^
^
Kelurahan Cengkareng Timur.
Tapi yang dibenci kan cara kampanyenya.
nTar calon lain juga bakal sama kok.
Itu cara standar
Printable View
^
^
Kelurahan Cengkareng Timur.
Tapi yang dibenci kan cara kampanyenya.
nTar calon lain juga bakal sama kok.
Itu cara standar
Tadinya saya heran dg thread ini, karena selama ini setiap hari saya pulang-pergi rumah-kantor belum pernah ketemu pamflet apapun. Tapi tadi pagi, banyak sekali pamflet terpasang di tiang2 listrik dan gardu telepon. Pamflet terbanyak milik HNW, disusul sedikit Foke, dan sangat sedikit Alex, plus satu spanduk Jokowi.
Betul2 bikin kotor, ::arg!:: seharusnya dilarang oleh KPU. Tapi seharusnya juga KPU menyediakan papan khusus untuk kampanye bagi masing2 kandidat di setiap RT, sehingga semua kandidat mendapat kesempatan sosialisasi yg sama, dan segala macam pamflet, spanduk, poster dan stiker harus dilarang.
Sejauh ini belum pernah ketemu alat kampanye milik kandidat independen.
ga lolos verifikasi?
namanya juga kampanye wajarlah,,,,,,,
tahun 2007 bukannya PKS bikin "Gerakan Ketuk
Sejuta Pintu"... apakah sudah ditinggalkan?
padahal sukses mendapatkan 46% suara lho
^
^
ga jaman nyamperin rumah orang, nyamperin pasar, nyamperin sekolah2.
sekarang jamannya ke kantor pake kendaraan umum. issue utama kampanye jakarta saat ini mungkin menurut mereka layanan angkutan umum barangkali.
Biasanya minta ijin ya? kukira selama ini ga perlu, karna sering liat org main pasang aja. ::ungg::
Ada yang menarik di http://news.detik.com/read/2012/06/2...46/1949422/10/
Kutipan:
Katika pendukung Jokowi datang ke lokasi sempat dihentikan oleh pendukung Hidayat. Pendukung Hidayat berjoget-joget di depan kendaraan mereka. Aksi sempat memanas, untungnya petugas keamanan sigap. Petugas berhasil meminta semua pihak kembali ke barisannya.
hmmmmmmmm....