fifa sayang banget ama Indonesia ya.....::hihi::
Printable View
fifa sayang banget ama Indonesia ya.....::hihi::
argghhhh harusnya ban saja dah, kalau PSsI (yg sah) emang niat rekonsiliasi, apa sih susahnya buang klub2 ga jelas itu?
---------- Post added at 02:17 PM ---------- Previous post was at 02:14 PM ----------
coba tawarkan ke klub2 ISL kalau mereka sanggup memenuhi permintaan mereka, PSM, persibo, persema hrsnya degradasi (krn hukuman) bontang (degradasi terbaiik, y iyalah yg degradasi cm 1 :D) main di divisi utama, klub2 kloningan di bubarkan. Saya kira selese sdh permasalahannya.
---------- Post added at 02:20 PM ---------- Previous post was at 02:17 PM ----------
coba tawarkan ke klub2 ISL kalau mereka sanggup memenuhi permintaan mereka, PSM, persibo, persema hrsnya degradasi (krn hukuman) bontang (degradasi terbaiik, y iyalah yg degradasi cm 1 :D) main di divisi utama, klub2 kloningan di bubarkan. Saya kira selese sdh permasalahannya.
kita lihat aja nanti penyelesaiannya kayak apa......
semoga baik pssi maupun kpsi bisa dengan bijak memanfaatkan waktu yang diberikan oleh fifa.....
kalo menurut gw kpsi sendiri ngotot pengen menguasai lagi pssi
itu pssi udah 2 kali ngundang klub2 ISL buat rekonsiliasi. tapi yang dateng cuman persib doang. alesannya macem2. udah telat buat rekonsiliasi lah, apa lah...blah blah blah......::down::
kalo emang niat rekonsiliasi harusnya mereka dateng dong...sampaikan unek2 ke pssi.....
bilang kalo mau rekonsiliasi peserta liga nya harus dibalikin sesuai ketentuan yang berlaku. bukannya malah absen dari undangan pssi. gini nih kalo keduanya mementingkan kelompok masing2
persija, psms, arema (ISL) tidak di undang om, padahal sudah jelas mana yg asli mana yg tiruan. Bahkan galeri sepakbola Indonesia (trans 7) memboikot semua berita tentang jakarta fried chicken yg berlaga di IPL dengan nama persija, jangan2 ntar ada yg bilang trans 7 antek bakri :D)
gimana dengan yang lain? persipura? persisam? dll
soal klub2 klonengan kan bisa dibicarakan saat klub2 isl yang ga dikloning dateng ke undangan pssi. lha kalo mereka aja udah ga niat dateng gimana mau membicarakan rekonsiliasi?
menurut gw sih emang keduanya ga niat rekonsiliasi.......pssi baru ambil inisiatif rekonsiliasi setelah dibayang2i sanksi dari fifa. kpsi sendiri dimata gw malah udah sama sekali ga niat rekonsiliasi....sampe2 bikin kepengurusan baru pula......bikin muak aja....
buat dualisme klub sendiri, menurut gw kalo memang nantinya ada rekonsiliasi pssi harus tegas. klub yang punya kepengurusan ganda dilarang ikut kompetisi. biar mereka menyelesaikan persoalan intern mereka sendiri.
masalahnya saleh mukadal sudah pernah bilang kalo arema, persija, persebaya dan psms yang asli adalah yang di IPL, selain itu tidak diakui. Mungkin klub2 ISL jg sudah bosan, pasti permintaan mereka tidak ditanggapi. Mereka selalu berdalih kompetisi di reset dari nol, yg berhak ikut di IPL adalah yang loloa verifikasi AFC.....lhoh :D apakah PSMS IPL (medan chieft) di verifikasi AFC? Trs knp persis solo dan PSIS semarang g msuk IPL (padahal mereka masuk dalam 6 klub yg lolos verifikasi AFC, hanya 6 klub). Selain semen padang, peserta IPL adlh mantan peserta LPI musim lalu dan 4 klub merger ISL-IPL (persiba bantul-bandung fc, persiraja-aceh united, persijap, dan sang degradasi terbaik bontang fc, ga tau persijap sm bontang merger sm klub mana)
---------- Post added at 01:10 AM ---------- Previous post was at 01:05 AM ----------
yang menciptakan dualisme kan PSSI sendiri om, gimana sih? PSSI membentuk persija (aslinya jakarta fc), PSMS medan (aslinya medan chieft) ketika mereka tidak ikut IPL, sama seperti jamannya NH dulu ketika persebaya menyebrang ke LPI mereka membentuk persebaya baru (dari persikubar kutai barat) yg skrg main di divisi utama PT. LI
Arema vs Bontang = Sepakbola Sandiwara.
Pertandingan tunda Arema FC menjamu Bontang FC pada Jum'at (30/3)
malam,akhirnya urung digelar.Penyebabnya,Bontang FC yang berposisi sebagai
tim tamu memutuskan tidak datang ke Stadion Gajayana karena persiapan yang
mepet. Arema FC pun berharap bisa memenangi pertandingan dengan Walk Over (WO)
karena lawan tidak datang.Perangkat pertandingan semua sudah siap di
lapangan malam itu,termasuk wasit yang akhirnya meniup peluit akhir setelah
15 menit lawan tak nongol di lapangan. Ini seolah cermin sepakbola Indonesia yang tak ubahnya sandiwara.Aturan
kompetisi tak dihormati karena memang penegakan sistem yang sangat
lemah.Arema FC yang seharusnya sudah kalah WO saat laga pertama yang gagal
digelar Februari lalu,nyatanya kini berbalik mengharap menang WO. Bontang FC mempunyai alasan kuat terkait ketidakhadiran di Gajayana.Selain
pemberitahuan jadwal tunda yang mepet sehingga tak sempat mempersiapkan
tim,skuad asuhan Eddy Simon juga merasa dibodohi.Sebab pada Februari silam
mereka sudah datang ke Gajayana dan memasuki lapangan. "Dulu kami sudah datang dan masuk ke lapangan,tapi tidak dihargai.Seharusnya
kami yang menang WO waktu itu.Sekarang malah ada pertandingan ulang secara
mendadak ini jelas tidak fair,"kata Eddy Eddy Simon sendiri belum bisa berkomentar banyak soal keputusan PSSI nanti. Sementara di kubu Arema,pelatih Dejan Antonic tetap berharap PSSI memutuskan
yang terbaik menyusul peristiwa ini. Seharusnya,kata Dejan,sebuah klub berupaya melakoni pertandingan apapun
yang terjadi karena sudah ditetapkan PSSI.
"Kalau lawan tidak datang,itu berarti tidak mematuhi aturan.Kami sudah siap
apapun situasinya seharusnya pertandingan tetap jalan,"ujarnya Pernyataan Dejan cukup klise jika kembali melihat peristiwa pada Februari silam
dimana Arema tidak mampu meredam konflik yang mengakibatkan laga batal
digelar. Arema sendiri mendapat banyak keringanan selama masih diselimuti sengketa
internal,pada awal musim lalu.Selain menghadapi Bontang FC,laga kontra Persema
juga mengalami penundaan.Dengan alasan yang sulit diterima akal,memberi
kesempatan Arema untuk menyembuhkan diri dari konflik. GLI | OkeZone.com
---------- Post added at 04:10 AM ---------- Previous post was at 04:09 AM ----------
nah loooh....ini liga apaan?
Yup! pengurus2 PSSI aja tuh yang gak sayang sama persepakbolaan nasional, kampret! :kesal:Quote:
Originally Posted by bentukraja
lha mereka (PSSI) sudah bulat kalo persija,PSMS dan arema yg asli ada di IPL. Percuma juga datang, yg ngundang jg ga niat om.
Terus sekarang kalau PSSI Djohar bubar, dan digan
tikan KPSI, IPL dibubarkan dan diganti ISL kembali,
lalu KPSI dan ISL kembali diakui FIFA dan AFC, apa
itu bukan berarti Sepak Bola Indonesia kembali di
kangkangi Nurdin Halid dan antek-anteknya?
lhah ntah lah, saya harap sih di ban aja sama fifa. Sepertinya PSSI-nya LNM juga akan mengundang klub2 IPL untuk rekonsiliasi. Bubar sajalah,
*menurutku ISL sedikit lebih baik dari IPL*
solusi terbaik adalah... PSSI bubar, sementara caretakernya KONI.
bener banget...orang2 kpsi kebanyakan juga bekas antek2nya nurdin.....
kalo dikuasai ama kpsi sama aja balik ke rezimnya nurdin.....nanti kalo la nyalla diakui fifa sebagai ketua pssi jangan2 AP dkk menggulingkan lagi rezim la nyalla. abis itu balik digulingkan lagi ama rezim nya nurdin. ga bakal abis2 kisruh sepakbola indonesia
IMO sih mending nyari pengurus pssi di luar kedua kubu yang berseteru
ketua pssi: bambang pamungkas
FIFA Tegaskan Hanya Akui Kepengurusan Djohar
Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) kembali menegaskan hanya mengakui kepengurusan PSSI di bawah kepimpinan Djohar Arifin Husin. FIFA merujuk kepada hasil Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI yang memilih Djohar sebagai ketua umum.
"Pernyataan ini merujuk pada PSSI di bawah kepengurusan yang terpilih di Kongres Juli 2011 (Solo)," ungkap FIFA lewat surat yang dikirim departemen media kepada wartawan, Selasa (3/4/2012).
Surat tersebut sekaligus membantah klaim yang dilayangkan PSSI versi KPSI. La Nyalla Mattalitti sebagai ketua umum mengklaim bahwa keputusan dari hasil rapat Exco FIFA pada 30 Maret ditujukan untuk pihaknya.
Dalam rapat tersebut, FIFA memberikan toleransi kepada PSSI untuk menyelesaikan dualisme kompetisi hingga 15 Juni 2012. Jika masalah ini tak kunjung kelar pada waktu yang ditetapkan, FIFA menegaskan akan membawa kasus tersebut ke Komite Darurat FIFA. Jika terjadi demikian, Indonesia bakal mendapatkan sanksi dari FIFA.
La Nyalla protes
Sementara itu, La Nyalla Matalitti yang mengklaim sebagai Ketua Umum PSSI pascakongres yang digelar oleh Komite Penyelamat Sepak Bola Indonesia (KPSI), memprotes keputusan tersebut. Menurutnya, justru kepengurusannya yang berhak menjalankan rekonsiliasi sesuai amanat FIFA.
"Dia coba buktikan kalau memang FIFA mengakui. Harusnya, dalam keputusan exco itu namanya PSSI Djohar disebut. Jadi PSSI Djohar sudah tamat," jelas La Nyalla saat dihubungi wartawan, Selasa (4/3/2012).
La Nyalla mengaku akan bertemu dengan FIFA dan AFC mengenai duduk persoalan sebenarnya yang terjadi di sepak bola nasional. Menurutnya, hasil kongres di Solo mengacu pada kongres yang digelar di Bali dan Ancol
saus
AFC Bentuk Satgas untuk Kisruh PSSI
Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) membentuk satuan tugas guna menyelesaikan polemik yang terjadi di sepak bola nasional. Hal itu tertuang dalam surat yang dikirimkan AFC kepada Sekjen Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Tri Goestoro pada 4 April 2012.
"Merujuk pada korespondensi FIFA dan AFC pada 26 Maret dan 30 Maret 2012, kami ingin memberitahu Anda mengenai pembentukan Satuan Tugas Indonesia dengan tujuan memfasilitasi penyelesaian masalah yang kini tengah dihadapi PSSI serta tenggat waktu baru dari FIFA pada 15 Juni 2012 untuk menyelesaikan masalah-masalah ini," demikian tertulis dalam surat.
Satuan Tugas merupakan rekomendasi dari AFC kepada FIFA setelah sebelumnya AFC melakukan rapat Komite Eksekutif AFC pada 23 Maret lalu seperti yang tertuang dalam surat Sekjen AFC Alex Soosay kepada Sekjen FIFA Jerome Valcke pada 26 Maret lalu. Dalam suratnya, AFC mengungkapkan, Komite sudah menerima informasi seputar krisis yang dihadapi sepak bola Indonesia dan surat bersama FIFA/AFC tertanggal 21 Desember 2011, yang menetapkan tenggat waktu pada 20 Maret 2012 untuk menjadikan kompetisi yang dinyatakan tidak sah (Indonesia Super League/ISL) berada di bawah dan diakui PSSI, agar tidak dilaporkan kepada Komite Asosiasi FIFA dan terhindar dari kemungkinan sanksi.
Oleh karena itu, AFC sepakat membentuk satuan tugas dengan tujuan memfasilitasi resolusi antara PSSI dan ISL untuk menghindarkan dari sanksi. Anggota dari satuan tugas ini di antaranya terdiri dari Wakil Presiden AFC HRH Prince Abdullah Ibni Sultan Ahmad Shah, Anggota Komite Eksekutif FIFA dan AFC Dato' Worawi Makudi, Sekjen AFC Dato' Alex Soosay, serta Kepala Asosiasi Anggota dan Hubungan Internasional AFC James Johnson.
Dalam surat yang dikirim Alex Soosay kepada Sekjen FIFA Jarome Velcke, AFC meminta perpanjangan waktu penyelesaian polemik PSSI hingga setelah Kongres FIFA.
"Tenggat waktu untuk membawa breakaway league kembali di bawah payung PSSI diperpanjang hingga Kongres FIFA 24/25 Mei 2012. Kami menyarankan tenggat baru pada Jumat, 15 Juni 2012," demikian bunyi surat tersebut.
Selain polemik dengan kompetisi yang dinyatakan tidak sah itu, satuan tugas nantinya juga akan menyelesaikan persoalan organisasi yang tidak sah terkait PSSI, yaitu kepengurusan baru versi Komite Penyelamat Sepak Bola Indonesia (KPSI). Dalam Kongres Luar Biasa (KLB) yang digelar 18 Maret lalu menghasilkan kepengurusan PSSI baru dengan Ketua Umum La Nyalla Mattalitti.
"Kami ingin beritahukan kepada Anda bahwa situasi sepak bola nasional dan khususnya PSSI sempat menjadi perdebatan dalam rapat Komite Eksekutif FIFA di Zurich, 30 Maret 2012," tulis FIFA dalam suratnya yang dikirimkan Sekjen FIFA Jerome Valcke kepada Sekjen PSSI Tri Goestoro pada 30 Maret 2012.
Dalam surat tersebut, para anggota Komite Eksekutif FIFA disebut mendapatkan penjelasan mengenai perkembangan terbaru, di antaranya gagalnya usaha untuk membentuk satu liga profesional dan menyelesaikan perpecahan di keluarga besar sepak bola Indonesia, yang berujung pada digelarnya dua kongres dalam hari yang sama, keduanya sama-sama mengklaim mendapat dukungan sesuai kuorum yang diperlukan.
"Komite Eksekutif FIFA khawatir akan risiko yang muncul akibat munculnya PSSI pecahan (breakaway association) dan liga pecahan (breakaway league)," tulis FIFA.
FIFA juga mengungkapkan, PSSI siap membentuk liga baru musim depan dengan nama baru dan terbuka untuk semua klub dari kedua pihak. "Terima kasih atas perhatian Anda dan kami doakan semoga PSSI sukses dalam menyatukan seluruh stakeholder sepak bola Indonesia di bawah satu payung demi kebaikan seluruh pecinta sepak bola Indonesia."
Berikut surat AFC-FIFA pada 4 April, 26 Maret, dan 30 Maret:
26 Maret 2012
Dari Sekjen AFC Alex Soosay kepada Sekjen FIFA Jerome Valcke
"Kami beritahukan kepada Anda bahwa Komite Eksekutif AFC telah membahas masalah yang dihadapi PSSI dalam rapat 23 Maret 2012. Komite sudah menerima informasi seputar krisis yang dihadapi sepak bola Indonesia dan surat bersama FIFA/AFC tertanggal 21 Desember 2011, yang menetapkan tenggat waktu pada 20 Maret 2012 untuk menjadikan breakaway league berada di bawah dan diakui PSSI, agar tidak dilaporkan kepada Komite Asosiasi FIFA dan terhindar dari kemungkinan sanksi.
Lewat diskusi yang cukup panjang, Komite Eksekutif AFC sepakat memutuskan untuk memberikan rekomendasi kepada Komite Asosiasi FIFA sebagai berikut:
1. Tenggat waktu untuk membawa breakaway league kembali di bawah payung PSSI, sudah diperpanjang hingga Kongres FIFA 24/25 Mei 2012. Kami menyarankan tenggat baru pada Jumat, 15 Juni 2012, dan
2. AFC membentuk satuan tugas dengan tujuan memfasilitasi resolusi antara PSSI dan breakaway league untuk menghindarkan dari sanksi. Anggota dari satuan tugas ini di antaranya terdiri dari Wakil Presiden AFC HRH Prince Abdullah Ibni Sultan Ahmad Shah, Anggota Komite Eksekutif FIFA dan AFC Dato' Worawi Makudi, Sekjen AFC Dato' ALex Soosay, dan Kepala Asosiasi Anggota dan Hubungan Internasional AFC James Johnson.
Komite Eksekutif AFC menggarisbawahi butuhnya mengevaluasi segala kemungkinan yang bisa digunakan untuk menyelesaikan krisis ini sebelum hukuman terhadap PSSI dijatuhkan, sembari menegaskan bahwa semua aktivitas sepak bola harus berada di bawah satu organisasi nasional yang berwenang. Lebih jauh, Komite menyampaikan terima kasih kepada administrasi FIFA dan AFC atas sikap yang diambil mengenai krisis ini hingga saat ini.
Dengan pertimbangan-pertimbangan tersebut, kami percaya bahwa rekomendasi Komite Eksekutif AFC layak dipertimbangkan dalam rapat Komite Asosiasi FIFA hari ini. Kami menunggu tanggapan dan kerja sama FIFA dan AFC dalam penyelesaian masalah ini."
30 Maret 2012
Dari Sekjen FIFA Jerome Valcke kepada Sekjen PSSI Tri Goestoro
"Kami ingin beritahukan kepada Anda bahwa situasi sepak bola nasional dan khususnya PSSI sempat menjadi perdebatan dalam rapat Komite Eksekutif FIFA di Zurich, 30 Maret 2012.
Para anggota Komite Eksekutif FIFA mendapat penjelasan mengenai perkembangan terbaru, di antaranya gagalnya usaha untuk membentuk satu liga profesional dan menyelesaikan perpecahan di keluarga besar sepak bola Indonesia, yang berujung pada digelarnya dua kongres dalam hari yang sama, keduanya sama-sama mengklaim mendapat dukungan sesuai kuorum yang diperlukan. Komite Eksekutif FIFA khawatir akan risiko yang muncul akibat munculnya PSSI pecahan (breakaway association) dan liga pecahan (breakaway league).
Komite Eksekutif FIFA mencatat, dalam usaha untuk memulihkan keadaan, kepemimpinan PSSI menyatakan bahwa mereka telah siap membentuk liga baru musim depan dengan nama baru dan terbuka untuk semua klub dari kedua pihak. Komite juga mengakui keputusan Komite Eksekutif AFC untuk membentuk satuan tugas, terdiri dari Wakil Presiden AFC, HRH Prince Abdullah Ibni Sultan Ahmad Shah, dan anggota Komite Eksekutif FIFA dan AFC Dato' Worawi Makudi, untuk memfasilitasi penyelesaian masalah terkait.
Berdasarkan hal tersebut di atas, Komite Eksekutif FIFA memutuskan untuk memberikan tenggat waktu kepada PSSI hingga 15 Juni 2012 untuk menyelesaikan masalah atau menerima sanksi pembekuan secara langsung dengan jangka waktu yang belum ditentukan.
Terima kasih atas perhatian Anda dan kami doakan semoga PSSI sukses dalam menyatukan seluruh stakeholder sepak bola Indonesia di bawah satu payung demi kebaikan seluruh pecinta sepak bola Indonesia."
4 April 2012
Dari Sekjen AFC Alex Soosay kepada Sekjen PSSI Tri Goestoro
"Merujuk pada korespondensi FIFA dan AFC pada 26 Maret dan 30 Maret 2012, kami ingin memberitahu Anda mengenai pembentukan Satuan Tugas Indonesia dengan tujuan memfasilitasi penyelesaian masalah yang kini tengah dihadapi PSSI serta tenggat waktu baru dari FIFA pada 15 Juni 2012 untuk menyelesaikan masalah-masalah ini.
Kami juga ingin memberitahu bahwa Satuan Tugas sudah mulai bekerja dan akan segera memberitahu Anda sesegera mungkin mengenai komposisi lengkap, tugas-tugas, dan rencana kerja."
saus
udah males ngikutin beritanya PSSI :D besok kalau sudah di ban fifa saja :D
hahahah tadi sore Timnas Indonesia ujicoba di bantul, lawan persiba...hasilnya 1-1, padahal persiba bantul pakai pemain lapis kedua.... Duh sprti ini mau ikut turnamen di palestin? Malu2in ntar :D
kualitas timnas ga beda jauh ama pas dibabat bahrain 10-0
pemain2 isl dipanggil pada ga dateng......-_- :-q
dulu pas pemain isl ga dipanggil kpsi koar2
sekarang pas udah dipanggil malah pemain2 isl pada ga dateng ::down::
rekonsiliasi masih jauuuuuuh....
kedua kubu cuman pengen berebut kekuasaan ::oops::
jadi jangan ngarep timnas prestasinya moncer selama elit pssi msh gontok2an sama kpsi
KPSI & PSSI ga ada yang bener. rangking timnas pasti melorot lagi
Banned !!!!!
solusi terbaik kah ?? :D
kmrn up date dari fifa, indonesia rangking 151
deadline nya 15 juni 2012 ya?
kayaknya cuman keajaiban yang bisa menyelesaikan kisruh pssi [meditasi]
duitnya brp sih di pssi? kog kisruh?
subsidi fifa, apbn, sponsor kompetisi, hak siar dari tv.....
setau gw jumlahnya ga kecil.......
cuman dari kubu kpsi mungkin punya agenda lain
soalnya kebanyakan kan bekas orang2nya nurdin....tau sendiri lah nurdin itu dari partai mana. apalagi pemilu 2014 juga udah makin dekat. tanda2nya udah keliatan pas timnas lolos ke final AFF....belum juara aja udah dijamu ama ketua partai. loyo deh pas main di final
^^^^ yah korupsi emang udah dimana2 , dari jaman nurdin juga udah kebukti ::doh::
itu masih setia aja ama si nurdin , ngapain coba ::doh::
nurdin duitnya banyak dan royal
gw cuman bisa menduga2......
kayaknya mereka bukan setia ama nurdin...
tapi setia ama man behind the scene nya: keluarga bakrie
tau sendiri kan kalo sepakbola itu olahraga paling populer di Indonesia
kalo partainya bakrie pengen memanfaatkan sepakbola buat narik pendukung di pemilu 2014, semuanya jadi masuk akal
^^^ kalau udah ada nama keluarga itu , that's all make sense now .... -_-
update: tim task force afc mngusulkan kalo waketum PSSI dijabat oleh 2 org (wakilnya djohar sama wakilnya LNM), sedangkan ketua akan dipilih ulang. Kubu KPSI setuju sedangkan kubu pssi menolak.
*hanya dari FP bola ga jelas, jangan dianggap serius :D *
^^^ oh iya "timnas" lagi berlaga di palestina , kemaren menang 2-0 ,
tpi permainannya gk banget ::doh::
^
padahal lawannya tim antah berantah ;D
hahahahah itu pemain timnas yang dari persiba bantul 4 orang dipasang semua...
wuih prestasi nih kayaknya bisa nahan imbang runner-up viva world cup 2009 kurdistan :D
::ngakak2:: ::ngakak2:: ::ngakak2::
pesertanya tim antah berantah semua
---------- Post added at 05:21 AM ---------- Previous post was at 05:21 AM ----------
::ngakak2:: ::ngakak2:: ::ngakak2::
pesertanya tim antah berantah semua