slogannya Foke bakalan sama, setelah dilantik, langsung kerja::hihi::
Printable View
slogannya Foke bakalan sama, setelah dilantik, langsung kerja::hihi::
^ dah, biarkan jokowi menjaga Solo
Foke pilihan ketiga?
Karena dia ahli, ya?
Mnurut survey..
Foke masih urutan 1.
(Tp nggak tau juga, tuh survey beneran survey apa survey2an)
makanya gw heran, kok bisa-bisanya kandalf me
nganggap Foke lebih baik dibanding Alex Nurdin
dan Hidayat Nur Wahid? Foke sudah terbukti gagal,
bahkan bekerja sama dengan wakil nya saja dia
tidak bisa :)
Kata orang palembang,
Alex Noerdin termasuk berhasil
memberikan gratis-gratisan
(kalo nggak salah berobat dan
sekolah gratis). Tapi KKN nya nggak
nahan alisa banyak saudara2 nya (jauh
dan dekat) yang jadi penguasa ekonomi
Palembang sejak dia memimpin.
Keliatannya sih di Indonesia, nggak masalah ya mau KKN juga. Asalkan korupsinya bagi2. ;D
Syaukani juga begitu kan di Kukar? Dia berhasil menggratiskan pendidikan dan kesehatan shg jd sosok yg disayangi oleh rakyatnya. Dan skrg dia sdg di penjara krn kasus KKN. Tp coba liat, penduduk Kukar malah minta dia mencalonkan diri lagi stlah keluar nanti.
Intinya sih bagi2 aja kalo senang ;D
Krn rakyat butuh yg riil dan instan. Klo ada yg bs ngasih itu semua, ya yg lain no biggie.
1. gak tahuQuote:
Pertanyaan kandalf :
1. Perda2 seperti Perda Parkir, Perda Pajak Restoran, Perda Iklan dan Hiburan belum berjalan;
2. proyek2 seperti Citywalk dan Galabo menelan biaya milyaran dan gagal
3. Penggunaan APBD untuk pemagaran Taman Sriwedari sementara masih dalam sengketa ahliwaris dan pemkot
4. tidak ada kelanjutan bus tingkat Werkudara, kereta uap Jaladara hingga railbus Batara Kresna;
5. Ruang Tata Hijau yang tidak terawat
6. pemadaman listrik kota Solo karena Pemkot menunggak pajak 9 Milyar
2. galabo sekarang memang bisa dikatakan proyek gagal, citywalk ini gimana sih penilaian gagal ato enggaknya?
3. setahu gw dulu pemkot udah ada deal dg ahli waris sriwedari, tp ternyata ada orang lain yang juga ngaku sbg ahli waris.. nah disini masalah mulai timbul, gak tahu siapa ahli waris sebenernya..
4. Werkudara masih jalan, Jaladara juga masih jalan, Railbus rencananya beroperasi 20/04/2012, tapi sepertinya bakal molor
5. ada yang terawat, ada yg enggak
6. pemadaman pernah terjadi pada desember tahun lalu (lupa tanggal berapa), daerah yg terkena pemadaman hanya di sekitar jl. Slamet riyadi (di tempat gw sih enggak), trus dulu baca di Koran katanya pemkot akan membayar tunggakan pada awal tahun 2012, gak tau deh skarang udah dibayar ato belum..
Tapi yg jelas secara keseluruhan, yang bisa menilai gagal ato berhasilnya kepemimpinan jokowi di solo, ya masyarakat solo sendiri, bukan perwakilan dari partai politik yang ada kepentingan dengan pilgub DKI..
tarif parkir udah ada kenaikan, dari Rp 500 jadi 1500.
citywalk, cuma sekedar bikin pavingan, gak tau mau diapain lagi. tapi kadang ada acara di citywalk.
---------- Post added at 08:51 AM ---------- Previous post was at 08:50 AM ----------
listrik udah dibayar lunas pakai uang tunai karungan, bbrp karung, diangkat pakai mobil esemka pas lagi booming2nya. baca aja trid mobile jokowi di KM
Adakah pernyataanku yang menyatakan Foke lebih baik dibanding Alex Nurdin dan HNW?
Aku paling banter hanya menyatakan Foke pilihan ketiga saat ini?
Itu bukan karena Foke lebih baik tetapi karena Alex Nurdin dan HNW belum menyentuh hatiku. ::ngakak2::
Kalau aku harus memilih antara AN, HNW, dan Foke yang saat ini menurutku belum jelas siapa yang lebih layak di antara mereka, maka aku memilih Foke dengan pertimbangan kelanjutan proyek.
Maksudku ngomel soal 'ngapain membahas Foke' di sini adalah,
kita warga Jakarta udah tahu lah buruk-buruknya Foke. Kita udah merasakan pemerintahannya seperti apa. Kalau dia terpilih, paling setali tiga uang.
Apalagi, thread ini tentang Jokowi.
Maka daripada membahas Foke yang semua udah tahu, mendingan ngebahas Jokowi di sini.
Selain sesuai topik,
buat kita yang warga Jakarta, Jokowi termasuk masih 'asing' dan kita cuma tahu dari berita.
@Fere dan @Ray Surya.
Terimakasih. ::maap::
Gue tahu, pasti selalu ada orang yang tidak suka. Makanya ketika ada yang mempersoalkan itu, gue mesti cek ulang ama orang Solo. Makasih udah menglarifikasi.
PS:
gue golput Pilkada DKI kemarin.
Dan jangan lupa, ketika si WB di AK gencar2 minta yang warga Jakarta untuk memilih AD, gue yang terang-terangan menolak memilih AD dan juga gue paparkan alasannya di situ.
Kalau menurut lo, Ronggo, bahwa HNW layak jadi DKI-1, buat utas sendiri, nTar gue kasih pertanyaan soal HNW dan lo yang klarifikasi.
Karena jujur, ada hal yang bikin gue gak sreg ama HNW dan itu yang bikin gue tidak menempatkan dia di atas Foke.
gw tar pilihnya antara Jokowi and HNW aja deh
(tp klo mau logis sih sbnrnya Foke aja..biar dia selesaikan dulu program2 sama proyek2nya dia)
selingan :ngopi:
AHOK disergap di rumah ISTRI MUDA
TANGERANG (Pos Kota)- Setelah buron satu hari, Ahok,29 pemulung yang membunuh Suhendi, disergap Buser Polsekta Neglasari,Kota Tangerang saat sedang bercengkrama dengan istri mudanya di Indramayu,Jawa Barat, Rabu (11/4/2012) subuh
Buser dipimpin Kanit Reskrim Polsekta Neglasari, AKP Sugiyarna berhasil meringkus tersangka Ahok tanpa perlawanan. “Tersangka sedang bermesraan dengan istri mudanya di kamar langsung saya tangkap tanpa perlawanan,” jelas Sugiyarna. Sekarang ini tim Buser masih dalam perjalanan dari Indramayu ke Tangerang.
Sementara itu Kapolsekta Neglasari, AKP Nezim Yusuf,SH menjelaskan, tersangka Ahok terlibat pembacokan terhadap Suhendi hingga tewas di tempat pembuangan akhir (TPA)sampah Kedaung Baru,Neglasari pada Senin petang (9/4).
Peristiwa ini dipicu oleh penolakan Ahok yang melarang Suhendi membuang sampah di lokasi TPA tersebut, dengan alasan lokasi itu dikelola oleh tersangka Ahok. Akhirnya Suhendi dan Ahok terlibat pertengkaran sengit disaksikan oleh puluhan pemulung sampah. Ahok lalu mencabut golok dibacokan ke perut Suhendi hingga hingga tewas.
http://www.poskotanews.com/2012/04/1...ah-istri-muda/
on 2nd thought, habis baca2 lagi... gw mantap memilih Jokowi :D
gw percaya sama si Ahok ini ::ungg::
gw sih cuman bisa berharap, kalo jokowi terpilih, kondisi jalan di jakarta bisa jadi kek selenggang solo ::hihi::
vote jokowi , eh gk punya ktp jkt ding ;D
Yang bikin Jokowi menempati pilihan kedua gue bukan yang pertama bukan karena pribadi Jokowi dan Ahok...
tapi lebih ke PDIP-nya.
Toh, dulu Bibit (gubernur Jateng) juga dari PDIP dan berseteru dengan Jokowi dan PDIP pusat diam aja, kan?
Apakah sanggup, Jokowi yang istilahnya 'baru datang di Jakarta' nanti berhadapan dengan partainya sendiri?
Berhubung gue bukan pemilih PDIP dan juga bukan kadernya, tolong koreksi gue.
Bukannya PDIP tadinya ragu-ragu akan mencalonkan Jokowi dan baru akhirnya menyatakan mencalonkan Jokowi setelah diyakinkan oleh Prabowo (Gerindra)?
*tolong yakinkan bahwa gue salah.
Itu justru bukti, PDIP (DPP dan DPDnya) ngga bisa
ngatur-ngatur Jokowi seenaknya. Indikasi Jokowi
bisa mengedepankan kepentingan rakyat, bukan
kepentingan Partai.
artinya, PDIP yang mendompleng popularitas Joko
wi.... dan loe tahu pasti gw bukan penggemar PDIP
emang ada apa sih dgn PDIP?
wah.. maaf kun, untuk yang satu ini saya tidak bisa bantu..
Sekedar sharing, pada pilkada solo 2005 lalu saya tidak memilih jokowi, alesannya sama persis seperti yang kamu tulis pada awal kalimat dari tulisan kamu di atas. Tapi pada pilkada 2010, setelah melihat apa yang telah dia lakukan pada periode I masa kepemimpinannya di solo, dan sejauh yang saya ketahui dia tidak terindikasi melakukan praktek KKN, maka tanpa keraguan sedikitpun saya langsung milih dia..
eh tapi, saya tidak menyarankan kamu atau siapapun di sini untuk milih dia ya, sekedar sharing aja tentang jokowi yang saya ketahui.. ;)
Dari pengamatan sekilas saya di lingkungan pemkot Solo,
yang dominan partai FX Rudi. Jokowi itu model orang yang
ga mau diatur partai. Dan para pegawainya terlihat menaruh
hormat ke Jokowi.
Indonesia ini butuh pemimpin yg ngasih contoh langsung nyata,bukan hanya kata2 atau action tp birokrasinya berbelit2.
Makanya org2 spt Jokowi dan Dahlan Iskan ini cepet populernya.
Tambah satu lagi, Denny Indrayana..(Tp si Denny tuh wajahnya masih kurang trustworthy..hehehe..imo)
TEMPO.CO, Jakarta -Personil grup musik Slank, Bimbim mengaku kagum dengan gaya kepemimpinan Wali Kota Surakarta Joko Widodo. Menurut Bimbim, Jokowi, biasa Joko Widodo dipanggil, telah sukses memimpin Surakarta.
"Dia bisa menciptakan sistem (pemerintahan) yang bagus," kata penabuh drum ini di markas Slank Jalan Potlot III No.14 Duren Tiga, Jakarta Selatan, Senin 16 April 2012.
Di depan wartawan, usai menyambut kedatangan Jokowi ke markas Slank, Bimbim mengatakan kalau pada pemilihan kepala daerah sebelum dia memilih tidak mencoblos alias golongan putih (Golput).
Kendati demikian, pada Pilgub tahun ini dia sesumbar bakal memilih pasangan Jokowi-Ahok. "Dulu Golput, sekarang kotak-kotak," ucapnya.
Seperti diketahui, pasangan Joko Widodo-Basuki Tjahaja memiliki ciri khas tersendiri dalam memperkenalkan dirinya ke publik. Saat pertama kali mendaftar ke KPU Provinsi Jakarta untuk melaju dalam Pilgub Jakarta, mereka berdua kompak mengenakan kemeja merah lengan panjang bermotif kotak-kotak. Jokowi sendiri mengaku bakal terus mengenakan kemeja kotak-kotak tersebut hingga perhelatan Pilgub usai.
Bimbim menambahkan, kedatangan Jokowi di markas Slank dalam rangka berdiskusi perihal persoalan di Jakarta. "Kami ngasih gambaran saja Jakarta itu seperti apa," ucapnya.
Sementara itu gitaris Slank, Abdi mengenal sosok Jokowi sebagai pejabat yang gandrung akan musik. Menurut Abdi, ia belum pernah menemukan sosok pejabat yang seperti itu. "Kalau ngobrol jadinya nyambung," katanya.
Ia menambahkan, tiap kali Slank manggung di Solo, mereka kerap kali berkomunikasi dengan Jokowi. Pernah satu ketika, kata Abdi, para personil Slank berharap Jokowi bisa jadi kepala daerah di Jakarta. "Eh, gak tahunya sekarang dia maju di Pilgub Jakarta," ucap Abdi.
Lebih lanjut, Abdi berharap bila Jokowi jadi Gubernur Jakarta ia bisa menyelesaikan tiga persoalan utama, yaitu banjir, macet, dan sampah. "Kalau melihat rekam jejak di Solo, saya kira dia bisa mengatasi soal itu," ucapnya.
http://www.tempo.co/read/news/2012/0...aripada-Golput
---------------------
gawat,... ini band pangikutnya lebih banyak daripada partai
---------- Post added at 11:07 AM ---------- Previous post was at 11:05 AM ----------
http://data.tribunnews.com/foto/beri...owi_slank3.jpg
kapan nih, band kotak mendukung kotak-kotak?
Damn true bro! jokowi jeli :)Quote:
Originally Posted by raymona
klo gue siapapun yg mau gantikan si kumis.. sangat setuju :jempol:
yg gw khawatirkan.. si kumis itu sudah lama banget di Pemda DKI.. incomenya aja lebih 1M/bulan..
belom sabetan2 dari iklan di pinggir jalan dll.
harus di ketahui loh... jakarta itu banyak yg punya, si kumis kan cuma alat..
coba bayangkan di jakarta ada berapa mall, berapa perumahan elite, berapa pertokoan.. warga jakarta boleh teriak2 tapi para pemodal juga kan perlu tempat.. dan banyak kebakaran2 yg sengaja berujung pada pembangunan sebuah gedung or perumahan or mall.. jakarta itu kejam loh..
belom lahan2 parkir yg berbau preman.. tempat2 hiburan yang berbau angkatan, semua itu ada centeng2nya loh.. makanya sering terjadi keributan.. karena rebutan lahan (keamanan, parkir dll) apa sebab... karena omset jakarta per hari bisa mencapai triliunan rupiah...
gw sih gak banyak berharap.. siapapun yg terpilih monggo silahkan berjuang..... :ngopi:
tadinya pdip mau meneruskan dukungannya kpd foke, tapi mega ga mau bareng demokrat, makanya jokowi yg ditarik dr solo.
Gw sampe gak ngerti deh om, kenapa juga si kumis masih pede buat maju cagub tahun 2012 ini. Seinget gw di tahun 2007 kan dia bisa menang karena emang dia dibeking sama all parties except PKS&PDS yang lebih mendukung Adang Dorodjatun, kalo gak salah ::ungg::
Sedangkan tahun 2012 ini partai2 kan punya kandidat2 masing, malah ada kandidat non partai alias independen segala. Masih yakin menan tuh si kumis? :tanya:
pdip jelas mau memisahkan jokowi dr bibit. pdip m'dukung yg populer. jokowi, risma, mbah karwo, bibit, tinggal jabar neh
bang kumis pede maju karena merasa akan didukung partai besar, dan benar tetap didukung.
macam om ancuur tulis, modalnya kuat. kalau dibuat dua putaran, mungkin si abang masuk.
tinggal itung2an aja. pdip massanya merajai ga di DKI? kalo iya, kemungkinan jokowi kuat plus slankers dukung kotak2
Agree.
Aku curiga jangan2 PDIP sendiri sebenarnya gerah dengan Jokowi di Solo.
PDIP gak merajai di DKI.
Justru aku curiga mereka menggunakan Jokowi untuk memperkuat kembali. Itupun tadinya mereka ragu memakai Jokowi, baru setelah didesak oleh Prabowo akhirnya mereka berani.
Kalau Slankers mendukung Jokowi, maka kans Jokowi kuat dan bahkan bisa dapat suara dari orang-orang muda yang tadinya simpatisan partai lain.
Berarti kecurigaan loe Jokowi akan disetir PDIP ter
bantahkan dengan sendirinya.
berapa banyak slankers di jakarta ?
kalau mau menang, kudu merangkul jakmania
plus rangkul FBR ::ngakak2::
swing voters kemungkinan pilih jokowi-ahok. yg gwe khawatir justru solo. ditinggal jokowi bs ga bebas dr bibit yg matre?
di blora bibit m'porak porandakan sawah produktif untuk bangun pabrik gula. bupatinya juga bs disetir bibit -_-
biasanya orang kampanye buang duit, bikin kaos buat dibagikan gratis.
klo jokowi, malah dapat duit dari nyebar kostum.
orang pada rela bayar buat dapat seragam kampanye kotak2.
bahkan kostum kotak2 sampai di"palsu"kan buat dijual.
------------------------
TEMPO.CO, Surakarta - Calon Gubernur DKI Jakarta dari PDI Perjuangan dan Gerindra, Joko Widodo, segera meluncurkan kemeja kotak-kotak produksinya.
Sosok yang akrab dipanggil Jokowi ini mengatakan sudah ada sekitar seribu potong kemeja kotak-kotak yang siap dijual. “Rencananya, Sabtu, (21 April 2012) saya luncurkan di Jakarta,” katanya kepada wartawan di Surakarta, Rabu, 18 April 2012.
Kemeja kotak-kotak tersebut dibuat di sentra usaha kecil dan menengah di Surakarta. Karena kapasitas produksi yang terbatas, saat ini baru seribu potong yang siap dijual.
Meskipun saat ini sudah banyak masyarakat yang menjual kemeja kotak-kotak, dia memastikan itu bukan produksinya. “Karena punya saya masih dibuat,” ujarnya.
Namun demikian, dia tidak mempermasalahkannya. Sebab, dengan masyarakat ikut membuat kemeja kotak-kotak, berarti ekonomi kreatif ikut terdorong. “Tujuannya kan itu, agar ekonomi masyarakat ikut bergerak,” tutur sosok yang berpasangan dengan Basuki Tjahaja Purnama itu.
Untuk kemeja kotak-kotak produksinya, Jokowi tetap mematok harga Rp 100 ribu. Keuntungan penjualan akan digunakan untuk dana kampanye.
http://kkcdn-static.kaskus.us/images...0419034925.jpg
http://www.tempo.co/read/news/2012/0...wi-Siap-Dijual