edit ahhhhh
hmmm..apppaa yaaa...Cinderella, Aurora, Rapunzel, Snow White? ;D
living in fantasy land...rainbow and cupcakes ^^;
http://www.desktopaper.com/wp-conten...-wallpaper.jpg
Printable View
edit ahhhhh
hmmm..apppaa yaaa...Cinderella, Aurora, Rapunzel, Snow White? ;D
living in fantasy land...rainbow and cupcakes ^^;
http://www.desktopaper.com/wp-conten...-wallpaper.jpg
saya suka doanld bebek... :mrgreen:
Dovahkiin, Dovahkiin, naal ok zin los vahriin,
Wah dein vokul mahfaeraak ahst vaal!
Ahrk fin norok paal graan fod nust hon zindro zaan,
Dovahkiin, fah hin kogaan mu draal!
... :musik:
---------- Post Merged on 05-03-2013 at 12:03 AM ----------
Hero of Undrentide ? Fenthick Moss ? %hmm
Gw malah gak mo tidur kalo dongeng-dongeng nya bagus begitu ::wow::Quote:
Originally Posted by etca
Mending dikumpulin terus dinovelin, kayaknya bagus deh, dongeng anak-anak ::KM:: ::up::
Cerita dongeng tentang gw apa ya? :mikir:
Jason Bourne! :evilgrin:
Sadar di tengah-tengah hidup. Merasa dikejar dan diburu mulu. Suka berpindah kesono kemari, Ngalamin peristiwa-peristiwa yang bikin sakit hati dan membahayakan nyawa. Punya misi sendiri.
Ternyata bikin thread baru itu hanya bagi mereka yang gampang konek ke internet ::maap::
My story?
Saya adalah anak yang ditemukan dalam keranjang bayi di Puncak Pulau Kreta sekitar empat ribu tahun yang lalu. Dipelihara oleh para pendeta perawan di sana karena dianggap sebagai putra Minatour, Dewa yang mereka puja.
Namun tentu saja saya tidak boleh terus menerus diantara para pendeta cantik itu, karenanya pada usia tujuh tahun saya dititipkan ke seorang pelaut, pedagang, juru dongeng, dan sekaligus Raja Itacha, Odysseus. Demikianlah dia membawa saya menjelajahi Samudra Hijau Agung (demikianlah orang Yunani menyebut Laut Mediteran) dan samudera lain di luarnya.
Pada usia lima belas tahun saya sudah menjadi mualim di kapal Odysseus, Penelope, yang diambil dari nama istrinya. Saya sudah menjelajahi seluruh bandar yang ada di peta, dan yang belum terpetakan. Saya sudah berdagang dengan kaum Troy, Arab, India dan negeri-negeri lain yang hanya diketahui orang dari dongeng yang diceritakan oleh Odysseus bila kami sedang merapat. Saya sudah pula bertempur dengan semua bajak laut dari negeri yang dikenal maupun tidak dikenal.
Pada usia itulah saya memutuskan untuk berlayar ke Kreta, untuk mencari tahu siapa orang tua saya sebenarnya.
Semua orang memuja saya sebagai demigod, di dunia fana ini hanya bisa ditandingi oleh Achilles dan Hector, atau oleh dewa-dewa olympia sendiri. Tapi Odysseus, juru cerita soal dunia ajaib dan para dewa menertawakan cerita itu.
"Aku dengan senang hati akan bercerita ke pelaut-pelaut bodoh, para pelacur, atau raja-raja dungu tentang kau Putra Minatour agung. Semoga para pelaut mematuhi perintahmu, para pelacur melayanimu tanpa meminta bayaran, dan para raja memberi kemudahan. Tapi kepadamu sendiri, nak, aku akan jujur." demikian katanya pada suatu malam. "Dalam bayanganku, mungkin sekali ayahmu adalah seorang pemuda dusun yang memperkosa seorang pendeta perawan di Kreta, lalu demi menutupi aib, kuil Minatour memungut dan memeliharamu sampai besar. Itulah cerita yang paling masuk akal."
Tapi Odysseus tidak menghalangi saya berlayar ke Kreta. Seorang anak perlu mengetahui akar muasal dirinya, begitu kata raja pembual itu.
Maka pada suatu hari, saya meninggalkan Itacha menuju Kreta dengan ditemani oleh Ibh, seorang pelaut Mesir tua yang sudah lama menjadi tangan kanan Odysseus.
"Berhati-hatilah, nak," pesan Odysseus. "Aku merasa akan ada perang besar sebentar lagi. Setelah selesai urusanmu di sana, segeralah kembali. Seberapapun kita memilih berdamai, ada kalanya negeri-negeri kecil seperti kita terseret dalam arus peperangan besar."
Demikian petualangan saya dimulai.
-kisah peri bunga-
Pada musim semi tahun ke 13, lahirlah seorang peri bunga dari putik bunga anggrek. Matahari bersinar dengan hangatnya, burung2 bernyanyi dengan merdu...
Namun sayangnya, sang peri bunga yang diberi nama jingga itu tidak sempurna. Ia tidak mempunyai sayap di punggungnya.
Saat para peri bersama sama berkumpul dalam pelangi, peri jingga hanya bisa memeluk kelopak bunga sambil menangis.
Air mata itu mengalir membentuk hujan... Dan saat ia berhenti menangis, maka hujan berhenti.
Ia bukan peri bunga, tapi peri hujan.... Hanya saja, ia tidak menyadarinya. ia hanya peri hujan yang laHir dari bunga....
kirain dari dongeng bakal dianalisa badian psikologinya -_-
ok, gw adalah pesilat jaman dulu di tiongkok, pembunuh bayaran yang tangguh dengan senjata yang unik dan berbahaya(perhaps dagger atau alat yang tidak biasa pada jamannya). disaat tidak menjalankan tugas gw hidup damai di sebuah rumah ditengah hutan/danau dengan taman bunga yang indah. punya kisah cinta rumit dengan pengawal kerajaan.
.
.
.
.
.
.
ok, gw musti stop puterin film silat ::hihi::