Mendingan FPI ganti jd FPJ.. Front Pembela Jokowi. jd biar nurut gimana cara persuasip tanpa ribut2 bisa menertibkan sesuatu. Sweeping diganti jadi silaturahim. Mendatangi tempat maksiat dgn memberi senyum dan cinta.
Printable View
Mendingan FPI ganti jd FPJ.. Front Pembela Jokowi. jd biar nurut gimana cara persuasip tanpa ribut2 bisa menertibkan sesuatu. Sweeping diganti jadi silaturahim. Mendatangi tempat maksiat dgn memberi senyum dan cinta.
pada salah paham ya, apa saya mengindentikan FPI dengan muslim? komennya saya sesuai dengan topik.
Kasihan pada salah paham, jadi menggerutu ::bye::
Kalo yang bikin ulah FBR, maka yg saya masalahkan adalah FBR.
Jadi jangan asal tuduh aja :)
Barusan lihat debat di TV One tentang masalah ini.
Debat tersebut membuat saya kepikirina kalo FPI
memang sedang dimanfaatkan agar pengesahan UU
Ormas tidak menimbulkan resistansi dari masyarakat.
Itu saya lihat karena anggota DPR dalam debat tersebut
sangat bersemangat mengaitkan bahwa UU Ormas tersebut
adalah jawaban atas kekerasan yang terjadi.
Pertanyaannya adalah apakah memang FPI dimanfaatkan
atau malah mengajukan diri untuk dimanfaatkan?
Jangan lupa juga kasus Munarman sebelumnnya. Sepertinya
satu rangkaian nih.
Well sebenernya gak akan ada peraturan atau UU kalo gak ada pemicu masalah. ;D
Mungkin saja FPI sedang bersemangat mengumpulkan amal dan mengajukan diri untuk dimanfaatkan.
Semua itu mungkin
kapan majunya negara ini... ::doh:::iamdead:
video FPI merusak toko di Makassar goes hype di Youtube dgn 35 ribu hits :
http://youtu.be/gFzR6T4Nh00
Entah kenapa.. aku kok merasa kasihan ama FPI ya?
Kemarin bini sampai ngomel2, berusaha meyakinkanku bahwa FPI tidak layak dikasihani.
Gw ga merasa kasihan sama FPI, apa yg mereka lakukan berdasar apa yg mereka yakini. Kalo mengganggu dan merusak fasilitas umum, biar aparat yg bergerak
Ya jelas FPI itu kasihan. Karena niatnya sama hasilnya ga sejalan. Artinya, kegagalan..
FPI butuh Jokowi..
Hehehe.. kampanye terus gw ini...
http://www.youtube.com/watch?v=gFzR6...ature=youtu.be
belom ada yg liat videonya ya? :(
coba deh perhatiin si ormas malah menjarah, dan ngambil beberapa botol minuman dari toko itu di menit ke tiga :))
that's hilarious. Sangat terpuji kelakuannya
Habis asik ngejarah minuman keras, jangan lupa rusakin CCTV'nya. Biar tidak ada bukti.
Tapi, kok bisa tetep ada ya rekamannya. Looks like its not a lucky day for FPI
mungkin meyakini om subur mereka..
Mungkin maksud ente begini. Muslim bukan saja FPI. Itu artinya tidak semua muslim seperti FPI. So, janganlah menggeneralisasikan bahwa semua muslim seperti FPI. Kalo yg ente maksud begitu, ane bisa paham. Bukan ente bilang: FPI bukan muslim.
Tapi masyarakat pun tidak salah juga jika pada akhirnya menyalahkan muslim karena ulah FPI tsb. Itu sesuai dengan pepatah tadi, bahwa nila setitik membuat rusak susu sebelanga.
Kenapa seh target sweeping FPI misalnya prostitusi dan miras melulu? Ini cerminan dangkalnya pemahaman FPI pada ajaran Islam. Di negara lain banyak tuh prostitusi dan miras dijual bebas, tapi negaranya maju dan tentram. Di negara lain banyak tuh cewek pake rok mini atau bikini, tapi aman-aman saja. Artinya apa? Bukan prostitusi dan miras yg membuat para muslim bodoh dan terbelakang, tetapi memang pikiran yg ada di batok kepala para muslim itu sendiri yg rusak. Seharusnya yg di-sweeping adalah muslim2 yg batok kepalanya rusak itu.
::ngakak2::
polisi MANDUL susah lah.. konon kapolri mau diganti ya?? :ngopi:
Note: sby juga L364Y :piso:
Saya setuju.
Tetapi kemudian, orang2 yang batok kepalanya rusak itu juga nggak pantes disebut muslim, karena mereka pasti nggak bisa mencerna Al Quran dengan baik dan benar anyway. Disebutkan bahwa Al Quran dan Islam adalah agama bagi orang orang yang mau berpikir. Artinya, Al Quran harus dikaji dan dipahami, barulah seseorang itu bisa disebut sebagai muslim. Seorang Islam, yang memang harus memahami isi kitabnya.
Jadi sepertinya FPI dan orang orang yang berbatok kepala rusak itu, kepengen jadi muslim, atau mengaku muslim, tetapi sesungguhnya tidak, atau belum pantas menjadi seorang muslim.
Ehm suer gitu negara yg melegalkan miras dan portitusi aman? Aman dari perampokan, perkosaan dan bullying? Summon yg sekarang stay di negara2 itu buat kasih testimony deh. Kalo gw simpelnya gini, fpi itu sudah meresahkan, kog pemerintah diem aja? Sengaja melihara karena ga sanggup ngatasi masalah ato demen merusak kredibilitas pemeluk agama islam?
Ente muslim bukan? :)
Jadi muslim itu apa? Orang yg ber-KTP Islam? Orang yg bersyahadat? Orang yg tidak melakukan kesalahan? Orang suci? Atau orang apa? ::ngakak2::
---------- Post Merged at 11:22 PM ----------
Apa untungnya merusak kredibilitas pemeluk agama Islam? Lha pemeluknya sendiri yg merusak kredibilitasnya sendiri. ::hihi::
Tipikal muslim, selalu merasa yg paling benar dan suci, bersamaan dgn itu menyalahkan orang lain.
Doesn't matter what I am. Ngga ada korelasinya sama obrolan kita disini. Pendapat, bukan identitas yang berpengaruh. :)
Saya sudah jelaskan apa itu muslim menurut pendapat saya. Menanyakan ulang artinya, mungkin anda nggak mengerti, atau nggak sepaham, it's up to you. Tapi deskripsi muslim menurut saya nggak berubah, ya seperti saya sebutkan sebelumnya. Silakan cerna sendiri.
Untungnya? Ya kayak orang2 buat lo biar bisa ketawa puas -_-
Ah tipikal orang yang punya keyakinan ekstrem kali, mirip deh ama elu, merasa bener dan hebat dengan keyakinan elo::bwekk:: Dan kemudian menyalahkan orang2 yang beragama ::ngakak2::
Kan gwe bilang FPI udah dianggap meneror, menganggu stabilitas umum...kog aparat sama penyelenggara negara diem aja? Nah yang muslim aja udah banyak yang minta FPI dibubarkan, alesan aparat sama penyelenggara macem2 buat "sulit" membubarkan FPI. Yang salah di sini siapa? Yang dapet manfaat dengan aksi2nya FPI sapa? Dari sono kan mestinya mikir...udah kriminal kog masih aja dikasih hati -_-
Habib Rizieq Minta Maaf
http://images.detik.com/customthumb/...fpi1.jpg?w=460
Jakarta - Ketua Umum FPI M Rizieq Syihab mengundang suami korban tewas insiden di Kendal,
Jawa Tengah, Samsu Eko Julianto. Mewakili FPI, Rizieq menyampaikan permohonan maaf kepada
seluruh korban.
Berdasarkan siaran pers yang diterima detikcom, Rabu (25/7/2013), Rizieq menyatakan bertemu
dengan suami Tri Munarti itu usai acara dialog di TVOne. Samsu diundang ke kediaman Rizieq guna
mendengar semua keluhan dan tuntutan. Usai mendengar sejumlah keluhan tersebut, Rizieq pun
mengeluarkan sejumlah keputusan. Berikut isinya:
- DPP FPI dengan rasa penyesalan yang mendalam memohon maaf kepada keluarga korban meninggal mau pun luka. Dan mendoakan semoga korban meninggal diterima di sisi Allah SWT, sedangkan korban luka agar lekas sembuh.
- DPP FPI siap memberikan santunan untuk keluarga korban meninggal maupun luka buat pengobatan dan persiapan menyambut Lebaran.
- Oknum penabrak korban hingga meninggal dunia tetap akan diproses secara hukum hingga tuntas. Begitu juga oknum FPI lainnya yang melakukan tindak kriminal.
- DPP FPI siap memberikan beasiswa untuk kedua putra korban hingga S1 dengan nilai per bulannya Rp 500 ribu per anak terhitung mulai bulan Juli 2013.
- Terkait warga yang ditahan karena menganiaya FPI atau merusak kendaraan FPI, jika mereka warga umum, maka FPI mencabut laporan dan meminta Polri untuk melepaskan mereka, karena mereka hanya korban provokasi. Sedang jika yang ditahan adalah warga preman, maka tetap akan diproses secara hukum, karena mereka adalah provokator sekaligus penjahatnya.
- DPP FPI tetap menugaskan tim investigasi Kendal untuk menuntaskan tugasnya, agar permasalahan jadi jelas, sehingga DPP FPI bisa mengambil tindakan yang semestinya terhadap jajaran pengurus FPI yang bersalah.
- DPP FPI menginstruksikan kepada segenap cabang FPI agar dalam merekrut anggota diperketat dan wajib mengikuti persyaratan sesuai AD/ART, yaitu: Muslim, Beriman dan Bertaqwa, Berakhlaqul Karimah, Tahu Rukun Iman dan Rukun Islam, Bisa Salat dan Baca Al-Qur'an, serta wajib izin orang tua.
- Sesuai prosedur standar amar Ma'ruf Nahi Munkar FPI, maka dilarang keras sweeping, perusakan penganiayaan apalagi pembunuhan. Aktivis FPI hanya boleh monitoring, itu pun harus berkoordinasi dengan aparat yang berwenang.
- DPP FPI membolehkan dalam hal pelaku ma'siat/pelanggar hukum ketangkap tangan, untuk ditangkap aktivis FPI tanpa dianiaya untuk langsung diserahkan kepada yang berwajib sebagaimana diatur dalam KUHAP.
- DPP FPI kembali mengingatkan bahwa FPI akan mengambil tindakan tegas terhadap setiap cabang mau pun anggota jika melakukan pelanggaran terhadap hukum agama dan hukum negara.
Tergantung. Karena pendapat ente di sini ttg sebuah identitas. Jadi, identitas ente pun berpengaruh. Tidak dalam kapasitasnya misalkan seorang Kristen mengatakan FPI bukan muslim. ::hihi::
Jika ente mengatakan FPI bukan muslim, sementara FPI sendiri mengakui dirinya muslim, bagaimana ente mempertahankan pendapat ente tsb?Quote:
Saya sudah jelaskan apa itu muslim menurut pendapat saya. Menanyakan ulang artinya, mungkin anda nggak mengerti, atau nggak sepaham, it's up to you. Tapi deskripsi muslim menurut saya nggak berubah, ya seperti saya sebutkan sebelumnya. Silakan cerna sendiri.
Atau ente sekedar memberikan stempel bahwa FPI bukan muslim. Titik. Begitukah? ::ngakak2::
Anda sudah menggeneralisasi terlalu jauh. Umm....tipikal haters?
Padahal tidaklah susah membedakan umat dengan oknum, kalau memang niatnya berdiskusi dengan pemikiran yang terbuka.
Tapi, di sisi lain memang masih ada aja orang yang mendukung tindakan FPI hanya karena mereka bawa2 nama Islam.
Bener2 nih FPI berekor dua ::elaugh::
Tergantung. :) Meskipun berpendapat tentang sebuah identitas, kalau kita bisa fair dalam berpendapat, maka identitas personal seharusnya tidak bercampur dan tidak juga mempengaruhi tingkat fairness sebuah pendapat. Seperti misalnya menurut saya, bisa saja dan sah sah saja seorang Kristen mengatakan bahwa FPI bukan muslim, kalau dia memiliki pemikiran yang fair sebagai dasar pendapatnya itu.
Saya sih berpendapat dalam rangka mengemukakan pemikiran saja. Saya nggak merasa perlu mempertahankan apa apa. Pendapat saya lahir dari pemikiran saya, dan kalaupun ada yang menentang pendapat saya itu, ya monggo, silakan saja. Kalau menurut saya alasannya fair dan masuk akal, mungkin saya bisa mengubah pemikiran saya, tetapi kalau tidak, ya saya akan tetap memegang pemikiran saya itu. FPI memang mengaku dirinya muslim, tetapi menurut saya bukan. As simple as that.
Dan nggak perlu juga ngasih2 stempel, saya bukan tukang cap. Just simple sharing my thoughts in the forum. :ngopi:
Tadi saya nonton TV One, lucu juga pendapatnya FPI ketika ada tukang bakso yang dipukulin. Dia minta bukti
Pas diputerin CCTV rekaman FPI yg gebukin tukang bakso, diceritain ama saksi mata kalo FPI di kendal beli bakso tapi gak bayar. terus di panggil ama tukang bakso, disuruh bayar bakso. Eh malah tukang baksonya yang dipukulin.
Ketika ditanya langsung sama FPI, malah dibilang itu fitnah..... bisa aja rekayasa
Sakarepmu lah FPI
tipikal oknum yang sangat kampungan, hanya karna FPI ditakuti jadi seenaknya
Bukannya beli bensin ya?
^ yang saya tonton beli bakso. Kebetulan katanya disitu ada tempat judi juga
benar dua-duanya, ada beberapa kejadian yang disebutkan dalam acara tsb...ada yang beli bensin kagak bayar, ada yang melakukan perusakan gerobak bakso.
Tenang dulu semua....
Teori gw sih fpi lagi dipake buat nge gol in uu-ormas, mka fpi yg kemaren2 ayem2 tiba2 sekarng bermunculan bikin ribut dimana2.
Munarman nyirem teh?
Menurut gw gak logis, pasti scenario.
Fpi dikorbanin, uu ormas gol, enak deh pemerintah bisa ngontrol ormas besar seperti Muhamadiyah dan NU.
gelar tiKer ............. plus babyoil ... :ngopi:
Mana ada bro anggota ormas macem FPI mau dikorbanin kaya gitu.
They did the wrong thing, because they want it. Thats it
Gak mungkin ada orang mau disuruh nyirem muka org sama org lain, apalagi itu orang udah pernah kena kasus hukum. Munarman pure melakukan itu karna emosi, dan dia mendapatkan balasan yg setimpal. Social punishment
Lah ini, kalo dapet kompensasi yang cukup gimana? ::hihi::