ternyata pada ga ngedetek elu yak Jun ::elaugh::
mungkin kalau kamu ga mampir ke diary, gw juga ga bakalan ngeh dirimu itu syapa nick lamanya :lololol:
Printable View
ternyata pada ga ngedetek elu yak Jun ::elaugh::
mungkin kalau kamu ga mampir ke diary, gw juga ga bakalan ngeh dirimu itu syapa nick lamanya :lololol:
hu'uh....mungkin gara2 kelamaan ga muncul di KG paling, jadi pada ga tau klo saya itu eksis.::elaugh::
junvie tuh si Ju On yah?
klo Ricky dulu nicknya di KG siapa?
weeee...jangan salah..gw juga postnya (hampir) 8 ribu.
en harap di catet, gw kaga pernah tuh ikutan masuk di thread junk terselubung such as "lagu yg lg lo dengerin sekarang".. (well, dulu pernah..tp paling cuman 50an post)
sementara elo kuncennya disitu..tiap pagi ngisinya disitu mulu.. :P
kesimpulan : postingan gw lebih bermutu drpada elo :p
*gak mau kalah::elaugh::
makin penasaran ama yang namanya stiffler
Liat aja biodatanya hehehehe biar gak penasaran ......
biodatanya siapa? dimana?
iya, dia kan mirip2 kunti gitu, semakin dipikirin, semakin terpanggil.. Hiiiyyyy.. *begidik*
bukannya kayak jelangkung??
datang tak diundang,suruh pulang susahnya minta ampun
Kalau dilihat dari cerita kalian,
di AK pernah ada yang mirip-mirip gitu.
Punya kloningan banyak pula.
Pemicu perang pertama antara mod dengan pemilik lahan pula. :D
Saya masih ingat di awal tahun 2000-an, saya lebih sering main ke forum Kafegaul ketimbang Kaskus. Alasannya simpel. Di situ komunitasnya lebih seru untuk mengobrol soal hal-hal yang menarik bagi saya, misalnya Warung Bola (WarBol) dan diskusi Film. Seru di sini lebih ke arah diskusi dan komunikasi yang lebih serius dan berisi. Banyak pakar anonim (tentu saja karena di forum semua menggunakan nickname) yang dengan senang hati berbagi informasi. Ini berbeda dengan crowd yang ada di Kaskus (terutama di luar FJB) yang buat saya cenderung “lebih muda”.
Lama tidak berkunjung ke forum tersebut (lebih dari lima tahun) baru-baru ini jagad Internet di Indonesia dikejutkan oleh tidak bisa diaksesnya situs Kafegaul dan Astaga! (yang merupakan sister company-nya). Nasib situs induk perusahaannya, PT Indonesia Media Technology (IMT) juga setali tiga uang. Kami bertanya-tanya ada apa gerangan karena tanpa tedeng aling-aling langsung kedua situs itu tiba-tiba dimatikan. Titik terang diperoleh dari penjelasan Aan Afdi (dengan nickname Invain) selaku admin Kafegaul dan Astaga.
Walaupun bukan merupakan pernyataan manajemen resmi, Aan Afdi menjelaskan bahwa penutupan dua situs ini merupakan imbas kekisruhan internal di induk perusahaannya (IMT). Kedua situs ini ditutup dengan batas waktu yang tidak ditentukan. Tidak ditentukan bisa berarti selamanya ataupun sementara waktu, tergantung bagaimana pihak manajemen IMT menyelesaikannya.
Sungguh disayangkan bahwa salah satu situs yang lahir saat awal dotcom bubble di Indonesia tidak mampu bertahan menghadapi kompetisi komunitas online yang makin keras. Disinyalir ketidakmampuan bersaing (dan memperoleh pendapatan) ini yang mengakibatkan gonjang-ganjing di perusahaan pengelola Astaga! dan Kafegaul.
Astaga! awalnya dibentuk oleh M-Web yang berasal dari Afrika Selatan. Kafegaul sendiri dikabarkan diakuisisi M-Web di tahun 1999. M-Web merupakan perusahaan berbasis Internet sebagai bagian dari MIH Limited. Setelah reorganisasi perusahaan secara global, M-Web hengkang dari Indonesia tahun 2003. Kedua situs tersebut dikuasai oleh eks-pegawai PT M-Web Indonesia dengan pembentukan IMT yang saat itu dipimpin oleh David Burke yang sebelumnya adalah CEO PT M-Web Indonesia. David Burke sendiri sudah lama tidak berada di jajaran direksi IMT dan saat ini menjadi Executive Vice President PT Telkom.
Dari hasil pencarian kecil-kecilan, nampaknya Forum Kafegaul adalah hal yang paling disesali kehilangannya. Di masa jayanya, Forum Kafegaul, seperti tercantum di akun Facebook Group-nya, mengklaim sebagai brand forum terkemuka untuk usia 15-24 tahun dengan lebih dari 15.000 kunjungan unik serta 200.000 tampilan halaman per harinya. Cukup ironis di saat Kaskus mencapai puncaknya dan mendapatkan dana segar hasil partnership dengan GDP Venture, Forum Kafegaul yang notabene lebih senior tidak mampu bertahan.
Dua contoh yang kontradiktif tadi semoga bisa menjadi pelajaran bagi pelaku bisnis Internet dan startups di Indonesia. Seperti halnya Friendster vs Facebook, tidak selamanya yang pertama adalah yang terbaik. Adalah yang penuh inovasi dan mampu merangkul pasar dan konsumenlah yang akan bertahan.
(sumber : http://dailysocial.net/2011/04/06/ri...ak-ditentukan/)
kok gw rasa agak beda ya,
kalau rumah lama kita kan masih dalam tataran diskusi,
meski banned bolak balik hanya karena style diskusinya yang tidak sopan.
semacam iman27 s/d anggra, atau si ning dan kroni2nya :))
gw rasa stippler lebih mirip jamannya YL dan jaga masih muda.
yang sengaja nyatroni landlord rumah kita yang lawas,
yang ketika itu si landlord juga masih jadi pegawe di rumah pertama kita dulu.
Eh.. jangan salah, Ca.
Si anggota kontroversial seingatku juga menghubungi tuan tanah kita langsung. Gak cuma di diskusi. Makanya dulu Pak De sampai marah, Kop Pasing sampai marah.
Makanya itu jadi perang pertama mod dengan tuan tanah kita.
Quote:
dear etca...pleaSE remove our comment at KG fb? is it posibble? mahluk ini soalnya bener2 annoying....sigh:
Quote:
adinda gemetaran kek gini ya...
Quote:
ntar kalo orangnya beneran dateng kesini nyesel loh
jadi ikut makin penasaran, ada email ato FBnya ga, mo gue invite:DQuote:
iya, dia kan mirip2 kunti gitu, semakin dipikirin, semakin terpanggil.. Hiiiyyyy.. *begidik*
^
ini member nicknya di KG dulu siapa? rika? ::elaugh::
mantaap bangeettt ni disini... sampe 48 page..:D
buset, khusus untuk threat ini aja, anggota forum pindahan mpe halaman 48.
menuju ke 50 :))