kalau aku sih mikirnya, ya udahlah, toh nyaris ga bayar inih, dukung 1000 kali juga cuman bayar 1000
Printable View
kalau aku sih mikirnya, ya udahlah, toh nyaris ga bayar inih, dukung 1000 kali juga cuman bayar 1000
N7W kan memang korporasi wajar ada biaya mahal yang harus dikeluarkan.
yang unik katanya Indonesia resmi menarik menarik diri, sekarang kok jadi getol?
^ yg mengundurkan diri kan pemerintah. sekarang lihat, siapa yg rajin gembar-gembor dukung komodo. mayan buat isu 2014 :ninja:
^iya sih, daripada beritanya bahas venue seagame yang belum beres
atau nunun yang belum ketangkep
dapet sms begini:
Tolong kirimin mama pulsa sekarang.
mama terancam tidak masuk 7 keajaiban dunia.
Dari: Mama Komodo
::hihi::
^ serius, dapet di hp gw tadi siang, dikirimin teman ;D
betul. terlepas dr segala kontroversi, krn gratis..yuk kita vote :D
duh mama komodooo mau dong kenalan ;))
yang ngongkosin katanya boss sidomuncul
abis baca artikel di blkg, gw kok jadi ragu ama tujuan kompetisi 7 wonders ini ya...
biaya lisensi n promonya ntar klo dapet mahalnya minta ampun..ampe jutaan dollar..ujung2nya malah rusak tu pulau.
Kalo niatnya mau melestarikan pulau Komodo ya sebaiknya galang dana atau lewat yayasan apa kek, nyumbang langsung ke pulaunya daripada voting ke lembaga swasta yg ga transparan duitnya dipake buat apa begini..
Ga didukung UNESCO pulak..
iyeee...ini kan proyek marketing stakeholder pariwisata ngga jelas darimana ::hihi::
dan dimanfaatkan segelintir orang di indon buat kampanye menjelang pilpres :ninja:
tapi kalo gak salah ada iklannya loh di tv ...kita disuruh ngedukung ....
Paling gampang yah dukung dengan doa saja;D
Eh, barusan gw dpt broadcast message lagi. Berikut petikannya :
STOP BROADCAST KOMODO !!!
World of Nature Penuh Unsur Penipuan !
Unsur penipuan oleh New 7 Wonders Foundation (Swiss) :
- Ratusan negara peserta awalnya hanya dimintai $200 utk pendaftaran
- Ketika nominasi tinggal 28, panitia New 7 Wonders ajukan biaya utk meng-host pesta pengumuman juara, yg mencapai puluhan juta dollar, termasuk pada Indonesia.
Ini sempat menimbulkan masalah, Indonesia sempat mengancam mundur. Maldives sdh resmi mundur.
- New 7 Wonders Foundation sama sekali tdk berafiliasi dgn UNESCO.
UNESCO tdk dukung acara/yayasan tsb.
Silahkan simak :
http://whc.unesco.org/en/news/352
- New 7 Wonders Foundation tdk miliki lokasi fisik maupun alamat pos.
- Dana yg disalurkan tdk jelas
Unsur penipuan oleh Content Provider (CP Indonesia) :
- Awalnya biaya utk mengirim SMS Komodo ke 9818 sebesar Rp 1.000
- Katanya sebagian biaya SMS digunakan utk kembangkan pariwisata P. Komodo.
- Setelah banyak dipertanyakan, operator & CP turunkan tarif jadi Rp 1 (ketika masih Rp 1.000 tdk jelas apakah dana, benar disalurkan utk P. Komodo ataupun turisme Indonesia ?)
- Ketika kini tarif menjadi Rp 1& banyak dukungan figur publik termasuk JK & SBY, tdk jelas berapa pembagian hasil antara CP, operator & pemerintah/pihak lainnya yg mengurusi pariwisata P. Komodo.
Kalaupun Indonesia nantinya menang, Indonesia tdk boleh cantumkan predikat pemenang :
New 7 Wonders of Nature pada P. Komodo (di media promosi, di publikasi, di dokumen resmi, dll)
Kecuali membayar LISENSI kpd New 7 Wonders Foundation.
Nah loh...! Jadi siapa aja nih yg udah di Kadalin, eeh... di Komodoin ?
FYI, saingan Indonesia di Malaysia itu bkn "KADAL AIR RAKSASA", tapi Pulau Sipadan itupun bkn 28 finalis:
Coba simak :
www.votesipadan.com
Baca selengkapnya (B. Inggris) :
http://redhunttravel.com/2011/10/tra...e-controversy/
B. Indonesia :
http://priyadi.net/archives/2011/02/...g-new7wonders/
Broadcast keteman spy tdk tertipu.
Ada iklannya di TV bukan brarti 'bener' :D
Sebagai gambaran aja, program UNESCO yang World Heritage itu tujuan utamanya buat ngebantu negara bwt melindungi dan melestarikan situs keajaiban dunia di negara ybs, sementara ini kayaknya buat komersialisasi.
Penentuan nominasinya juga acuannya dari segi scientific, kualitas kandidat, dan gimana manajemen pemerintah setempat. Pemerintah ybs juga harus menunjukkan komitmen thd pelestarian kawasan tsb secara permanen.
UNESCO juga akan bantu membimbing pelestarian situs, ngasi tau apa aja hal2 yang mengancam kelestarian situs dan cara pencegahannya.
Sementara 7wonders ini votingnya lewat publik, yang tentunya lebih kuat sisi sentimen pribadinya daripada tinjauan serius dari segi kualitas nominator..
dari http://whc.unesco.org/en/news/352
Quote:
UNESCO confirms that it is not involved in the "New 7 wonders of the world" campaign
Monday, July 9, 2007
In order to avoid any damaging confusion, UNESCO wishes to reaffirm that there is no link whatsoever between UNESCO's World Heritage programme, which aims to protect world heritage, and the current campaign concerning "The New 7 Wonders of the World".
This campaign was launched in 2000 as a private initiative by Bernard Weber, the idea being to encourage citizens around the world to select seven new wonders of the world by popular vote.
Although UNESCO was invited to support this project on several occasions, the Organization decided not to collaborate with Mr. Weber.
UNESCO's objective and mandate is to assist countries in identifying, protecting and preserving World Heritage. Acknowledging the sentimental or emblematic value of sites and inscribing them on a new list is not enough. Scientific criteria must be defined, the quality of candidates evaluated, and legislative and management frameworks set up. The relevant authorities must also demonstrate commitment to these frameworks as well as to permanently monitoring the state of conservation of sites. The task is one of technical conservation and political persuasion. There is also a clear educational role with respect to the sites' inherent value, the threats they face and what must be done to prevent their loss.
There is no comparison between Mr Weber's mediatised campaign and the scientific and educational work resulting from the inscription of sites on UNESCO's World Heritage List*. The list of the "7 New Wonders of the World" will be the result of a private undertaking, reflecting only the opinions of those with access to the internet and not the entire world. This initiative cannot, in any significant and sustainable manner, contribute to the preservation of sites elected by this public.
*****
* New sites will be added to UNESCO's World Heritage List during the 31st session of the World Heritage Committee in Christchurch, New Zealand, from 23 June to 2 July.
nah postingan gw yang atas nyimpulin dari situ tuh ;D
Uda dari 2007 padahal...
kan yg New 7 Wonders duluan bikin proyek 7 Wonders landmark--yg dulu Borobudur didaftarin tapi gak masuk.
Biasa, di Indon kemakan publisitas media--apalagi ada isu kadal air Malay dinominasikan--terus ketakutan atas klaim lagi oleh negara tetangga, makanya, ada pihak yg merasa kebakaran jenggot (atau tepatnya, sarana buat jadi seleb :ninja:)