dibilang stop kriminalisasi tukang teh botol pada ga nurut nih ;D
Printable View
dibilang stop kriminalisasi tukang teh botol pada ga nurut nih ;D
cuman di sini bahasan soal pengacara bisa merembet sampe tukang teh botol ::ngakak2::
Ada lagi,
Perry Mason.
Pas waktu kliennya ternyata bersalah, dia masih bisa mengelak. :D
---------- Post Merged at 01:43 PM ----------
Kembali ke topik.
Klien kan penghasilannya tidak sekedar dari uang korupsinya tetapi bisa saja dari gajinya.
Bisa saja si pengacara meminta bayaran harus dari gajinya.
Aku sepakat ama Aslan di sini.
gajinya sudah habis untuk bayar listrik, PAM, telp, belanja bulanan, ama gaji PRT
nanti merembet lagi ke tukang gorengan...gimana kalo Gayus beli gorengan? uang yang diterima si tukang gorengan jadinya apa hukumnya?::ungg::
@kandalf: kalo perry mason gw ga kenal...taunya matt murdock doang ::hihi::
beda loh om pasing yg pengemis get (dapat gratis) sedang yg lawyer earn ( dapat dgn cara bekerja)::bye::
---------- Post Merged at 01:56 PM ----------
sapa dulu donk TS nya:pinokio::pinokio::merokok:
sekarang kan asumsinya si lawyer tahu duit itu hasil korupsi tapi dia kan mendapatkan fee nya dengan cara bekerja yg bener:ngopi:
lanjuttt::hihi::::hihi::
Kalau ketemu bukunya di toko loak, cobalah baca.
Sherlock Holmes dan Hercule Poirot dijamin kalah.
Para polisi di cerita Perry Mason juga tidak kalah keren. Sigap, cekatan, bisa melacak buronan, bisa mengetahui kebohongan-kebohongan saksi dan tersangka. Jadi benar-benar lawan tangguh buat pengacara. Dan sialnya, nyaris semua klien Perry Mason adalah pembohong dan Perry Mason tidak punya kemampuan super seperti Matt Murdock untuk mengetahui kliennya berbohong atau tidak.
Tergantung seberapa idealis si pengacara.
Kalau ia sangat idealis, mungkin ia akan bekerja tanpa biaya. Biaya ditarik dari klien lain.
Lagipula, kalau pengacara sangat idealis, kurasa kliennya juga tidak akan menggunakan dia sebagai pengacara.
tukang jamunya
http://1.bp.blogspot.com/-MkF6yXDVHc...pok%2Bnori.jpg