Ny Ong ada tuh di buah batu sama setiabudi, ca :D
Printable View
Ny Ong ada tuh di buah batu sama setiabudi, ca :D
Oncom itu bahannya apa sih? Dan serabi itu apa? Dari gambarnya kok keliatannya seperti nasi goreng ::elaugh::
oncom... http://t0.gstatic.com/images?q=tbn:A...wmwylC7GMmfm0A
itu ampas tahu gu.. empuk kayak kasur ;D
serabi... http://t2.gstatic.com/images?q=tbn:A...2hEnxzrlAUIikA dibuat dari tepung beras dan ada sausnya dari gula jawa yang dicairkan... yang tradisional dimasak pake bara api pake tempat kayak begini nih... http://t1.gstatic.com/images?q=tbn:A...0O7YibhWEoSz0w
Wow.
Jadi, tahu + manis + pedes?
Kombinasinya, is it even legal? Rasa dominannya apa?
serabi sama oncom kayaknya belom nemu ada yang berani mengkombinasikannya gu ;D
oncom sih rasanya tawar tapi dia biasanya diancurin karena saking lembeknya bisa menyerap bumbu dan minyak banget, makanya dia dipake buat isi lontong sama combro. Atau dibikin sambel oncom aja pake leunca
serabi juga sebenernya rasanya tawar tapi masih sedikit manis (karena bawaan dari tepung berasnya kali ya) akanya dia dikasih saus gula jawa cair itu :)
oncom dibuat dari kedelai, sisa ampas tahu yang difermentasi.
surabi khas sunda yang saya tau cuma surabi oncom, surabi yang manis dari jawa
dan kalau pakai campuran lainnya seperti duren, strawberi, dll itu hasil modernisasi
http://kitabmasakan.com/wp-content/u...abi-oncom1.jpg
::ngakak2::
burayot
http://www.disparbud.jabarprov.go.id...es/Burayot.jpg
kerupuk gurilem
http://2.bp.blogspot.com/-ex_KgbsNNI...20/gurilem.jpg
kerupuk bondon
http://img41.imageshack.us/img41/462/17615883.jpg
aneh juga namanya, bondon tuh artinya wanita malam mungkin karena warnanya merah norak
::hihi::
SEBLAK
http://www.mybdg.com/wp-content/uplo...di-bandung.jpg
ini paling digemari di bandung
sumberQuote:
Kuliner seblak di bandung – siapa yang tidak mengetahui soal jajanan yang sekarang sedang terkenal di Bandung ini. Seblak biasanya terbuat dari kerupuk yang di rebus hingga bertekstur kenyal, dan ditumis bersama bumbu yang biasanya akan berasa pedas untuk beberapaa yang menyukai rasa pedas.
Selain seblak basah ada juga seblak kering. Bahan yang digunakan sama saja namun seblak kering dibuat dengan minyak setengah panas sehingga kerupuk yang digoreng akan bertekstur keras dan sedikit bantat. Selain ditumis dengan bumbu, seblak biasanya ditumis dengan dicampur telur, mie, sosis atau kol. Jajanan ini sekarang sedang banyak di minati masyarakat bandung bahkan pendatang dari luar bandung. Jajanan dengan harga murah meriah ini, selain bisa dijadikan cemilan juga bisa dijadikan untuk teman makan nasi, itu kembali ke selera masing-masing.
Dilihat dari banyaknya minat masyarakat terhadap jajanan ini, selain seblak yang terbuat dari kerupuk kini banyak yang menciptakan varian seblak lainnya, seperti seblak tulang atau seblak ceker. Ceker yang sudah direbus hingga tulangnya empuk ditumis bersama bumbu seblak. Seblak ceker yang kini menjadi daya pikat kuliner di Bandung ini.
Untuk pendatang baru di kota bandung yang ingin mencoba kuliner seblak ini kini bisa mencarinya di depan sekolahan, depan kampus, dan pusat jajanan yang banyak terdapat di kota Bandung. Semoga informasi mengenai kuliner seblak di Bandung bisa bermanfaat dan menjadi referensi bagi anda semua.
Cipuk (aci kerupuk) (ingat !!!! bukan cipkuk)
::ngakak2::
http://4.bp.blogspot.com/-tI6WqveAxu...re+%281%29.png
Bandros
http://3.bp.blogspot.com/-fiuhni09Fg.../bandroses.JPG
Spoiler for resep bandros:
minuman termasuk juga
Lahang
http://2.bp.blogspot.com/-tqqJEVI_wU.../hanau+1+h.jpghttp://inloveindonesia.com/wp-conten...-1-300x179.jpg
http://kasamago.files.wordpress.com/...0/lahang02.jpg
Quote:
Lahang, Si Minuman Langka
BERBICARA soal kuliner tak pernah ada habisnya, selalu saja ada kuliner-kuliner baru yang menggugah selera, entah itu makanan ataupun minuman. Ditambah dengan berkembangnya kreatifitas pada masyarakat, beragam kuliner pun muncul semakin banyak dengan berbagai nama yang uniik.Tapi, apakah Sobat Djadoel pernah mendengar minuman yang namanya Lahang? Atau mungkin Sobat Djadoel sudah pernah mencobanya. Nah, buat Sobat Djadoel yang belum pernah mendengar namanya atau bahkan mencicipinya, djamandoeloe.com sekarnag ingin memperkenalkannya.
Dulu, minuman ini sangat popular sekali di masyarakat Sunda. Minuman yang terbuat dari sadapan air pohon aren ini terasa manis dan cocok sekali kalau diminum siang-siang pas terik matahari, pasti seger banget. Lahang juga memiliki wangi yang khas sehingga menambah kenikmatan ketika Sobat Djadoel meminumnya.
Lahang bukanlah minuman yang baru di jagad kuliner, justru bisa dibilang senior dibandingkan minuman-minuman isotonik yang ada pada saat ini. Meskipun lahang tak sepopuler mereka, tapi rasa dan khasiatnya luar biasa. Zaman dulu, banyak orang yang meminumnya sebagai minuman penambah tenaga atau minuman pelepas dahaga. Sayangnya minuman ini sekarang sangat sulit didapatkan, selain pohon arennya yang sudah jarang ditemukan, cara untuk mendapatkan air Lahang juga relatif sulit. Jadi sangat maklum kalau sekarang,minuman ini sulit ditemui.
Tak hanya itu, cara menyadap pohon Aren pun tidak sembarangan, para petani biasanya harus berangkat lebih awal untuk menyadap aren agar kesegarannya terjaga. Selain itu kalau terlambat menyadapnya, air aren ini akan mengalami fermentasi dan berubah menjadi cuka atau tuak. Nah yang bahaya kalau air aren ini sudah berubah menjadi tuak, kandungan alkoholnya bisa sampai memabukkan. Tapi ada juga orang yang sering menggunakan cuka aren ini sebagai bahan asinan, rasa asam dari cuka aren ini juga tidak bikin sakit perut. Yang menarik, Lahang ini hanya bisa disadap dari bunga jantan pohon aren sedangkan dari bunga betinanya kita bisa memanen kolang kaling.
Mengingat waktu expired-nya yang hanya sedikit sekali, sadapan Lahang ini tidak mungkin untuk disimpan terlalu lalu lama. Jadi minuman Lahang ini biasanya dijual oleh pedagang Fresh from The Oven atau bisa juga sebelum dijual Lahang tersebut dicampur dengan air dan diberi sedikit gula terlebih dahulu biar tetep manis. Tentu saja rasanya akan berbeda dengan Lahang yang murni tanpa diberi campuran apapun.
Namun, sebenarnya tanpa ditambahkan air gula juga Lahang ini sudah terasa manis karena Lahang sebenarnya sudah mengandung glukosa antara 10-15%. Jadi jangan heran kalau rasanya sangat manis walau tanpa ditambahkan gula ke dalamnya. Karena kandungan gula inilah Lahang juga sering digunakan sebagai bahan dasar pembuatan gula aren.
Sobat Djadoel yang ingin icip-icip Lahang mungkin harus berasabar untuk mendapatkannya karena sudah sedikit sekali orang yang menjualnya. Bahkan di desa-desa sekalipun sudah jarang sekali orang yang menyadap Air Aren. Kalaupun Sobat Sjadoel menemukan yang jualan Lahang, pasti harganya lumayan mahal. Zaman dulu minuman ini dijual seharga Rp 500 sampai Rp 2.000 rupiah per gelasnya, tapi sekarang bisa sampai Rp 4.000 atau Rp 6.000 per gelasnya. Mungkin karena sudah sulit mendapatkan bahan bakunya.
Para pedagang Lahang biasanya membawa lodong bambu sebagai tempat penyimpanan Lahangnya. Dibagian atas lodong ini selalu disumbat dengan injuk kelapa atau dengan kerakas daun pisang. Selain untuk melindungi Lahang dari debu, injuk ini juga berguna untuk menyaring Lahang waktu menuangkannya ke pembeli.
Kalau di Bandung, mungkin Sobat Djadeol bisa ke daerah Dago Pakar. Kadang kala di sana ada seorang bapak-bapak yang masih menjual Lahang. Gimana Sobat Djadoel tertarik untuk mencoba minuman yang satu ini? Jangan cuman tahu minuman-minuman modern saja, tapi coba juga minuman jadul yang menyegarkan sekaligus menyehatkan sebelum minuman tersebut habis dimakan zaman. Selamat mencari Lahang, Sobat Djadoel.
sumber
lahar ama minuman legen mirip gak sih?
[MENTION=809]cherryerichan[/MENTION]
sama lahang dan legen
nira = siwalan
Ranginang
terbuat dari beras ketan, bukan dari kerupuk nasi bekas (seperti yg di tulis [MENTION=152]itsreza[/MENTION]) ::hihi::. kemana tuh anak?gak nongol di sini
http://3.bp.blogspot.com/-jHdJmKr2tj...inang+asak.jpg
Rangining
beda bahan dgn ranginang
http://watak.files.wordpress.com/201...0-23.jpg?w=500
Opak
http://bandung.panduanwisata.com/fil...khas-sunda.jpg
di daerah lain banyak yg namanya opak, ada yg berbentuk seperti kue semprongQuote:
Mungkin Anda termasuk yang sering mengkonsumsi opak. Opak berbentuk bulat dan dibuat dari tepung beras. Rasanya asin dan renyah. Opak ini menjadi makanan favorit dan biasanya disajikan dalam acara-acara hajatan seperti nikahan, sundatan, dan hari-hari istimewa lainnya. Banyak orang yang menggolongkan opak identik dengan kerupuk. Padahal diantara keduanya berbeda dalam tata-cara pembuatannya. Kerupuk dimasak dengan cara digoreng, sedangkan opak dengan cara dibakar. Jika Anda kebetulan tengah bertamu ke rumah-rumah orang sunda biasanya di kaleng yang disuguhkan ada opak. sumber
bandros = gandos rangin (solo) = pancong (jakarta) *cmiiw
kalau di jekardah maemnya biasa dicocol pake gula pasir.
#namanya kue kok aneh2 yak.. ::ngakak2::
KERUPUK MELARAT
Makanan khas Cirebon
http://belindomag.nl/wp-content/uplo...0/13057666.jpg
Spoiler for bubur ayam sukabumi: