Spoiler for maho:
Spoiler for maho:
Spoiler for maho:
Spoiler for maho:
Spoiler for maho:
Spoiler for maho:
Spoiler for maho:
Spoiler for maho:
Spoiler for maho:
Spoiler for maho:
Printable View
Spoiler for maho:
Spoiler for maho:
Spoiler for maho:
Spoiler for maho:
Spoiler for maho:
Spoiler for maho:
Spoiler for maho:
Spoiler for maho:
Spoiler for maho:
Spoiler for maho:
para gay ga boleh mengadopsi anak (kasihan katanya, anak2 yang di adopsi oleh kaum gay), ga boleh terlihat seprti kaum hetero yang ada 'cowo' dan 'cewe'nya (soalnya katanya ga natural or so watsover gitu lah) , mereka juga ga boleh menikah (ini ga diakui agama), dan atau menikah secara negara (ga ada aturannya, males juga buat aturan2 begini, kek ga ada kerjaan aja), mereka harus dikutuk, dikucilkan, dibenci dan dihindari (awas entar nyalam tangan lu atau main mata ama pacar lu) pokoknya..Kill the Gays!! Yeeyy...end of the thread, everybody going home with big smile in their face :) and God loves them for killing the gay. ::hihi::
berlebihan deh... ::grrr::
emang ......betapa berlebihannya orang2 itu...
sampai dia bisa membedakan mana yang baik mana yang tidak, saya memilih tidak ingin...terlepas saya masih bisa berteman sama gay/lesbian, tapi saya menghindari anak2 saya terprovokasi menjadi seperti mereka.
---------- Post added at 01:32 PM ---------- Previous post was at 01:31 PM ----------
saya gak bakal bilang salah atau benar, kalau itu subyektif. Tapi hukum di Indonesia sebenernya hanya membolehkan pasangan suami-istri mengadopsi anak
loh kamu kan bilang kalo pasangan gay itu inkonsisten karena dalam hubungannya ada peran cewe dan peran cowo, dan ga semua gay kek gitu, misal nih teman gay gw, ya dia nganggep pasangannya cowo, bukan cewe, pasangannya nganggep dia cowo, bukan cewe, lain halnya kalo banci, dan ga semua gay itu banci. gw nganggep relasi cowo dan cewe yang kamu maksud itu seperti relasi top-bottom, itu imho, bukan seperti relasi cewe-cowo, kan ada juga gay yang versatile, ada juga pasangan gay yang ga punya relasi top-bottom seperti ini. dan walaupun mreka ingin relasi (role-play) seperti cewe-cowo, suami-istri, kenapa gak konsisten? kali aja yang bottom emang punya jiwa cewe, biologis cowo dan dia punya ketertarikan sexual dengan cowo, dia tetap homosexual, karena secara biologis dia cowo, walaupun dia mati2an bilang secara hati dia cewe dan dia pengen jadi cewe, dan kali aja yang top punya fetish dan bisexual, jadi dia punya ketertarikan sexual dengan orang yang secara biologis cowo tapi suka dengan dandanan drag queen. jadi gw ga bisa melihat sisi inkonsistennya, sepanjang itu cowo punya ketertarikan sexual dengan cowo, ya bisa masuk homosexual, terserah dia maw bikin relasi seperti apa, karena toh, relasi itu cuman nama, seprti roleplay.
dan saya ga jawab pertanyaan anda, saya mengomentari komentar anda, jadi suka2 pendapat gw donk ::bwekk::
iya saya ga ngerti kok, ga ngerti kenapa kamu bilang pasangan homosexual seakan2 ga berhak punya anak.Quote:
Pasangan heteroseksual mandul tidak sama dengan pasangan homoseksual
meski sama mangadopsi anak.
Pasangan homoseksual tidak pernah bisa punya anak secara biologis
meski kau sebut dia 'subur'.
Coba pahami dulu maksud saya. Kalau tidak bisa, ya tidur saja. :)
Menurutmu, saya mengerti gak ?[COLOR="Silver"]
kamu cuman bilang ini toh
karena kamu cuman bilang kek gitu, jadi asumsi saya kamu bilang orang gay itu inkonsisten karena maw punya anak. maafkan otak saya yang masih bodoh, cuman saya ga ngerti, kenapa gitu bisa jadi ga konsisten?? %hmmQuote:
2. Ada yang menginginkan anak tapi tentu saja mereka sadar hubungan
homoseksual tak bakal menghasilkan kembang-biak keturunan, jalan
satu2nya adalah mengambil anak.
mnurut gw, keinginan punya anak bukan dihasilkan dari rasa ketertarikan sexual dengan lawan jenis. jadi orientasi sexual ga ada hubungannya sama keinginan punya anak, orang asexual aja ada yang pengen punya anak.
dan apa hubungannya dengan fertilitas seseorang? orang atau pasangan yang ingin mengadopsi anak karena mereka ingin punya anak, bukan masalah fertilitasnya, orang yang ga fertil tapi ga maw punya anak ya nyante aja dia, jadi dalam kasus ini gw pandang pasangan hetero mandul dengan pasangan homosexual itu sama, mreka sama2 ga bisa punya anak dan mreka sama2 ingin punya anak dan mreka sama2 punya hak untuk mengadopsi anak.
orang hetero yang mandul juga secara sadar tau mreka ga bisa punya anak secara biologis, so salah satu caranya ya mengadopsi anak, ini kasusnya sama dengan homosexual kan?
that's my opinion, sorry kalo emang salah mengartikan maksudmu, if yes, so enlighten me :)>-
pasangan hetero meski mandul, alat reproduksi mereka saling melengkapi, gmn dgn gay/lesbi?
aneh, jadi sepupu gw yang diadopsi oleh tante gw? itu gimana? ituloh saksi hidup, dan di aktenya orang tuanya adalah tante gw...gimana..mau diapain mereka itu? kita rajam? kita kutuk...kesian..fyi, tante gw dan temannya adalah dua orang yang mapan, dewasa, sehat secara jasmani rohani..dan anak itu dia ambil dari ibunya yang meninggal swaktu melahirkan...point ku adalah, even mungkin secara hukum itu ga bisa atau belum..tapi secara kemanusiaan....itu manusiawi...
kalau mau dibilang itu artinya ga konsisten atau apalah istilahnya, go on lah...monggo.
dan even secara garis darah, sepupuku itu bukan asli saudaraku, tapi secara batin dan kekeluargaan, mereka gw anggap adik2 gw sendiri...
memang dunia ini absurd, orang mau berniat baik aja dipersulit...orang mau married aja pake ditinjau2 kek lagi mempelajari asal muasal telor dan ayam, siapa yang duluan....kek ga ada kerjaan aja
Alethia,
aku masih menunggu cerita lengkapmu tentang sepupumu yang dibesarkan dua mami.
Apakah dia sudah akil balig atau masih kecil?
Bila sudah akil balig, apakah dua mami mempengaruhi orientasi seksualnya?
@Aslan:
Gue jelas akan mengizinkan anak gue bergaul dengan gay. Babeh-nya aja bergaul ama berbagai orang termasuk anak nongkrong yang perokok dan minum bir, malah ada yang pemakai narkotika.
..lagipula kalau misalnya contoh anak perempuan bernama Bunga, dia tidka suka berhubungan dengan laki2..lalu? apa dia salah?? apa harus secara serta merta dimasukkan ke api neraka dan tidka boleh punya anak adopsi? aneh sekali memang dunia ini....
oke, aku jawab, sepupuku itu perempuan dan skrg sdh kuliah...dan keduanya suka dengan laki2 ..seperti manusia kebanyakan, dia tidak pernah diajarkan unutk suka dengan sesama jenis! lagipula sejak kapan menjadi gay itu di ajarkan dulu?
aneh
Gak ada maksud apa-apa.
Cuma sekedar nambah studi kasus aja.
Thx.
Sekitar gue sebenarnya diam2 ada beberapa yang gay tetapi tidak mengaku. Aku cuma tahu dari orang lain.
Kalau dipikir2, gak ada yang menyuruhku menyukai cewek.
lha, kandalf ini om apa tante toh? maen badminton yok :D
maaphkan daku jg udah agak bernada tinggi...
Aku om-om. :D
gak jago main badminton. Kalah ama nenek-nenek dan kakek-kakek di Miami dan tidak pernah main lagi setelah itu :iamdead:
tapi naek sepeda bsia khan::oops::, kalau gitu maen catur aja..eh udah oot nih...kabuurrr :run:
pernah ngobrol ama dosen dari Belanda, soal kenapa rakyat di Aruba pernah ramai2 demo ketika ratu Belanda berkunjung ke situ. Aruba menganut hukum Belanda, karena masih merupakan persemakmuran Belanda, tapi menolak di bagian legalitas pernikahan sesama jenisnya itu
pak dosen itu juga bilang kalo adik iparnya gay dan anaknya baik2 saja ketika bergaul dengan pamannya itu, malah bisa dibilang dia merupakan paman terbaik bagi para keponakannya. Tapi pada akhirnya pak dosen itu bilang kalo dia lega juga anaknya ga ikutan jadi gay ;))
day/lesbi sadar betul hubungan mrk pasti tdk m'hslkan keturunan. lain sm pasangan hetero yg kl mandul bs memilih
memilih dalam artian gimana? kawin lagi?
Kalo gay tidak menular, kenapa temen2 gay gw berusaha ngajak gw jadi gay ya ?
mereka punya kepercayaan bahwa setelah seorang cowok melakukan kegiatan homosexual maka cowok itu akan jadi homosex, itu sebabnya ada temen gay yang gak brenti2 ngejar gw sampe sekarang udah 6 taon lebih ::grrr::
Dilihat dari keyakinan mereka ini kayaknya agak riskan deh membiarkan anak2 bergaul dengan mereka, kalo anak udah gede dan punya kepribadian mantap sih gak papa kayak si kund...