Barusan ngantar istri ke RS Haji.. Pake BPJS... lumayanlah...
Prosedur biasa dari meja ke meja, habis diperiksa oleh Dokter
diminta periksa Lab, balik lagi ke prosedur awal dan langsung
periksa Lab. Dan sekarang katanya lagi menunggu hasil Lab
Printable View
Barusan ngantar istri ke RS Haji.. Pake BPJS... lumayanlah...
Prosedur biasa dari meja ke meja, habis diperiksa oleh Dokter
diminta periksa Lab, balik lagi ke prosedur awal dan langsung
periksa Lab. Dan sekarang katanya lagi menunggu hasil Lab
Gw bingung kalo disebutin "pake BPJS". Bukannya BPJS kepanjangan dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial? Bukannya bpjs kartunya kjs?
^^
cuma masalah kebiasaannya aja kali
Monday, April 6th, 2015 | Posted by Koko
Pelayanan BPJS dan Rumah Sakit Awal Bros Kembali Tunjukkan Bobroknya Pelayanan
Pasutri Datangi Wakil Walikota Batam
Pelayanan BPJS yang semakin bobrok terhadap masyarakat ( Foto :Net )
Pelayanan BPJS yang semakin bobrok terhadap masyarakat ( Foto :Net )
BATAM, Seputar Kepri.Com- Lagi lagi sorotan pelayanan BPJS dan Rumah Sakit Awal Bros (RSAB) bobrok dimata masyarakat. Ahmad Kartolo Tarigan (30) sekuriti PT.Srikandi Inti Lestari Kampung Utama, warga Bukit Ayu Kelurahan Mangsang Kecamatan Sei Beduk bersama istri mendatangi kantor
Walikota untuk mengadukan kepada Wakil Walikota Batam Rudi, pada Senin, (6/4/2015) pagi.
Dalam keterangannya kepada Seputar Kepri saat ditemui di lantai V kantor Walikota, Ahmad menceritakan bahwa anaknya M.Hafizh (2bulan) kini harus terbaring dan harus dirawat ruang PICU RSAB terkena penyakit hidrosivalus ( kelebihan cairan otak ) sejak tanggal 30 Maret 2015 lalu.
Ahmad menambahkan,” dirinya harus berhutang dengan meminjam uang kepada rekan rekannya untuk membiayai perawatan anaknya karena kartu Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) miliknya ditolak oleh RSAB dengan alasan kuota penuh dan hanya disarankan untuk membayar diluar peserta
BPJS atau dipindahkan rujukan sakit lainnya.
Saat ini, Ahmad sudah membayar biaya perawatan anaknya di RSAB dengan hasil hutang pinjaman dengan rincian Rp 20 juta dibayarkan pada tanggal 30 Maret, Rp 14juta dibayarkan pada tanggal 1 April, Rp4.100.000 dibayarkan pada tanggal 3 April, Rp 9.300.000 dan Rp 44.000 dibayarkan pada tanggal 4 April dan Rp 573.300 dibayarkan terakhir pada tanggal 5 April.
” Baginya, gaji sebagai sekuriti tidak mampu untuik menutupi biaya perawatan anaknya yang ditaksir sebesar lebih dari Rp 91 juta dan dirinya berharap hari ini untuk menemui Wakil Walikota Batam untuk meminta penjelasan terkait soal kartu BPJS dan bantuan calon Walikota tersebut,”ujar Ahmad
Sementara itu Wakil Walikota Batam Rudi saat Seputar Kepri menemani pasutri tersebut masih bgelum bisa ditemui dengan alasan sedang banyak tamu.
http://www.seputarkepri.com/pelayana...nya-pelayanan/
Up!
naikin thread lama.
Sampai saat ini saya memiliki kartu bpjs kesehatan, bpjs ketenaga kerjaan, kartu indonesia sehat.
Pingin share pengalaman :
BPJS Kesehatan dulu pernah pakai pas hari Minggu langsung masuk ke IGD RS. Dilayani dengan baik.
Gratis, cuma fotokopi sana sini. Obatnya pun sutandar buat tiga hari.
BPJS Ketenagakerjaan, sedang proses digunakan.
saya minim sosialisasi dari kantor, mungkin karena lokasi saya yang terlempar di Jekardah. sementara pusat di Bogor.
Sebenarnya awalnya faktor tidak disengaja. Kejadian kecelakaan kerja saya hari Jumat pas tugas di luar kota Jekardah.
Masuk ke RS hari Seninnya buat check. Dan ternyata RS tersebut support BPJS-TK. Saya diminta mengubungi pihak HRD
Sambil proses rawat jalan, kantor pun melengkapi persyaratan.
Bikin Berita Acara dengan disertai KTP para saksi dengan dilengkapi materai. Surat Tugas.
Mengumpulkan semua nota, kuitansi dengan materai, hasil rontgent, resep dari dokter, perincian dll dll
Guna minta ganti/reimbursement ke pihak BPJS-TK.
Biasanya uang cair 2 bulan setelah dinyatakan sehat oleh dokter (ada isian formnya)
Yang saya rasakan lama birokrasinya ketika saya menunggu approval bahwa operasi saya akan dicover BPJS-tk
Sampai hari ini belum ada kabar, harus melalui jalur yang panjang antara lain lapor ke dinas ketenaga kerjaan juga.
Saya rasa ini lama karena kasusnya tidak urgent. Saya rawat jalan,
Masih bisa beraktivitas meski sebelumnya menjalani 6x fisioterapi.
Kalau BPJS-TK ini konon akan dicover 100%, makanya daripada keluar duit saya masih menunggu mekanisme ini.
kalau menggunakan BPJS-kesehatan yang pada kasus saya tidak akan dicover.
Kartu Indonesia Sehat belum pernah digunakan.
Ga tahu mekanismenya juga.
BPJS katanya rugi triliunan ya? Akibat masyarakat baru mau daftar dan bayar premi pas berobat. Serba susah sih, dikasi sistem yang membantu malah dikemplang. Tapi saya setuju BPJS tetap jalan terus tinggal sistemnya diperbaiki. Soalnya banyak yang betul2 terbantu dan itu memang tugas pemerintah toh. Sambil dari sisi usernya juga dididik untuk tidak ngemplang karena kalo BPJS kolaps yang rugi mereka sendiri.
10 T yah meruginya, itu yang BPJS-kesehatan kan?
harusnya pihak kementrian kesehatan mereview ulang.
Harga yang dicharge oleh fasilitas kesehatan termasuk tinggi atau tidak.
Sudah pada ikut program BPJS atau tidak.
Dengan harapan semua terlayani dan tidak ada pihak yang dirugikan. *mimpi di siang bolong* ;D
adiknya teman di Bali, dengan sangat mudahnya operasi Paru dan dicover 100% loh.
katanya sih birokrasinya ga bertele-tele. Apa mungkin karena di luar daerah ya.
Jadi ga kayak di Jekardah yang manusianya mau berobat saja sudah membludak.
Konsep bisnisnya belum marketable, mungkin masih gagap karena gak biasa manajemennya. Selain itu dengar2 ada permainan dari RS untuk dapat duit dari sistem ini.
sharing,
Garagara saya masih ada kerjaan, jadi urus2 berkas baru mulai serius dan komplit kisaran akhir Okt, padahal kecelakaan tgl 6 Okt.
HRD baru dapat jawaban dari BPJS-TK kalau biaya operasi dll bakalan dicover tgl 9 November
Urusan internal agak lambat garagara HRD banyak urusan. HRD baru ngadep ke finance tgl 13 sore,
Tgl 13 paginya saya ditelp pihak RS kalau menyetujui tindakan op bakalan dijadwalkan Jumat pagi.
tgl 14 pagi finance tidak berani keluarin ACC uang muka kalau belum tanda tangan CEO.
Puji Tuhan dewi fortuna berpihak pada saya, berkat telp seseorang yg membantu saya utk menembus ke Finance dan CEO,
sorenya pukul 16.45 pihak kantor mentransfer sejumlah uang utk biaya operasi saya.
Tgl 15 pagi saya mengkonfirmasi pihak rumah sakit utk operasi.
Kamis (16 Nov) lalu masuk rumah sakit,
pagi sebelum masuk kamar sempat konsul lagi
rontgent thorax, cek darah + urin, dan EKG
setelah itu masuk kamar, dapat makan siang.
ohya saya bayarnya kelas 2, krn pakai bpjs-tk dan di RS Swasta, kalau negeri katanya kelas 1.
*note : BPJS-TK ini kantor yg bayarin dulu baru reimburse ke BPJSnya.
nah berhubung kelas 2 lagi perbaikan lantai saya pun dipindahkan ke kelas 1, dan rasa VIP.
Kenapa? Karena satu ruangan itu hanya saya yang nempatin.
malah nyokap dipersilahkan ama suster utk tidur di ranjang sebelah saya. Puji Tuhan
Malam dicoblos pembuluh darah Vena buat persiapan infus, kok rasanya derita yah pas proses ini.
Konon karena pembuluh vena saya susah dicari. tapi bersyukurnya tidak bengkak hingga pasca operasi..
Malammalam suster datang utk mencukur bulu di sekitar lutut.
Rasa-rasanya Suster tiap saat datang buat tensi darah. biasalah dipantau kuatirnya melonjak.
Bersyukur meski mereka acapkali datang saya pun setelahnya tetap bisa tertidur pulas dengan mudah.
dokter internist, anestesi, jantung bergantian datang.
hasil tensi stabil normal terus, EKG bagus.
Kebetulan saya ada asma, ditanya kapan terakhir kambuh akut, saya jawab 3 bulan yg lalu.
Internist sempat menyarankan saya untuk semprot ventolin terlebih dahulu 2 spray sebelum op.
Tapi saya jawab, sepertinya tidak perlu karena nafas saya sampai dengan sekarang tidak berat.
Anestesi juga agak cemas disuruh banyak2 doa saja. Akan dibius separo tapi ditidurkan.
Jam 23.00 masih dikasi "sarapan", jadi pagi kan udah ga dikasi makan, digeser ke malam hari.
Jam 24.00 mulai puasa
Jumat tanggal 17 November
Pagi subuh sudah bangun. Jam 5.30 dikasi baju biru, untuk persiapan op.
Lalu baru diinfus, saya ga inget jam brp mulai diinfus.
trus digledek ke ruang operasi,
Blas tidak ada ketegangan, becandaaa melulu bawannya.ama suster dan dokter anestesi
Suntikan anestesi di punggung dan tes alergi antibiotik jadi tak berkesan sakitnya efek banyol terus,
Aseli dingin banget ruangannya sampai2 bibir gemeretak kedinginan, dengkul juga goyang..
tangan yg bagian diinfus diikat. tak lama berasa merayap hangat dan mulai baal kakinya.
Monitor pun mulai nampak dokter mulai bekerja,
saya melek terus melihat jalannya operasi dari layar display hingga operasi kelar,
operasinya sendiri tercatat 43 menit, *sengaja nanya ke perawatnya di ruang op*
Bahkan sampai keluar ruang operasi masih sadar,
dapat dvd proses arthroscopy operasinya diapain aja.
Kaki dibebat 6 lapis, bebatan warna cream yg kayak stagen panjang (ga tahu namanya apaan) + kapas pipih
Terakhir ditutup brace.
Kesan saya : berattt nih kaki wkwkkwkwkw
Habis itu bedrest ga boleh bangun selama 24 jam.
Duduk saja baru diperbolehkan hari Sabtu pukul 08.00 pagi
Baru diperkenankan makan dan minum 4 jam setelah operasi yaitu pukul 12.00 siang
Selama di rumah sakit saya sama sekali tidak merasa sakit di lutut, mual atau pening.
Suster bolak balik nanya tapi saya jawab tidak ada keluhan itu.
Bahkan pasca anestesinya hilang lutut tidak nyeri. *ya iyalah dapat infus anti nyeri*
Saya ingat katakata terapisnya kalau sudah kelar op meski tiduran kaki harus digerak2in. lutut ditekan2 supaya tidak kaku
Sabtu 18 November
Besoknya saya jam 08.00 diperbolehkan duduk.
Agak gemeter bentar di lutut tapi setelah duduk sempurna tidak gemeter lagi.
Pukul 08.30an visite dokter, dokter bilang kekuatiran gw terlalu jauh.
Lateral release udah dibenerin, OA grade 1 sudah dibenerin.
Ga ada otot yang putus/rusak berat. diketawain krn kekuatiran yg berlebihan.
Harapan saya cuma tempurung jangan mleset2 melulu lagi.
kata dokter kalau sudah bisa latihan jalan boleh pulang.
perban yg panjang dari pangkal paha sampai mata kaki pun dipendekin. tp brace tetap dipakein,
yay langsung semangat 45 dong minta kemasin barang2. optimis dah.
Jam 09.00 di gledek ke ruang fisioterapi.
diminta melakukan gerakan ini itu, agak kaku n nyeri tapi pada dasarnya lolos.
setelah itu diajarin jalan, saya pun lolos.
malah setelah menyakinkan saya berhasil jalan dengan baik walau dibantu tongkat 2 buah dan kaki yg sakit ga boleh napak
saya minta diajari jalan naik tangga hohoho. dengan alasan kamar saya di lantai 2,
nekat sih, tapi mo gimana lagi, dan udah janji dengan terapisnya ga bakalan inclak inclik turun naik, kecuali jadwal fisioterapi wkwkkw
Lalu diperbolehkan pulang. Yay! Puji Tuhan
Setelah menyelesaikan administrasi meski pakai adm sementara krn wiken ga ada adm resmi.
Sabtu siang pas otw pulang saya berasa mabuk perjalanan. agak mual
mungkin efek samping dari obat, padahal saya bukan tipe yg gampang mabok perjalanan
Malam pasca minum obat pening tak terkira lalu memilih tidur.
Minggu 19 Nov
Pagi masih terasa pening dan mual pasca minum obat
Tapi minggu malam efek samping tsb sudah tidak terlalu mengganggu.
Senin yaitu hari ini.
kondisi makin baik, rajin latihan kuatin otot.
paha masih bengkak.
pusing dan mual sudah berkurang setiap kali minum obat.
Demikian share dari saya.
Tetap semangat untuk selalu menuju kesembuhan.
Posted via Mobile Device
Etca kenapa? Sakit?
Odaiji ni, GWS ya ca
Gws etca, kok cuma lutut yg dicukur bulunya, ketek kaga? ::ungg::
Piss ca, kaburt ahh ::hihi::
Posted via Mobile Device
wah baru ngeh kalo etca lagi operasi masalah medis...
lu operasi krn sakit apa ca ?
semoga cepat sembuh dan bisa segera beraktifitas kembali seperti sedia kala.
Lha iya kok sampe operasi? Ketabrak kah?
Biasanya kalo ligamen atau daerah lutut, itu pesepak bola, [MENTION=6]etca[/MENTION] pemain bola jugakah? ::ungg::
Posted via Mobile Device
Hati hati
Nanti etca tersedak pas minum obat gara gara postingan kong sur ::hihi::
thx u. badan sih sehat, lutut masih bengkak pasca op. Tapi H + 1 sudah jalan kok, meski pake tongkat sd hari ke-6.
hush hush hush
Amin, thx u.
lateral release + OA grade 1, itu jadi OA karena bantalan meniscusnya aus garagara tulang gasrukan akibat mleset.
kegelincir di anak tangga. sepele yah?
soalnya udah sering dislokasi jadi ya harus dibenerin.
sempat robek sebulan yg lalu tapi sudah oke
kalau ditanya orang jawabnya krn main futsal ::ngakak2::
BTT, jadi BPJS ketenagakerjaan ini mekanismenya ada 2 macam :
1. RS klaim ke BPJS
2. Kantor klaim ke BPJS karena kantor yang nalangin dulu.
Update berita ttg BPJS kesehatan yg sedang marak
Dirut BPJS Kesehatan Tegaskan Berita 8 Penyakit Tidak Ditanggung BPJS adalah Hoaks
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Direktur Utama Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Fachmi Idris menegaskan bahwa penghapusan 8 penyakit dari daftar tanggungan BPJS adalah hoaks atau kabar bohong belaka.
Dia mengatakan, sampai saat ini ke-8 penyakit tersebut, yakni jantung, kanker, gagal ginjal, stroke, thalasemia, sirosis hati, leukimia, dan hemofilia, masih 100 persen ditanggung oleh BPJS kesehatan.
"Berita yang berkembang bahwa 8 penyakit tersebut tidak ditanggung BPJS adalah hoaks. Sampai sekarang BPJS Kesehatan masih menangungnya 100 persen," ujar Fachmi saat dalam pesan singkatnya pada Kompas.com, Minggu (26/11/2017).
Sementara itu Kepala Humas BPJS Kesehatan Nopi Hidayat dalam rilisnya menyebutkan, pada era Askes dulu, pemerintah memberikan subsidi untuk penanganan penyakit kaastropik. Namun pemberian subsidi dana itu hanya dilakukan pada periode 2004 hingga 2013.
Sementara saat Askes berubah menjadi BPJS Kesehatan, belum ada kejelasan mengenai pemberian subsidi mengenai penyakit katastropik.
Tetapi itu bukan berarti BPJS Kesehatan berhenti menanggung penyakit tersebut. Menurut Nopi, sampai saat ini, BPJS Kesehatan tetap menjamin ke-8 penyakit tersebut sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan oleh regulasi pemerintah.
Adapun anggota Komisi IX DPR, Okky Asokawati. Dia mengatakan bahwa wacana penghapusan penyakit itu perlu ditimbang kembali dan meminta BPJS Kesehatan agar lebih transparan dalam pengelolaan uang.
Berita Ini Sudah Dipublikasikan di Kompas.com, dengan judul: Dirut BPJS Kesehatan: Berita 8 Penyakit Tidak Ditanggung BPJS adalah Hoaks
saus
Iya katanya hoax kan, yg gw ga masuk akal kenapa bpjs ga subsidi silang atau dijadikan 1 pt, kenapa harus 2 pt, yah kalo gitu wajar yg bpjs kesehatan tekor, sdg yg tenaga kerja "panen" ::ungg::
Posted via Mobile Device
Saya lumayan khawatir defisit BPJS bakal menjadi "bom waktu" di masa mendatang
Kalo baca koran kompas kemaren2 defisitnya ada 3 hal, sekitar 10 juta orang nunggak, rs bermain sama dana pemerintah belum masuk ::ungg::
Posted via Mobile Device
Gaklah, ga mungkin kayak 1st travel, paling sial pelayanan kayak cuci darah ditanggung bersama, yg gw ga ngerti kenapa dibagi 2, kalo 1 company yakin ga defisit deh
Posted via Mobile Device
Justru munculnya satu dulu kan, BPJS
baru muncul satu lagi BPJS Ketenagakerjaan
Gak j7ga, bpjs muncul sekali 2, bpjs kesehatan yg kalo ga salah diserahin ke pt askes dan bpjs ketenagakerjaan sama pt jamsostek, nah yg panen ini kan yg pt jamsostek, kalo dulu jadi sapi perahan "pejabat" nah sekarang pertanyaan kenapa dibagi 2? ::ngopi::
Posted via Mobile Device
duh, semoga cepet sembuh ya ca
Get well soon, tca.
Ya kembali ke sistem juga ke mentalitas. Ngga mau disebut maling tapi dari level rakyat jelata sampe rumah sakit berbintang2 ngemplang. Piye jal...
Emak saya sampe bela2in bolak-balik ke indomaret buat bayar bpjs nenek. Sistem onlinenya macet waktu itu beberapa hari. Tapi emak teguh bolak-balik karena ga punya mental ngemplang.
Ngemplang itu artinya apa sih? ::elaugh::
Ngemplang itu artinya gak mau bayar, gak mau ngeluarin duit
ngemplang --> nyolong tapi lebih gimana gitu, lebih culas dan licik (kayaknya sih ;D)
eniwei, baru nyadar dewa KM bisa masuk rumah sakit :ninja::ninja:
get well soon ya etca :mrgreen:
ngemplang : kata dasar kemplang yg dikasih imbuhan nge- diawal
kemplang menurut wiki adalah krupuk ;D
https://en.wikipedia.org/wiki/Kemplang