ujung2nya, kelompok 78 sama memalukannya dg kelompok Nurdin -_-
Printable View
ujung2nya, kelompok 78 sama memalukannya dg kelompok Nurdin -_-
sebenernya kalo pengen mengutamakan kepentingan banyak orang ya pake sudut pandang fifa
okelah fifa itu korup, tapi indo (dlm hal ini pssi) tetep butuh fifa, bukan sebaliknya. Jadi, yg ngotot 'gapapa kena sanksi, toh ga berprestasi' ya pikirkan juga banyak pihak yang dirugikan dengan jatuhnya sanksi, baik rugi moril maupun materil
kasian sriwijaya fc ama persipura, ama timnas sea games juga terancam ga main, padahal udah ngeluarin pengorbanan yg ga sedikit
kok gak punya rasa malu ya..... sdih ngliatnya...
hahhahhahaaaa
http://a1.sphotos.ak.fbcdn.net/hphot..._5458025_n.jpg
setau gw komite normalisasi itu juga bertindak sebagai komite pemilihan dan komite banding
jadi dengan adanya KN, harusnya udah ga perlu lagi dibentuk KP & KB
pembentukan komite banding kemaren lebih karena Agum didesak oleh kelompok 78
karena fifa taunya ama KN doang ya secara otomatis keputusan komite banding yang baru ga digubris ama fifa
CMIIW
kenapa ga bisa menerima dengan lapang dada:facepalm:
dugaan gw sih, kalo kelompok 78 berhasil meng'gol'kan AP-GT, mereka bakal diminta bantuan buat membiayai klub2 ISL
mengingat musim depan klub2 indo udah ga diperbolehkan menerima APBD
cuman ada yang bilang kalo kelompok 78 di bekingi ama tentara
ada juga yang bilang kalo kelompok 78 bakal dibayar 1M per orang kalo AP-GT berhasil jadi ketua pssi
cuman kalo dugaan gw sih ya seperti yang gw ketik diatas
asosiasi pemain ikut bicara......
--------------------------------------------------------------
APSI Siap Tuntut Oknum Perusak Kongres
JAKARTA, KOMPAS. com — Asosiasi Pemain Sepak Bola Indonesia (APSI) mengecam tindakan beberapa oknum yang dinilai telah menggagalkan kongres pemilihan pengurus PSSI periode 2011-2015. Mereka pun siap menuntut para oknum tersebut apabila nantinya sepak bola nasional mendapatkan sanksi dari FIFA.
"Kami akan menuntut peserta kongres yang memaksakan kehendaknya apabila nantinya Indonesia mendapat sanksi dari FIFA," kata salah satu anggota APSI yang juga pemain tim nasional Indonesia, Bambang Pamungkas, ketika membacakan pernyataan sikap APSI di Jakarta, Senin (23/5/2011).
Ketika ditanya bentuk tuntutannya, APSI masih akan menunggu situasi terlebih dahulu. "Ya kita tunggu dulu. Kalau ada sanksi, baru kami tuntut," ujar salah satu anggota APSI lainnya, Irawadi.
Namun, APSI berharap FIFA tidak menjatuhkan sanksi kepada Indonesia akibat ulah beberapa oknum tersebut. Mereka juga meminta Presiden Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono berserta Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng turun tangan langsung mengatasi masalah ini.
"Pemerintah harus turun tangan langsung dan menjadi mediator kedua pihak yang berselisih untuk menyelesaikan masalah ini," tambah Bambang.
APSI sendiri akan memberikan pernyataan sikap ini kepada Ketua Komite Normalisasi Agum Gumelar. Berikut pernyataan sikap dari APSI:
- APSI menuntut peserta kongres yang memaksakan kehendaknya apabila Indonesia mendapat sanksi dari FIFA.
- Kami mantan dan pemain timnas dengan ini menyatakan agar pemerintah (Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng) bertanggung jawab untuk turun langsung menyelesaikan masalah ini.
- Pengurus PSSI yang lalu dan yang akan datang untuk bahu-membahu membangun sepak bola nasional ke arah yang lebih baik.
- Para mantan dan pemain timnas Indonesia mengimbau FIFA tidak memberi sanksi akibat ulah beberapa insan sepak bola yang memaksakan kehendaknya.
saus kecap
Wah, makin seru nih. :))
jika saja pemerintah ikut turun tangan hasil konggres gak seperti itu...... aku yakin itu .....
^
setuju...harusnya sebelum kongres pemerintah memanggil AP dan GT biar legowo....
sehingga gerombolan pendukungnya ga bikin kacau di kongres
dan herannya, setelah semua kekacauan itu, arifin masih ngotot maju sebagai ketua pssi!
----------------------------------------------------------------------
JAKARTA, KOMPAS.com - Salah satu calon pengurus PSSI periode 2011-2015 yang ditolak FIFA, Arifin Panigoro menyatakan, bukan dirinya yang seharusnya diajak bicara untuk menyelesaikan kisruh PSSI saat ini, tapi para pemegang suara yang mendukung mereka. Arifin sendiri berharap agar kisruh PSSI bisa segera terselesaikan.
"Yang seharusnya diajak bicara itu pemilik suara, bukan saya. Saya kan hanya calon. Saya sendiri memang sudah lama berbicara dengan mereka. Ya kepentingannya untuk memajukan sepak bola nasional," kata Arifin kepada wartawan, Senin (23/5/2011).
"Kalau saya lebih cepat selesai, lebih baik. Saya ingin konsen melakukan perubahan. Untuk melakukan perubahan itu sulit. Inggris dan Australia aja butuh 3-4 tahun untuk maju," sambungnya.
Ia menambahkan, "Untuk melakukan hal yang benar itu nggak gampang. Malah disuarakan merusak."
Ketika ditanya apakah akan tetap maju sebagai pengurus PSSI ke depan, Arifin dengan mantap menjawab, "Maju, maju terus. Kita kan ingin perubahan. Kan selama ini pemimpinnya itu-itu aja. Masak mau kembali ke laptop."
^ perubahan bukan cuma ganti pemimpinnya bung Arifin
kalo pemimpinnya ganti tapi napsunya masih sama kayak pemimpin yang lama, berarti ga berubah tu
Apa sdh ada calon selain ke 4 yg dibanned sama FIFA..dari fifa sendiri ato calon baru dari pssi
^
sudah ada 19 calon ketua di kongres kemaren....tapi gw ga hapal siapa aja
Quote:
Originally Posted by kala
pemain kami sudah siap semua !! :cilukba:
bagaimanapun K-78 adalah pemegans uara yang berhak menentukan arah PSSI
makanya selalu bikin kisruh.. krn dia merasa yg berhasil turunkan nurdin :cilukba:
sementara dia gak boleh ambil bagian pencalonan ketua... dilema jga yah...
cari pasal molo sih... :gebuk: (kasihan rakyat yg gak tau apa2.. yg taunya cuma kepengen nonton)
ialahh ... untuk sekarang sapi sali (pelita)... dah jadi banteng dan pemain indo terlihat seperti kambing
dua tahun ini sepak bola jadi milik noh alamsyah ( arema=spore )
secara negara miskin ... selayaknya indo menyuplai pemain layaknya amerika latin dan afrika .... kalo tidak bisa ke eropa ... asia lah .... asia timurlah ... belum bisa asia tenggara lah
yang terjadi adalah sebaliknya ... pemain korea + japan ... yang berjoget disini
sementara kita bengga mengekspor TKW ( pahlawan devisa ) ... yang tidak bisa bikin gol ... malah pulang2 banyak yang gawangnya kebobolan
................ back to topik
topiknya apasehh
...................................
^
lho...ga tau ya kalo ada pemain kita yang main di Penarol, uruguay?
Kong.. konon mereka gak boleh main yah.. krn PSSI masih burem gitu pelaksanaannya...
kalo sampe kena sanksi dari fifa ya mereka bakal mudik ke indo....
rasa2nya pihak penarol ga mau ambil resiko memainkan pemain yang negaranya kena sanksi dari fifa
sayang banget kalo pemain muda kayak syamsir alam harus main di liga indonesia
pada tau sendiri kan, gimana kotornya liga indonesia?
:ngopi:itu mah pergi sekolah disana ...boro2 dapat harga bagus ini malah mbayar :lololol:
seperti primavera yang di itali ... pernah juga sekolahan di brasil ( pssi garuda )
secara pemain prof seperti BP yang pernah top skor di malesa
riki yakob ke jepangg ............. atau beberapa nama lagi
secara uruguai ... adalah pengeksport pemain ... ngapain mau impor segala .... stok banyakk :minum2:
ngomong2 banyaknya pemain asing yang main di Indo, IMO malah bagus kok, asal dibatasi kuotanya
kan tandanya liga kita dinilai tinggi levelnya
untuk level Asia Tenggara ISL itu paling top lho, sad but true ;)) ::elaugh::
buktinya juara ISL (Arema) langsung masuk grup Champions League Asia, sementara wakil Asia Tenggara lain harus lewat penyisihan. Runner up ISL (Sriwijaya) sempat ikut kualifikasi meskipun gagal dan akhirnya dapet jatah di AFC Cup :mrgreen:
ialah gan ...kita harap kontrak nya karena pertimbangan profesional
seperti pebregas muda yang diikat oleh arsenal
seperti senior2 yang sudah ta posting sebelumnyasebelum sepak bola jepang maju ada pemain jepang ( lupa )yang dikontrak klub brasil ( lupa juga ) .... status dikontrak tapi misi sekolahan ... :ngopi:Quote:
secara pemain prof seperti BP yang pernah top skor di malesa
riki yakob ke jepangg ............. atau beberapa nama lagi
Biar dikontrak diluar ntar juga akhirnya balik ke indo
impor pemain itu mula2 dimaksudkan untuk mendongkrak kwalitas pemain lokal ... diharapkan pretasi josssayang setelah puluhan tahun ... tidak ada nama yang mendekati== roni paslah ( gawang dulu ) ... nobon ( belakang ) basri ( gelandang ) anwar ramang ( striker ) .... iswadi-anjas-andi lala - waskito .... puuanjanggg lupa ada nama china jugaa ..........
........
Eh sekarang ini Indonesia lawan mana?
Dalam rangka apaan?
Td liat d warung disiarin langsung di tipi.
Indonesia lawan Turkmenistan, dalam rangka kualifikasi Piala Dunia. Dah 3-0 tuh, ada Boaz, Indonesia yahud. :D
dari dulu penyakit timnas indo selalu sama: satmina
gile bener...untung aja tuh turkmenistan keburu main dengan 10 pemain.....
kalo nggak bisa dikejar jadi 4-4 tuh :kesal:
iya parah banget, indonesia punya penyakit akut yang mesti diobatin gak cuma di sepakbola tapi juga di olahraga yang lain... :kesal:
1. Stamina! drastis banget turunnya pas udah mendekati masa2 injury time
2. Above the air but soon it will fall down and crash... ngerasa di atas angin tapi justru itu membuat timnas terlena dan akhirnya "hampir" dipermalukan. Damn!
3. Konsentrasi dan kepercayaan diri yang labil. Begitu tau tim lawan bisa ngegolin timnas tuh selalu aja like a bunch of idiots Masih inget pas lawan Malaysia dulu.
4. Lagi2 masalah penyelesaian akhir yang masih kurang sempurna. Peluang buanyak buanget tapi kok penyelesaiannya gak pernah memuaskan hati dan cenderung bikin gemes bin geregetan Huhhhhh :facepalm:
Ini yang harus dibenahi nih biar timnas Indonesia menjadi timnas yang tangguh
butuh strategi efisiensi stamina buat pertandingan2 selanjutnya :mikir:
untung aja gak seri kemarin :kesal:
btw , untuk pertandingan selanjutnya lawan siapa? apakah di kocok ulang atau udah ada tabelnya?
Kan memang persiapannya kurang, dan liga juga lagi libur. Wong dalam kondisi biasa juga stamina kurang, apalagi kondisi kurang persiapan. ;))
Btw, sebulan ini puasa, jadi kemungkinan kecil stamina pemain bisa balik ke top. Duh, bisa gawat ini.