kerja tetap kerja....nyanyi dan joget ala india juga lanjutkan ..... :mrgreen:
Printable View
kerja tetap kerja....nyanyi dan joget ala india juga lanjutkan ..... :mrgreen:
ya sutra lah, sapa tau dia mau pindah propesi
mungkin kalo norman pindah profesi belum tentu setenar sekarang kali ya ..... yang bikin heboh karena dia POLISI hehehehe
berapa minggu lagi Briptu Norman masuk tipi?
<udah bosen. mulai dr berita subuh ampe acara Tukul tengah malem, semuanya ttg joget India... asemmm.. padahal yg Keong Racun pun gak seheboh ini>
hari pertama: lucu, kocak
hari ke-2: well, kreatif
hari ke-3 : garuk2 kepala
hari ke-4 : matiin tipi
hari ke-5 : muntah darah
::elaugh::
konspirasi amrik
Briptu Norman Disekolahkan Entertainment
VIVAnews - Mabes Polri tampaknya tak menyia-nyiakan bakat Briptu Norman Kamaru. Anggota polisi yang terkenal setelah video lipsync lagu India "Chayya-chayya" itu didaulat sebagai duta kemitraan Polri. Agar lebih profesional, Mabes Polri rencananya akan menyekolahkan Briptu Norman.
"Kita latih dulu dia, kita sekolahkan supaya dia bisa bagus ngomongnya," kata Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol Anton Bahrul Alam di Mabes Polri, Jakarta, Kamis 14 April 2011. "Bagaimana dia harus tampil di depan umum dengan cara seorang entertain. Terutama kepribadiannya."
Jadi akan disekolahkan entertain? "Ya saya kira begitu," kata dia.
Sejak video lypsinc itu, Norman kebanjiran tawaran show di berbagai televisi. Namun, kata Anton, Norman belum siap untuk berakting. "Tapi untuk main film dan iklan belum. memang dia belum siap," kata dia.
Menurut Anton, bakat Briptu Norman bisa dimanfaatkan untuk lebih mendekatkan polisi dengan masyarakat. "Ini kan dalam rangka program strategi Polri, bidang kemitraan. Melalui dia bagus juga," kata dia.
"Ada aset yang harus dirawat, masyarakat senang dan mendukung. Kesempatan masyarakat senang inilah, kita harus jaga harus diperbaiki supaya lebih disenangi lagi," tambah Anton.
_______________________________________
Ah sudahlah.... :P
Pak Boy punya profesi baru, jadi humasnya Norman =))
^ Tepatnya manajer merangkap juru bicara...
menurutku bagus tuh. bukan di sisi infotainmen yang tiap hari ngomongin dia, tapi bahwa polisi ada kepekaan untuk mendekatkan diri dengan masyarakat.
harusnya ga cuman briptu norma aja disekolahin, semua polisi disekolahin gimana cara pendekatan ke masyarakat dengan baik, ajarkan kepribadian mereka supaya peka terhadap sesama, benar2 jadi pelayan masyarakat.
norman tidak bisa serta merta menjadi citra polisi baik.
Salah satu perilaku polisi di pembuatan SIM yang membuat citra polisi hancur :mrgreen:
Akhirnya Sang Briptu pulang kampung dan pastinya akan kembali ke barak.
Pesta so menanti ngana dan Bona Puputan di Gorontalo..:D
Ngomong2, Briptu Chaiyya ini bagi hasil gak seh ama yang
pertama unggah video-nya ke YouTube?
duba ditanya bu keremus...kalau dia bagi hasil, ke siapa aja yah?
Briptu Norman Jatuh Sakit Keletihan
Gorontalo (ANTARA) - Brigadir dua Norman Kamaru, anggota Satuan Brimob Kepolisian Daerah Gorontalo yang meraih ketenaran lewat aksi lipsing lagu India "chaiyya-chaiyya", saat ini terbaring sakit, di klinik kesahatan Polda Gorontalo, Rabu.
Kepala bidang hubungan masyarakat Polda Gorontalo, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Wilson Damanik, di Gorontalo mengemukakan kondisi kesehatan Briptu Norman saat ini masih lemas, butuh istirahat total karena keletihan selama berada di Jakarta dipadati sejumlah agenda.
"Saat ini Norman harus istirahat total dulu, karena hampir dua pekan di Jakarta, hingga kemarin tiba di Gorontalo disambut warga, cukup membuatnya letih," kata Wilson
Dikatakannya sebelumnya Norman, sempat mengeluhkan kondisi kesehatanya yang mulai menurun. Setelah dilakukan pemeriksaan oleh dokter, ternyata tekanan darahnya drop, berat badan berkurang, dan harus diberikan cairan infus.
"Kondisi kesehatannya masih belum stabil, kami tetap memantau perkembangannya," ujar Wilson.
Sementara itu, terkait konser akbar dalam rangka malam syukuran penyambutan kedatangan Briptu Norman, yang direncanakan digelar malam ini, dikatakannya, belum bisa memberikan garansi bisa menghadirkan Briptu Norman, yang masih sakit.
"Kami tidak bisa paksakan Norman hadir di acara tersebut, jika kondisnya belum pulih total," kata Wilson.
Ia berharap, semua pihak mendoakan Briptu Norman, agar bisa tampil lagi memberikan hiburan bagi masyarakat Gorontalo.
"Kami mohon maaf, jika sebentar malam kondisi Norman belum pulih, kami pun tidak bisa berikan garansi sebelum dia sembuh total," tambahnya.
Kasian juga sih beliau, 2 minggu ke Jakarta ga bisa bebas, ga bisa jalan-jalan, dan ga bisa ke Alexis :P
akhirnya karena kecewa berat beliau jadi sakit..kekekeke
daripada briptu Norman, saya lebih suka briptu Eka :-"
Spoiler for briptu eka:
gambarnya rusak mbah :kacamata:
bah, yg tadi nyolong dari twitter, dah diilangin ternyata :P
coba yg ini deh
Spoiler for briptu:
selengkapnya :mrgreen:
[klik-me]
p/s: jadi inget Taiho Shichauzo :P
Btw tadi briptu norman masuk juga di KATV [televisinya kereta api].
Hedeh kek khabisan bahan bwt dsetel d KATv. Wkwkwk.
Otw k jakarta dgn dpaksa menyaksikan briptu norman. ::elaugh::
Ada pideo Joged Briptu Eka gak ya ?
Briptu Norman Capek Jadi Artis
Liputan6.com, Gorontalo: Pascakepulangan Brigadir Polisi Satu (Briptu) Norman Kamaru ke kampung halamannya di Gorontalo, sejumlah pihak di Jakarta sudah menanti kembalinya Norman ke Ibu Kota. Mereka adalah para pihak label rekaman hingga rumah produksi sinetron.
Melihat keadaan tersebut, mereka seolah tidak mau kehilangan momentum. Terbukti tiga produser rekaman, yaitu Iwan Sastrawijaya, Navin, hingga Farhat Abbas. Mereka pun menyiapkan kontrak rekaman dengan jumlah fantastis mulai Rp 500 juta hingga Rp 1 miliar.
Yang lebih mengejutkan adalah tawaran kontrak bermain sinetron dari 10 rumah produksi sekaligus. Nilai bayaran pun Rp 50 juta per scene. Namun semuanya itu ditolak Norman dengan alasan lebih ingin menjadi polisi. "Capek jadi seleb, harapan saya sebagai anggota polisi saja, bukan sebagai artis," kata Norman seperti dikutip Hot Shot di SCTV, Jumat (22/4).(BJK/ANS)
ga ada ;))
ho oh, ude gitu nyomot dari youtube pulak,
jadi keliatan kaga ada modal :lololol:
nee kemarin sempat iseng gw futuin :D
http://i278.photobucket.com/albums/k...KATVNorman.jpg
nungguin briptu eka joged
http://i401.photobucket.com/albums/p...S/erymfaxj.gif
Briptu Norman Ditangkap Polisi
http://www.jpnn.com/picture/watermar...v4cYJaHIuY.jpg
Diduga Syuting Tanpa Izin Pimpinan Briptu Norman Ditangkap
DITANGKAP: Diduga tak miliki ijin atas kegiatan keartisannya, sesi pemotretan lagu Cinta Gila Briptu Norman di Kotamobagu terpaksa dihentikan, Kamis (8/9) kemarin. Briptu Norman digelandang ke Polres Bolmong Polda Sulut dan selanjutnya diminta kembali ke kesatuannya di Satbrimob Polda Gorontalo. Foto:Irgi/Radar Totabuan
KOTAMOBAGU- Briptu Norman Kamaru yang terkenal lewat lipsing lagu India Chaiyah-chaiyah di situs Youtube, kembali membuat heboh. Namun, keheboan kali ini membuat Norman bersama manajernya Danti Sugeha menjalani pemeriksaan hampir dua jam di ruangan inteligen, kantor Polres Bolmong.
Kehebohan ini berawal dari aktivitas Norman dalam sesi pengambilan foto dan video clip lagu Cinta Gila di Madratsah Aliyah Negeri (MAN) Kotamobagu, Kamis (8/9) kemarin. Pelantun lagu Cinta Farhat itu, diduga tidak mengantongi izin dari atasannya Kepala Satuan (Kasat) Brimob Polda Gorontalo.
Dari rencana tiga sesi pengambilan gambar dan video clip, terpaksa hanya satu sesi yang diselesaikan Briptu Norman. Wakapolres Bolmong Kompol Heru Pramukarno bersama Kasat Intel AKP Tedi Pontoh yang tiba di lokasi sekira pukul 12.15 Wita langsung menghentikan kegiatan yang sudah berlangsung tiga jam dari pukul 09.00 Wita.
Tidak ada ketegangan atau upaya menghadang tugas polisi, Briptu Norman terlihat pasrah saat digelandang ke Mapolres Bolmong. Dengan mengendari sendiri kendaraan sedan silver jenis Swift dengan Nomor Polisi (Nopol) DM 1118 BA, Norman bersama managernya Danti serta tim managemen langsung merapat ke Mako Polres Bolmong sekira pukul 12.20 Wita.
Kapolres Bolmong AKBP Enggar Brotoseno SIK mengatakan, pihaknya memperoleh informasi adanya kegiatan Briptu Norman di Kotamobagu dari warga dan langsung berkoordinasi dengan Kasat Brimob Polda Gorontalo AKBP Anang Supema. Dari hasil kordinasi itu, Kapolda Gorontalo memerintah dirinya melalaui Kasat Brimob agar Briptu Norman dikembalikan ke satuannya. "Soal izin Norman itu bukan kewenangan kami. Polres hanya diminta mengembalikan Norman ke kesatuannya," terang Enggar.
Norman, selain diamankan karena persoalan izin juga dinilai telah melecehkan sekolah agama. Karena dalam sesi pengambilan foto dan video clip Briptu Norman menggandeng model dari Tunisia yang berpakaian seksi, padahal lokasi foto dan syuting di dalam sekolah agama, yang sangat ketat akan norma-norma agama. Bahkan saat diliput, pihak manajer mencoba menghalangi wartawan dan nyaris merusak salah satu kamera milik Irgi Gilalom, fotografer Radar Totabuan (Grup JPNN).
Menanggapi tanggapan itu, Briptu Norman usai pemeriksaan langsung membantah kalau dirinya diperiksa polisi. "Tidak diperiksa, hanya silaturahmi. Cuma ditanyakan tujuan datang ke sini (Kotamobagu, red) diketahui atasan di sana (Brimob Polda Gorontalo) atau tidak, saya jawab ia," ujar Briptu Norman dengan pakaian serba hitam dan kalung perang yang melingkar di lehernya.
Ditanya soal izin, Briptu Norman mengakui dirinya memang tidak mengantongi izin. Menurutnya, kegiatannya di Kotamobagu hanya dalam rangkaian liburan lebaran saja. "Memang tidak ada surat izin, karena saya hanya lebaran saja," katanya. "Intinya lebaran. Jadi pas saya mau pulang dia (Norman) katakan, kak saya mau liburan, ya sudah sekalian pemotretan," sambung Danti.
Ditanyakan pula apakah kegiatan pemotretan di Kotamobagu untuk menghindari aktivitas di Jakarta, Denti langsung membantahnya. "Oh tidak, itu masalah. Saya juga biasa bikin di Gorontalo, pas saya lebaran ketupat disini yang sekalian," ujarnya. "Sebenarnya tidak ada aktivitas disini, kami hanya santai menikmati lebaran, itu saja," akunya.
Lantas kenapa memilih sekolah MAN Kotamobagu, Denti mengatakan, kebetulan Kepala Sekolah (Kepsek) itu saudaranya dan kebetulan juga ada acara halal bi halal. "Saya mo lebaran disitu (MAN). Jadi pas halamannya luas yang sudah, lagian teman-teman ini juga orang sini (Kotamobagu) semua," kata Denti. Hanya saja, ia tidak menjawab soal model yang mendampingi Briptu Norman yang menggunakan pakaian seksi yang dinilai melanggar aturan.
Sementara itu, Kepala MAN Kotamobagu Dra Qairunisa mengaku, dirinya tidak tahu menahu jika pada kegiatan di sekolahnya itu menghadirkan model seksi. "Yang saya tahu hanya acara foto-foto, saya itu tidak tahu jika ada foto modelnya," katanya saat dihubungi via telepon.
Ia juga mengaku memberikan izin kepada manager artis karena masih terikat saudara. "Kebetulan manager artisnya itu adalah ade saya. Dia datang, lebaran dan kebetulan mau foto-foto, ya saya izinkan," tambahnya. Hanya saja, ia menilai, penampilan model seksi yang menyedot perhatian para siswanya itu masih wajar. "Pakaian model itu masih batas kewajaran saya lihat tadi," sebutnya.
Di sisi lain, Drs Amran lamarang, selaku Kepala Seksi (Kasie) Pendidikan Islam di Kementerian Agama (Kemenag) Kotamobagu mengatakan, soal pakaian yang digunakan sang model cewe itu memang tidak bisa dan melanggar norma agam. Hanya saja, soal kehadiran model bule itu sama sekali tidak diketahui pihak sekolah. "Saya sudah klarifikasi langsung dengan Kepsek, ia katakan, tidak digendakan, kegiatan Norman tiba-tiba. Lagi pula, para siswa khusu laki-laki, saat itu konsen dengan acara pelantikan OSIS dan halal bi halal. Jadi, bisa ditolerir," tandasnya. (fir)
Katanya jadi artis capek -_-
kenapa gak pilih (dan lepas) salah satu sih... opor-tumis! ;D
Ya ga mau lah...tampang ga menjual..lagu punya orang lain..stamina ga ada capek terus::ninja::
Pihak kepolisian sedang membantu membuatkan "kasus2" baru bagi Norman agar popularitasnya tidak cepat merosot ...