Biar ada daging halal import pas hari raya kurban nanti pingin motong juga
Printable View
Biar ada daging halal import pas hari raya kurban nanti pingin motong juga
siapa bilang kagak sakit. yang namanya mati tu tetep sakit broo.. yang paling ringan aja katanya seperti ditusuk ribuan pedang.. jadi cuman keliatannya aja kalo orang mati dibius, mati tidur keliatannya aja kagak sakit padahal proses mati tu sakit bangt tau...Quote:
Kalau hukuman suntik mati itu dibius dulu, baru kemudian disuntik zat pelumpuh otot supaya tidak bisa bernafas.
Penggal kepala, kalau Algojonya jago gak sakit karena bila 3 ruas tulang belakang itu apabila dipatahkan akan langsung menghilangkan kesadaran, beda kalau Algojonya amatiran... kadang pedang menebas punggung atau setengah kepala, nah itu baru sakit.
wah wa juga penegn neh.. tapi biasanya harga kambing naik ne pas hari raya kurban.. en gw sedikit heran ngeliat penyemblihan pas hari raya.. mau sapi ato kambing kok kliatannya pasrah aja ya disemblih gak ada perlawanan gitu en gak susah2.. doanya si algojo kali mantep yaQuote:
Biar ada daging halal import pas hari raya kurban nanti pingin motong juga
^pas motong kurban kan kakinya semua diiket pake tali jadi ga isa gerak cuma kepalanya mungkin yg geleng2::elaugh::
Ga perlu solusi, wong ga ada masalah kok.
Impor pun ga lebih mahal, wong impor dari tetangga belgia misalnya, 2 jam naek mobil. Mungkin malah peternakan di belanda lebih jauh dari peternakan di belgia kalo tinggalnya deket belgia. Di sini kan free movement, EU.
Yg kena masalah justru penjual daging/penjagalan, jadi ga laku kalo ketauan dipotong di belanda.
obat bius yang dipakai obat bius apa? Sama kea manusia atau beda?
obat bius keknya sama aja. Cuman masalah dosis aja. Cuman gw mikir2, berarti di darah sapi mengandung obat bius dong? Apa bagus tuh? Jadi sapi jungki dong.. :cengir:
Kalo yg gw tau sih biasanya disetrum. Belon tentu sekali, bisa berkali2, sampe pingsan beneran. Nyiksa juga seh..
begitu tokh bleg ...
apa tuh kloroform zu?
Kloroform itu zat pembius yang diciumkan ke hidung, kalau di film2 sering digunakan untuk membius dengan sapu tangan.
Kadang2 ada orang yg ingin meniru film, membasahi sapu tangan dengan kloroform lalu korbannya mati karena sapu tangannya terlalu basah sehingga korban tak bisa bernafas saat dibekap.
korong from ? :D
lanjoooot .... :)
Yah jgn lama2 bekapnya 5-10 detik sdh roboh..mungkin
iya sebelum lu disepak ama kakinya..
Sapinya diracun aja dulu gan... biar matinya tenang, damai sentosa. Kalo ga disuntik Anthrax. :lololol:
Mengenai yang vegetarian karena alasan relijius itu, kalo yang saya tau sih, mereka itu membedakan yang "hidup" dengan yang "bernyawa". Jadi kepercayaan mereka itu melarang mereka memakan mahluk yang "bernyawa". Menurut mereka kalo hewan itu hidup dan bernyawa, tetapi kalau tumbuhan itu hidup tapi tidak bernyawa. Jadi hewan tidak dimakan karena bernyawa dan tumbuhan boleh dimakan karena dianggap tidak bernyawa. Tentu saja karena ini masalah kepercayaan, tidak bisa didebat dengan penelitian ilmiah karena apapun hasil penelitian ilmiah, mereka tetap pada hal yang sudah dipercayainya.
Yang namanya kepercayaan sulit untuk diperdebatkan. Jadi kalo menurut mereka yang hidup itu belum tentu bernyawa/mempunyai roh. Entah bagaimana dasarnya tapi yang jelas mereka percaya hal seperti itu. Sebagai contoh misalnya kepercayaan akan adanya reinkarnasi. Nah yang bereinkarnasi itu kan nyawa. Jadi ada kemungkinan bereinkarnasi sebagai hewan karena hewan dianggap bernyawa. tapi jelas nggak mungkin bereinkarnasi sebagai tumbuhan karena tumbuhan, walaupun hidup, tetapi dianggap tidak bernyawa.
Gw lebih suka memandang kasus ini bukan dari segi akidah, tetapi dari segi struktur dan realitas sosial yang berlaku.
Banyak umat Islam yang menginginkan agar umat Islam di negara-negara mayoritas non-muslim diperlakukan setara seperti umat non-muslim lainnya. Mereka juga menginginkan agar aturan-aturan Islam juga diperbolehkan untuk dipraktekkan oleh umat Islam di negara-negara mayoritas non-muslim. Tentu itu tidak salah. Hak mereka.
Tapi kalau kita refleksikan dengan cermin yang terbalik, apakah umat Islam di negara-negara mayoritas muslim dapat memperlakukan umat non-muslim secara setara pula?
Kalau mereka tidak bisa, artinya standar ganda. Dan itulah yang bisa menyebabkan mengapa semakin banyak non-muslim yang tidak menyukai umat Islam.
kegiatan agama (legal) apa yg dilarang di indonesia?
Ikut ngurusin, soalnya di Indonesia juga tidak diperkenankan adanya tempat ibadah orang atheis. :D
loe bikin saja thread baru soal itu...
Yang pasti terkait sembelihan, komplen loe cuma
pepesan kosong :)
---------- Post Merged at 12:33 AM ----------
orang atheis memang ngga kreatif....
ibadah itu kata-kata orang beragama...
bikin istilah lain kek...
mendirikan tempat apa gitu :)
betewe, Indonesia itu negeri yang lahir atas berkat
rahmat Allah, Theis yang Maha Kuasa, kok bisa-bi
sanya loe sebagai atheis menuntut ini itu?
Ini tanah Theis, ngga ada tempat buat atheis disini
Orang atheis mau makan daging model apa aja kan ga masalah, jadi dia ga ribet kali
Muslim, yahudi punya aturan dalam menyembelih hewan hingga halal dimakan. Ya wajar sih kalo muslim yg hidup di negara non muslim memperjuangkan hal ini, karena ibaratnya mereka pengen halal mengkonsumsinya. Ya yang buat ga punya prinsip halal-haram kayak red princes mana mudeng ;))
masa metode ini dilarang?
http://www.youtube.com/watch?v=DUOOcIivwTY
---------- Post Merged at 07:06 AM ----------
dan ini dianjurkan?
http://www.youtube.com/watch?v=ECJwRKngYBs&feature=player_detailpage
Pernah dengar yang namanya chauvinisme budaya? :D
Mungkin orang-orang Eropa menganggap cara penyembelihan hewan seperti ini tidak beradab. Yang mereka anggap beradab hanyalah cara penyembelihan hewan yang bisa mereka lakukan. Padahal kalo lu pada liat film Earthlings, lu bakalan tau bahwa negara-negara barat menggunakan cara pembunuhan hewan yang lebih sadis lagi.
Tapi ya sekali lagi...chauvinisme budaya. Menganggap budayanya sendiri yang paling beradab.
Saking beradabnya, mereka merasa boleh menginvasi negara lain demi memperluas budaya itu.
Gak heran. :ngopi:
Yg diperintahkan di agama islam kan masalah syariat. Belanda boleh merasa paling tinggi peradabannya. Tapi muslim punya syariat urusan penyembelihan. Kalo mereka bilang demokrasi itu segala2nya, mestinya ga masalah sama tata cara penyembelihan hewan ala muslim ato yahudi
IMO lebih baik di bius dulu sih, gw bukan mendukung secara agama.. tapi emang agak gak tega juga ngeliat hewan yg secara langsung ngerasain sakit pas disembelih
Brarti standart ganda dong, ga sesuai dengan liberalisme yg mereka agung2kan. Kalo ga sesuai dengan budaya mereka, dianggap salah? ::hihi::
Dibius justru menghambat peredaran darah dan daging yg dipotong tidak segar. Hewan yg disembelih itu yang dipotong langsung dan diputus lehernya dengan benar, aliran darah yg keluar jadi lancar dan dagingnya segarnya awet *kata babe yang dulu jadi kepala RPH
Loe bandingin sendiri deh :)
Tanpa Bius
http://www.youtube.com/watch?v=DUOOcIivwTY
---------- Post Merged at 07:06 AM ----------
Pembiusan
http://www.youtube.com/watch?v=ECJwRKngYBs&feature=player_detailpage
mana yang menurut loe lebih hewani?
Lebih baik mati tanpa sakit daripada mati dengan rasa sakit. :D
^ga ada mati tanpa sakit, meski sedikit pasti ada