Cabe-cabean itu juga bisa berarti ce bispak kok, kan cabean-ceban bisa dipake buat taruhan,
Jadi kebayang kan? @l4y + bispak = cabe-cabean ::doh:: :kesal:
Printable View
nudel, kok lu ahli banget urusan cabe-cabean? ::ungg::
Pengalaman pribadi keknya ja...!!!::hihi::
kumpulin semua jadi satu => sayur lodeh
Baru iseng cari kimcil di youtube.
Naudzubillah....
Ternyata anak-anak PCM di sekolah kita masih sopan-sopan ya, [MENTION=196]noodles maniac[/MENTION] ?
PCM tuh apa, del ?
Busyet...
berarti gue dulu alim banget ya?
Gak pernah nonton PCM..
[MENTION=57]GiKu[/MENTION]
PCM itu kayak gini:
http://www.youtube.com/watch?v=KLv7KxyZzUU
http://fc01.deviantart.net/fs71/i/20..._by_evdart.jpg
waktu gw dulu gak ada kegiatan PCM
kegiatan pulang sekolah ngejar bis
Kalo gw abis nonton PCM kalo langsung pulang, bis gw yang dikejar-kejar ;D
Hari sabtu pulang jam-jam segitu mah cari mati :gemetar:
Cakep tapi begoQuote:
Merdeka.com - Bedaknya tebal bak dempul. Mengenakan kaus ketat dan celana pendek. Pahanya terbuka lebar membuat mata pengendara motor lain jelalatan.
Cakep tapi bego, begitu kepanjangan dari Cabe-cabean. Sebuah istilah bagi gadis remaja naik motor berboncengan dan kerap berpakaian serba minim. Bahkan tak jarang ketika nangkring di atas motor, lubang bokongnya terlihat seperti tempat memasukkan koin telepon umum.
Usia mereka antara 13-16 tahun. Cabe-cabean juga bisa dijadikan saranan buat melampiaskan hasrat seksual. Begitulah cabe-cabean dikenal saat ini. Sebuah fenomena di Jakarta hingga pinggiran ibu kota. Disebut cabe-cabean lantaran gampang untuk diajak berbuat mesum. Bahkan tanpa mengeluarkan fulus alias gratis.
Digerayangi hingga ditiduri ciri dari cabe-cabean. Mereka juga kerap menjadi ajang taruhan balapan motor liar. Di kota Depok hingga Kabupaten Bogor, cabe-cabean bisa dilobi percuma. Kebanyakan cabe-cabean itu justru genit mencari pria kesukaan.
Jumat dini hari pekan kemarin, Ike, 17 tahun, bersama sekitar puluhan teman prianya baru saja dari kawasan Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Timur. Dia hanya sendiri berboncengan dengan teman prianya. Pakaiannya ketat dengan paduan celana jins biru tua. Kebetulan malam itu dia bersama bengkel motor balap asal Kota Depok baru saja dari arena balap liar di Taman Mini.
Bagi anak bengkel motor balap liar itu, Ike dikenal sebagai cabe-cabean. Dia menjadi bancakan untuk digerayangi atau diajak tidur. "Mainannya anak-anak," kata Dado, 33 tahun, mekanik bengkel balap liar saat berbincang dengan merdeka.com di Jalan Margonda Raya, Sabtu dini hari pekan kemarin. Ike memang dikenal mau diajak siapa saja dan kerap berganti pasangan.
Wajah Ike lumayan menggoda. Kulitnya hitam manis dengan tubuh sedikit gemuk. Bokongnya berisi dan bibirnya sensual. Apalagi payudaranya, besar membusung terlihat dari ketatnya baju dia kenakan. Jika diajak menonton balapan liar, Ike biasanya menyanggupi. Namun itu juga tergantung oleh siapa dia diajak. Biasanya Ike mau ikut jika diajak anak motor berwajah tampan. "Dia mainannya si Wely," ujar Dado.
Bagi kalangan bengkel balap di Kota Depok, seting merupakan sebutan untuk balapan liar. Sesama bengkel balap biasanya ada sebutan "main" untuk menantang sesama lawan. Tempat balapan tergantung kesepakatan, biasanya di jalan depan Taman Mini, Jalan Raya Parung, atau jalan di perkantoran Pemerintah Kabupaten Cibinong, Bogor.
Fenomena ini bukan kali pertama bagi anak bengkel balap liar. Jauh sebelumnya, cabe-cabean disebut jablai alias jarang dibelai. Di Kota Depok cabe-cabean gratis tergantung lobi si anak motor. Sepeda motor dan tampang menjadi klasifikasi cabe-cabean jika ingin diajak keluar. Sekali lobi, bisa digerayangi. Selanjutnya bisa diajak tidur.
"Namanya jablai, sekali pegang juga dia yang pegangin," kata Botak, 25 tahun, nama samaran. Jika sudah bosan biasanya jablai ditinggalkan.
sumber
Cakep tapi Bego? ;D
Kayaknya emang pas.
Obrolan beberapa minggu yang silam,
gw di mikrolet duduk di depan sebelah sopir,
hanya ada satu penumpang yang duduk persis di belakang sopir, yang rupanya juga adalah kawan si sopir.
Blablabla yadayada...
Gw sambil merem pura2 tidur padahal telinga dengerin pembicaraan mereka.
"Gw utang 300.000."
"Buat apaan?"
"Biasalah buat itu.."
"Apaan? Ga ngerti gw."
"Halah masak segitu aja ga ngerti."
"Emang bisa dapat?"
"Bisa lah..."
"Ck.. ck.. ck..."
"Kenapa? Lo juga pengen?"
"Emang di mana?"
"Di sana bawah jembatan, kan ada tukang jual rokok tuh, nah kalau ada cewek nongkrong biasanya cabe2an tuh."
"300 habis semua. buat apaan aja?"
"100, buat makan.. minum.. ya pemanasan doang..."
"Boleh dibawa pulang ga?"
"Ya pasti mau biasanya, makanya kudu bawa 300."
............................
Ketika melintasi daerah yang dimaksud,
"Itu cabenya?" sambil nunjuk dua cewe yang lagi jalan.
"Bukan."
"Tuh kaga ada." ngeliat di warung rokok.
"Belum pada keluar kali, masih sore gini." -ebuset dibilang sore padahal udah jam 21.00 lewat-
Di pertigaan penumpang tsb turun.
Beberapa minggu kemudian, gw lewat lagi daerah yang dimaksud.
Jalan agak macet, jadi gw sempat menoleh agak lama.
Di dekat penjual rokok itu, ada dua cabe cekikikan, usianya mungkin 16 tahun.
Dandannya ketebelan untuk anak seusia mereka.
Celana pendek memamerkan pahanya.
Cakep tapi Bego.
;D
#Sekilas reportse pengamatan dari penumpang mikrolet ::hihi::