ya itu yang gw bilang salah kelola :)
Printable View
gini deh, 'sebelum pada ribet mbahas substansi revisi/reformasi UU DKI,
mungkin analoginya mirip kayak:
mindahin 70% dari cashflow/perputaran uang loe dari kantong belakang ke kantong depan baju.
susah nggak?
Ada yg bilang susah, karena malas, dah enak di blakang, dah PW, woles, kantong bolong tinggal tambal aja gpp.
Ada yg bilang nggak masalah, udah bosan kena cepirit mulu, kantong depan banyak prospek positif dan kesempatan banyak.
Setuju dengan yang dibold, ketika ibukota pindah ya tentunya akan dibangun segala sarana dan infrastruktur penunjang ibukota dan akan tercipta ekosistem ekonomi baru di kota tersebut. Namun lagi-lagi pendapat sarkastik gw mengatakan bahwa akan ada masalah baru di ibukota yang baru, moga-moga masalah yang lama gak ngikut pindah -_-
Wakkaakakakakakk, and believe it or not ide itu berasal dari....Patrick :lololol:
kalo ditanya bisa apa enggak.. jawabannya bisa, apa sih yang gak bisa di dunia ini.
cuma masalah niat aja sih, gw liat pusat pemerintahan dan kantornya udah cukup layak. Tapi pusat bisnisnya yang kadang semaunya, dan gak ngerti tata letak kota
Mungkin untuk pusat bisnis bisa dipindah ke luar jakarta
---------- Post Merged at 01:13 PM ----------
kalo ditanya bisa apa enggak.. jawabannya bisa, apa sih yang gak bisa di dunia ini.
cuma masalah niat aja sih, gw liat pusat pemerintahan dan kantornya udah cukup layak. Tapi pusat bisnisnya yang kadang semaunya, dan gak ngerti tata letak kota
Mungkin untuk pusat bisnis bisa dipindah ke luar jakarta
Di TV, Andrinov chaniago ama timnya ngotot banget Ibukota pindah ke kalimantan...katanaya dah ditinjau dari bbrp disiplin ilmu......sampe gak mau dengerin pendapat orang lain....ada apa yaaa.......hehee
Gue malah setuju kalo pindah kekalimantan atau irian sekalian...masih banyak lahan yang belum digarap disana tapi negatifnya hutan2 alami disana makin berkurang...
Koreksi kalau gue salah,
seingatku, Kalimantan itu adalah pulau paling stabil di nusantara. Kemungkinan bencana alam berupa gunung berapi atau gempa termasuk sedikit. Berbeda dengan pulau lain. Jadi kalau gak salah, itu sebabnya Bung Karno dulu juga menginginkan ibukota pindah ke Kalimantan. Dan gue rasa Gerindra juga mewarisi.
Tapi ada tetapinya...
tanah gambut di kalimantan itu resiko. Salah penanganan bisa menyebabkan bencana ekologis seperti kebakaran hutan. Itu yang terjadi pada proyek transmigrasi zaman orde baru di mana beberapa proyek pemukiman para transmigran dilakukan sembrono.
Kalau Papua termasuk riskan. Mendingan kepulauan Maluku deh. nTar ibukotanya dikelilingi benteng2 laut. :p
ibukota dikelilingi laut?
terus kalau disandera SSBN -753 USS Colorado, gi
mana? :)
^^^...
Korban "last resort"::ngakak2::::ngakak2::
Thanks for the explanation, dude. Nah kalo ada sesuatu hal harus pergi ke ibukota untuk ngurus-ngurus masalah administrasi/birokrasi kan repot juga, apalagi kalo rakyat kecil/jelata, biayanya mahal ::nangis::Quote:
Originally Posted by kandalf
Makanya maen Battleships *OOT akut ::ngakak2::
Pakar tata kota bayaran :merokok:Quote:
Originally Posted by in da club
Pertanyaan pertama buat lo, Bro. (ad hominem attack mode = on), emangnya lo pernah mengurus soal birokrasi yang benar2 harus di kantor pemerintahan pusat?
Pertanyaan kedua, pernah gak lo berpikir gimana rakyat Kalimantan, rakyat Sulawesi, rakyat Papua? Lo kagak ngerasa ya kalau di daerah itu kurang diperhatikan? Mana pejabat2 daerahnya kadang2 sering menghilang, dan ngakunya ke Jakarta.
---------- Post Merged at 06:17 PM ----------
Mindahin itu bisa bertahap. Yang penting kemauan politik harus sudah ada.
Bisa dimulai dari departemen tertentu seperti.. departemen kehutanan, departemen kelautan dan perikanan (eh ada ya?).
Mikirin pesawat? Gue dulu bolak-balik dari Bali ke Jawa kagak pakai pesawat. Kenapa mikirnya harus pesawat?
---------- Post Merged at 06:18 PM ----------
Nah, teknologi kapal selam harus dikembangin. Kalau ada apa-apa tinggal meluncur ke bawah laut.
Masa negara kepulauan tetapi teknologi perkapalannya masih rendah sih. Mengharap kelak teknologi perkapalan Indonesia kayak di serial TV SEAQUEST. Jadi memindahkan ibukota ke daerah yang dikelilingi lautan bisa jadi pemicu riset. *ngayal mode = on*
http://www.youtube.com/watch?v=DIeQRlovYSA
*tapi gue kagak mau tinggal di ibukota.. kagak bisa berenang*
Pertanyaan 1 : Let's see... ummm paspor? visa? tes CPNS? gw karena pernah beli kendaraan bermotor di ibukota harus cabut berkas dan dipindah ke samsat daerah gw (Ciputat Megapolitan) :cengir:
Pertanyaan 2 : Bukannya itu juga seperti yang Ronggolawe bilang ya? salah kelola? tapi apa hanya dengan solusi memindahkan ibukota kesana? Counter attack question MODE ON : Pernah gak lu mikir dengan memindahkan ibukota ke suatu kota akan menimbulkan kecemburuan atas kota-kota yang lain di Indonesia? :evilgrin:
Setuju, mindahin bertahap. Meansss... banyak tahap berarti justru jadi lebih banyak langkah yang dilakukan ketimbang memperbaiki Jakarta aja ya? :mikir:
Soal bolak-balik gak harus pake pesawat, uhm... ok bayangin ada orang yang duitnya pas-pasan dan akhirnya naik motor ya? gila ngabisin energi banget tuh, but wait...it reminds me to someone, oh yeah its you :nunjuk:
Indeed, ngayal :ngopi:
paspor, visa, cpns ga perlu ke pusat deh.
di provinsi bisa deh kalo g salah.
ataua ada kasus khusus yg kudu ke kantor pusat.
selama ini udah cemburu kali del, kenapa cuma daerah di jawa yang dibangun, giliran pulau" lain kapan.Quote:
Pertanyaan 2 : Bukannya itu juga seperti yang Ronggolawe bilang ya? salah kelola? tapi apa hanya dengan solusi memindahkan ibukota kesana? Counter attack question MODE ON : Pernah gak lu mikir dengan memindahkan ibukota ke suatu kota akan menimbulkan kecemburuan atas kota-kota yang lain di Indonesia? :evilgrin:
univ" terbaik di jawa, industri" besar di jawa, kantor" pusat perusahaan besar juga di jawa, pusat administrasi negar di jawa.
Indonesia is Java? ;D
dari mulai penyusunan RUU nya saja sudah bergeQuote:
Pertanyaan 2 : Bukannya itu juga seperti yang Ronggolawe bilang ya? salah kelola? tapi apa hanya dengan solusi memindahkan ibukota kesana? Counter attack question MODE ON : Pernah gak lu mikir dengan memindahkan ibukota ke suatu kota akan menimbulkan kecemburuan atas kota-kota yang lain di Indonesia?
limang titipan dari daerah-daerah yang berminat :)
Visa tidak harus di ibukota. Itulah gunanya konsulat. Emangnya orang-orang Bali kalau mengurus visa harus ke Jakarta dulu?
Begitu juga CPNS.
---------- Post Merged at 11:01 PM ----------
Nah,
itu dia..
Saat ini, Jawa sudah jadi pusat kecemburuan. Otonomi daerah hanya berhasil sementara dan kenyataannya, sekarang malah ada wacana untuk menarik kembali wewenang beberapa pemerintah daerah.
Justru itu,
kalau kau cinta Jakarta, kau mestinya setuju melempar status ibukota ke daerah lain. Kota ini tidak butuh status ibukota. Biarlah daerah lain yang lebih membutuhkannya yang dapat status ini. Indonesia bukan pulau Jawa dan biarlah perpindahan kota menjadi bukti serius Pemerintah Pusat perduli pada pembangunan daerah.
sudah sejak duluQuote:
Saat ini, Jawa sudah jadi pusat kecemburuan.
jika orang yg berasal dari pulau jawa pindah ke luar jawa, siap-siap saja di sana langsung dijadikan "musuh bersama" oleh mereka
coab bikin simulasi dulu di "sim city"..hehehehehe...
Thats it, masalah baru kan? begini replika ceritanya...pindah ibukota ternyata gak bisa dipisahkan antara pusat pemerintahan dan bisnis. Ok dipindahkanlah segenap ibukota, selanjutnya yang terjadi terjadi migrasi besar-besaran orang-orang hebat kualitas wahid, para bos/atasan, expertise yang tadinya kerja di Jakarta karena ibukota telah dipindah maka mereka semua akan ikut pindah kemana ibukota itu pergi. Soal konsep hitung-hitungan ekonomis dan mekanisme perpindahannya okelah mungkin ada yang bisa secara fasih untuk menjelaskan disini. Ujug-ujug udah pindah aja? masalah selesai sampe disitu? NO.... mereka harus menciptakan ekosistem baru lagi bahkan komunitas para migran ini harus bisa sinkronisasi dengan tabiat, adat, sosial, budaya setempat kan? adalah fakta yang terjadi sekarang dimana friksi-friksi yang terjadi antara migran dan penduduk lokal/asli masih sering terjadi bahkan berujung chaos, anarkisme dan vandalisme.
Sepokat ::up::Quote:
Originally Posted by Ronggolawe
^
makanya yg dipindahkan itu hanyalah pusat pemerintahannya saja, walaupun sekali lagi memang harus ada aturan yg jelas mengenai hal ini
bisnis jangan pindah, tetap di jakarta saja
tapi saya di sini dalam posisi keduanya ya, mau ibukota dipindah hayu, mau tetap dipertahankan ok ;D
^ ho oh.. jujur yang gw perhatiin pusat bisnis di jakarta sebenernya ga cocok dengan tata letak kota jakarta.
tapi karna banyak entrepreuner yg maksa mendirikan bangunan, dan ijinnya juga gak ngerti gimana ceritanya bisa lolos gitu aja.. jadi deh semrawut
pusat pemerintahan sejauh ini gw liat fine-fine aja, letaknya udah tepat. ga deket perumahan.
mudah2an beneran pindah pusat pemerintahan.
mindahin pusat pemerintahan relatif lebih mudah dari pada bisnis.
buat aturan perundang undangan. pindahin.
pns ga bakal demo.
kalau pusat bisnis dipindah lebih ribet.
moga pindahnya di luar jawa supaya daerah lain juga berkembang.
sekarang tuh ga adil banget. jawa itu relatif aman, transportasi banyak dan beragam. harga2 murah.
ga usah jauh2, sumatra aja, keamanan mengkhawatirkan. di kampung papaku abis maghrib ga ada yang berani keluar. bisnis ga jalan.
listrik mati mulu. jadinya harga2 mahal.
mas david sampe kaget, bandingin biaya hidup di kampungnya dengan di kampungnya papaku jauh banget.
ya iyalah kampungnya di jawa apa2 murah. keamanan lebih baik. listrik lebih baik. dst dst.
apalagi di kalimantan dan daerah timur. haduwh miris lahhh. mimpi kali punya jaringan kereta api di kalimantan.
dengar ceritanya aja, buat sampai ke sebuah kecamatan di kab kukar, dari ibukotanya musti siapin biaya 14juta.
itu baru di kukar. gimana kalau daerah kepulauan terluar di ujung indonesia ? paling orang jawa aja ga tahu ada daerah itu..
pindah pindahhhhhh...
jakarta sebagai pusat bisnis mungin karena juga sebagai pusat pemerintahan...jadi mereka gampang kalo mo minta izin2 segala...apa2 semua ke pusat aja...mau izin langsung kepusat walaupun izinnya itu ada didaerah...mereka merasa kalo pusat udah kasih lampu hijau daerah mau gak mau harus setuju...walaupun ada otonomi daerah tapi tetep aja sekarang mau urus apa2 langsung ke pusat..jadi pusat malah banyak banget bebannya...
kemaren donk, macet edan. kebakaran di glodok, terus ujan deresss banget. sampe jam 9 malem masih macet. gila, ini kota diruntuhin aja::doh::
setuju dengan pemindahan ibu kota, dimana pun itu
ekosistem baru pasti tercipta, contohnya ibu kota baru hasil pemekaran suatu wilayah
jangan ngomongin yg di jawa. di jawa hampir segala infrastrukturnya dah ada, pembuatan ibu kota baru itu cukup mudah
contoh lain yg di luar jawa adalah pemekaran antara kota mataram dan kabupaten lombok barat
pemekarannya sudah dilakukan sejak tahun 1978, sampe skrg belum jelas dimana ibu kota dan pusat pemerintah kabupaten lombok barat
jadi masalah pasti ada, dan ekosistem itu harus dibentuk
ga ada sesuatu yg tanpa masalah
selama itu ada cara pengelolaan, dan bagaimana cara menghadapi masalah itu, masalah itu bisa diminimalisir
bagusnya adalah, setiap masalah dah bisa diplaning cara mengatasinya
dan kita coba berpikir positif, kalo calon lokasi ibu kota itu bakal di urus baik2...
kami yg jauh dari ibu kota ini sudah mersakan hal itu mas bro
kalo mau ke jkt minimal harus siapin uang 3 jt
pernah berkt siang dan plang malam. hbs sktar 5 jt.
tp itu adalah resiko kami yg ada jauh dari ibu kota. dan harus kami terima
dan lagi kita tidak boleh berpikir seperti itu, itu bisa mengkotak2kan kita yang ada di indonesia ini
apapun kondisi dan posisinya, kita harus legowo dengan itu
yg penting, bagaimana cara agar saat kita berada di ibu kota,, kita merasakan bahwa kita berada di pusat pemerintahan Indonesia
tidak spt skrg. yg dirasakan kalo ke jkt adalah waktu habis dijalan. *saya bandingkan dengan tempat tinggal skrg*.
dengan di pindahnya ibu kota, maka kemungkinan adalah infrastruktur juga akan di bangun dll... I hope...
kayak amrik kan buktinya bisa, pusat pemerintahannya di washington, tapi pusat bisnis di New York umpamanya. Kayaknya sih bisa aja asal pemerintah punya komitmen yang jelas tentang pemisahan konsep kota pemerintahan, konsep pusat ekonomi, dan konsep pusat pendidikan dan budaya
^wah bundana muncul, langsung cetar-cetar.
jangan2 udah pindah ibukota nih? ::hihi::
^gwe punya kuasa apa? -_-
Ya seperti Australia, pusat pemerintahan di Canberra, pusat bisnisnya di Sydney.
Kalau pusat pemerintahan dipindahkan dari Jakarta, Istana Negara dan Istana Merdeka nasibnya bagaimana? Nanti jadi factory outlet. ::hihi::
BundaNa cerita tentang pemisahan ibukota pemerintahan dan pusat bisnis dan BundaNa benar.
Kalau Amerika, memang dari awal terbagi atas negara-negara bagian yang bersatu, berbeda dengan Indonesia yang dari awal mewarisi pemerintahan kolonial dan jajahan (Belanda dan Jepang) yang berfokus pada satu ibukota, Jakarta dan kedua penjajah itu tidak memikirkan 'pusat bisnis'.
Bahkan di zaman Bung Karno pun, Jakarta belum benar-benar jadi pusat bisnis. Bang Ali sampai kesusahan mencari dana hingga akhirnya melegalkan perjudian dan pelacuran. Baru di zaman Pak Harto, Jakarta menjadi pusat bisnis. Itu pun, masih ada pembagian seperti Jakarta Selatan, adalah kawasan perumahan dan juga kawasan reservasi air. Tidak gila-gilaan seperti pasca reformasi.
Jakarta sekarang adalah Jakarta yang sudah tidak berfungsi seperti kota. Sebagai pusat bisnis, Jakarta terlalu dibebani masalah politis dan tumpang tindih wewenang, termasuk untuk urusan kesejahteraan publik sehingga Gubernur juga cukup susah bergerak. Sebagai pusat pemerintahan, macetnya Jakarta, banjirnya, itu cukup mencoreng muka.
Amerika Serikat, dari awal, negara-negara bagiannya sudah mandiri dan sudah punya landasan hukum sendiri sehingga jelas ada pemisahan antara pusat dan daerah. Implikasinya, Washington pun juga cukup 'bebas' dari kepentingan bisnis sementara negara2 bagian bisa membuat pusat bisnisnya sendiri kalau dirasa perlu. Dan di tingkat negara bagian pun, ada yang juga memisahkan ibukota dengan pusat bisnis. Seperti Negara bagian Florida misalnya, ibukotanya adalah Tallahasee, di daerah yang agak 'mbukit' dan rindang dan sepi jauh dari hiruk pikuk sementara pusat bisnisnya adalah Miami (pantai) dan Orlando (Disneyland, Universal Studio).
Nah, jadi FO adalah salah satunya.
Tapi yang kalau Pemda Jakarta cerdas, kalau ibukota akhirnya pindah dari Jakarta, kantor-kantor pemerintah pusat yang kosong bisa dibeli dan diubah menjadi hutan kota. Lumayan tuh, untuk menciptakan paru-paru kota.
Istana Merdeka ya, seperti Istana Cipanas dan Istana Bogor, tetap sebagai Istana Presiden. Tapi halamannya bisa jadi lebih luas dan rimbun.
^setuju. Mending pindah pusat pemerintahannya ke lokasi yg lebih sepi. Biar pembangunan bisa merata. Asal jangan pindah ke Jogja aja. ::hihi::
Teuteup gak setuju ibukota dipindah, lha wong ibukota belom dipindah aja gubernur-gubernur dan kepala daerah masih bisa-bisanya korupsi. Baca berita pagi ini di TV O'on gubernur Riau dijadikan tersangka ketika penyelenggaraan PON. Itu baru perhelatan PON lho, kebayang gak gimana kalo kota dipercaya untuk dijadikan ibukota? Pembangunan infrakstruktur dan sarana penunjang ibukota itu lahan yang subur untuk praktek korupsi lagi. Gw baru setuju pemindahan ibukota jika ada jaminan bahwa di negeri ini bebas korupsi. Utopis? persis! itu yang ada di kepala gw..-_-
Mbok juga ndak setuju kalau pusat pemerintahan pindah dari Jakarta, mendingan pusat bisnis yang pindah, ke Banten.
Pada awal abad ke-17 Masehi, Banten merupakan salah satu pusat perniagaan penting dalam jalur perniagaan internasional di Asia. (wikipedia)
Bring Banten back to its glory! :senang: