RIP Buat RA Kosasih ::nangis::
Printable View
RIP Buat RA Kosasih ::nangis::
auww...keren euy trailernya
g udah jarang banget nonton tv, jadi ga pernah tau ada apaan aja
ini film lamakah? ;D
orang indo mungkin kalo mau mulai bisa dari animasi aja...
dibanding bikin film :P
dan...RIP pak Kosasih ::maap::
g dulu sering baca komik2 indo mulai dari pewayangan sampe petruk ;D
tapi ga pernah merhatiin banget siapa pengarang2nya
Hmm, seinget gue wayangnya pak Kosasih itu Drupadinya cuman nikah sama Yudhistira aja.. means itu wayang Jawa kan dalf?
RIP pak Kosasih.. not a living legend anymore. Tapi karyanya akan hidup terus dan menginspirasi komikus Indonesia, selamanya. Warga KM udah ada firasat kali ya? no such thing as coincidence.
Inna lillahi wa inna ilaihi roji'un
RIP R.A.Kosasih
Ah.. mungkin firasat..
Innalilahi wa inna illaihi roji'un..
RIP R.A Kosasih.....::nangis::
meski belum pernah baca karya nya, beliau adalah legenda buat dunia komik Indonesia
Nope.
Di versi Mahabharata-nya Pak Kosasih (yang tebal itu), Drupadi nikah sama kelimanya. Srikandi juga menjadi cowok. Jadi emang pakai versi India.
Selain Mahabharata dan Bharatayuda (dan hmm.. mungkin Pandawa Seda), Pak Kosasih pakai versi Jawa, seperti cerita Arjuna Wiwaha dkk.
Tapi kayaknya gue perlu ngubek2 lagi deh =))
Drupadi menikah sama yudistira doang kund...
sorry sok tahu dkit, menurut gw harusnya mahabarata dan bharatayudha lebih komersil dan lebih menarik untuk dijadiin bahan promosi komik lokal karna lebih banyak "action"nya dibanding komik lokal yg lain sedangkan vienetta dan stupid aliens itu tidak "berbeda banyak" dgn manga atau dc/marvell, jadi jujur udah "kalah sebelum berperang" kalo mau dipromosikan::bye::
turut berduka atas berpulangnya bpk R.A Kosasih
one of indonesia legend ::nangis::
Bener engkong sur, believe it or not, tahun 2012 ke depan pilem2 dengan unsur tradisional dan nilai ke khasan suatu bangsa (daerah) akan sangat digandrungi dunia internasional sebagai sebuah heritage dan sesuatu yang berharga. Bayangkan pilem Saur Sepuh digarap oleh Peter Jackson dengan iringan musik John Williams. Its C.O.L.O.S.S.A.L :-bd
YUP, kalo itu terjadi udah bolehlah gw ajak anak gw nonton pilem indo dibioskop%kis2
---------- Post Merged at 11:24 AM ----------
yup apa salahnya kita "berperang" dgn negara lain ttg "ide" yg sama, tetap aja pointnya kalo mau memajukan komik/pilem lokal maka harusnya yg lebih komersil didulukan produser kan orang bisnis juga, seidealis apapun mana mau rugi kan, minimal harus balik modal dulu, baru ntar nyusul komik/pilem yg lainnya::bye::
Justru itu,
menurutku dengan mengangkat sebuah epik wayang,
malah jadinya ambisius, tidak realistis, tidak marketable atawa lebih susah dipasarkan, dan tidak komersial.
Kecuali kalau epik tersebut dipotong2 dahulu jadi karya-karya kecil yang independent.
Misalnya, tentang Narasoma, atau tentang Dewabrata atau tentang Kumbayana.
Istilahnya buat menguji pasar.
Narasoma itu ceritanya bagus lho, itu subcerita dari Mahabharata. Isinya sarat tentang rasisme. RA Kosasih juga sempat membuat cerita sempalan ini jadi komik tersendiri walaupun di Mahabharata-nya sendiri, seingatku cerita ini juga ada.
Ya betul kund.. mungkin bagus gitu.. ga perlu semua edisi mahabharata difilemkan.. ambil bagian yg paling komersil..
yup, point gw juga gitu, kayak avengers aja, iron man dulu, trus thor, baru puncaknya mereka berkumpul, tapi tetap aja dari (sub) cerita mahabrata/bharatayudha
entah kenapa kayak ophir, katalis dan arwana menurut gw kurang komersil::bye::
jujur aja aku ga ngerti cerita wayang atau mahabrata atau ramayana secuilpun. ga pernah diceritakan ga pernah baca ga pernah semuanya.
tapi coba ceritanya dibikin seru semacam game rpg yang ramayana itu, buat chrome kalo ga salah. baru ngerti dikit bahwa ceritanya seru juga.
coba dong dibuat apalah yang ada unsur indonesia digarap serius. bener2 rindu yang beginian
Tidak apa-apa. Setiap zaman pasti ada idolanya sendiri. Jadi wajarlah kalau banyak orang muda tidak tahu. R.A. Kosasih ini terkenal sekali. Zaman saya masih kecil, walaupun saya tidak terlalu suka komik, masih banyak orang yang membaca karyanya. Beliau ini sudah berjaya sebagai komikus sejak masa ibu saya masih ABG.
Apa hubungannya sama orang Jawa ? R.A. Kosasih kan orang Sunda. Karya-karyanya juga tidak spesifik mengacu pada hal-hal yang berbau Jawa. Cerita Mahabarata dan Ramayana versi Jawa dan Sunda kan relatif sama. Perbedaannya hanya kecil saja, seperti nama-nama punakawan.
nah siapa pakar animasi di km?
I'm out. Kalo di terapkan di dunia pragmatis sekarang, filosofi wayang banyak yang bikin garuk2 kepala.
kalo di update dengan situasi-budaya termutakhir, 'modernisasi' wayang bakal bentrok dengan kepercayaan...
i.e. yang bikin gue garuk2 kepala: Bima di ending-nya akhirnya masuk neraka, alasannya: sombong. Buktinya sombong, katanya, dia nggak pernah hormat(bersimpuh) sama pembesar, dewa, orang tua(tanpa pengecualian yang kebluk kayak Sengkuni), dan kalo bicara nggak pernah di sugar-coat, salah ya salah, bener ya bener. Dan, lagi, seinget gue itu orang bukannya dengkulnya emang nggak bisa di tekuk ? WTF, MAN ?! Cacat jadi dosa ?!
Salah ya salah aja, nggak peduli orang lebih tua atau pejabat.
Belom lagi kasus Arjuna dan Ekalaya. Dan setelah itu Arjuna masih di elu2 sebagai Hero ? WTF ?!
Kalo gue jadi strategy planner-nya Bharata Yudha, mendingan gue rekrut Ekalaya jadi main player dan nge-bench Arjuna. Arjuna yang, dengan full training, secara skill cuma second best dari Ekalaya, yang belajar dengan handicap. Plus lagi, Arjuna mikirnya pake 'otak kecil'-nya. Arjunanya ngambek ? BIARIN. Biar belajar... seharusnya...
Berbahagialah saat itu musuhnya adalah Kurawa. Kalo musuhnya adalah Amazonian... Arjuna udah jadi 'landak' dalam 5 menit pertama pertempuran.
Dan ngomongin R.A. Kosasih versus DC-Marvel, kenapa nggak sekalian ? 'R.A. Kosasih Vs DC-Marvel-Dark Horse-IDW-Shonen Jump-...'. Soalnya gue lebih ke 'Atomic Robo, V, Gundam'-guy ketimbang Superman-Capt.-guy.
Tapi gue pernah inget dulu, gue pernah baca cer-pen Ramayana yang punya interpretasi alternatif. And it's Awesome.
Di mulai dari penculikan Sinta oleh Rahwana yang ternyata di otaki oleh mereka berdua, dan cerita bergulir makin 'kusut' dari sana.
Very interesting story. Tapi kalo di film-in, atau di komik-in, bakalan banyak organisasi keagamaan unjuk rasa nggak ?
^
Coba baca Manyura-nya Yanusa Nugroho atau tonton Opera Jawa-nya Garin Nugroho. :D
Iyalah.. kalo males ya males. Pesimistis kan selalu yg jadi alesan ide2 ga pernah terealisasi..
Belum ada SWOT udah out duluan.. Belum ada konsep sudah dianggap gagal.
Emang idup paling enak ngalur ngidul sambil ngupi2 aje.. :ngopi:
No. Pertanyaan-nya, kenapa Mahabaratha ?
Kalo gue pribadi sangat nungguin Sawung Kampret di lanjutkan. It's been done before, dan bagus. Cuman ngga' ada support berkelanjutan aja.
Dan soal 'belom ada konsep'... pernah baca Wayang Semau Gue ? It's been done. Dan akhirnya, ribut...
kenapa nggak Bajak Laut Kertapati, misalnya ? 'Hero' asli Indonesia nggak cuma dari wayang, bro. Masih banyak yang lain yang bisa di gali. Suku di Indonesia segambreng-gambreng, dan masing - masing punya legenda sendiri.
Sebenernya Wayang sendiri, kalo mau di komikin, bisa aja. Hasilnya mungkin lebih mirip Sin City atau Watchmen, dimana Hero dan Villain-nya semuanya di pertanyakan moralnya.
Sawung kampret.. apalagi pas lawan ninja.. hohohohoho..
Balik ke topik wayang
1. subcerita Devabrata -> ini untuk tester, sampel ujicoba, apakah membuat film dari mitologi Hindu bisa diterima di Indonesia. Devabrata itu karakter yang bisa menentukan waktu kematiannya. Ibunya dulu membunuh semua bayi yang dilahirkan hingga bayi kedelapan yang kelak menjadi Devabrata.
2. subcerita Narasoma -> ini untuk tester, apakah masyarakat Indonesia bisa menerima film yang karakter utamanya egois dan rasis bahkan terhadap mertuanya sendiri. RA Kosasih membuat komiknya berjudul 'Candrabirawa', diambil dari nama ilmu yang dimiliki mertua Narasoma yang kelak diwarisi Narasoma.
http://pestabuku.info/wp-content/upl...%20malacca.jpg
Ahhhh Sawung Kampret dan Naip... gw tergila2 sama dua tokoh ini ketika baca majalah Humor :))
Lee Bermejo menggambar "burung"-nya Batman di komik Batman: Damned jilid 1.
Dan hasil scannya menyebar di mana-mana.
Sayangnya, versi digital disensor.
Spoiler for versi disensor:
Versi cetak selanjutnya, akan disensor.
sumber berita: https://io9.gizmodo.com/dc-regrets-s...ang-1829205598