https://www.youtube.com/watch?v=TGHDwXm6YEU
Printable View
udalah positif thinking aja ngga usah ngejelek jelekin (middle fingrer lah, tanduk setan lah, tamasya lah, ka'bah-nya di bilang kecil dibandingkan gedung-gedung yg megah, air zam-zam di korbanin lah, disamain sama sin city las vegas lah , dll)
ini kan buat jamaah juga. buat kenyamanan juga. kalau kita ngga ngerasain buat anak cucu kita lah seengaknya.
apa mau lama2 disana tanpa ac ,hotel masih kelas ecek-ecek, dll.. ngga nyaman kan?
itu cuman fasilitasnya aja ... lha ibadahnya kan dimana-mana nomer satu.
sy hampir ngga pernah denger orang mau ke tanah suci niatnya cuma mau nginep di hotel yg keren atau belanja-belanja barang mahal haji atau umroh itu prioritas mereka yg utama. itu urusan mereka dengan yg diatas. gausah nge-judge!
Maksudnya jangan menjelek2an (rajanya) arab SAUDI? Kalo yang lain boleh ya?
Lagian bukan fasilitas kok yg gw kritik, tapi design. Kenapa harus begitu? Kenapa musti tertinggi kek menara babel? kenapa musti deket2 kabah? Di video youtube dikatakan gedung tsb telah menggusur tempat2 bersejarah islam.
Sorry, maksudnya menara babel.
Bukan mirip tanduk setan, tapi Barad-dûr ::hihi::
http://img4.wikia.nocookie.net/__cb2..._barad_dur.jpg
coba bersukur aja ada yg membangun supaya jadi lebih nyaman..
Tsk! dasarnya manusia banyak berkritik :ngopi:
dan gw belom pernah ke jaman babylon jd ngga akan berkomentar soal design-nya sama atau engga.
bro, srsly babel atau babylon nih .. hihi
Jadi kritik apa ngaco nih?
“Apakah kamu tidak memperhatikan bagaimana Tuhanmu berbuat terhadap kaum ‘Aad? (yaitu) penduduk Iram yang mempunyai bangunan-bangunan yang tinggi yang belum pernah dibangun (suatu kota) seperti itu di negeri-negeri lain , dan kaum Tsamud yang memotong batu-batu besar di lembah dan kaum Fir’aun yang mempunyai pasak-pasak (tentara yang banyak), yang berbuat sewenang-wenang dalam negeri, lalu mereka berbuat banyak kerusakan dalam negeri itu, karena itu Tuhanmu menimpakan kepada mereka cemeti azab,” (QS. 89:6-13)”
ngaco! nyamain makkah sekarang sama kota kaum 'ad.. hati-hati ah kalau kritik salah salah jadi ngaco.. dan ngerasa bener!
Gue baru mau bilang.
Arab... Arab... Baitullah kok malah jadi Sarang Sauron ?! ::arg!::
Kapan sih orang2 ini mudeng, bahwa yang namanya "Bermegah-megah" <> "Modern". Sekali lagi.... ::arg!:: ::arg!:: ::arg!::(karena sekali aja, nggak cukup)
BTW, kaum 'Aad ?
Gue, malah, ngerasanya Baitullah balik lagi kayak jaman kafir quraish sebelum Rasulullah. Sama2 di kelilingi 'berhala'.
Kalo dulu, literal, berhalanya benaran patung Latta, Uzza, dan semua derivatnya.
Yang sekarang, 'berhala'nya, Presidential Suite, 5 star dinner, Gold Card... dkk. Lebih subtle, tapi tetep, rasanya lebih di utamakan daripada 'Bertamu dan/atau Mengadu ke Rumah Allah'.
Kayak jaman dulu Latta dan Uzza juga lebih 'di utamakan'.
---------- Post Merged at 09:12 PM ----------
kalo ikut nabi, dia nggak akan jadi raja Saudi.
---------- Post Merged at 09:14 PM ----------
Ya know... that Al-Qaeda guy... ::arg!::
Yak, bayangin betapa ngirinya ketika membaca berita pasar kuno tempat socrates mengoceh ditemukan dan jadi situs arkeologi.
Sementara bangunan2 masa Nabi dihancurkan dan kita tidak bisa lagi belajar sejarah bagaimana dulu mereka hidup dsb.
Untung masih ada dikit2 di museum Turki peninggalan masa tsb. Kalo nggak makin jauh aja nabi dengan umat setelahnya.
saya bingung harus berkomentar apa disini.......... saya cuman bisa bilang kalo memang tujuan pemerintah Saudi melakukan pembangunan besar2an adalah untuk memudahkan dan memberikan kenyamanan bagi semua jemaah haji yang ada ya sudahlah... tapi kalo tujuannnya cuman bermewah2an saja saya juga gak tau dah ..
Ngga usah komentar lah ..
Makkah itu sensitif ..
Biar aja orang mau ngejelekin gmn juga..
Saya sendiri sih udh ada gambaran arah pembicaraan tread ini mau kemana
Kenyamanan berbelanja? ::hihi::
belanja apaan di sana?
baju? Saya jarang beli baju
jam tangan? Mendingan beli di negeri sendiri
ponsel/tablet? Ngapain nanti settingannya bahasa di sono, lol, bukan masalah besar ini mah
yang diteladani itu sikap dan perjuangan RasullullahQuote:
Yak, bayangin betapa ngirinya ketika membaca berita pasar kuno tempat socrates mengoceh ditemukan dan jadi situs arkeologi.
Sementara bangunan2 masa Nabi dihancurkan dan kita tidak bisa lagi belajar sejarah bagaimana dulu mereka hidup dsb.
Untung masih ada dikit2 di museum Turki peninggalan masa tsb. Kalo nggak makin jauh aja nabi dengan umat setelahnya.
dan para sahabat, bukan bangunan-bangunannya :)
---------- Post Merged at 08:27 PM ----------
yang diteladani itu sikap dan perjuangan RasullullahQuote:
Yak, bayangin betapa ngirinya ketika membaca berita pasar kuno tempat socrates mengoceh ditemukan dan jadi situs arkeologi.
Sementara bangunan2 masa Nabi dihancurkan dan kita tidak bisa lagi belajar sejarah bagaimana dulu mereka hidup dsb.
Untung masih ada dikit2 di museum Turki peninggalan masa tsb. Kalo nggak makin jauh aja nabi dengan umat setelahnya.
dan para sahabat, bukan bangunan-bangunannya :)
---------- Post Merged at 08:30 PM ----------
selagi thawaf dan kissbye.... eh ada gedung tinggi men
julang :)
disekitaran Bandara saja, ngga boleh ada bangunan ting
gi lebih dari 3 lantai... masa Ka'bah kalah sterille..
Betewe, memang ada jamaah haji yang nginap di Menara
Jam itu? hotel bintang 7 kayanya :)
---------- Post Merged at 08:30 PM ----------
selagi thawaf dan kissbye.... eh ada gedung tinggi men
julang :)
disekitaran Bandara saja, ngga boleh ada bangunan ting
gi lebih dari 3 lantai... masa Ka'bah kalah sterille..
Betewe, memang ada jamaah haji yang nginap di Menara
Jam itu? hotel bintang 7 kayanya :)
Masa meneladani bangunan, aya aya wae ::hohoho::
Konteknya ya sebagai hard evidence dari culture, sejarah dll.
Hard Evidence nya ya Al Quran.... done..
pilgrimage nya ya Arafah, Mina dan Jabal Rahmah
Ngapain iri, kebudayaan lain punya hard evidence
yang berbeda.... ngga harus sama toh standar nya
:)
---------- Post Merged at 06:50 AM ----------
Hard Evidence nya ya Al Quran.... done..
pilgrimage nya ya Arafah, Mina dan Jabal Rahmah
Ngapain iri, kebudayaan lain punya hard evidence
yang berbeda.... ngga harus sama toh standar nya
:)
THIS.
WHY ?!
Bukannya berhaji itu seharusnya kita sebisa mungkin berzuhud-ria sampe pakaian normal berjahit aja di tanggalkan ? bukannya Ihram sendiri fungsinya mengingatkan manusia bahwa di dalam lingkungan kegiatan berhaji nggak ada jabatan/label bikinan manusia yang penting di muka pintu Rumah Allah ?
kalo abis dari 'sekedar muterin gundukan batu kuno 7 kali' terus, karena punya pohon duit, bisa pulang ke Hotel Bintang 7(di atasnya bintang 5 !) dan makan malam di layani chef dengan michelin star... sebelah mana bagian penyadaran 'semua muslim adalah sama di depan Allah'-nya ?
IMHO, mau yang megah2(or hedon2 ?) kayak gini, kumpulin di Dubai aja, deh.
Maaf2, pekarangan Rumah-nya Allah jangan di kotorin sama sampah dunia kayak gini, napah ?
Kecuali, kalo ternyata, bangunan besar tadi fungsinya bukan buat hotel. Tapi buat penginapan layak GRATIS, buat semua jama'ah haji. Jadi nggak ada lagi tuh, jama'ah yang sampe tidur2 nge-gembel di pinggir jalan karena nggak punya duit.
Kalo peruntukannya kayak gini... feel free buat ngeratain itu 'situs sejarah'. Toh, bahaya juga 'situs sejarah' tadi buat di biarin, karena bisa(sering !) bergeser nilainya jadi 'locus of magic'(gue liat sendiri yang ini). ::arg!::
[MENTION=200]TheCursed[/MENTION] :
jadi ibadah haji atau umrah itu mengalami pergeseran makna yak?
dari ritual suci menjadi semacam wisata religi gitu?
btw
kenapa tdk ada ulama berpengaruh yng berani keluarin fatwa (baca ijtihad)
spt misal, haji itu dapat dilaksanakan kapan saja (baca sepanjang tahun)
sehingga hal2 semacam berikut dapat diminimalisir
- perluasan masjidil haram tiada henti
- batasan quota jamaah
- living cost reduction
haji itu Arafah, dan hari Arafah itu 9 Dzulhijjah...
Mak ku udah sempat pengen beli emas arab buat kenang2an katanya. Padahal di arab nggak ada tambang emas.
Kok sampe dimari topiknya ya? Awalnya saya mau bilang supaya kita bisa belajar dari peninggalan masa lalu dan itu bisa lewat cara apa saja, saling komplemen. Tapi ya sudahlah timbang pusing ::elaugh::
Nah soal yang thecursed bilang, pengkultusan itu jadi balik ke orangnya. Di Indonesia aja kuburan entah siapa dikultuskan.
Yang bisa sepanjang tahun ya umrah om. Perluasan sebetulnya ndak apa asalkan ndak jadi mewah, ndak menambah franchise2 di sekitarnya, dan mestinya tetap bisa mereservasi peninggalan masa lalu lah. COntohnya udah banyak di eropa bagaimana bangunan2 tua bisa berdiri harmonis dgn bangunan modern. Dasarnya pengen lupa sejarah aja kali.
jah... eropa lagi contohnya, ngiri amat kayanya :)
Padahal Eropa justru ngiri banget ama Mekkah yang
dikunjungin puluhan juta "wisatawan" sepanjang ta
hunnya :)
Kota Madinah di zaman Rasullullah itu luasnya cuma
beberapa hektar, sekarang sudah hilang semua, ja
dilah Masjid Nabawi yang diperluas besar-besaran
dimasa Raja Fahd...
Kota Mekah di zaman Rasullullah paling banter 2 ka
li Masjidil Haram... kalau ngga dibatasi jalur Sa'i su
dah habis tuh Kota Mekah jadi Masjidil Haram semua.
---------- Post Merged at 10:13 PM ----------
jah... eropa lagi contohnya, ngiri amat kayanya :)
Padahal Eropa justru ngiri banget ama Mekkah yang
dikunjungin puluhan juta "wisatawan" sepanjang ta
hunnya :)
Kota Madinah di zaman Rasullullah itu luasnya cuma
beberapa hektar, sekarang sudah hilang semua, ja
dilah Masjid Nabawi yang diperluas besar-besaran
dimasa Raja Fahd...
Kota Mekah di zaman Rasullullah paling banter 2 ka
li Masjidil Haram... kalau ngga dibatasi jalur Sa'i su
dah habis tuh Kota Mekah jadi Masjidil Haram semua.
Eropa sebagai contoh karena faktanya begitu. Saya melihat sendiri bagaimana mereka mereservasi peninggalan masa lalu dan tetap harmonis dgn bangunan modern. Mau contohin Indonesia, ya gimana. Situs Trowulan aja mau dihajar sama pengembang kok.
Nah sekarang ngiri sama Mekah tuh faktanya yg kaya gimana ya?
Ini ada tulisan dari orang pernah shalat di Mekah sebagai gambaran.
https://scontent-ams3-1.xx.fbcdn.net...65&oe=562C8899Quote:
Originally Posted by Tomi Lebang
Solat di masjid blok A tanah abang yang megah itu aja rasanya aneh. Palagi di ketinggian banget. Sholat paling "adem" ya jidat nempel di "tanah".
---------- Post Merged at 07:17 PM ----------
https://scontent-ams3-1.xx.fbcdn.net...b0&oe=562EDBEA
So terjawab bleg, mekah future ya las vegas ::elaugh::
Yg gw takutkan sih, dibom sama isis.
Ok lah, positive thinking aja. Mungkin memang tujuannya pemerintah kerajaan saudi menghadirkan starbucks, dunkin donuts, mc D, dll (entah sapa yg punya) di mekkah, adalah demi kenyamanan pelaku haji/umroh.
Kalau ISIS salah satu stakeholders-nya ya aman lah. ::hihi::
Waktu mbok di sana rasanya koq ndak ada megah-megahnya ya. An exaggeration, semua terkesan dipaksakan. Menyedihkan, karena simbol (Ka'bah) yang literally hanya berupa kubus hitam yang sangat sederhana sudah dieksploitasi oleh para penunggu di sekitarnya. It did not impress me at all.
Gini aja deh. Dari pengalaman gue sama krew kloter, kita sampe bikin joke: "Eh, naik haji, mah, nggak usah nunggu insap. Orang koruptor aja naik haji."
Atau "Yang Haram, mah, tanahnya. Orangnya, tetep."
Belum lagi kalo kita inget jaman2 dulu, di mana kalo ada selebritis atau penggede yang punya masalah hukum atau sosial... tiba2 ngilang. Terus kalo di cari, bilangnya umroh...
BTW, clear yah, bahwa benda itu ternyata hotel mewah.
Yah, terserah deh. Emang udah tanda akhir zaman, kali. Nggak bisa di hindari.
Waktu yanbg sempit itu bagian dari 'exam'-nya ibadah Haji.Quote:
btw
kenapa tdk ada ulama berpengaruh yng berani keluarin fatwa (baca ijtihad)
spt misal, haji itu dapat dilaksanakan kapan saja (baca sepanjang tahun)
sehingga hal2 semacam berikut dapat diminimalisir
- perluasan masjidil haram tiada henti
- batasan quota jamaah
- living cost reduction
Memisahkan antara yang beneran niat ama yang nggak.
Yang beneran niat, tau waktunya sempit, akan siap2 dari jauuuuuuuuuu....h - jauh hari.
pikiran pertama yang melewati kepalaku waktu ngeliat foto di atas, kok ini kaya las vegas :cengir:
saya di kubu tusc nih, sangat disayangkan kalo peninggalan2 historis begini ilang. mungkin kalo mo bikin fasilitas ato bangunan apa, setidaknya karakteristik bangunannya didesign dengan lebih mendekati apa yang ada ya, ato complementary dengan apa yang udah ada. bukan sejomplang itu. yang udah ada pun bisa diperbaiki lagi.
but that's me. saya suka melihat bangunan2 lama. sangat disayangkan tempat historis tidak dipreservasi.
betul, dah banyak yng bersabar dan siap jauh2 tahunQuote:
Originally Posted by TheCursed
bahkan klo daftar sekarang konon 15-20 th mendatang baru bisa berangkat
itulah masalahnya!, karena …. skali lagi, kapasitas tempat dan waktunya terbatas
oleh karenanya diberlakukan sistim kuota pertahun
entahlah, apakah quota ini hanya berlaku untuk Indonesia saja atau
negara2 lain juga?
makanya diperlukan ijtihad kontemporer sbg solusi untuk mengatasi:
- melubernya jamaah disatu tempat dan waktu yng sama, sehingga rawan kecelakaan
- sistem quota yang menimbulkan antrian brangkat terlalu lama
- perluasan area masjid yng tiada henti