini, Dortmund berstatus sebagai satu-satunya perempat finalis Liga Champions yang belum terkalahkan.
Namun, status Die Schwarzgelben itu tak membuat Malaga ngeri. Buktinya, pasukan Manuel Pellegrini langsung merangsek sejak awal pertandingan.
Buktinya, Joaquin Sanchez mampu mendapatkan tembakan bebas di area pertahanan Dortmund setelah dijatuhkan Marco Reus. Namun, tembakan bebas itu tak mengenai sasaran.
Pada menit ke-10, Joaquin lagi-lagi dijatuhkan, kali ini oleh Sven Bender. Wasit Craig Thomson pun mencabut kartu kuning pertama pertandingan itu untuk gelandang Dortmund.
Enam menit kemudian, Dortmund mulai keluar dari tekanan Malaga. Umpan sodoran Mario Goetze menuju ke arah Robert Lewandowski. Striker Polandia itu sempat terpeleset di daerah kotak penalti, tetapi mampu menguasai bola kembali sekaligus mengirimkan sepakan lob. Ironis, bola masih melambung dari gawang Willy Caballero.
Pada menit ke-25, aksi solo-run ciamik Joaquin menyayat pertahanan Dortmund. Setelah melewati hadangan lawan, eks penggawa Valencia dan Newcastle United itu melesakkan bola dengan tembakan kaki kiri. Bola pun mengarah ke pojok kanan bawah gawang yang gagal dijangkau Roman Weidenfeller.
Lima menit jelang turun minum, Dortmund pun mengimpaskan keadaan. Goetze menyodorkan bola kepada Reus yang dengan cerdik melewatkan bola di antara kedua kakinya. Lewandowski yang berada di belakangnya langsung melepaskan bola dan membuat keadaan imbang 1-1.
Tiga menit setelah jeda, Joaquin kembali mendapatkan kesempatan di depan gawang Dortmund. Kali ini bola tandukannya berhasil dimentahkan Weidenfeller dengan menjatuhkan badan ke sebelah kiri.
Setelah itu, Malaga cenderung bermain bertahan. Para pemain Dortmund yang berusaha membongkar pertahanan Los Andalusia nyaris kehilangan akal.
Bahkan, pada menit ke-70, Malaga nyaris mencetak gol kedua. Setelah mendapatkan bola dari Duda, Jeremy Toulalan mencoba berspekulasi dengan tembakan jarak jauh. Bola yang menuju ke gawang Dortmund berhasil ditip keluar oleh Weidenfeller.
Sebelas menit jelang waktu normal usai, Dortmund mendapatkan peluang terbaik untuk unggul. Goetze yang lolos di kotak penalti Malaga melepas tembakan. Namun, Willy tampil luar biasa dengan antisipasi kaki kirinya. Bola pun melenceng keluar di sebelah kiri tiang gawangnya. Dalam pertandingan pertama, kiper Argentina itu terpilih sebagai pemain terbaik dengan tujuh penyelamatannya.
Pada menit ke-82, petaka menghampiri Die Borussen. Bermodalkan sodoran bola Julio Baptista, Eliseu pun melesakkan bola dari jarak dekat yang gagal ditahan Weidenfeller. Malaga pun unggul 2-1.
Keajaiban terjadi dalam dua menit injury time. Dortmund memborong dua gol dan yang pertama dikreasi Reus pada menit ke-90+1 setelah Felipe Santana sukses menekel bola dari penguasaan Jesus Gamez. Bola pun diceploskan dengan mudah oleh eks gelandang Borussia Moenchengladbach itu.
Dua menit kemudian, Reus menembakkan bola ke gawang Malaga dan bola pun muntah. Santana yang berada di dekatnya langsung mencocorkan bola dan membuat keadaan seketika berubah 3-2 untuk Dortmund hingga pertandingan berakhir.
Malaga pun gagal menjejaki prestasi luar biasa Villarreal yang sukses melangkah ke empat besar Liga Champions pada musim debutnya. Villarreal menorehkan prestasi itu pada 2006.
Sementara siapa lawan Dortmund di semifinal akan ditentukan pada undian Liga Champions, Jumat (12/4/2013).
saus
sementara itu madrid juga lolos ke semifinal
Quote:
Drama Lima Gol di Istanbul, Madrid ke Semifinal
Galatasaray berhasil menang 3-2 atas Real Madrid pada leg kedua babak perempat final Liga Champions di Stadion Ali Sami Yen, Istanbul, Selasa atau Rabu (10/3/2013) dini hari WIB. Meski begitu, hasil tersebut tidak dapat meloloskan skuad The Lions ke semifinal karena Madrid unggul agregat 5-3.
Secara umum, Madrid mendominasi serangan pada babak pertama. Tiga menit setelah wasit Stephane Lannoy memulai laga, Angel Di Maria hampir saja membuka keunggulan Madrid jika bola tendangannya dari luar kotak penalti tidak menyamping tipis di sisi kanan gawang Galatasaray.
Beberapa saat kemudian, publik Istanbul harus terdiam setelah Ronaldo benar-benar membuat kiper Galatasaray, Fernando Muslera, memungut bola dari gawangnya sendiri pada menit ketujuh. Gol tersebut diciptakan Ronaldo setelah mampu memanfaatkan umpan tarik Sami Khedira dari sisi kanan lapangan.
Tertinggal gol cepat, Galatasaray berusaha bangkit karena wajib menang dengan selisih lima gol setelah gol Ronaldo itu tercipta. Meski begitu, sejumlah upaya Didier Drogba kurang dapat dieksekusi secara akurat sehingga mudah dipatahkan barisan pertahanan Madrid.
Peluang terbaik Galatasaray di babak ini diciptakan Sneijder pada menit ke-37. Sayang, usahanya itu belum membuahkan hasil karena bola tendangannya dari luar kotak penalti masih lemah sehingga mudah diamankan kiper Madrid, Diego Lopez.
Selepas turun minum, Madrid hampir menambah keunggulannya kembali lewat aksi Ronaldo pada menit ke-56. Namun, kesempatan emas itu gagal dikonversi gelandang asal Portugal itu menjadi gol kerena tendangannya masih melenceng dari gawang Muslera.
Satu menit kemudian, Galatasaray langsung membalas. Upaya itu pun membuahkan hasil karena Emmanuel Eboue sukses menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Menerima umpan Wesley Sneijder, Eboue melepaskan tendangan kaki kiri keras terarah yang meluncur deras masuk ke pojok kanan gawang Madrid.
Gol itu melecutkan semangat tuan rumah. Hanya dalam dua menit, Galatasaray pun sukses mencetak dua gol untuk mengubah kedudukan menjadi 3-1 lewat kreasi Sneijder pada menit ke-71 dan Drogba satu menit kemudian. Dengan kedudukan itu, tim tuan rumah tinggal membutuhkan dua gol lagi agar bisa lolos ke semifinal.
Sepanjang babak ini giliran Galatasaray mendominasi jalannya laga. Meski begitu, Madrid beberapa kali mampu menciptakan peluang berbahaya lewat aksi Ronaldo dan Mesut Ozil. Sementara tim tuan rumah terus berusaha mengejar defisit dua gol dengan melancarkan serangan berbahaya.
Sembilan menit sebelum laga usai, Drogba sempat kembali menceploskan bola ke gawang Madrid. Namun, gol tersebut dianulir wasit karena hakim garis melihat bomber asal Pantai Gading itu lebih dulu berada di posisi offside.
Pada menit ke-89, Madrid harus bermain dengan 10 pemain karena Arbeloa menerima kartu kuning kedua dari wasit. Meski bermain dengan 10 orang, Madrid masih mampu mencetak gol lewat aksi Ronaldo pada injury time yang membuat skor 3-2 untuk Galatasaray bertahan hingga laga usai.
Menurut catatan UEFA, sepanjang pertandingan, Madrid menguasai bola sebanyak 44 persen dan menciptakan lima tembakan akurat dari delapan kali spekulasi. Adapun Galatasaray melepaskan tujuh peluang emas dari 12 percobaan.
saus
itu malaga kesian amat , cuma tinggal 3 menit lagi buat lolos ambles
mirip-mirip kayak munchen 1999 tuh
Fixed...
Juventus vs Muenchen 2-0 ---> Bayern Muenchen lolos dengan agregat 4-0
Barca vs PSG 1-1 ---> Barcelona lolos dengan agregat 3-3 menang gol tandang.
Mak ndut ternyata beneran pulang kampung :nunjuk:
Jadi di semifinal ada... Real Madrid, Borussia Dortmund, Bayern Muenchen dan Barcelona
Ini perang antara Spanyol vs Jerman, bung :kacamata:
wow wakilnya di semifinal ternyata dari dua liga yg kata orang gak seru
aturan gol tandang hapus aja napa , jadinya kayak nonton pelem yang endingnya gak selesai
iya ga seru, semoga semifinal barca vs madrid, bayern vs dortmund
jadi di final beda liga...
bisa2 finalnya beneran el classico neh ::oops::
kecuali kalo pas diundi barca ketemu madrid di semifinal
Final Madrid v Dortmund please ::doa::
Hasil drawing UCL :
Bayern v Barcelona
Dortmund v Real Madrid
::arg!::::arg!::::arg!::::arg!::
---------- Post Merged at 07:02 PM ----------
kayaknya bakal final el classico ::hohoho::
final muncen vs madrid ::hohoho::