Originally Posted by
Parameswara Li
Secara teoritis memang benar. Tetapi kita tidak tahu apa yang akan terjadi besok. Dulu semua orang berpikir Edward (VIII) yang akan memimpin Inggris, ternyata malah George (VI) karena Edward harus mundur. Ini kan di luar perkiraan orang bahwa Edward lebih memilih wanita yang dicintainya (Wallis Simpson) daripada tahta Inggris. Untuk simpatinya pada Nazi Jerman mungkin bisa dimengerti karena Keluarga Windsor adalah orang Jerman, bukan asli Inggris.
Urutan pewaris tahta bisa berubah bukan hanya karena ada bayi yang lahir tapi juga bisa karena ada yang dicoret. Seseorang akan kehilangan haknya sebagai pewaris kalau memeluk agama Katolik atau menikah dengan orang yang beragama Katolik. Jadi bisa saja misalnya ada anak William yang terdiskualifikasi karena kemudian menikah dengan orang yang beragama Katolik. Kalau mau tidak terdiskualifikasi maka pasangannya harus convert ke agama Anglikan dulu sebelum berlangsungnya pernikahan. Kakek William yaitu Pangeran Philip (Duke of Edinburg) harus meninggalkan agamanya (Katolik Ortodok) sebelum menikah dengan Elizabeth. Pangeran Philip beragama Ortodok karena ia adalah Pangeran dari Kerajaan Yunani (Greek).
Saat ini ada rumor bahwa Pangeran Charles secara diam-diam beralih ke agama semula keluarga ayahnya, yaitu Katolik Ortodok. Kemungkinan besar ini cuma rumor saja. Tapi bila benar, maka dia akan kehilangan posisinya sebagai putra mahkota. Raja Inggris adalah kepala gereja Anglikan, jadi tentu saja tidak boleh beragama lain. Kalau itu terjadi maka secara otomatis William akan naik peringkat.
Dengan logika yang sama, bila kelak anak-anak William kemudian berpindah agama atau menikah dengan orang Katolik maka mereka bisa dicoret dan Henry (Harry) bisa naik peringkat. Kemungkinannya memang kecil sekali, tetapi kita tidak pernah tahu kan apa yang akan terjadi esok hari,