yah sehebat-hebatnya skill yang kita punya
sulit jika harus mengalahkan orang yang beruntung
dan semoga timnas pulsa hokinya belum abis
Printable View
yah sehebat-hebatnya skill yang kita punya
sulit jika harus mengalahkan orang yang beruntung
dan semoga timnas pulsa hokinya belum abis
Let's hope so [MENTION=417]karst[/MENTION] :ngopi:
Btw [MENTION=195]Kingform[/MENTION] lu tiap weekend ke Jakarta ya? ::ungg::
Nggak lah del...duit darimana kalo tiap minggu ke jakarta ::hihi::
Indonesia akhirnya kalah dari Thailand 0-1 di Final Sea Games 2013 Myanmar :terpojok:
Timnas U-23 ikutin kejuaraan ini kayak antara niat gak niat ;D
Setelah Indonesia berhasil mengalahkan Myanmar dan lolos ke babak semifinal, baru deh mereka berpikir dan bermain serius. Meski kemenangannya hoki banget waktu melawan Myanmar dan Malaysia. Ternyata hoki itu udah abis, malah bisa dibilang hoki itu berpindah sisi ke tim Thailand ;))
Gw akuin permainan Indonesia semalem semangat juangnya oke banget %no1
Defense udah bagus, meski sempet kebobolan di menit 24 karena serangan balik Thailand yang cepet plus hoki :luck:. Berkali-kali Indonesia berhasil merebut bola dari Thailand. Bayu Gatra dan Alfin berkali-kali ngobrak-ngabrik pertahanan Thailand yang sempet panik kalo pemain-pemain Indonesia udah merangsek masuk kotak penalti. Strategi yang digunakan RD pun masih sama dengan one-two touch dan umpan terobosan. Gak ada crossing dari sayap kanan ato kiri strategi konvensional a la timnas Indonesia terdahulu. :ngopi:
Meski pertandingan semalem Timnas Indonesia U-23 kalah, tapi mereka kalah secara terhormat. Gw salut dengan perjuangan mereka hingga waktu 90 plus 4 menit.
Good job guys...
http://25.media.tumblr.com/9db41ea6c...mjkwo1_500.gif
Indonesia Kalah, Hanya Meraih Perak
RD Minta Maaf Tak Dapat Emas
Dengan permainan kayak gitu, dan dengan lini depan setumpul itu, gw rasa bisa masuk ke final merupakan prestasi tersendiri
Btw, thailand udah dipastiin jadi juara umum sea games ya...
Indonesia gimana nih. Kok udah ga pernah juara umum lagi -_-
Merasa Dicurangi, Kembalikan Medali
NAYPYITAW - Tangisan mewarnai kontingen Indonesia pada hari terakhir cabor judo SEA Games 2013 di Zeyar Thiri Indoor Stadium, Naypyitaw, sore kemarin (21/12). Bukan tangisan karena kegembiraan mendapatkan medali emas, melainkan tangisan setelah dicurangi oleh tuan rumah Myanmar.
Tangis itu pecah setelah peluangnya mengais emas perdana sekaligus penutup di SEA Games ini melalui Horas Manurung di kelas 90 kg harus tertutup. Bertanding melawan judoka Myanmar, Zin Linn Aung, Horas harus terhenti setelah dia mengendurkan perlawanannya. Keputusan itu dia ambil usai melihat lampu di papan skor menyala merah, artinya pertarungan harus dihetikan.
Tetapi, kurang dari beberapa detik setelah itu lampu kemudian berubah menjadi hijau. Karena tidak siap, maka Horas pun belum siap melakukan perlawanan. Alhasil, lawan pun kemudian menahan Horas dengan cara menekan bahunya. Bukan dengan memegang tangan seperti sesuai aturan.
Alhasil, karena tidak mampu melakukan perlawanan, Horas dinyatakan kalah dan gelar juara jadi milik tuan rumah. Keputusan wasit yang tidak menghentikan perlombaan kemudian memancing kontroversi. Bukan hanya dari kontingen Indonesia, beberapa kontingen pun mempertanyakan legitimasi wasit.
Aksi protes sempat dilancarkan ofisial Indonesia. Tetapi tetap saja wasit dan ofisial pertandingan tidak menganulir keputusannya. Medali emas tetap menjadi milik Myanmar. Sedangkan perak yang didapatkan Horas, tidak akan diambil oleh kontingen Indonesia dan memilih meninggalkan arena lebih awal.
Setelah pertarungan, Horas tidak bisa mengungkapkan dengan berkata-kata banyak perasaannya setelah dicurangi. "Ya beginilah sikap dari tuan rumah. Kami sudah sering diperlakukan tidak adil dalam beberapa kejuaraan, tetapi apa yang dilakukan oleh tuan rumah kali ini paling parah," ujarnya.
Pernyataan Horas tersebut juga didukung oleh head coach kontingen Indonesia berkebangsaan Jepang, Tsuneo Sengong. Tsuneo yang mempunyai julukan "Dewanya Kata Judo" tersebut juga menyatakan kekecewaannya. Menurutnya, menahan lawan dengan menekan bahu tidak pernah diperkenankan.
Nyatanya, judoka Myanmar tetap melakukannya dan itu pun dihalalkan oleh wasit yang juga berasal dari Jepang. "Saya sendiri tidak tahu apakah wasit tahu atau tidak peraturan di olahraga judo. Harusnya dia tahu kalau lampu menyala merah, maka pertarungan harus dihentikan. Bukan malah tiba-tiba diubah seperti ini. Wasitnya curang itu," kecamnya.
Terpisah, ketua umum PB PJSI George Toisutta menyatakan bahwa sikap pihaknya untuk tidak menerima medali dan absen dari upacara penyerahan medali sebagai bentuk protesnya."Judo itu olahraga yang meluhurkan budi pekerti. Sejak awal kami dikerjai, kami diam. Sampai hari terakhir pun kami masih saja dikerjai. Kami tanamkan di kontingen Indonesia, menang boleh, tetapi harus dengan jujur," pungkasnya. (ren/dra/ham)
sumber : http://www.jpnn.com/index.php?mib=be...tail&id=206931
Ah, udah rahasia umum kalo tiap sea games gini tuan rumah dapet 'keuntungan2' tertentu
Indonesia cuma berada di #4 di bawah Thailand, Myanmar sama Vietnam ya?
Kasian deh....
http://i615.photobucket.com/albums/t...heat/yoona.gif
:iamdead: